Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Puskesmas Pegambiran
URAIAN TUGAS TENAGA KESEHATAN LINGKUNGAN MAGANG
Puskesmas Pegambiran
Tenaga kesehatan lingkungan magang melaksanakan kegiatan pembelajaran, observasi, dan praktik terbimbing untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dalam penyelenggaraan upaya kesehatan lingkungan di Puskesmas Pegambiran. Kegiatan meliputi identifikasi faktor risiko lingkungan, inspeksi kesehatan lingkungan, pengawasan sanitasi, edukasi masyarakat, serta pencatatan dan pelaporan kegiatan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
1. Orientasi Program Kesehatan Lingkungan
Mempelajari struktur organisasi, tata kerja, tugas, dan fungsi tenaga kesehatan lingkungan di Puskesmas.
Memahami kebijakan, peraturan, pedoman teknis, dan SOP penyelenggaraan kesehatan lingkungan.
Mengenali program kesehatan lingkungan dan koordinasinya dengan program kesehatan lainnya.
Mempelajari sistem pencatatan, pelaporan, serta pemetaan masalah kesehatan lingkungan di wilayah kerja Puskesmas.
2. Identifikasi dan Pemetaan Risiko Kesehatan Lingkungan
Mengumpulkan informasi awal mengenai kondisi sanitasi permukiman dan lingkungan masyarakat.
Mengidentifikasi faktor risiko lingkungan yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Membantu pemetaan lokasi dan kelompok masyarakat yang memiliki risiko kesehatan lingkungan.
Mengolah data hasil observasi dan menyusun gambaran permasalahan kesehatan lingkungan bersama pembimbing.
3. Inspeksi Kesehatan Lingkungan
Mempelajari prosedur dan instrumen inspeksi kesehatan lingkungan.
Melaksanakan observasi dan membantu inspeksi pada tempat dan fasilitas umum, fasilitas pelayanan kesehatan, serta lokasi lain sesuai program.
Mengidentifikasi kondisi sanitasi, kebersihan, ketersediaan air, pengelolaan limbah, dan potensi pencemaran lingkungan.
Mendokumentasikan temuan inspeksi dan menyusun rekomendasi perbaikan di bawah supervisi pembimbing.
4. Pengawasan Sarana Air dan Sanitasi Dasar
Mempelajari persyaratan kesehatan sarana air minum dan air untuk keperluan higiene sanitasi.
Melakukan observasi kondisi sarana air, jamban, saluran pembuangan air limbah, dan fasilitas sanitasi.
Membantu pemeriksaan sanitasi serta pengambilan sampel air sesuai prosedur dan kewenangan.
Mempelajari parameter pemeriksaan kualitas air dan cara membaca hasil pemeriksaan.
Mendokumentasikan hasil pengawasan serta membantu menyusun rekomendasi perbaikan.
5. Pengawasan Higiene Sanitasi Pangan
Mempelajari prinsip higiene sanitasi pangan dan persyaratan kesehatan tempat pengelolaan pangan (TPP).
Mengidentifikasi faktor risiko kontaminasi pangan pada proses penyimpanan, pengolahan, dan penyajian.
Membantu pelaksanaan inspeksi sanitasi pada tempat pengelolaan pangan sesuai program.
Mengamati kebersihan lingkungan, peralatan, fasilitas sanitasi, dan higiene penjamah pangan.
Menyusun catatan hasil inspeksi dan membantu memberikan edukasi kepada pengelola mengenai perbaikan higiene sanitasi.
6. Pengelolaan Limbah dan Sampah
Mempelajari prinsip pengelolaan sampah rumah tangga, limbah domestik, dan limbah fasilitas pelayanan kesehatan.
Mengidentifikasi kondisi pengelolaan sampah, saluran pembuangan air limbah, dan potensi pencemaran lingkungan.
Mengobservasi pemilahan, penyimpanan, pengangkutan, serta pengelolaan limbah sesuai jenisnya.
Membantu pemantauan penerapan sanitasi lingkungan di Puskesmas dan fasilitas terkait.
Mendokumentasikan hasil pemantauan serta mengidentifikasi kebutuhan perbaikan.
7. Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit
Mempelajari jenis vektor dan binatang pembawa penyakit serta faktor lingkungan yang mendukung perkembangbiakannya.
Melakukan observasi tempat perindukan vektor dan faktor risiko lingkungan.
Membantu survei jentik dan kegiatan pemantauan vektor sesuai program Puskesmas.
Mendukung kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dan edukasi pencegahan penyakit berbasis vektor.
Mencatat hasil pengamatan dan melaporkan temuan kepada pembimbing untuk tindak lanjut.
8. Penyehatan Permukiman dan Fasilitas Umum
Mempelajari persyaratan kesehatan lingkungan permukiman dan tempat serta fasilitas umum.
Mengidentifikasi kondisi ventilasi, pencahayaan, kepadatan hunian, kebersihan, dan sanitasi lingkungan.
Membantu observasi kondisi lingkungan sekolah, tempat ibadah, pasar, atau fasilitas umum lain sesuai program.
Menyusun hasil pengamatan dan mengidentifikasi faktor risiko yang memerlukan perbaikan.
Mendukung kegiatan edukasi mengenai kebersihan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
9. Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Mempelajari metode komunikasi, penyuluhan, dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan lingkungan.
Membantu pelaksanaan penyuluhan mengenai sanitasi, air bersih, higiene sanitasi pangan, pengelolaan sampah, dan pengendalian vektor.
Berpartisipasi dalam kegiatan kesehatan lingkungan berbasis masyarakat dan lintas sektor.
Mendukung kegiatan perubahan perilaku untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mencegah penyakit.
