Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.
PT Petrokimia Gresik
Sesuai dengan unit kerja masing-masing
Mahasiswa mampu memahami tujuan, ruang lingkup, dan alur kerja pengembangan dashboard inspeksi. Mahasiswa mampu melakukan onboarding terhadap sistem inspeksi, memahami proses Risk Based Inspection (RBI), mengidentifikasi kebutuhan pengguna, serta memetakan alur kerja inspeksi sebagai dasar pengembangan sistem digital.
Mahasiswa mampu melakukan pengumpulan, pengolahan, dan pembersihan data (data cleaning) inspeksi lapangan untuk kebutuhan RBI. Mahasiswa mampu merancang skema database untuk Equipment Historical Card dan Work Instruction serta memahami struktur data yang diperlukan untuk mendukung pengelolaan riwayat inspeksi peralatan.
Mahasiswa mampu mengembangkan sistem knowledge management melalui antarmuka Wikipedia yang berisi process description dan inspection knowledge. Mahasiswa mampu memahami serta merancang logika algoritma untuk Consequence Analyst dan Weibull Analyst sebagai bagian dari analisis risiko dan prediksi keandalan peralatan.
Pembuatan Dashboard Inspeksi: Pengembangan Modul Inspection Planner dan Workorder ManagementMahasiswa mampu mengembangkan modul Inspection Planner berdasarkan hasil analisis RBI serta melakukan pengujian terhadap model yang dikembangkan. Mahasiswa mampu memahami pengembangan backend untuk Workorder Management, pelacakan Non-Conformance Report (NCR), serta integrasi data inspeksi dengan sistem manajemen pekerjaan.
Mahasiswa mampu mengembangkan tampilan dashboard inspeksi yang informatif melalui visualisasi Risk Mapping dan Inspection Plan berbasis RBI. Mahasiswa mampu melakukan integrasi agen ke dalam dashboard utama serta memastikan sistem dapat menyajikan informasi risiko dan rencana inspeksi secara efektif untuk mendukung pengambilan keputusan.
Mahasiswa mampu melakukan User Acceptance Testing (UAT), mengidentifikasi mode kegagalan sistem, serta melakukan evaluasi terhadap kinerja aplikasi. Mahasiswa mampu menyusun laporan akhir proyek magang, membuat Manual Pengguna (User Manual), serta mempresentasikan hasil pengembangan dan melakukan serah terima aplikasi kepada pengguna.
Mahasiswa mampu memahami konsep manajemen pelatihan dan pengembangan melalui pengenalan Digital Learning. Mahasiswa mampu mempelajari fungsi, manfaat, serta proses penggunaan platform digital learning sebagai media pembelajaran dan pengembangan kompetensi di lingkungan kerja.
Mahasiswa mampu mengoperasikan Digital Learning serta memahami proses pengelolaan materi pembelajaran secara digital. Mahasiswa mampu mengidentifikasi kebutuhan pengembangan sistem pembelajaran dan memberikan inovasi untuk meningkatkan efektivitas serta pengalaman pengguna dalam Digital Learning.
Mahasiswa mampu memahami proses administrasi dalam manajemen pelatihan dan pengembangan melalui pengelolaan notifikasi pekerjaan dan perencanaan kegiatan. Mahasiswa mampu memahami alur procurement dan pembelian material, proses logistik dan kedatangan material, pemasangan dan eksekusi lapangan, serta melakukan identifikasi hambatan melalui bottleneck analysis.
Mahasiswa mampu memahami konsep dan tahapan penyusunan learning journey sebagai dokumentasi proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi. Mahasiswa mampu melakukan analisis terhadap alur pekerjaan mulai dari notifikasi pekerjaan, kebutuhan material, kedatangan material, hingga proses pemasangan dan eksekusi lapangan.
Mahasiswa mampu membuat visualisasi learning journey melalui penyusunan infografis terkait alur pekerjaan, kebutuhan material, logistik, serta proses pemasangan dan eksekusi lapangan. Mahasiswa mampu melakukan evaluasi terhadap hasil learning journey untuk mengidentifikasi peluang perbaikan dan peningkatan efektivitas proses kerja.
