Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Rs Pku Muhammadiyah Wonosobo
Memahami pelayanan dari assement hingga evaluasi pelayanan fisioterapi
Selama bulan pertama, peserta bertugas mengikuti orientasi rumah sakit, melakukan observasi pelayanan fisioterapi pada pasien rawat jalan maupun rawat inap, mengenali fungsi dan cara penggunaan alat fisioterapi, mempelajari standar operasional prosedur (SOP), membantu menyiapkan ruang terapi dan peralatan sebelum tindakan, melakukan dokumentasi sederhana di bawah supervisi, serta mengikuti diskusi kasus dan kegiatan ilmiah yang diselenggarakan di unit fisioterapi.
Pada bulan kedua, peserta mulai mempelajari proses asesmen fisioterapi secara sistematis, meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, pengukuran kemampuan fungsional, identifikasi masalah, serta penyusunan tujuan terapi. Peserta mulai memahami dasar-dasar pengambilan keputusan klinis dan pelaksanaan intervensi fisioterapi sederhana dengan supervisi langsung dari fisioterapis pembimbing.
Pada bulan ketiga, peserta mulai berperan aktif dalam pelayanan fisioterapi rawat jalan dengan memberikan intervensi kepada pasien di bawah supervisi fisioterapis. Peserta mempelajari penatalaksanaan berbagai kasus muskuloskeletal, neurologi, geriatri, pediatri, dan kondisi lain yang umum ditemui pada pelayanan rawat jalan. Pembelajaran difokuskan pada penerapan terapi yang sesuai dengan kondisi pasien serta peningkatan kemampuan komunikasi terapeutik.
Pada bulan keempat, peserta mengikuti pelayanan fisioterapi pada pasien rawat inap dan mulai memahami peran fisioterapis dalam pelayanan multidisiplin. Peserta mempelajari tata laksana fisioterapi pada pasien pascaoperasi, pasien di ruang intensif, pasien gangguan neurologis, gangguan respirasi, maupun pasien dengan keterbatasan mobilitas. Penekanan diberikan pada aspek keselamatan pasien, mobilisasi dini, dan koordinasi antarprofesi.
Pada bulan kelima, peserta diarahkan untuk memperdalam kemampuan klinis melalui penanganan kasus yang lebih kompleks serta memahami aspek mutu pelayanan fisioterapi. Peserta dikenalkan pada audit mutu, keselamatan pasien, pelaporan insiden, komunikasi efektif, pelayanan berbasis bukti (evidence-based practice), dan peningkatan mutu berkelanjutan dalam pelayanan fisioterapi.
Pada bulan terakhir, peserta diberikan kesempatan untuk mengintegrasikan seluruh kompetensi yang telah diperoleh selama program magang melalui praktik klinis dengan tingkat kemandirian yang lebih tinggi di bawah supervisi minimal. Peserta diharapkan mampu melakukan asesmen, menyusun rencana intervensi, melaksanakan terapi, mengevaluasi hasil pelayanan, serta mendokumentasikan seluruh proses pelayanan secara profesional.
JWGR+J4J, Jl. Raya Wonosobo - Kertek, Kurahan, Sudungdewo, Kec. Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56371

Kab. Wonosobo
Rumah Sakit Syariah Terpadu (Integrated Sharia Hospital) Rumah Sakit bertujuan melaksanakan upaya pelayanan kesehatan secara islami kepada masyarakat secara efektif dan efisien dengan mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara terpadu serta melaksanakan upaya rujukan.

Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Wadaslintang 1
Farmasi

Uptd Puskesmas Sukoharjo 1
Fisioterapi

Uptd Puskesmas Sapuran
Fisioterapi

Uptd Puskesmas Sapuran
Kesehatan Gigi dan Mulut

Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Selomerto 1 Kabupaten Wonosobo
Fisioterapi

Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Selomerto 1 Kabupaten Wonosobo
Psikologi