Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.
PT. Raudhatussyfaa Sehat Bersama
Membantu pelayanan kefarmasian di bawah supervisi apoteker, meliputi penyiapan dan peracikan obat sesuai resep, pengemasan, pemberian etiket, serta penyerahan obat kepada pasien disertai informasi penggunaan yang jelas. Mendukung pengelolaan sediaan farmasi, mulai dari penerimaan, penyimpanan, dan penataan obat, pemantauan stok dan tanggal kadaluarsa, hingga pencatatan dan pelaporan pelayanan sesuai standar yang berlaku.
Materi yang diberikan pada orientasi umum rumah sakit adalah:1. Budaya Organisasi2. Budaya Pelayanan Prima3. Pengetahuan Mengenai Produk Layanan4. Komunikasi Efektif5. Pengendalian dan Pencegahan Infeksi6. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit7. Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien8. Bantuan Hidup Dasar9. Rumah Sakit Syariah
Orientasi khusus di Instalasi Farmasi meliputi, praktek pengenalan sistem kerja pada:1. Unit Farmasi Instalasi Gawat Darurat2. Unit Farmasi Rawat Jalan3. Unit Farmasi Rawat Inap4. Unit Farmasi Ruang Operasi5. Unit Perbekalan Farmasi
Praktek pelayanan di Depo Instalasi Gawat Darurat Meliputi:1. Pelayanan Resep dan Distribusi Obat Menerima, melakukan skrining administratif, dan menganalisis resep atau dosis racikan.Menyiapkan dan meracik obat (baik obat jadi maupun racikan) dengan tepat dan cepat.Memberikan etiket yang benar serta mengemas obat dengan aman sebelum diserahkan kepada perawat atau pasien.2. Pengelolaan Obat Emergency (Gawat Darurat)Memastikan ketersediaan dan kelengkapan obat serta alat kesehatan di troli atau kit emergency di ruang tindakan IGD.Melakukan pengecekan berkala terhadap masa kedaluwarsa (expired date) obat dan mengganti barang yang sudah dipakai atau mendekati tanggal kedaluwarsa.3. Pengelolaan Logistik dan PersediaanMelakukan pencatatan keluar-masuknya perbekalan farmasi di depo IGD.Membuat daftar permintaan (droping) barang ke gudang farmasi utama atau logistik medis jika stok obat mulai menipis.Menerima dan menyimpan perbekalan farmasi yang baru didistribusikan sesuai dengan kondisi penyimpanan yang dipersyaratkan (suhu dan kelembapan).4. Pelabelan KhususMelakukan pengecekan dan memastikan pelabelan yang benar untuk obat-obatan berisiko tinggi.Memberikan stiker khusus seperti LASA (Look Alike Sound Alike / Nama Obat Rupa Mirip) dan High Alert (obat yang perlu diwaspadai) pada sediaan injeksi dan oral.
Praktek pelayanan tenaga teknis kefarmasian di rawat jalan meliputi:1. Penerimaan Resep: Melakukan pemeriksaan kelengkapan administratif resep (nama dokter, SIP, paraf, identitas pasien) dan memastikan ketersediaan obat.2. Penyiapan Obat: Mengambil obat dari rak penyimpanan, menghitung jumlah yang dibutuhkan, dan menyiapkan obat racikan sesuai dengan standar dosis dan higienitas.3. Pelabelan & Pengemasan: Memberikan etiket yang jelas (aturan pakai, tanggal kedaluwarsa) dan mengemas obat dengan rapi.4. Pemberian Informasi Obat (PIO): Menjelaskan cara penggunaan obat, aturan minum, dan cara penyimpanan yang benar kepada pasien saat penyerahan obat.5. Pengelolaan Stok: Memantau ketersediaan perbekalan farmasi, pencatatan keluar masuk obat di depo rawat jalan, serta melakukan pelaporan berkala.
