Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Puskesmas Jatiwaras
Pelayanan Asuhan Gizi dan pengelolaan program perbaikan gizi masyarakat. Pelayanan Dalam Gedung (Klinis) dan Pelayanan Luar Gedung (Komunitas/Kesehatan Masyarakat).
Pemahaman SOTK Puskesmas, hak dan kewajiban tenaga gizi, alur rujukan internal (KIA, Poli Umum, MTBS, Laboratorium) dan rujukan eksternal ke Rumah Sakit.
Teknik pengukuran tinggi badan (stadiometer), panjang badan (infantometer), berat badan (timbangan digital), dan Lingkar Lengan Atas (pita LiLA) sesuai standar Kemenkes RI untuk mencegah fenomena stunting buatan akibat salah ukur. input, update, dan cleaning data individu balita pada aplikasi Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM). investigasi lapangan terhadap balita gizi buruk, gizi kurang, atau ibu hamil KEK yang tidak hadir di Posyandu atau menolak mengonsumsi PMT
Penerapan metode skrining gizi cepat (seperti Malnutrition Screening Tool / MST) pada pasien anak di poli MTBS dan pasien dewasa di Poli Umum. Implementasi tahapan ADIME secara mendalam Teknik edukasi menggunakan food model dan leaflet diet khusus bagi penderita Diabetes Melitus, Hipertensi, Asam Urat (Gout), dan Balita Kerasmus/Kwashiorkor Rawat Jalan.
penyusunan menu PMT lokal (balita wajib mendapatkan minimal 300 kkal energi & 8-11 gram protein; bumil wajib 500 kkal energi & 15 gram protein per hari). Variasi menu makanan tambahan padat gizi untuk menghindari kebosanan sasaran dengan memanfaatkan komoditas pangan lokal (misal: pemanfaatan ikan, telur, dan kelor). Prinsip Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) pada pengolahan PMT: pemantauan suhu pematangan, kebersihan penjamah makanan (kader), dan sterilitas wadah katering. Metode uji sisa makanan (Comstock) dan penilaian kepuasan sasaran terhadap rasa, aroma, warna, dan tekstur makanan PMT.
Menyiapkan berkas ringkasan riwayat gizi anak stunting untuk dipaparkan dalam forum koordinasi lintas sektor kecamatan. Mengorganisir jadwal drop-dropping suplemen ke posyandu/sekolah binaan. Menginput data rekap klinis harian ke sistem digital daerah sebelum batas waktu pangkas harian.
Mengambil keputusan klinis mandiri, membagi waktu antara pelayanan poli gizi dan dinas luar gedung, serta menyelesaikan komplain administrasi gizi dari masyarakat. Simulasi konseling gizi dan ketepatan melakukan pengukuran antropometri
Manajemen penyimpanan F75, F100, Mineral Mix, Vitamin A, Tablet Tambah Darah (TTD), dan biskuit PMT pabrikan. Melakukan opname fisik, mencatat kartu stok, serta mengelompokkan logistik berdasarkan metode FEFO (First Expired First Out). Teknik penarikan data sasaran gizi (jumlah balita, bumil KEK, remaja putri) per desa binaan berdasarkan data jaminan kesehatan nasional dan daerah. Tata cara pengisian Lembar Permintaan dan Laporan Pemakaian Obat/Logistik Gizi (LPLPO) serta pembuatan draf laporan bulanan (LB3).
G68M+553, Jl. Raya Salopa, Jatiwaras, Kec. Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat 46185

Kab. Tasikmalaya
Puskesmas merupakan gerbang utama (faskes tingkat pertama) dalam sistem pelayanan kesehatan formal yang menyediakan pengobatan medis dasar bagi masyarakat. Sebagai tempat pelayanan kesehatan perseorangan (UKP), Puskesmas berfungsi menangani keluhan penyakit umum secara cepat, terjangkau, dan merata sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit

Puskesmas Mangunreja
Keperawatan Gigi

Puskesmas Pancatengah
Kesehatan Gigi dan Mulut, Keperawatan Gigi, Terapi Gigi

Puskesmas Cisaruni
Keperawatan Gigi

Puskesmas
Gizi

Puskesmas Jatiwaras
Keperawatan Gigi

Puskesmas Sukaratu
Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi