Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT. Gapura Angkasa Cabang Bandara Soekarno Hatta
1. Mencatat dan memeriksa hasil pemeriksaan pra-operasi (pre-operation check) GSE
2. Membuat rekap alokasi dan pemanfaatan GSE untuk mendukung operasional penerbangan di CGK
3. Memantau utilisasi GSE dan penerapan standar keselamatan serta keamanan
4. Mempersiapkan laporan kinerja operasional GSE di Microsoft Excel
5. Melakukan tugas-tugas lain di unit kerja GSE Operation CGK
Bulan pertama berfokus pada pengenalan kerangka pengelolaan Ground Support Equipment (GSE), Ground Support System (GSS), penunjang GSE, dan kendaraan operasional, serta penguasaan sistem pendataan peralatan. Peserta dipandu untuk mempelajari Standard Operating Procedures (SOP) unit GSE Engineering & Maintenance, struktur organisasi perusahaan, jenis dan fungsi peralatan pendukung operasional bandara, serta seluruh scope pekerjaan yang meliputi perawatan dan perbaikan, kebijakan pemeliharaan, kalibrasi dan sertifikasi, pengelolaan inventori, dan perencanaan investasi. Aktivitas harian mencakup pengarsipan dokumen peralatan, pencatatan awal data GSE per kantor cabang, pengecekan kelengkapan data peralatan, serta penyusunan ringkasan kebijakan pemeliharaan yang berlaku. Output capaian pada tahap ini adalah pemahaman alur kerja pengelolaan GSE serta daftar awal peralatan dan arsip dokumen yang tertata rapi.
Fokus bulan kedua adalah pengelolaan program perawatan dan perbaikan GSE, GSS, penunjang GSE, dan kendaraan operasional. Peserta mempelajari jenis perawatan (preventif dan korektif), penyusunan jadwal perawatan berkala, serta alur permintaan dan penyelesaian perbaikan. Peserta dilatih menyusun jadwal perawatan, mencatat riwayat perawatan dan perbaikan, memantau status pekerjaan perbaikan, dan mengecek kesesuaian pelaksanaan dengan kebijakan pemeliharaan di kantor cabang. Output capaian bulan ini adalah jadwal perawatan yang terbarui, rekap riwayat perawatan dan perbaikan per peralatan, dan laporan monitoring status perbaikan.
Pada bulan ketiga, perhatian dialihkan pada penyelarasan kebijakan pemeliharaan di seluruh kantor cabang dan pengembangan proses bisnis perawatan. Peserta diajak mempelajari struktur kebijakan dan prosedur pemeliharaan, konsep pemetaan proses bisnis (seperti flowchart dan analisis bottleneck), serta indikator efektivitas, efisiensi, dan kualitas layanan perawatan. Peserta juga mempraktikkan pembandingan penerapan kebijakan antar cabang, pemetaan alur proses perawatan, identifikasi hambatan dan inefisiensi, serta penyusunan usulan perbaikan. Output capaian bulan ini adalah peta proses bisnis perawatan, hasil pembandingan penerapan kebijakan antar cabang, dan 1 draft usulan perbaikan proses.
Bulan keempat memberikan pemahaman mendalam mengenai pengelolaan kalibrasi dan sertifikasi alat produksi serta penunjang lainnya. Peserta mempelajari persyaratan kalibrasi dan sertifikasi, alur koordinasi dengan instansi internal dan eksternal, serta konsekuensi operasional dari alat yang tidak terkalibrasi atau tidak bersertifikat. Peserta diajak memperbarui tracker kalibrasi dan sertifikasi, memantau masa berlaku, menyiapkan dokumen pengajuan, dan mencatat koordinasi dengan pihak terkait. Output capaian bulan ini adalah tracker kalibrasi dan sertifikasi beserta masa berlakunya, laporan status alat yang perlu diperbarui, dan arsip dokumen kalibrasi dan sertifikasi yang lengkap.
Fokus bulan kelima mencakup pengelolaan inventori GSE dan suku cadang serta pengamanan asetnya. Peserta dipandu mempelajari kebijakan inventori, klasifikasi suku cadang, pengelolaan stok minimum, dan prinsip pengamanan aset. Peserta dilatih mencatat keluar masuk suku cadang, mengecek kesesuaian stok fisik dengan data, mengidentifikasi suku cadang kritikal dan stok menipis, serta menyusun rekomendasi pengadaan. Output capaian bulan ini adalah register inventori suku cadang yang terbarui, laporan hasil pengecekan stok, dan daftar suku cadang kritikal beserta usulan pengadaannya.
Bulan terakhir dikhususkan pada penyusunan data perencanaan investasi alat produksi dan evaluasi ketersediaan serta kualitas GSE di seluruh kantor cabang. Peserta mempelajari keterkaitan program kerja dengan RKAP perusahaan, dasar penentuan kebutuhan investasi, serta indikator ketersediaan dan kualitas peralatan. Peserta diajak menyusun data kebutuhan investasi dan anggaran pemeliharaan, menganalisis kondisi dan umur peralatan, menghitung tingkat ketersediaan GSE per cabang, dan merumuskan rekomendasi peningkatan kinerja operasional. Output capaian akhir adalah draft kebutuhan investasi dan program pemeliharaan, laporan evaluasi ketersediaan dan kualitas GSE per cabang, dan rekomendasi peningkatan kinerja peralatan.
Kargo Bandara Soekarno Hatta, Gedung Angkasa Pura Kargo Busines Park, Belakang Gedung JPT BENDA, KOTA TANGERANG, BANTEN, ID, 15126

Kota Tangerang
Airport Services

Chosen Mitra Abadi
Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Desain Komunikasi Visual, Komunikasi Digital dan Media, Bisnis Digital
PT. Utama Pratama Medika ( Rs. Emc Tangerang )
Fisioterapi
PT. Utama Pratama Medika ( Rs. Emc Tangerang )
Terapi Wicara
Leke Bangun Indonesia
Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional, Bahasa Asing Terapan
Boga Inti
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Perhotelan, Seni Kuliner

Harapan Graha Niaga
Pengelolaan Perhotelan