Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Nayaka Pratama
1. Melakukan input dokumen dan update data.
2. Monitoring progres dokumen.
3. Melakukan rekapitulasi report progres daily/weekly.
4. Membantu follow-up kelengkapan dokumen kepada tim operasional dan pihak terkait.
Orientasi perusahaan merupakan kegiatan awal yang wajib diikuti oleh setiap peserta magang di PT Nayaka Pratama sebagai bentuk pengenalan terhadap perusahaan, lingkungan kerja, serta budaya kerja yang diterapkan. PT Nayaka Pratama adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi telekomunikasi yang melaksanakan pekerjaan pembangunan, instalasi, pemeliharaan, dan pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi. Melalui kegiatan orientasi ini, peserta magang diharapkan dapat memahami profil perusahaan, visi dan misi, struktur organisasi, bidang usaha, serta nilai-nilai yang menjadi pedoman dalam menjalankan setiap aktivitas pekerjaan.Selain pengenalan perusahaan, peserta magang juga diberikan pemahaman mengenai peraturan perusahaan, etika kerja, tata tertib, jam kerja, serta hak dan kewajiban selama mengikuti program magang. Peserta magang diharapkan dapat menjaga sikap profesional, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan seluruh karyawan sesuai dengan budaya kerja yang berlaku di PT Nayaka Pratama.Pada sesi pengenalan project, peserta magang akan diperkenalkan dengan proyek yang sedang berjalan, meliputi ruang lingkup pekerjaan, lokasi proyek, target pelaksanaan, serta struktur organisasi proyek. Peserta magang juga akan diberikan penjelasan mengenai proses bisnis perusahaan di bidang konstruksi telekomunikasi, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga penyelesaian proyek. Dengan memahami alur pekerjaan tersebut, peserta magang diharapkan mampu memperoleh gambaran mengenai penerapan ilmu yang dipelajari di dunia pendidikan ke dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya.Sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran di lapangan, peserta magang juga akan diberikan pembekalan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), identifikasi potensi bahaya, prosedur keadaan darurat, serta tata cara bekerja secara aman sesuai dengan standar perusahaan. Selama pelaksanaan magang, peserta diwajibkan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, menjaga kerahasiaan informasi perusahaan, serta melaksanakan setiap tugas yang diberikan oleh pembimbing lapangan dengan penuh tanggung jawab.Melalui orientasi perusahaan dan pengenalan project ini, diharapkan peserta magang dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja PT Nayaka Pratama, memahami proses pelaksanaan proyek konstruksi telekomunikasi, meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja, serta memberikan kontribusi positif selama mengikuti program magang.
Pada materi ini, peserta magang diperkenalkan dengan proses **Site Acquisition (SITAC)** dan legalisasi dokumen sebagai salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi telekomunikasi di PT Nayaka Pratama. SITAC merupakan proses pengadaan atau perolehan lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi, seperti menara telekomunikasi maupun perangkat pendukung jaringan. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa lokasi yang dipilih telah memenuhi aspek teknis, administratif, dan legal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Peserta magang akan memperoleh pemahaman mengenai tahapan dalam proses SITAC, mulai dari survei lokasi, identifikasi kepemilikan lahan, pendekatan dan negosiasi dengan pemilik lahan, penyusunan dokumen kerja sama, hingga proses administrasi yang diperlukan sebelum pekerjaan konstruksi dapat dilaksanakan. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pihak-pihak yang terlibat dalam proses tersebut, seperti pemilik lahan, pemerintah daerah, aparat setempat, serta pelanggan atau pemilik proyek.Dalam materi legalisasi dokumen, peserta magang akan memahami pentingnya kelengkapan dokumen perizinan dan administrasi sebagai dasar pelaksanaan proyek. Dokumen yang dikelola antara lain perjanjian sewa lahan, surat persetujuan pemilik lahan, dokumen identitas para pihak, berita acara, serta dokumen pendukung lainnya yang diperlukan sesuai dengan ketentuan perusahaan maupun peraturan perundang-undangan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya ketelitian dalam pemeriksaan dokumen, proses pengarsipan, serta menjaga kerahasiaan data dan dokumen perusahaan.Melalui materi ini, peserta magang diharapkan memahami bahwa proses SITAC dan legalisasi dokumen merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran proyek konstruksi telekomunikasi. Dengan memahami alur administrasi dan aspek legal tersebut, peserta dapat mengetahui bagaimana sebuah proyek dipersiapkan secara menyeluruh sebelum memasuki tahap pelaksanaan konstruksi.