Mahasiswa mampu menyusun laporan kegiatan berdasarkan data realisasi pekerjaan dan aktivitas operasional. Mahasiswa mampu mengumpulkan informasi terkait notifikasi pekerjaan dan perencanaan, menghitung kebutuhan procurement dan pembelian material, menyusun realisasi logistik dan kedatangan material, mendokumentasikan pemasangan dan eksekusi lapangan, serta menyusun hasil analisis bottleneck.
Mahasiswa mampu memahami lingkungan kerja, tools teknologi informasi PKG, serta alur kerja tim IRIS. Mahasiswa mampu melakukan setup environment pengembangan menggunakan Python, PyTorch, YOLOv8, CVAT/Roboflow, dan Git. Mahasiswa mampu mempelajari konsep dasar Computer Vision serta studi kasus penerapan AI menggunakan metode SAHI + YOLOv8 dan kamera Hikvision RTSP.
Mahasiswa mampu melakukan identifikasi kebutuhan implementasi AI melalui survei lokasi atau area produksi terkait dan pengambilan sampel visual. Mahasiswa mampu melakukan diskusi kebutuhan teknis dengan tim IRIS, menentukan use case spesifik, serta menyusun scope pekerjaan dan rencana teknis meliputi arsitektur model, sumber data, dan kebutuhan kamera.
Mahasiswa mampu melakukan pengumpulan dataset dari stream kamera Hikvision RTSP maupun rekaman existing. Mahasiswa mampu melakukan proses anotasi data menggunakan CVAT/Roboflow, melakukan data augmentation, serta melakukan preprocessing data seperti resize dan tiling untuk meningkatkan kemampuan deteksi objek kecil.
Mahasiswa mampu mengembangkan model deteksi objek berbasis YOLOv8 melalui eksperimen model baseline, implementasi SAHI untuk objek kecil, serta melakukan training, evaluasi, dan hyperparameter tuning secara iteratif. Mahasiswa mampu memahami konsep AI forecasting seperti ARIMA, Prophet, dan LSTM, melakukan eksplorasi dataset historis PKG, membangun model forecasting sederhana, serta mengevaluasi hasil prediksi.
Mahasiswa mampu melakukan integrasi model AI dengan RTSP stream kamera secara real-time serta melakukan deployment model ke edge device seperti NVIDIA Jetson. Mahasiswa mampu melakukan pengujian end-to-end pipeline dari kamera, proses inference, hingga output atau alert. Mahasiswa mampu memahami konsep dasar Large Language Model (LLM), meliputi arsitektur Transformer, fine-tuning, dan prompt engineering, serta mengembangkan proof-of-concept sederhana untuk automasi dokumentasi atau analisis teks internal.
Mahasiswa mampu melakukan uji coba implementasi sistem AI pada lokasi produksi terkait serta mengevaluasi performa sistem berdasarkan target awal dan kebutuhan pengguna. Mahasiswa mampu menyusun dokumentasi teknis, user manual, melakukan evaluasi hasil proof-of-concept LLM, menyusun laporan akhir magang, serta mempresentasikan hasil implementasi kepada pembimbing lapangan dan stakeholder terkait.
Mahasiswa mampu memahami struktur organisasi, tugas, dan fungsi departemen melalui pengenalan sistem kerja organisasi. Mahasiswa mampu melakukan pengumpulan data terkait personil departemen, memahami uraian pekerjaan masing-masing posisi, mempelajari Key Performance Indicator (KPI), serta memahami administrasi pendukung seperti penerbitan surat penarikan pinjaman.
Mahasiswa mampu memahami pemetaan stakeholder yang berhubungan dengan bagian komunitas dan lembaga. Mahasiswa mampu melakukan identifikasi pejabat Forkopimda, wilayah kelurahan sekitar perusahaan, serta menyusun daftar tokoh masyarakat dan stakeholder terkait sebagai dasar pengelolaan hubungan eksternal perusahaan.
