Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT.nichirin Indonesia
Program ini bertujuan mengembangkan kompetensi peserta dalam menjalankan proses produksi sesuai standar perusahaan, memahami alur manufaktur, menerapkan aspek keselamatan kerja (K3), kualitas (Quality), produktivitas (Productivity), serta budaya perbaikan berkelanjutan (Continuous Improvement).
Peserta mampu menyiapkan seluruh aspek 4M sebelum produksi dimulai dengan memastikan personel, material, mesin, dan metode kerja telah memenuhi persyaratan sesuai standar perusahaan.
Peserta mampu menyiapkan kegiatan pengawasan proses dengan memastikan kesiapan 4M, dokumen kerja, standar proses, dan parameter produksi sebelum pekerjaan dimulai.
Peserta mampu menganalisis keseimbangan lini produksi, mengidentifikasi bottleneck dan ketidakseimbangan beban kerja, menghitung efisiensi lini, serta menyusun rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan produktivitas.
Peserta mampu melakukan observasi proses kerja operator, mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, serta mengumpulkan data sebagai dasar analisis perbaikan.
Peserta mampu menganalisis penyebab inefisiensi, mengidentifikasi peluang perbaikan, dan menyusun alternatif solusi yang realistis berdasarkan hasil observasi dan data lapangan.
Peserta mampu menyusun rencana implementasi perbaikan yang sistematis, menetapkan target penyelesaian, serta mempresentasikan usulan peningkatan efisiensi kepada mentor atau supervisor.
Peserta diharapkan memahami budaya kerja perusahaan dan pengenalan dasar dasar K3 untuk memastikan kondisi kerja yang aman dan pelaksanaan budaya 5S yang telah diterapkan oleh perusahaan
Peserta mampu melakukan pengawasan proses produksi secara konsisten, memastikan proses berjalan sesuai standar, serta mendokumentasikan hasil pengawasan dengan benar.
Peserta mampu menganalisis keseimbangan lini produksi, mengidentifikasi bottleneck dan ketidakseimbangan beban kerja, menghitung efisiensi lini, serta menyusun rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan produktivitas.
Peserta mampu melakukan observasi proses kerja operator, mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, serta mengumpulkan data sebagai dasar analisis perbaikan.
Peserta mampu menganalisis penyebab inefisiensi, mengidentifikasi peluang perbaikan, dan menyusun alternatif solusi yang realistis berdasarkan hasil observasi dan data lapangan.
Peserta mampu menyusun rencana implementasi perbaikan yang sistematis, menetapkan target penyelesaian, serta mempresentasikan usulan peningkatan efisiensi kepada mentor atau supervisor.
Peserta mampu melakukan pemeriksaan 4M secara sistematis, mengidentifikasi ketidaksesuaian, melaporkan hasil pemeriksaan, dan memastikan proses produksi hanya dimulai apabila seluruh aspek 4M memenuhi standar.
Peserta mampu menyiapkan kegiatan pengawasan proses dengan memastikan kesiapan 4M, dokumen kerja, standar proses, dan parameter produksi sebelum pekerjaan dimulai.
Peserta mampu menganalisis keseimbangan lini produksi, mengidentifikasi bottleneck dan ketidakseimbangan beban kerja, menghitung efisiensi lini, serta menyusun rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan produktivitas.
Peserta mampu melakukan observasi proses kerja operator, mengidentifikasi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, serta mengumpulkan data sebagai dasar analisis perbaikan.
Peserta mampu menganalisis penyebab inefisiensi, mengidentifikasi peluang perbaikan, dan menyusun alternatif solusi yang realistis berdasarkan hasil observasi dan data lapangan.
Peserta mampu menyusun rencana implementasi perbaikan yang sistematis, menetapkan target penyelesaian, serta mempresentasikan usulan peningkatan efisiensi kepada mentor atau supervisor.
Peserta mampu menyiapkan seluruh aspek 4M sebelum produksi dimulai dengan memastikan personel, material, mesin, dan metode kerja telah memenuhi persyaratan sesuai standar perusahaan.
Peserta mampu menyiapkan kegiatan pengawasan proses dengan memastikan kesiapan 4M, dokumen kerja, standar proses, dan parameter produksi sebelum pekerjaan dimulai.
Peserta mampu menyiapkan seluruh aspek 4M sebelum produksi dimulai dengan memastikan personel, material, mesin, dan metode kerja telah memenuhi persyaratan sesuai standar perusahaan.
Peserta mampu melakukan pengawasan proses produksi secara konsisten, memastikan proses berjalan sesuai standar, serta mendokumentasikan hasil pengawasan dengan benar.
Peserta mampu melakukan pemeriksaan 4M secara sistematis, mengidentifikasi ketidaksesuaian, melaporkan hasil pemeriksaan, dan memastikan proses produksi hanya dimulai apabila seluruh aspek 4M memenuhi standar.
Peserta mampu melakukan pengawasan proses produksi secara konsisten, memastikan proses berjalan sesuai standar, serta mendokumentasikan hasil pengawasan dengan benar.
Peserta mampu melakukan pemeriksaan 4M secara sistematis, mengidentifikasi ketidaksesuaian, melaporkan hasil pemeriksaan, dan memastikan proses produksi hanya dimulai apabila seluruh aspek 4M memenuhi standar.
J8GC+5FX, Parungmulya, Kec. Ciampel, Karawang, Jawa Barat 41363

Kab. Karawang
PT.Nichirin Indonesia merupakan salah satu perusahaan Manufactur Otomotif yang sedang berkembang, Perusahaan kami berada di Kawasan Industri Mitrakarawang, Karawang, Jawa Barat, dan kami merupakan Perusahaan PMA (Jepang). Perusahaan kami berdiri sejak Tahun 2011 dan Perusahaan kami memproduksi Komponen Otomotif roda dua dan roda empat, seperti Brake Hose Roda Dua, Brake Hose Roda Empat, Hose Fuel, Low Pressure Hose, dan Komponen lainnya.
Aichikiki Autoparts Indonesia
Teknik Mekatronika, Teknik Mesin Industri, Teknik Mesin, Teknik Industri Otomotif, Teknik Industri, Teknik Mekanika
Aichikiki Autoparts Indonesia
Teknik Mesin Industri, Teknik Mesin, Teknik Industri Otomotif, Teknik Industri
PT. Pk Manufacturing Indonesia
Teknik Industri
PT. Pk Manufacturing Indonesia
Teknik Industri

PT. Saranacentral Bajatama, Tbk
Teknik Mesin

PT. Dayacipta Kemasindo
Teknik Mesin, Teknik Industri