Pada materi ini, peserta magang diperkenalkan dengan pelaksanaan proyek Civil Mechanical Electrical (CME) dan Fiber Optic (FO) yang menjadi bagian dari layanan PT Nayaka Pratama di bidang konstruksi telekomunikasi. Pengenalan ini bertujuan agar peserta memahami ruang lingkup pekerjaan, tahapan pelaksanaan proyek, serta peran masing-masing tim dalam mendukung pembangunan dan pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi.Pada proyek Civil Mechanical Electrical (CME), peserta magang akan mempelajari pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur pendukung perangkat telekomunikasi, seperti pekerjaan sipil, instalasi sistem kelistrikan, sistem pembumian (grounding), pemasangan rak dan perangkat, penataan kabel, serta pengujian untuk memastikan seluruh instalasi berfungsi sesuai dengan standar teknis dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Peserta juga diperkenalkan dengan proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan mutu, hingga serah terima pekerjaan kepada pelanggan.Sementara itu, pada proyek Fiber Optic (FO), peserta magang akan memahami proses pembangunan jaringan serat optik yang digunakan sebagai media transmisi data berkecepatan tinggi. Materi meliputi pengenalan jenis-jenis kabel fiber optik, metode penarikan kabel, penyambungan (splicing), pengujian menggunakan alat ukur, identifikasi gangguan jaringan, serta prosedur pemeliharaan jaringan fiber optik. Peserta juga diberikan gambaran mengenai pentingnya kualitas instalasi dalam menjaga keandalan dan performa jaringan telekomunikasi.Selain memahami aspek teknis, peserta magang juga diperkenalkan dengan alur pelaksanaan proyek mulai dari perencanaan, koordinasi dengan pelanggan dan tim lapangan, pelaksanaan pekerjaan, dokumentasi hasil pekerjaan, hingga penyusunan laporan proyek. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mengutamakan penerapan standar mutu, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta kepatuhan terhadap prosedur operasional perusahaan.Melalui materi ini, peserta magang diharapkan memperoleh pemahaman dasar mengenai proyek CME dan Fiber Optic, sehingga mampu mengenali proses bisnis PT Nayaka Pratama, memahami keterkaitan antarbidang pekerjaan, serta memperoleh pengalaman yang dapat mendukung pengembangan kompetensi di dunia kerja profesional.
Pada materi ini, peserta magang diperkenalkan dengan kegiatan **Project Maintenance** dan **Network Management System (NMS)** sebagai bagian dari layanan PT Nayaka Pratama dalam mendukung operasional dan keandalan jaringan telekomunikasi. Materi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi serta proses pemantauan jaringan agar layanan tetap berjalan secara optimal.Pada **Project Maintenance**, peserta magang akan mempelajari ruang lingkup pekerjaan pemeliharaan preventif (*preventive maintenance*) maupun perbaikan (*corrective maintenance*) terhadap perangkat dan infrastruktur telekomunikasi. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kondisi perangkat, pembersihan dan perawatan rutin, penggantian komponen yang mengalami kerusakan, pengujian fungsi peralatan, serta dokumentasi hasil pekerjaan. Peserta juga akan memahami pentingnya pelaksanaan pemeliharaan secara berkala untuk menjaga keandalan jaringan, meminimalkan gangguan, dan memperpanjang usia pakai perangkat.Pada **Network Management System (NMS)**, peserta magang diperkenalkan dengan sistem yang digunakan untuk memantau kondisi jaringan telekomunikasi secara terpusat. Materi meliputi fungsi NMS dalam memonitor performa perangkat, mendeteksi alarm atau gangguan, menganalisis kondisi jaringan, serta mendukung proses penanganan gangguan secara cepat dan efektif. Peserta juga diberikan gambaran mengenai alur pelaporan gangguan, koordinasi antara tim monitoring dan tim lapangan, serta pentingnya pencatatan data operasional sebagai bahan evaluasi dan peningkatan kualitas layanan.Melalui materi ini, peserta magang diharapkan memahami bahwa kegiatan maintenance dan monitoring jaringan merupakan bagian yang sangat penting dalam menjaga kontinuitas layanan telekomunikasi. Dengan mengenal proses kerja tersebut, peserta dapat memperoleh wawasan mengenai pengelolaan jaringan telekomunikasi secara profesional serta memahami peran setiap divisi dalam mendukung keberhasilan operasional perusahaan.