Mahasiswa mampu memahami dan melaksanakan proses komunikasi dengan stakeholder eksternal melalui identifikasi pihak terkait, penyusunan rencana kegiatan bersama stakeholder, analisis kebutuhan kegiatan, pelaksanaan komunikasi, monitoring kegiatan, serta melakukan review terhadap hasil kegiatan sebagai bahan evaluasi.
Mahasiswa mampu memahami proses pengelolaan kegiatan kunjungan industri dari instansi pendidikan. Mahasiswa mampu melakukan persiapan kegiatan meliputi penyediaan ruangan dan konsumsi, melakukan monitoring pelaksanaan kunjungan, serta mengelola umpan balik peserta melalui penyebaran dan evaluasi kuisioner kegiatan.
Mahasiswa mampu membuat dan mengelola komunikasi visual sebagai media informasi perusahaan. Mahasiswa mampu melakukan drafting desain, menerbitkan hasil desain, serta melakukan publikasi komunikasi visual. Mahasiswa mampu memahami administrasi korespondensi melalui penyusunan surat keluar terkait sponsorship, bantuan dana, penerimaan maupun penolakan kunjungan industri, serta melakukan kompilasi kegiatan komunikasi lingkungan.
Mahasiswa mampu memahami proses pengembangan website internal sebagai media informasi dan komunikasi organisasi. Mahasiswa mampu melakukan pembuatan desain website, penyusunan konten, serta melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan tim Teknologi Informasi PI PG untuk mendukung implementasi website internal.
Mahasiswa mampu memahami konsep dasar pemodelan tiga dimensi untuk kebutuhan visualisasi pabrik. Mahasiswa mampu mempelajari workflow pembuatan model 3D, memahami struktur objek, serta mengenal penggunaan software Blender sebagai tools pengembangan model digital.
Mahasiswa mampu membuat model 3D pabrik menggunakan Blender dengan memahami teknik modeling objek, penyusunan komponen peralatan, pemberian material dan tekstur, serta melakukan optimasi model agar dapat digunakan untuk kebutuhan visualisasi dan simulasi.
Mahasiswa mampu memahami konsep dasar pengembangan game, meliputi game engine, desain lingkungan virtual, mekanisme interaksi pengguna, serta penerapan aset 3D dalam lingkungan simulasi. Mahasiswa mampu memahami tahapan pengembangan game mulai dari perancangan konsep hingga implementasi fitur dasar.
Mahasiswa mampu mengembangkan aplikasi/game berbasis simulasi dengan mengintegrasikan model 3D yang telah dibuat. Mahasiswa mampu membuat interaksi objek, mengatur navigasi pengguna, mengimplementasikan logika permainan/simulasi, serta melakukan pengujian terhadap fungsi aplikasi.
Mahasiswa mampu memahami konsep Application Programming Interface (API) serta penerapannya dalam menghubungkan aplikasi dengan sistem atau sumber data eksternal. Mahasiswa mampu mempelajari proses komunikasi data, penggunaan endpoint API, pengelolaan request dan response, serta integrasi data ke dalam aplikasi.
Mahasiswa mampu melakukan integrasi API dengan aplikasi hasil pengembangan untuk mendukung pertukaran data secara real-time maupun terstruktur. Mahasiswa mampu melakukan pengujian integrasi sistem, evaluasi performa aplikasi, dokumentasi teknis, serta mempresentasikan hasil pengembangan.
RJVR+629 PT petro kimia, Ngipik, Karangpoh, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61118
Kab. Gresik
PT Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk di Indonesia yang memproduksi berbagai macam pupuk dan bahan kimia untuk solusi agroindustri.

PT. Indospring Tbk
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional

PT Cipta Nirmala
Terapi Okupasi

PT Cipta Nirmala
Fisioterapi

PT. Jaya Beton Indonesia - Plant Surabaya
Akuntansi Manajemen, Manajemen, Teknik Sipil

PT Cipta Nirmala
Terapi Wicara

PT Cipta Nirmala
Farmasi