Praktek pelayanan farmasi di Instalasi rawat inap adalah membantu Apoteker dalam menyiapkan obat, melakukan distribusi obat (seperti sistem resep individu atau dosis harian), serta mengelola perbekalan farmasi di bangsal. Memantau ketersediaan stok dan kondisi fisik obat agar aman dikonsumsi pasien. praktek meliputi:1. Pelayanan Resep: Menerima, memeriksa kelengkapan, dan menyiapkan obat sesuai instruksi dokter di bawah pengawasan langsung Apoteker.2. Pengelolaan Obat (Perbekalan Farmasi): Melakukan pencatatan keluar-masuk obat, menata penyimpanan, serta memantau tanggal kadaluwarsa agar persediaan di depo rawat inap selalu optimal.3. Distribus Obat Sistem UDD (Unit Dose Dispensing): Menyiapkan obat harian pasien rawat inap dalam dosis yang siap dikonsumsi untuk mengurangi risiko kesalahan pengobatan (medication error).4. Pencatatan dan Pelaporan: Mengelola administrasi penggunaan obat dan alat kesehatan harian untuk keperluan klaim atau evaluasi.
Praktek Pelayanan Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) di ruang operasi (kamar bedah/bedah sentral) adalah membantu apoteker dalam mengelola dan mendistribusikan perbekalan farmasi untuk kebutuhan pembedahan dan anestesi. praktek pelayanan meliputi penyiapan paket obat, pengendalian stok, hingga pelayanan farmasi cepat selama operasi berlangsung. praktek meliputi:1. Penyiapan Paket Bedah & Anestesi: Menyiapkan sediaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) berdasarkan paket yang diminta oleh dokter spesialis dan perawat ruang operasi.2. Pengelolaan Obat Emergency: Memastikan ketersediaan dan kelengkapan obat-obatan gawat darurat di ruang operasi selalu terisi penuh dan siap pakai.3. Distribusi Selama Tindakan: Melayani permintaan tambahan obat dan BMHP secara cepat dan tepat selama operasi berlangsung.4. Pencatatan & Rekonsiliasi: Memproses pemakaian obat dan BMHP pasca-operasi serta mengembalikan sisa paket bedah/anestesi ke depo farmasi untuk diinventarisasi.5. Pengendalian Mutu & Stok: Melakukan pemeriksaan rutin terhadap kualitas, kelayakan (tidak kadaluwarsa), dan penyimpanan obat sesuai standar keamanan.6. Perencanaan Kebutuhan: Membantu apoteker dalam membuat perkiraan kebutuhan obat, alat kesehatan (alkes), dan Alat Pelindung Diri (APD).
Praktek pelayanan Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) di gudang medis atau perbekalan farmasi rumah sakit adalah membantu Apoteker mengelola seluruh siklus logistik obat dan alat kesehatan meliputi:1. Penerimaan & Pemeriksaan: Memeriksa kesesuaian fisik pesanan obat dengan faktur, termasuk nomor batch, tanggal kedaluwarsa, dan kondisi fisik sediaan.2. Penyimpanan: Menata obat dan alat kesehatan berdasarkan sistem FEFO (First Expired First Out) dan FIFO (First In First Out), suhu ruangan yang sesuai (misalnya lemari pendingin untuk vaksin), serta keamanan obat golongan High Alert dan LASA.3. Distribusi: Menyiapkan dan menyalurkan perbekalan farmasi untuk kebutuhan depo farmasi, rawat inap, maupun rawat jalan (Sistem Distribusi Unit Dosis/UDD atau Peresepan Lengkap).4. Pengendalian Persediaan: Melakukan pengecekan stok berkala (stock opname), memantau obat yang mendekati kadaluwarsa, dan mencegah kekosongan stok.5. Administrasi & Pelaporan: Mendokumentasikan setiap keluar-masuk barang menggunakan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) dan membuat pelaporan perbekalan farmasi.
Jl. Tuparev No.117, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153
Kab. Cirebon
PT. Raudhatussyfaa Sehat Bersama (RS Permata Cirebon) bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan. Dengan Kualifikasi Rumah Sakit Tipe B dan Terakreditasi KARS, RS Permata Cirebon memiliki SDM Kesehatan yang lengkap dengan berbagai kompetensi, keunggulan pelayanan yang ditunjang dengan peralatan medis yang canggih.

PT Sinarya Bersaudara
Terapi Wicara dan Bahasa, Terapi Wicara

Rumah Sakit Daerah Sidawangi
Fisioterapi

Rumah Sakit Daerah Sidawangi
Terapi Wicara

Rumah Sakit Daerah Sidawangi
Gizi dan Dietetika, Gizi

Kreasi Rumah Serasi
Arsitektur, Teknik Arsitektur, Pendidikan Teknik Arsitektur, Arsitektur Bangunan Gedung

Rumah Sakit Daerah Sidawangi
Teknik Listrik, Teknik Elektro