Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Cipta Nirmala
Membantu dan berkoordinasi dengan mentor terkait pelaksanaan hal-hal sebagai berikut:
a. Melaksanakan pelayanan terapi wicara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif sesuai standar profesi dan SPO.
b. Melakukan asesmen gangguan komunikasi, bahasa, bicara, suara, dan menelan (swallowing).
c. Menyusun dan melaksanakan rencana intervensi terapi wicara secara individual dan berkesinambungan.
d. Melakukan terapi untuk gangguan artikulasi, bahasa, suara, komunikasi, dan disfagia.
e. Memantau dan mengevaluasi perkembangan kemampuan pasien selama terapi.
f. Berkolaborasi dengan dokter dan tenaga kesehatan lain dalam penatalaksanaan pasien.
g. Memberikan edukasi dan pelatihan kepada pasien serta keluarga terkait latihan terapi di rumah.
h. Mengelola dan melengkapi rekam medis terapi wicara secara akurat dan tepat waktu.
i. Menyiapkan dan memastikan kelayakan alat bantu terapi wicara.
1. Mengikuti orientasi fasilitas dan mengamati alur pelayanan terapi wicara. 2. Mengobservasi sesi terapi pada pasien dengan kebutuhan komunikasi yang berbeda. 3. Mengidentifikasi tujuan, tahapan, media, dan teknik yang digunakan dalam sesi terapi. 4. Mempelajari cara membangun hubungan terapeutik dengan pasien anak maupun dewasa. 5. Mengamati komunikasi antara terapis wicara, dokter, keluarga, dan tenaga kesehatan lain. 6. Melakukan simulasi komunikasi terapeutik dan penerapan SOP keselamatan pasien.
1. Mengamati wawancara awal pasien dan keluarga yang dilakukan terapis wicara. 2. Menyiapkan instrumen, gambar, kartu bahasa, alat tulis, dan media asesmen. 3. Melakukan simulasi pengumpulan riwayat kasus menggunakan skenario latihan. 4. Berlatih mencatat respons pasien, pola komunikasi, dan perilaku yang teramati. 5. Membantu pelaksanaan asesmen sesuai arahan mentor, dengan persetujuan pasien atau keluarga. 6. Menyusun ringkasan hasil observasi dan memasukkan dokumentasi sesuai SOP. 7. Mendiskusikan temuan dengan mentor tanpa membuat diagnosis atau kesimpulan klinis secara mandiri.
1. Menyiapkan media terapi berdasarkan target yang telah ditentukan mentor. 2. Melakukan simulasi latihan produksi bunyi dan artikulasi menggunakan model atau kartu gambar. 3. Membantu latihan pemahaman instruksi, pengenalan kosakata, dan penyusunan kalimat. 4. Memfasilitasi aktivitas komunikasi fungsional melalui permainan terstruktur atau percakapan. 5. Mencatat tingkat bantuan yang diperlukan, respons pasien, serta keberhasilan mencapai target latihan. 6. Mengamati penyesuaian teknik terapi berdasarkan respons dan toleransi pasien. 7. Mendiskusikan hasil sesi dengan mentor sebagai dasar tindak lanjut.
1. Mengamati pelaksanaan latihan higiene vokal dan latihan suara yang telah direncanakan terapis. 2. Membantu menyiapkan media komunikasi dan aktivitas fungsional untuk pasien dengan kebutuhan kompleks. 3. Melakukan simulasi edukasi higiene vokal berdasarkan materi yang disetujui mentor. 4. Mengobservasi proses asesmen dan penatalaksanaan disfagia oleh tenaga yang berwenang. 5. Mempelajari dokumentasi temuan, rekomendasi, dan tindak lanjut dari tim klinis. 6. Melakukan simulasi respons terhadap tanda bahaya, termasuk menghentikan aktivitas dan segera melapor kepada mentor. 7. Membahas studi kasus mengenai koordinasi pelayanan dan keselamatan pasien.
1. Membantu mengumpulkan dan merekap hasil latihan pasien dari sesi terapi. 2. Mengamati evaluasi kemajuan pasien bersama mentor. 3. Membantu membuat grafik sederhana atau tabel pencapaian target terapi. 4. Menyiapkan lembar latihan rumah berdasarkan program yang telah disetujui terapis wicara. 5. Mengamati demonstrasi latihan kepada keluarga dan membantu menjelaskan instruksi yang telah disetujui mentor. 6. Melakukan simulasi edukasi keluarga dan meminta keluarga mengulang demonstrasi untuk memastikan pemahaman. 7. Mengikuti diskusi kasus bersama mentor dan tenaga kesehatan terkait sesuai kebutuhan pasien. 8. Memperbarui catatan perkembangan pasien di bawah supervisi.
1. Mengikuti simulasi alur pelayanan mulai dari penerimaan pasien, persiapan asesmen, pelaksanaan latihan, hingga dokumentasi. 2. Menunjukkan kemampuan menyiapkan instrumen dan media asesmen. 3. Melakukan simulasi intervensi artikulasi, bahasa, dan komunikasi sesuai skenario. 4. Menyusun contoh rencana aktivitas terapi berdasarkan kasus simulasi untuk ditinjau mentor. 5. Menunjukkan kemampuan mencatat respons pasien dan mengevaluasi pencapaian target latihan. 6. Melakukan simulasi edukasi keluarga dan penyusunan latihan rumah. 7. Mengikuti evaluasi teori, demonstrasi keterampilan, dan diskusi kasus bersama mentor. 8. Menyelesaikan logbook, portofolio, laporan akhir, serta presentasi hasil pembelajaran.
RJMR+GVM, Kesemen, Sukorame, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61111

Kab. Gresik
PT Cipta Nirmala, sebuah perusahaan yang dimiliki SMI Foundation dan sebagai lembaga penunjang Semen Indonesia Group. Rumah Sakit Semen Gresik merupakan sarana pelayanan kesehatan yang dikelola PT Cipta Nirmala. Disamping itu juga mengelola beberapa pelayan kesehatan lainnya, yaitu: Praktek Dokter & Apotek Veteran, Praktek Dokter & Apotek SG 2 GKB, Klinik Utama Bogorejo Tuban, serta Praktek Dokter & Apotek Esge Tiga Tuban

Global Mandiri Usk
Teknik Mekatronika, Teknik Mesin Industri, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Perencanaan Wilayah Dan Kota

PT. Indospring Tbk
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional

PT Cipta Nirmala
Terapi Okupasi

PT Cipta Nirmala
Fisioterapi

Kimia Farma Apotek
Farmasi

Kimia Farma Apotek
Farmasi