Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Agrinesia Raya
1. Pendidikan
Fresh graduate (S1) dari jurusan Teknologi Pangan, Teknik Kimia, Kimia, Biologi, atau Teknik Industri.
2. Skills
- Memiliki pemahaman kuat tentang GMP, HACCP, FSSC 22000, dan regulasi keamanan pangan.
- Memiliki pemahaman dasar tentang konsep SPC (Statistical Process Control) seperti Control Charts , Process Capability , serta analisis tren data (trend analysis).
- Kemampuan berpikir analitis yang kuat, kemampuan memecahkan masalah, dan perhatian terhadap detail (teliti). Memahami metodologi Deep RCA (Root Cause Analysis) seperti 5 Whys, Fishbone Diagram, dan penyusunan CAPA.
- Mahir atau sangat tertarik dalam pembuatan dashboard menggunakan Microsoft Excel (Advanced), Google Sheets, atau tools BI (seperti Power BI/Tableau).
3. Sikap Kerja
- Keterampilan komunikasi dan interpersonal yang sangat baik, dengan kemampuan untuk berinteraksi secara efektif di berbagai departemen.
- Memiliki inisiatif tinggi, tidak ragu untuk bertanya, dan mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.
- Proaktif dalam melakukan observasi lapangan (gemba) secara objektif.
1. Verifikasi Kesesuaian SOP dan Aktual Lapangan dengan melakukan Genba. Melakukan observasi harian di area produksi (mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, pengemasan, hingga gudang) dan membandingkan dengan SOP.
Mencatat setiap temuan deviasi (misal: operator tidak mencuci tangan sesuai protokol, parameter mesin berubah dari standar, atau form pemantauan diisi di akhir shift/dirapel).
2. Melakukan document management (mengidentifikasi document dan data QC yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan), perbaikan real time data input di area produksi dan QC, data analysis dan reformasi penyajian data dengan merancang dashboard QC Interaktif, Menerapkan SPC (Statistical Process Control) - Cp Cpk, serta merancang sistem agar dapat digunakan secara efektif utnuk mencegah issue berulang.
3. Membantu investigasi masalah berulang melalui deep RCA & CAPA. Menyaring data dari dashboard untuk menemukan 1 atau 2 masalah mutu yang paling sering terjadi, memfasilitasi forum investigasi kecil bersama leader produksi dan teknisi mesin menggunakan alat Deep RCA (Fishbone Diagram dan 5 Whys Analysis), menyusun draf tindakan korektif dan tindakan preventif (CAPA) yang logis, aplikatif, dan memiliki batas waktu eksekusi yang jelas.
Aktivitas: Mempelajari diagram alir proses produksi dan seluruh dokumen SOP FSQ yang ada. Mempelajari proses QC mulai dari inspeksi incoming material, inspeksi in process, inspeksi FG, inspeksi retain sample, dan penanganan produk tidak sesuai Target : Pemahaman proses produksi, proses QC dan memberikan input hasil observasi.
Aktivitas: Melakukan shadowing (mengikuti) operator QC dan produksi saat bekerja. Membuat daftar periksa (checklist) kesesuaian SOP vs aktual di lapangan. Target : Laporan Gap Analysis tertulis yang menunjukkan SOP mana saja yang tidak dijalankan dengan konsisten beserta alasan di lapangan.
Aktivitas: Mengevaluasi data-data hasil input di jotform untuk parameter process dan parameter QC sesuai QP, data reject, data cleaning Membuat draft format laporan baru (misal: dashboard otomatis yang interaktif, grafik tren bulanan). Menggunakan analisa SPC - process capability untuk data-data critical Target : Template pelaporan QC baru yang siap pakai, lebih visual, dan memudahkan user dan customer untuk melakukan review mingguan/bulanan secara cepat.
Aktivitas: Mengevaluasi data-data hasil input di jotform untuk parameter process dan parameter QC sesuai QP, data reject, data cleaning Membuat draft format laporan baru (misal: dashboard otomatis yang interaktif, grafik tren bulanan). Menggunakan analisa SPC - process capability untuk data-data critical Target : Template pelaporan QC baru yang siap pakai, lebih visual, dan memudahkan user dan customer untuk melakukan review mingguan/bulanan secara cepat.
Menentukan 1 atau 2 masalah kritis yang sering berulang berdasarkan data Bulan 3 dan 4. Melakukan investigasi menggunakan metode analisis akar masalah (seperti 5 Whys atau diagram Fishbone). Menyusun usulan CAPA (Corrective and Preventive Action). Target : Proposal usulan perbaikan sistem/proses konkret untuk mencegah masalah tersebut terulang kembali, Menyiapkan laporan magang akhir, dan presentasi hasil magang
Menentukan 1 atau 2 masalah kritis yang sering berulang berdasarkan data Bulan 3 dan 4. Melakukan investigasi menggunakan metode analisis akar masalah (seperti 5 Whys atau diagram Fishbone). Menyusun usulan CAPA (Corrective and Preventive Action). Target : Proposal usulan perbaikan sistem/proses konkret untuk mencegah masalah tersebut terulang kembali, Menyiapkan laporan magang akhir, dan presentasi hasil magang
FVP4+MC Leuwinutug, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Kab. Bogor
Agrinesia merupakan perusahaan cake & pastry yang saat ini sedang berkembang dengan cepat dan memiliki ambisi untuk menjadi leader pada kategori tersebut. Selain itu Agrinesia berikrar untuk menjadi pelestari makanan nusantara yang menyediakan produk pilihan yang baik dan unik di setiap daerah. Agrinesia berdiri sejak tahun 2011 dengan mengeluarkan produk oleh - oleh khas Bogor yang diberi nama Lapis Bogor Sangkuriang, pencetus pertama kue lapis menggunakan bahan dasar talas. Lapis Bogor Sangkuriang saat ini telah menjadi produsen lapis talas terbesar dan menjadi pilihan nomor satu oleh-oleh di Bogor. Di tahun 2016, Agrinesia mengeluarkan produk oleh – oleh khas Surabaya dengan Brand Lapis Kukus Pahlawan. Melalui rasa yang bervariasi dan kualitas kue yang selalu terjaga, di tahun 2017 dan 2018 Lapis Kukus Pahlawan dianugerahi 1st Winner The Best Oleh-Oleh di Culinary Award Jawa Post. Dan di tahun 2019 mendapatkan titel sebagai The Favourite Bakery & Pastry Shop of The Year. Di tahun yang sama, Lapis Kukus Botani juga lahir dan menjadi kue lapis kebanggaan kota Jakarta dan sekitarnya. Tahun 2017, Agrinesia meluncurkan produk inovatif yang menjadi salah satu oleh-oleh paling dicari di Jogja, yaitu Bakpia Kukus Tugu Jogja. Bolu Susu Lembang yang diluncurkan di tahun yang sama menjadi pionir bolu susu di Bandung, saat ini telah menjadi salah satu pilihan favorit oleh-oleh ataupun camilan wisatawan atau orang Bandung asli. Tahun 2018, Bolu Malang Singosari lahir di Malang dan pada tahun 2019 berhasil mendapatkan award sebagai The Favorite Signature Food.

Indovickers Furnitama
Arsitektur, Desain Produk Kayu Dan Serat, Arsitektur Interior, Desain Interior, Manajemen Pemasaran/Marketing

Yayasan Rs. Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa
Kedokteran

Yayasan Rs. Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa
Gizi dan Dietetika, Gizi Klinik

Sahabat Kota Wisata
Perhotelan, Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata
PT.citra Abadi Sejati
Teknik Industri
PT. Quantum Tosan Internasional
Teknik Mekatronika, Teknik Mesin, Elektro Mekanika, Teknologi Rekayasa Mesin