Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Puskesmas Kertek 2
• Registrasi & Penerimaan Pasien: Mengelola sistem pendaftaran pasien rawat jalan, rawat inap, maupun gawat darurat serta memastikan keunikan nomor rekam medis (Unique Patient Identifier).
• Koding Medis (Medical Coding): Menerjemahkan diagnosis penyakit, gejala, dan tindakan medis yang ditulis dokter ke dalam kode alfabet-numerik internasional standar menggunakan ICD-10 (untuk penyakit) dan ICD-9-CM (untuk tindakan/prosedur). Kode ini menjadi dasar utama proses klaim asuransi kesehatan seperti BPJS Kesehatan.
• Pengelolaan Rekam Medis Elektronik (RME): Menginput, memvalidasi, memelihara, dan mengamankan integritas data kesehatan digital pasien agar mudah diakses secara cepat oleh tenaga medis yang berwenang.
Pembekalan komprehensif mengenai profil Puskesmas, cakupan wilayah kerja, fungsi Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), serta pengenalan jenis-jenis pelayanan yang tersedia
Proses pengumpulan data identitas pasien baru melalui wawancara dan pemberian satu nomor rekam medis yang unik untuk seumur hidup pasien menggunakan Sistem Penomoran Unit , baik secara manual maupun melalui aplikasi RME
Memastikan peserta magang mahir, cepat, dan akurat dalam menggunakan teknologi RME di lapangan guna meminimalkan antrean pasien serta menjaga validitas data digital Puskesmas
Membekali peserta magang dengan kemampuan mengenali struktur, volume, dan aturan dasar pengodean standar internasional, sehingga siap melakukan kodifikasi data klinis Puskesmas secara akurat, seragam, dan diakui secara global
Proses pengumpulan, penjumlahan, dan penyusunan seluruh data kunjungan pasien (baik pasien baru maupun lama) serta tingkat pemanfaatan fasilitas di setiap unit pelayanan Puskesmas (seperti angka kunjungan rawat jalan, keterisian tempat tidur/BOR jika ada rawat inap, dan jumlah pemeriksaan laboratorium) dalam periode harian, mingguan, hingga bulanan
Penempatan kembali peserta magang secara khusus (re-mapping) ke unit kerja tertentu yang berdasarkan hasil evaluasi berkala/logbook masih menunjukkan capaian kompetensi yang kurang optimal atau belum memenuhi target minimal
Memahami keterkaitan antar unit dan bagaimana berkas rekam medis (fisik maupun elektronik/RME) berpindah secara dinamis dari satu titik pelayanan ke titik berikutnya tanpa menghambat waktu tunggu pasien.
Proses pengiriman berkas rekam medis dari loket pendaftaran ke poliklinik atau unit tujuan pasien secara tepat waktu dan aman, serta pencatatannya menggunakan sistem pelacakan digital
Menjaga keaslian (autentikasi) data, mencegah manipulasi informasi oleh pihak yang tidak berwenang, serta memastikan kepatuhan terhadap aspek hukum perlindungan data pribadi pasien di Puskesmas
Proses menganalisis diagnosis yang ditulis oleh dokter pada rekam medis, menentukan kata kunci utama (lead term), lalu menelusuri kode yang akurat menggunakan kamus ICD-10 (Volume 3 untuk indeks alfabetis, lalu diverifikasi pada Volume 1 untuk memastikan klasifikasi yang tepat)
Pemahaman mengenai indikator keberhasilan program kesehatan wajib Puskesmas (seperti angka penemuan kasus TB, cakupan imunisasi, atau pelayanan kesehatan ibu hamil) dan tata cara pengumpulan datanya dari rekam medis untuk diolah menjadi laporan bulanan rutin (seperti SP3, LB1-LB4, atau laporan SPM)
Uji coba atau simulasi mandiri secara komprehensif oleh peserta magang dalam mengawal seluruh rangkaian proses rekam medis pasien, dimulai dari wawancara identifikasi di loket pendaftaran, pemantauan transfer data ke poliklinik/RME, hingga penyelesaian proses pengodean (coding), indeksing, dan penataan berkas (filing)
Pembekalan mengenai Kode Etik Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) sesuai standar organisasi profesi (PORMIKI). Materi ini membahas prinsip-prinsip moral, tanggung jawab profesional, integritas, dan standar perilaku PMIK dalam menjalankan tugas sehari-hari di Puskesmas.
Mempermudah dan mempercepat proses pencarian kembali (retrieval) berkas rekam medis saat pasien datang berobat kembali, serta mencegah terjadinya salah letak (misfile) dokumen
Memastikan data kunjungan tercatat secara kronologis untuk keperluan statistik Puskesmas, serta menyediakan informasi riwayat klinis yang cepat dan akurat bagi dokter demi keselamatan pengobatan pasien (patient safety)
Pembelajaran mengenai bahasa medis (akar kata, awalan, dan akhiran) untuk memahami istilah penyakit/prosedur klinis, dilanjutkan dengan pencarian kode tindakan medis (seperti eksisi, penjahitan luka, atau pencabutan gigi) menggunakan buku panduan ICD-9-CM
Proses pencocokan dan penyelarasan data rekam medis dari berbagai sumber yang berbeda (seperti membandingkan jumlah kunjungan pasien di buku register manual, aplikasi SIMPUS, dan data klaim P-Care BPJS) serta melakukan audit akhir untuk memastikan seluruh berkas laporan yang akan dikirim telah terisi dengan lengkap
Menguji ketajaman berpikir kritis, kecepatan bertindak, dan ketelitian peserta magang dalam menyelesaikan kendala-kendala operasional riil yang sering terjadi di unit rekam medis Puskesma
Pembekalan mengenai seluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di Unit Rekam Medis Puskesmas. Materi ini mencakup SOP pendaftaran pasien (umum, BPJS, darurat), SOP penomoran, SOP penyimpanan dan retensi berkas, SOP pelepasan informasi, hingga SOP pemusnahan dokumen
Memantau keberadaan berkas secara real-time untuk mencegah kehilangan dokumen, serta mempermudah pencarian jika berkas tersebut dibutuhkan oleh unit lain dalam waktu bersamaan
Menjamin keandalan dan validitas data rekam medis (data integrity), mencegah kesalahan input yang dapat merugikan pasien, serta memastikan akurasi data untuk keperluan klaim BPJS dan pelaporan kesehatan Puskesmas
Proses meneliti penulisan diagnosis dokter pada rekam medis yang sulit dibaca (illegible), menggunakan singkatan yang tidak standar, atau kontradiktif dengan hasil pemeriksaan penunjang, dilanjutkan dengan melakukan konfirmasi langsung secara profesional kepada dokter atau perawat yang bersangkutan
