Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Jakarta
Peserta Magang Asisten Apoteker di RSUP Persahabatan melaksanakan kegiatan pembelajaran dan praktik kerja di lingkungan pelayanan kefarmasian rumah sakit dengan tujuan memperoleh pengalaman kerja serta meningkatkan kompetensi di bidang pelayanan dan pengelolaan perbekalan farmasi. Peserta magang membantu pelaksanaan kegiatan kefarmasian sesuai standar operasional prosedur rumah sakit, ketentuan yang berlaku, dan arahan Apoteker/tenaga kefarmasian yang ditunjuk sebagai mentor.
Dalam pelaksanaannya, peserta magang dapat terlibat dalam kegiatan penerimaan, penyimpanan, penyiapan, distribusi, dan pengendalian stok obat serta perbekalan kesehatan; membantu penyiapan kebutuhan obat untuk pelayanan pasien; melakukan pencatatan dan dokumentasi kegiatan kefarmasian; serta membantu menjaga ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kesesuaian penyimpanan obat dan perbekalan farmasi.
Peserta magang juga memperoleh pengalaman dalam penerapan keselamatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi, keselamatan dan kesehatan kerja, komunikasi pelayanan, serta etika dan kerahasiaan informasi pasien. Seluruh kegiatan dilakukan di bawah supervisi dan pendampingan mentor, sehingga peserta magang tidak melakukan pelayanan atau pengambilan keputusan kefarmasian secara mandiri di luar kewenangan dan kompetensinya.
Tujuan utama posisi: memberikan pengalaman kerja nyata kepada lulusan melalui proses pembelajaran langsung di lingkungan instalasi farmasi rumah sakit sehingga peserta memiliki pemahaman dan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kefarmasian di rumah sakit.
Peserta memperoleh pembekalan mengenai profil RSUP Persahabatan, visi dan misi organisasi, budaya kerja, nilai-nilai ASN BerAKHLAK, tata tertib rumah sakit, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), keselamatan pasien, serta pengenalan organisasi dan tata kelola Instalasi Farmasi.Selanjutnya peserta mempelajari dasar-dasar pelayanan kefarmasian rumah sakit, sistem dokumentasi, alur pelayanan obat, serta pengenalan penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)
Peserta ditempatkan pada unit pengelolaan perbekalan farmasi untuk mempelajari proses:1. Perencanaan kebutuhan obat;2. Penerimaan barang;3. Pemeriksaan mutu dan kesesuaian;4. Penyimpanan sesuai ketentuan FEFO/FIFO;5. Pengendalian stok;6. Distribusi obat;7. Stock opname;8. Pengelolaan obat kedaluwarsa dan retur;9. Pengelolaan narkotika, psikotropika, dan prekursor farmasi.Peserta juga dilatih melakukan pencatatan dan pelaporan logistik farmasi menggunakan SIMRS.
Peserta mengikuti pelayanan kefarmasian pada Instalasi Farmasi Rawat Jalan dengan kompetensi meliputi:1. Penerimaan resep;2. Verifikasi administratif;3. Penyiapan obat;4. Pengemasan dan pelabelan;5. Penyerahan obat di bawah supervisi Apoteker;6. Edukasi dasar penggunaan obat;7. Pelayanan resep elektronik;8. Pelayanan prima kepada pasien dan keluarga.Selain itu peserta dibimbing untuk menerapkan komunikasi efektif dalam pelayanan pasien.
Peserta mengikuti pelayanan pada Instalasi Farmasi Rawat Inap yang meliputi:1. Penyiapan obat pasien rawat inap;2. Unit Dose Dispensing (UDD);3. Pengelolaan floor stock;4. Distribusi obat ke ruang perawatan;5. Pengelolaan obat emergensi;6. Pengendalian obat high alert dan LASA (Look Alike Sound Alike);7. Dokumentasi pelayanan.Peserta juga diperkenalkan dengan proses rekonsiliasi obat dan kolaborasi pelayanan bersama tenaga kesehatan lainnya.
Peserta memperoleh pengalaman pada pelayanan khusus yang meliputi:1. Pelayanan sediaan steril;2. Dasar pencampuran obat steril;3. Pengelolaan obat sitostatika;4. Farmakovigilans;5. Pelaporan medication error;6. Pengelolaan mutu Instalasi Farmasi;7. Audit internal;8. Indikator mutu pelayanan kefarmasian;9. Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA);10. Komite Farmasi dan Terapi (KFT).Pada tahap ini peserta juga dikenalkan pada budaya continuous quality improvement dalam pelayanan rumah sakit.
Peserta melaksanakan mini project yang berfokus pada peningkatan mutu pelayanan kefarmasian, misalnya:1. Optimalisasi penyimpanan obat;2. Evaluasi kepatuhan pelabelan;3. Pengurangan dispensing error;4. Peningkatan ketepatan dokumentasi;5. Peningkatan pelayanan pelanggan.Seluruh peserta menyusun laporan akhir, mempresentasikan hasil proyek, mengikuti evaluasi kompetensi, serta menerima umpan balik dari preseptor sebagai dasar pengembangan profesional.
QVWM+7JR, RT.16/RW.13, Pisangan Tim., Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13230

Kota Adm. Jakarta Timur

Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Refraksi Optisi

Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta
Okupasi Terapi, Terapi Okupasi

Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta
Terapi Wicara dan Bahasa, Terapi Wicara

Inti Prima Rasa
Teknik Mesin, Teknik Listrik, Teknik Pendingin dan Tata Udara

Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta
Terapi Wicara dan Bahasa, Terapi Wicara
PT. Lotte Shopping Indonesia
Bahasa dan Kebudayaan Korea, Pendidikan Bahasa Korea, Bahasa Korea