Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.
PT Petrokimia Gresik
Sesuai dengan unit kerja masing-masing
Mahasiswa mampu memahami teknologi proses produksi secara menyeluruh, meliputi standar feeding bahan baku, evaluasi unit grinding (ball mill, silo, air conveying), evaluasi unit reacting (cone mixer dan denning process), serta memahami hubungan antar unit proses untuk menghasilkan produk sesuai standar kualitas.
Mahasiswa mampu memahami teknologi proses dengan melakukan evaluasi terhadap tahapan proses utama, meliputi standard feeding bahan baku, unit grinding, unit reacting, scrubbing unit 100, granulation loop, unit finishing, scrubbing unit 300, dan sistem dedusting unit 300 untuk menjaga kestabilan proses produksi.
Mahasiswa mampu memahami teknologi proses Phosgreen melalui evaluasi sistem feeding bahan baku, unit grinding, unit reacting, scrubbing unit 100, granulation loop, unit finishing, scrubbing unit 300, serta sistem dedusting unit 300 untuk mendukung optimalisasi proses dan kualitas produk.
Mahasiswa mampu memahami teknologi proses NPK Reaksi dan Phonska Alam, meliputi pembuatan standar feeding bahan baku, evaluasi unit crushing bahan baku, evaluasi sistem dedusting, pembuatan standar granulation loop, standard unit finishing, serta evaluasi scrubbing sebagai bagian dari pengendalian proses produksi.
Mahasiswa mampu memahami teknologi proses Phonska Cair melalui evaluasi tahapan proses mulai dari standard feeding bahan baku, unit mixing, unit labeling, unit filling, unit capping, hingga unit packing. Mahasiswa mampu memahami parameter penting setiap unit untuk memastikan kualitas produk akhir dan efektivitas proses pengemasan.
Mahasiswa mampu memahami teknologi proses Kalium Boron melalui evaluasi standard feeding bahan baku, unit crushing bahan baku, standard granulation loop, standard unit finishing, evaluasi scrubbing, dan sistem dedusting. Mahasiswa mampu memahami pengendalian setiap tahapan proses untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang sesuai standar.
Mahasiswa mampu memahami proses produksi Pabrik secara menyeluruh melalui pengenalan area proses, alur produksi, fungsi masing-masing unit, serta hubungan antar sistem proses. Mahasiswa mampu mempelajari dan memahami process flow, Process Flow Diagram (PFD), Process & Instrumentation Diagram (P&ID), serta 3D model sebagai dasar dalam melakukan evaluasi peralatan proses.
Mahasiswa mampu melakukan inventarisasi heat exchanger kritis pada Pabrik Amoniak 1B dengan memahami fungsi, lokasi, karakteristik operasi, serta spesifikasi peralatan berdasarkan datasheet. Mahasiswa mampu mengumpulkan dan mengolah data historis operasi seperti temperatur, tekanan, flowrate, serta kebutuhan utilitas sebagai dasar analisis performa heat exchanger.
Mahasiswa mampu melakukan evaluasi kinerja heat exchanger berdasarkan data operasi aktual dengan menghitung heat duty masing-masing peralatan. Mahasiswa mampu menghitung Log Mean Temperature Difference (LMTD), Overall Heat Transfer Coefficient (U), serta membandingkan hasil aktual dengan kondisi desain untuk mengetahui tingkat performa peralatan.
Mahasiswa mampu melakukan analisis fouling pada heat exchanger dengan menghitung fouling factor berdasarkan data operasi aktual. Mahasiswa mampu mengevaluasi pengaruh fouling terhadap penurunan performa heat exchanger, menentukan tingkat kekritisan peralatan, serta membuat prioritas heat exchanger berdasarkan dampaknya terhadap konsumsi energi dan keandalan operasi.
Mahasiswa mampu mengembangkan sistem monitoring performa heat exchanger menggunakan aplikasi pengolahan data seperti Microsoft Excel atau Power BI. Mahasiswa mampu menyajikan data performa peralatan secara visual melalui dashboard yang informatif untuk mendukung analisis kondisi operasi dan pengambilan keputusan.
Mahasiswa mampu menyusun rekomendasi teknis berdasarkan hasil evaluasi performa dan fouling heat exchanger, meliputi usulan cleaning interval, inspeksi, maupun optimasi operasi. Mahasiswa mampu menyusun laporan akhir project secara sistematis serta mempresentasikan hasil analisis dan rekomendasi perbaikan kepada pihak terkait.
Mahasiswa mampu memahami alur proses produksi melalui pembelajaran Process Flow Diagram (PFD), Process & Instrumentation Diagram (P&ID), serta parameter kunci operasional pabrik. Mahasiswa mampu memahami hubungan antar unit proses, fungsi peralatan utama, serta parameter operasi yang berpengaruh terhadap kestabilan proses produksi NPK Reaksi.
Mahasiswa mampu melakukan evaluasi terhadap proses produksi NPK Reaksi dengan menghitung consumption rate berbagai produk, memahami sistem dedusting, sistem drying, dan sistem cooling produk. Mahasiswa mampu memahami karakteristik bahan baku dan bahan penolong serta pengaruhnya terhadap kualitas produk dan performa operasi pabrik NPK Reaksi.
Mahasiswa mampu memahami aliran proses produksi pada Unit NPK Granulasi melalui pembelajaran PFD, P&ID, serta parameter kunci operasional pabrik. Mahasiswa mampu memahami prinsip kerja proses granulasi, fungsi masing-masing unit proses, dan keterkaitan parameter operasi terhadap pembentukan produk granul yang sesuai standar.