Proses telaah atau review berkas rekam medis secara menyeluruh untuk menilai kelengkapan pengisian komponen-komponen penting—seperti identitas pasien, laporan penting (anamnesis dan pemeriksaan fisik), otentikasi (nama dan tanda tangan dokter/perawat), serta ketepatan waktu pengisian—sebelum berkas disimpan secara permanen
Menguji kemampuan peserta magang dalam menyajikan informasi kesehatan yang komunikatif dan berbasis data, sehingga hasilnya dapat digunakan oleh manajemen Puskesmas sebagai dasar pengambilan keputusan dan perbaikan mutu pelayanan
Pembekalan mengenai prinsip-prinsip K3 yang relevan dengan ruang lingkup kerja PMIK. Materi ini mencakup penerapan ergonomi saat bekerja di depan komputer (posisi duduk, jarak mata ke layar RME), penataan ruang arsip (filing) yang aman untuk mencegah risiko tertimpa berkas, serta pencegahan cedera fisik akibat aktivitas pengangkatan dokumen rekam medis secara manual
Memastikan tertib administrasi, menjaga keamanan informasi medis dari akses tidak resmi, dan menjamin dokumen selalu tersedia di rak penyimpanan saat pasien kembali berobat
Memberikan pemahaman kepada peserta magang mengenai pentingnya standardisasi data klinis agar laporan kesehatan dapat terkirim secara real-time, valid, dan sinkron dengan sistem jaminan kesehatan maupun pangkalan data kementerian Kesehatan
Proses pengelompokan dan penyusunan data kunjungan pasien ke dalam tabel-tabel statistik (tabulasi) secara berkala, yang diklasifikasikan berdasarkan poliklinik tujuan, jenis penyakit (kode ICD-10), serta demografi pasien berupa kelompok usia dan jenis kelamin
Proses mengolah data historis rekam medis (seperti jumlah kunjungan bulanan dan pola penyakit) menggunakan statistik sederhana atau grafik, guna melihat kenaikan atau penurunan pola kedatangan pasien serta pergeseran jenis penyakit yang mendominasi di wilayah kerja Puskesmas
Sesi pemaparan ilmiah di akhir program di mana peserta magang mempresentasikan capaian target, hasil analisis data statistik/audit mutu yang telah dilakukan, serta menyampaikan usulan solusi perbaikan tata kelola rekam medis di hadapan Kepala Puskesmas, Kasubag Tata Usaha, dan Pembimbing Magang (Preceptor)
Observasi alur kerja, pengenalan indikator mutu, penjelasan logbook, dan evaluasi orientasi
Menjamin keakuratan aspek hukum dan administratif dokumen rekam medis, serta mendeteksi secara dini Ketidaklengkapan Pengisian Catatan Medis (KLPCM) sebelum berkas disimpan
Menjaga kontinuitas pelayanan Puskesmas agar tidak terhenti saat terjadi gangguan teknologi, serta memastikan data yang dicatat secara manual selama masa kendala dapat dientri kembali (input susulan) ke sistem elektronik secara akurat setelah aplikasi kembali normal
Proses memeriksa keselarasan data klinis yang diinput (misalnya kecocokan antara jenis kelamin pasien dengan diagnosis spesifik seperti kehamilan atau kanker prostat) serta mendeteksi adanya data kunjungan ganda (double entry) yang terinput pada hari pelayanan yang sama di sistem informasi Kesehatan
Proses menemukan akar penyebab masalah dalam pengelolaan informasi kesehatan di Puskesmas—seperti tingginya angka rekam medis tidak lengkap (KLPCM), keterlambatan input RME, atau kesalahan pengodean ICD-10—lalu menyusun rekomendasi solusi perbaikan yang konkret untuk diajukan kepada manajemen
Sesi penilaian akhir secara menyeluruh yang meliputi akumulasi nilai ujian praktik, penilaian aspek perilaku (attitude), kedisiplinan, dan etika profesi selama di Puskesmas, serta pemeriksaan final beserta penandatanganan pengesahan (counter-sign) buku catatan harian (logbook) oleh Pembimbing Magang
Memberikan landasan kerja yang jelas bagi peserta magang agar mampu bertugas sesuai wewenang tata organisasi, serta memastikan seluruh aktivitas pengelolaan rekam medis dijalankan secara konsisten, legal, dan sesuai standar mutu Puskesmas
Menjaga keandalan data (integritas data), memastikan seluruh riwayat pengobatan pasien terintegrasi secara kronologis, dan mencegah kesalahan medis akibat informasi klinis yang terfragmentasi
Memastikan peserta magang memiliki kesadaran tinggi dalam memproteksi akun digital mereka, memahami bahwa setiap aktivitas di dalam sistem terpantau oleh sistem audit, serta mampu mencegah penyalahgunaan data pasien demi mematuhi undang-undang perlindungan data pribadi
Pembelajaran mengenai tata cara penataan arsip rekam medis inaktif, penentuan masa simpan berkas (retensi) berdasarkan regulasi yang berlaku (seperti PMK No. 24 Tahun 2022), serta prosedur penyusutan, pemindahan, dan pemusnahan dokumen yang sudah melewati batas waktu penyimpanan secara aman dan legal
Memastikan data identitas pasien tercatat dengan akurat dan cepat, menghindari duplikasi data (nomor ganda), serta mempercepat proses distribusi data klinis ke poli tujuan agar waktu tunggu pelayanan berkurang
Menjamin keselamatan pasien (patient safety) dengan memastikan dokter memeriksa orang yang tepat, serta mencegah terjadinya duplikasi nomor rekam medis yang dapat memecah riwayat pengobatan pasien
Memastikan keakuratan data identitas pasien untuk aspek hukum rekam medis, serta menjamin keabsahan kepesertaan jaminan kesehatan agar tidak terjadi kendala saat proses penagihan klaim biaya pelayanan oleh Puskesmas
Memastikan peserta magang mampu mengarahkan dan mengelola perpindahan data rekam medis pasien secara runtut serta efisien, serta menguasai prosedur administrasi rujukan yang sah agar hak pelayanan pasien di rumah sakit tujuan terjamin
Mempercepat waktu tunggu pasien di area ruang tunggu, mengurai kepadatan di loket registrasi, serta melatih peserta magang agar mampu memberikan edukasi dan solusi digital kepada masyarakat saat melakukan pendaftaran
Jl. Raya Parakan - Wonosobo No.24, Kajian, Reco, Kec. Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56371