Mendokumentasikan kegiatan edukasi serta mengevaluasi hasilnya bersama pembimbing.
10. Surveilans dan Penanganan Masalah Kesehatan Berbasis Lingkungan
Mempelajari hubungan faktor lingkungan dengan kejadian penyakit di masyarakat.
Membantu mengidentifikasi kemungkinan faktor risiko lingkungan pada kejadian penyakit tertentu.
Berpartisipasi dalam pengumpulan data dan investigasi masalah kesehatan berbasis lingkungan sesuai penugasan.
Membantu menyusun rekomendasi pengendalian faktor risiko dan tindak lanjut bersama tim Puskesmas.
Menjaga ketepatan pencatatan serta kerahasiaan informasi kesehatan masyarakat.
11. Pencatatan, Pelaporan, dan Evaluasi Program
Melaksanakan latihan pengisian formulir inspeksi, register, dan instrumen pemantauan kesehatan lingkungan.
Mengolah dan merekap data hasil inspeksi serta kegiatan kesehatan lingkungan.
Membantu menyusun laporan kegiatan dan dokumentasi hasil pengawasan.
Mengidentifikasi permasalahan berdasarkan hasil pemantauan dan menyusun usulan tindak lanjut.
Berpartisipasi dalam evaluasi capaian program dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan lingkungan.
12. Evaluasi dan Pengembangan Kompetensi
Mengikuti pembelajaran teori, observasi lapangan, praktik terbimbing, dan diskusi kasus.
Melengkapi logbook kegiatan dan portofolio kompetensi.
Mengikuti penilaian keterampilan dalam inspeksi, identifikasi risiko, edukasi, dan pelaporan.
Menyusun laporan akhir pemagangan yang mencakup kegiatan, hasil pembelajaran, serta rekomendasi perbaikan.
Melaksanakan tindak lanjut pembelajaran berdasarkan evaluasi dan umpan balik pembimbing.
Ketentuan Pelaksanaan Tugas
Seluruh kegiatan tenaga kesehatan lingkungan magang dilaksanakan sesuai tujuan pembelajaran, kompetensi peserta, ketentuan peraturan perundang-undangan, pedoman teknis, dan SOP Puskesmas Pegambiran. Praktik lapangan, pengambilan sampel, pemeriksaan, dan penyusunan rekomendasi dilakukan dengan supervisi pembimbing serta memperhatikan keselamatan kerja, etika, dan perlindungan data. Peserta tidak diperkenankan melakukan tindakan atau menetapkan hasil pemeriksaan secara mandiri di luar kompetensi dan kewenangannya.
Pengenalan organisasi dan tata kerja Puskesmas, tugas dan tanggung jawab tenaga kesehatan lingkungan, dasar-dasar kesehatan lingkungan, peraturan terkait, keselamatan kerja, serta pencatatan dan pelaporan kegiatan.
Teori: Prinsip inspeksi kesehatan lingkungan, sanitasi dasar, higiene dan sanitasi tempat dan fasilitas umum, serta identifikasi faktor risiko lingkungan yang dapat memengaruhi kesehatan masyarakat. Praktik: Observasi dan pelaksanaan inspeksi kesehatan lingkungan pada tempat dan fasilitas umum, identifikasi kondisi sanitasi, pengisian formulir inspeksi, dokumentasi temuan, serta penyusunan rekomendasi perbaikan dengan supervisi pembimbing.
Teori: Persyaratan kesehatan air minum dan air untuk keperluan higiene sanitasi, teknik pengambilan sampel air, pengelolaan limbah domestik dan limbah fasilitas pelayanan kesehatan, serta prinsip pengelolaan sampah yang aman. Praktik: Pemeriksaan sanitasi sarana air, observasi pengambilan sampel air sesuai prosedur, pengenalan parameter pemeriksaan kualitas air, pemantauan pengelolaan limbah dan sampah, serta pencatatan hasil pengawasan.
Teori: Prinsip higiene sanitasi pangan, persyaratan kesehatan tempat pengelolaan pangan (TPP), keamanan pangan, faktor risiko kontaminasi, serta pencegahan penyakit yang ditularkan melalui makanan. Praktik: Inspeksi sanitasi TPP, observasi kebersihan penjamah pangan, pemeriksaan kondisi penyimpanan dan pengolahan pangan, identifikasi faktor risiko kontaminasi, serta penyusunan rekomendasi perbaikan dan edukasi kepada pengelola.
Teori: Identifikasi vektor dan binatang pembawa penyakit, prinsip pengendalian vektor, penyakit berbasis lingkungan, sanitasi permukiman, serta komunikasi risiko dan pemberdayaan masyarakat. Praktik: Survei tempat perkembangbiakan vektor, pemantauan jentik dan faktor risiko lingkungan, observasi kegiatan pengendalian vektor, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta partisipasi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan penyelidikan epidemiologi sesuai program Puskesmas.
Teori: Analisis hasil inspeksi kesehatan lingkungan, penentuan prioritas masalah, penyusunan rencana tindak lanjut, evaluasi program, serta penyusunan laporan kegiatan kesehatan lingkungan. Praktik: Pelaksanaan kegiatan inspeksi secara terintegrasi dengan supervisi, analisis dan pemetaan masalah kesehatan lingkungan, penyusunan rekomendasi tindak lanjut, presentasi hasil kegiatan, penyelesaian logbook, serta evaluasi akhir pemagangan. Hasil yang diharapkan: Peserta mampu melaksanakan kegiatan kesehatan lingkungan di Puskesmas secara terstruktur, melakukan identifikasi dan analisis faktor risiko lingkungan, memberikan rekomendasi perbaikan, serta menyusun pencatatan dan pelaporan sesuai kompetensi, kewenangan, dan ketentuan yang berlaku.
Jl. Gambir Baru No.4, Kel. Pegambiran, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45112

