Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
Melakukan Penghitungan CBA, membuat PKS dan mencari mitra / PKS baru
Peserta magang akan mempelajari pengetahuan dasar produk dan layanan kurir logistik Pos Indonesia, jenis layanan pengiriman domestik dan internasional, alur penerimaan kiriman, proses pengolahan, pengantaran, serta standar pelayanan. Peserta juga akan mengenali segmen pelanggan, potensi pasar, dan proses bisnis pada bagian Enterpreneur Bisnis guna memahami keterkaitan antara operasional logistik dan pencapaian target bisnis.
Peserta magang akan mempelajari aktivitas pemasaran layanan kurir logistik secara offline maupun online, teknik identifikasi calon pelanggan, pemetaan potensi pasar, serta strategi penawaran produk kepada pelanggan individu, UMKM, perusahaan, dan pelaku usaha online. Peserta juga akan belajar menyusun database prospek pelanggan, melakukan pendekatan awal, serta memahami strategi pemasaran yang mendukung peningkatan volume kiriman dan pendapatan perusahaan.
Peserta magang akan mulai mempraktikkan penyusunan materi penawaran produk, pengenalan tarif dan keunggulan layanan, penyusunan daftar calon pelanggan potensial, serta simulasi komunikasi bisnis. Dengan pendampingan mentor, peserta akan belajar melakukan tindak lanjut terhadap prospek pelanggan, mengidentifikasi kebutuhan pengiriman, dan memberikan rekomendasi layanan logistik yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Peserta magang akan belajar terlibat dalam kegiatan akuisisi pelanggan baru dan pengembangan pelanggan eksisting melalui kunjungan bisnis, komunikasi penawaran, serta tindak lanjut prospek. Peserta juga akan mempelajari proses administrasi kerja sama, pengumpulan kebutuhan pelanggan, koordinasi dengan bagian operasional, serta pemantauan realisasi pengiriman. Seluruh kegiatan dilakukan sesuai kewenangan peserta magang dan di bawah supervisi mentor.
Peserta magang akan mempelajari cara mengevaluasi hasil kegiatan pemasaran dan akuisisi pelanggan berdasarkan indikator kinerja, seperti jumlah prospek, pelanggan yang berhasil diakuisisi, volume kiriman, pendapatan, dan tingkat keberlanjutan transaksi. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta akan belajar mengidentifikasi kendala, menganalisis peluang pasar, menyusun rencana perbaikan melalui metode Plan-Do-Check-Act (PDCA), serta merancang strategi untuk meningkatkan produktivitas bisnis kurir logistik.
Peserta magang akan melaksanakan proyek bisnis sederhana secara menyeluruh, mulai dari pemetaan potensi pasar, identifikasi calon pelanggan, penyusunan strategi pemasaran, pelaksanaan pendekatan bisnis, hingga evaluasi hasil kegiatan. Peserta diharapkan mampu menerapkan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama lima bulan sebelumnya, menyusun laporan hasil pemagangan, serta mempresentasikan pencapaian, kendala, dan rekomendasi pengembangan bisnis kurir logistik kepada mentor atau pimpinan unit kerja.
Peserta magang akan mempelajari pengetahuan dasar produk dan layanan kurir logistik Pos Indonesia, jenis layanan pengiriman domestik dan internasional, alur penerimaan kiriman, proses pengolahan, pengantaran, serta standar pelayanan. Peserta juga akan mengenali segmen pelanggan, potensi pasar, dan proses bisnis pada bagian Enterpreneur Bisnis guna memahami keterkaitan antara operasional logistik dan pencapaian target bisnis.
Peserta magang akan mempelajari aktivitas pemasaran layanan kurir logistik secara offline maupun online, teknik identifikasi calon pelanggan, pemetaan potensi pasar, serta strategi penawaran produk kepada pelanggan individu, UMKM, perusahaan, dan pelaku usaha online. Peserta juga akan belajar menyusun database prospek pelanggan, melakukan pendekatan awal, serta memahami strategi pemasaran yang mendukung peningkatan volume kiriman dan pendapatan perusahaan.
Peserta magang akan mulai mempraktikkan penyusunan materi penawaran produk, pengenalan tarif dan keunggulan layanan, penyusunan daftar calon pelanggan potensial, serta simulasi komunikasi bisnis. Dengan pendampingan mentor, peserta akan belajar melakukan tindak lanjut terhadap prospek pelanggan, mengidentifikasi kebutuhan pengiriman, dan memberikan rekomendasi layanan logistik yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Peserta magang akan belajar terlibat dalam kegiatan akuisisi pelanggan baru dan pengembangan pelanggan eksisting melalui kunjungan bisnis, komunikasi penawaran, serta tindak lanjut prospek. Peserta juga akan mempelajari proses administrasi kerja sama, pengumpulan kebutuhan pelanggan, koordinasi dengan bagian operasional, serta pemantauan realisasi pengiriman. Seluruh kegiatan dilakukan sesuai kewenangan peserta magang dan di bawah supervisi mentor.
Peserta magang akan mempelajari cara mengevaluasi hasil kegiatan pemasaran dan akuisisi pelanggan berdasarkan indikator kinerja, seperti jumlah prospek, pelanggan yang berhasil diakuisisi, volume kiriman, pendapatan, dan tingkat keberlanjutan transaksi. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta akan belajar mengidentifikasi kendala, menganalisis peluang pasar, menyusun rencana perbaikan melalui metode Plan-Do-Check-Act (PDCA), serta merancang strategi untuk meningkatkan produktivitas bisnis kurir logistik.
Peserta magang akan melaksanakan proyek bisnis sederhana secara menyeluruh, mulai dari pemetaan potensi pasar, identifikasi calon pelanggan, penyusunan strategi pemasaran, pelaksanaan pendekatan bisnis, hingga evaluasi hasil kegiatan. Peserta diharapkan mampu menerapkan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama lima bulan sebelumnya, menyusun laporan hasil pemagangan, serta mempresentasikan pencapaian, kendala, dan rekomendasi pengembangan bisnis kurir logistik kepada mentor atau pimpinan unit kerja.
Jl. Bukit Barisan No. 5 Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara 20111

Kota Bandung
Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero). Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal 20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).

CV. Brayan
Farmasi
PT Sanobar Gunajaya
Pemeliharaan Mesin Otomotif, Pendidikan Teknik Mesin, Mesin Industri, Otomasi Sistem Permesinan, Mesin Otomotif

Yayasan Rumah Sakit Islam Malahayati
Keperawatan

PT Thamrin Sinar Surya
Ilmu Keperawatan, Keperawatan Gigi, Keperawatan

Dipo Internasional Pahala Otomotif
Hukum Bisnis, Manajemen, Ekonomi, Administrasi Bisnis, Manajemen Pariwisata, Hubungan Masyarakat Dan Komunikasi Digital, Bisnis Digital
PT Sanobar Gunajaya
Pendidikan Teknik Elektro, Pendidikan Teknik Bangunan, PJJ Teknik Informatika