Kab. Wonosobo
Puskesmas Kertek 2 merupakan Puskesmas pedesaan. Puskesmas Kertek2 mempunyai wilayah kerja 8 Desa (Damarkasiyan, Tlogomulyo, Pagerejo, Candimulyo, Purbosono, Candiyasan, Kapencar, Reco) dan 42 Posyandu dengan jumlah posyandu ILP sebanyak 41 Posyandu. Masih ada 1 posyandu yang belum ILP. Wilayah UPTD Puskesmas Kertek 2 dengan luas wilayah 41.457 km2. Terdiri dari 11.505 KK dengan jumlah Penduduk 42.167 jiwa. JENIS / PRODUK PELAYANAN UPTD PUSKESMAS KERTEK 2 KABUPATEN WONOSOBO : Gawat Darurat & Tindakan, Homecare, Imunisasi Bayi & Balita, Keluarga Berencana (KB), Konsultasi Kedinasan, Kunjungan Kerja atau Kegiatan Sejenis, Pemeriksaan Calon Pengantin (CATIN), Pemeriksaan dan Pengobatan Human Immunodeficieny Virus (HIV), Pemeriksaan dan Pengobatan Tuberculosis (TBC, Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulu, Pemeriksaan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Pemeriksaan Kesehatan Neonatus, Pemeriksaan Kesehatan Umum, Penanganan Penyakit Infeksi Khusus, Penanganan Pertama Pada Kecelakaan (P3K, Pendaftaran Peserta Klub Prolanis, Permohonan Informasi Publik (Sobopedia), Permohonan Narasumber, Persalinan, Praktik Kerja dan Magang

Uptd Puskesmas Sukoharjo 1
Fisioterapi

Uptd Puskesmas Sapuran
Kesehatan Gigi dan Mulut

Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Selomerto 1 Kabupaten Wonosobo
Psikologi

Uptd Puskesmas Watumalang
Keperawatan Gigi, Terapi Gigi

Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Wadaslintang 1
Farmasi

Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Selomerto 1 Kabupaten Wonosobo
Fisioterapi