Pada materi ini, peserta magang diperkenalkan dengan fungsi **Project dan Administration Support** sebagai bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan proyek konstruksi telekomunikasi di PT Nayaka Pratama. Selain memahami proses pelaksanaan proyek di lapangan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai peran administrasi dalam memastikan setiap kegiatan proyek terdokumentasi dengan baik, sesuai prosedur perusahaan, serta memenuhi kebutuhan pelanggan dan pihak terkait.Peserta magang akan mempelajari alur administrasi proyek, mulai dari penerimaan dokumen pekerjaan, pengelolaan data proyek, penyusunan dan pengarsipan dokumen, pembuatan laporan perkembangan pekerjaan, hingga proses administrasi yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai dokumen yang umum digunakan, seperti surat tugas, berita acara, laporan harian, laporan mingguan, dokumentasi pekerjaan, daftar material, serta dokumen pendukung lainnya yang menjadi bagian dari administrasi proyek.Dalam pelaksanaannya, fungsi **Administration Support** berperan sebagai pendukung koordinasi antara tim proyek, pelanggan, vendor, dan departemen internal perusahaan. Oleh karena itu, peserta magang juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya ketelitian dalam pengelolaan dokumen, komunikasi yang efektif, penguasaan aplikasi perkantoran, serta kemampuan menyusun laporan yang akurat dan tepat waktu.Melalui materi ini, peserta magang diharapkan memahami bahwa keberhasilan suatu proyek tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pekerjaan di lapangan, tetapi juga oleh pengelolaan administrasi yang tertib, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Dengan memahami fungsi Project dan Administration Support, peserta diharapkan mampu memberikan dukungan administrasi yang efektif serta berkontribusi terhadap kelancaran pelaksanaan proyek di PT Nayaka Pratama.
Pada materi ini, peserta magang diperkenalkan dengan fungsi Business Development sebagai salah satu bagian yang berperan dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan bisnis PT Nayaka Pratama di bidang konstruksi telekomunikasi. Divisi ini bertanggung jawab untuk mengidentifikasi peluang bisnis, membangun hubungan dengan pelanggan dan mitra kerja, serta mengembangkan strategi yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan di industri telekomunikasi.Peserta magang akan mempelajari proses bisnis yang dilakukan oleh divisi Business Development, mulai dari identifikasi peluang proyek, analisis kebutuhan pelanggan, penyusunan penawaran kerja sama, koordinasi dengan divisi terkait dalam penyusunan dokumen administrasi maupun teknis, hingga proses tindak lanjut terhadap peluang bisnis yang ada. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pentingnya memahami kebutuhan pasar, menjaga hubungan baik dengan pelanggan, serta memberikan pelayanan yang profesional untuk membangun kepercayaan dan kerja sama jangka panjang.Dalam pelaksanaan tugasnya, divisi Business Development bekerja sama dengan berbagai departemen, seperti Project, Engineering, Finance, Procurement, dan Administration, guna memastikan setiap peluang bisnis dapat dipersiapkan secara optimal. Oleh karena itu, peserta magang juga akan memperoleh pemahaman mengenai pentingnya komunikasi yang efektif, kemampuan analisis, penyusunan laporan, serta pengelolaan data dan dokumen yang mendukung proses pengembangan bisnis.Melalui materi ini, peserta magang diharapkan memahami peran strategis Business Development dalam mendukung pertumbuhan perusahaan, mengenal tahapan pengembangan peluang bisnis di industri konstruksi telekomunikasi, serta memperoleh wawasan mengenai bagaimana perusahaan membangun kerja sama dengan pelanggan dan menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.
Jl. Pd. Kelapa Raya No.1 Blok F, RT.1/RW.1, Pd. Klp., Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13450

Kota Adm. Jakarta Timur
PT Nayaka Pratama perusahaan kontraktor Indonesia bergerak di bidang konstruksi Telekomunikasi, IT Services dan Renewable energi yang menjadi semangat kami untuk mengembangkan teknologi yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam satu sistem.

Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Refraksi Optisi

Pesona Mandiri Indah Selaras
Bisnis Perhotelan, Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Manajemen Perhotelan, Pengelolaan Perhotelan, Manajemen Kuliner

PT Sammarie Primafiat
Administrasi Rumah Sakit, Administrasi, Informasi, Perpustakaan & Kearsipan

Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta
Terapi Wicara dan Bahasa, Terapi Wicara

Pandu Anugerah Analitika
Kebijakan Dan Manajemen Pajak, Manajemen Perpajakan, Pajak, Administrasi Perpajakan, Manajemen Pajak
Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pembangunan Perumahan
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Hospitaliti dan Pariwisata, Tata Boga, Industri Pariwisata, Seni Kuliner, Pendidikan Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Manajemen Pariwisata, Kepariwisataan, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner