Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Karunia Indamed Mandiri
Kualifikasi:
Memiliki perangkat pendukung mandiri (seperti laptop).
Berdomisili di area JABODETABEK.
Bersedia melakukan perjalanan dinas ke luar kota (Maluku).
Tanggung Jawab Pekerjaan :
1. Perencanaan & Analisis Teknis
Menyusun dan meninjau gambar kerja (shop drawing & as built drawing)
Menghitung volume pekerjaan dan menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya)
Membantu penyusunan metode pelaksanaan pekerjaan
Melakukan analisis teknis sederhana sesuai kebutuhan proyek
2. Pelaksanaan & Pengawasan Lapangan
Mengontrol progres pekerjaan agar sesuai dengan jadwal
Mengidentifikasi dan melaporkan kendala teknis di lapangan
3. Quality Control (Pengendalian Mutu)
Memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar teknis
Melakukan pengecekan hasil pekerjaan sebelum diserahkan
Memberikan rekomendasi perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian
4. Administrasi & Dokumentasi Teknis
Membuat laporan harian, mingguan, dan bulanan proyek
Mendokumentasikan progres pekerjaan (foto, data lapangan, dll)
Mengarsipkan dokumen teknis seperti gambar, RAB, dan laporan
5. Koordinasi & Komunikasi
Berkoordinasi dengan tim internal (manager operasional, admin, dll)
6. Kepatuhan terhadap Regulasi
Memastikan pekerjaan sesuai dengan standar konstruksi dan peraturan yang berlaku
Menerapkan prinsip K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lapangan
(Jika relevan) Mendukung penyusunan dan pemenuhan dokumen lingkungan
7. Tanggung Jawab Umum
Menjaga kerahasiaan data proyek dan perusahaan
Bekerja sesuai target waktu dan kualitas yang ditetapkan
Bertanggung jawab atas hasil pekerjaan yang dilakukan
Siap menjalankan tugas tambahan dari atasan sesuai kebutuhan proyek
Mempelajari ketahanan material seperti beton, baja, dan kayu. Di dunia kerja, ini menjadi dasar bagi Structural Engineer untuk merancang fondasi dan rangka gedung atau jembatan agar aman dan efisien
Mempelajari mekanika tanah dan kestabilan lereng. Keahlian ini dipakai untuk proyek reklamasi, fondasi skyscraper, atau terowongan.
Mempelajari estimasi biaya, penjadwalan, dan hukum kontrak. Sangat krusial bagi seorang Manajer Konstruksi untuk memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai anggaran (budget).
BIM merupakan pendekatan pengelolaan informasi proyek berbasis model digital yang mengintegrasikan geometri dan data bangunan sepanjang siklus proyek. Bidang ini mengenalkan penggunaan model untuk mendukung koordinasi desain, dokumentasi, kuantifikasi, perencanaan, dan pengendalian pekerjaan konstruksi. Ruang Lingkup Materi • Konsep BIM, tingkat pengembangan model, dan alur kerja kolaboratif. • Pemodelan dasar arsitektur dan struktur menggunakan perangkat lunak BIM, misalnya Autodesk Revit. • Pembuatan elemen struktur seperti fondasi, kolom, balok, dan pelat serta pengelolaan parameter. • Pembuatan gambar, jadwal komponen, dan Quantity Take-Off (QTO) untuk mendukung BoQ. • Pengenalan BIM 4D untuk keterkaitan model dan jadwal serta BIM 5D untuk keterkaitan model dan biaya. • Koordinasi model dan pengenalan deteksi benturan (clash detection), termasuk pertukaran data. Kompetensi yang Diharapkan Peserta mampu membuat model BIM dasar, menghasilkan dokumentasi dan kuantitas sederhana, serta memahami manfaat koordinasi model untuk mengurangi ketidaksesuaian informasi proyek.
Bidang ini membahas perencanaan infrastruktur yang mempertimbangkan kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Materi mencakup pengelolaan air, air limbah, drainase, sampah, serta upaya mengendalikan dampak lingkungan yang timbul dari pembangunan dan operasional infrastruktur. Ruang Lingkup Materi • Sistem penyediaan air bersih dan kebutuhan air. • Pengumpulan dan pengolahan air limbah. • Drainase kawasan dan pengendalian limpasan air hujan. • Pengelolaan sampah dan limbah konstruksi. • Dasar analisis dampak lingkungan, mitigasi, dan pembangunan berkelanjutan. Kompetensi yang Diharapkan Peserta mampu mengidentifikasi isu lingkungan pada proyek, memahami fungsi sistem air dan sanitasi, serta menjelaskan tindakan dasar untuk mengurangi dampak lingkungan.
Bidang ini membahas penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pekerjaan konstruksi untuk mencegah kecelakaan, penyakit akibat kerja, kerusakan aset, dan dampak terhadap lingkungan kerja. Pendekatan pembelajaran menekankan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian yang sesuai. Ruang Lingkup Materi • Kebijakan, peraturan, dan prinsip K3 konstruksi. • Identifikasi bahaya serta penilaian dan pengendalian risiko. • Penggunaan alat pelindung diri dan pengamanan area kerja. • Keselamatan pekerjaan di ketinggian, pengangkatan, penggalian, dan penggunaan alat. • Rencana tanggap darurat, inspeksi, pelaporan insiden, dan budaya keselamatan. Kompetensi yang Diharapkan Peserta mampu mengenali bahaya umum di proyek, menjelaskan langkah pengendalian risiko, dan memahami pentingnya penerapan prosedur keselamatan sebelum serta selama pekerjaan.
Penguasaan software teknik seperti AutoCAD, SAP2000, ETABS, Revit, hingga estimasi dengan Microsoft Excel lanjutan dan BIM (Building Information Modeling)
Kemampuan komunikasi di lapangan dan manajemen tim sangat dibutuhkan oleh lulusan yang bekerja sebagai Site Engineer atau Supervisor.
Jl. Mati No 64 Desa wanaherang kecamatan Gunung Putri kab bogor

Kab. Bogor
PT. Karunia Indamed Mandiri

Rumah Sakit Paru Dr. Goenawan Partowidigdo Cisarua Bogor
Okupasi Terapi, Terapi Okupasi

Yayasan Rs. Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa
Kedokteran

Yayasan Rs. Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa
Gizi dan Dietetika, Gizi Klinik
PT. Quantum Tosan Internasional
Multimedia, Desain Komunikasi Visual, Desain Grafis

PT Putra Taro Paloma
Teknik Mesin Industri, Teknik Mesin, Teknik Elektro Industri, Teknik Mesin Produksi dan Perawatan
PT Sreeya Sewu Indonesia, Tbk
Desain Komunikasi Visual, Desain Grafis, Desain Komunikasi Visual -