Mahasiswa mampu melakukan evaluasi terhadap performa Pabrik NPK Granulasi dengan menghitung consumption rate berbagai produk serta memahami sistem dedusting, drying, dan cooling produk. Mahasiswa mampu memahami jenis bahan baku dan bahan penolong yang digunakan serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap efisiensi proses dan kualitas produk akhir.
Mahasiswa mampu memahami proses produksi Pupuk Fosfat melalui pembelajaran PFD, P&ID, serta parameter kunci operasional pabrik. Mahasiswa mampu melakukan evaluasi proses melalui perhitungan consumption rate, memahami sistem dedusting dan drying, serta memahami karakteristik bahan baku dan bahan penolong yang digunakan dalam proses produksi pupuk fosfat.
Mahasiswa mampu memahami faktor penyebab terjadinya fenomena caking dan dusty pada penyimpanan pupuk. Mahasiswa mampu menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi caking, faktor penyebab dusty, inkompatibilitas material pupuk, serta memahami hubungan sifat fisis dan kimia pupuk terhadap stabilitas produk selama penyimpanan.
Mahasiswa mampu memahami sistem proses pada unit NPK Chemical secara menyeluruh dengan mempelajari alur proses produksi, fungsi masing-masing unit operasi, serta hubungan antar sistem proses. Mahasiswa mampu memahami parameter utama yang berpengaruh terhadap kestabilan dan performa operasi NPK Chemical.
Mahasiswa mampu memahami proses bisnis pada unit NPK Chemical, mulai dari perencanaan produksi, penggunaan bahan baku, pengendalian proses, hingga keterkaitan antara proses produksi dengan target kualitas dan kuantitas produk. Mahasiswa mampu memahami hubungan aspek operasional dengan pencapaian kinerja unit produksi.
Mahasiswa mampu memahami penerapan Process Safety Management (PSM) pada unit NPK Chemical. Mahasiswa mampu mempelajari aspek keselamatan proses, identifikasi potensi bahaya, pengendalian risiko, serta penerapan sistem manajemen keselamatan untuk menjaga keandalan dan keamanan operasi pabrik.
Mahasiswa mampu mengevaluasi sistem main equipment pada unit NPK Chemical dengan memahami fungsi, prinsip kerja, dan parameter operasi peralatan utama. Mahasiswa mampu melakukan pengumpulan data serta analisis kondisi peralatan sebagai dasar evaluasi performa sistem.
Mahasiswa mampu melakukan analisis performa sistem NPK Chemical melalui perhitungan parameter operasi, evaluasi efisiensi sistem, serta identifikasi potensi perbaikan pada main equipment. Mahasiswa mampu menggunakan data aktual operasi sebagai dasar pengambilan keputusan teknis.
Mahasiswa mampu menyusun rekomendasi optimalisasi sistem NPK Chemical berdasarkan hasil evaluasi dan analisis performa peralatan. Mahasiswa mampu mencari referensi teknis, membandingkan kondisi aktual dengan standar yang sesuai, serta menyusun usulan perbaikan untuk meningkatkan keandalan, efisiensi, dan performa operasi.
Mahasiswa mampu memahami regulasi dan perizinan lingkungan yang berlaku di PT Petrokimia Gresik. Mahasiswa mampu mempelajari dasar hukum lingkungan, jenis perizinan lingkungan, kewajiban perusahaan terhadap regulasi, serta penerapan regulasi tersebut dalam aktivitas operasional industri.
Mahasiswa mampu memahami penyusunan dan pengelolaan dokumen AMDAL di PT Petrokimia Gresik. Mahasiswa mampu mempelajari tahapan penyusunan AMDAL, identifikasi aspek dan dampak lingkungan, dokumen pendukung AMDAL, serta peran AMDAL dalam pengendalian dampak kegiatan industri.
Mahasiswa mampu memahami konsep dasar PROPER serta mekanisme pengelolaan data dan pelaporan lingkungan. Mahasiswa mampu mempelajari pedoman teknis PROPER KLH, kriteria penilaian PROPER (Hitam hingga Emas), proses pengolahan data lingkungan, penyusunan laporan, serta pelaksanaan audit lingkungan untuk mendukung pencapaian standar PROPER.
Mahasiswa mampu memahami regulasi, pedoman penilaian, dan format pelaporan PROPER yang diterapkan di PT Petrokimia Gresik. Mahasiswa mampu melakukan observasi kegiatan PROPER serta memahami pengelolaan data kinerja lingkungan meliputi air limbah, emisi, dan limbah B3 sebagai bagian dari evaluasi kinerja lingkungan perusahaan.
Mahasiswa mampu memahami konsep Sistem Manajemen Lingkungan (SML) berdasarkan ISO 14001:2015 serta penerapannya di PT Petrokimia Gresik. Mahasiswa mampu mempelajari kebijakan lingkungan, identifikasi aspek dan dampak lingkungan (ASDAM), program lingkungan, serta konsep perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan industri.
Mahasiswa mampu memahami proses penyusunan dan evaluasi dokumen SML serta penerapan Standar Industri Hijau (SIH) di PT Petrokimia Gresik. Mahasiswa mampu membantu proses audit SML internal, mengevaluasi hasil temuan audit, menyusun tindakan korektif dan pencegahan, serta memahami penerapan prinsip SIH melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan peningkatan kinerja lingkungan industri.
RJVR+629 PT petro kimia, Ngipik, Karangpoh, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61118
Kab. Gresik
PT Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk di Indonesia yang memproduksi berbagai macam pupuk dan bahan kimia untuk solusi agroindustri.

PT. Indospring Tbk
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional

PT Cipta Nirmala
Terapi Okupasi

PT Cipta Nirmala
Fisioterapi

PT. Jaya Beton Indonesia - Plant Surabaya
Akuntansi Manajemen, Manajemen, Teknik Sipil

PT Cipta Nirmala
Terapi Wicara

PT Cipta Nirmala
Farmasi