Kota Cirebon
1. Identitas Puskesmas Puskesmas Pegambiran merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di bawah Pemerintah Kota Cirebon yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan dan kesehatan masyarakat. Puskesmas berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan yang bermutu, terjangkau, berkesinambungan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Nama instansi: Puskesmas Pegambiran Alamat: Jalan Buyut Nomor 04 Gambir Baru, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45113. Telepon: 085322620114 Email: [email protected] Motto pelayanan: “Melayani Dengan Senyum dan Hati Nurani Yang Ikhlas.” 2. Karakteristik Wilayah Kerja Puskesmas Pegambiran berada di Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Berdasarkan gambaran wilayah pada profil terdahulu, kawasan ini memiliki karakteristik permukiman penduduk, kawasan industri, aktivitas perdagangan, dan wilayah pesisir. Karakteristik tersebut menjadi pertimbangan dalam perencanaan pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, pencegahan penyakit, dan pemberdayaan masyarakat. 3. Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Puskesmas Pegambiran menyelenggarakan upaya kesehatan yang meliputi pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif sesuai dengan kewenangan dan kemampuan fasilitas pelayanan kesehatan. Penyelenggaraan pelayanan dilaksanakan melalui pelayanan di dalam gedung dan kegiatan di luar gedung dengan melibatkan tenaga kesehatan serta jejaring pelayanan kesehatan di wilayah kerja. 4. Program Kesehatan Masyarakat Program kesehatan yang dapat menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan Puskesmas meliputi: Pelayanan kesehatan ibu, bayi, balita, anak, remaja, dewasa, dan lanjut usia. Pelayanan kesehatan ibu hamil dan kelas ibu hamil. Pelaksanaan imunisasi dan pemantauan status imunisasi. Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular serta penyakit tidak menular. Pelayanan gizi masyarakat dan pencegahan stunting. Promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Penyehatan lingkungan dan pengawasan kesehatan lingkungan. Pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat yang rasional. Pemeriksaan kesehatan serta deteksi dini faktor risiko penyakit. Pembinaan kesehatan masyarakat melalui Posyandu dan kegiatan lintas sektor. Pelaksanaan program disesuaikan dengan prioritas masalah kesehatan, kebijakan pemerintah, serta perencanaan program Puskesmas. 5. Pengembangan Mutu Pelayanan Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, Puskesmas Pegambiran melaksanakan upaya peningkatan mutu secara berkesinambungan melalui penerapan standar pelayanan, evaluasi kinerja, pengelolaan keluhan pelanggan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan keselamatan pasien. Koordinasi lintas program dan lintas sektor menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas. 6. Pengembangan Sumber Daya Manusia Puskesmas Pegambiran juga dapat berperan sebagai wahana pembelajaran bagi tenaga kesehatan dan peserta didik melalui kegiatan orientasi, praktik lapangan, serta pemagangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan pembelajaran diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, etika profesi, kemampuan komunikasi, dan pemahaman terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan primer. 7. Komitmen Pelayanan Puskesmas Pegambiran berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, ramah, aman, adil, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui penguatan pelayanan kesehatan primer, peningkatan mutu, serta kolaborasi dengan masyarakat dan lintas sektor, Puskesmas diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan produktif.
Puskesmas Majasem
Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi
Puskesmas Pamitran
Kesehatan Gigi dan Mulut

Puskesmas Kesunean
Farmasi

Sumber Bahagia Sentosa
Teknik Gigi, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi

Puskesmas Kalitanjung
Kesehatan Gigi dan Mulut, Keperawatan Gigi

Puskesmas Pegambiran
Keperawatan