Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Corona Cemerlang
Mendukung perencanaan dan pelaksanaan program pelatihan serta pengembangan kapasitas SDM Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pada bidang perencanaan pembangunan daerah, pengelolaan keuangan daerah, dan sistem informasi pemerintahan. Peserta magang akan terlibat dalam penyusunan konsep kegiatan, pengembangan materi dan media pelatihan, pembuatan bahan presentasi dan konten visual, pengelolaan administrasi kegiatan, koordinasi peserta dan narasumber, dokumentasi, publikasi, serta evaluasi pelaksanaan pelatihan.
Peserta juga akan memperoleh pengalaman dalam mendukung kegiatan pelatihan terkait RPJPD, RPJMD, RKPD, Renstra Perangkat Daerah, SIPD, keuangan daerah, serta tema-tema pemerintahan dan pembangunan daerah lainnya.
Pengenalan sistem perencanaan pembangunan nasional dan daerah serta jenis dan keterkaitan dokumen perencanaan meliputi RPJPD, RPJMD, RKPD, Renstra dan Renja Perangkat Daerah sebagai dasar memahami kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur pemerintah daerah.
Pengenalan metode analisis kebutuhan pelatihan untuk mengidentifikasi kesenjangan kompetensi, kebutuhan organisasi, karakteristik peserta dan prioritas materi sebagai dasar perancangan program pengembangan kompetensi aparatur pemerintah daerah.
Pengenalan prinsip dan teknik penyusunan materi pembelajaran bagi aparatur, meliputi struktur materi, tujuan pembelajaran, penyederhanaan substansi teknis, penyusunan alur pembelajaran serta penyesuaian materi dengan karakteristik dan kebutuhan peserta pelatihan.
Pengenalan prinsip komunikasi dan publikasi program pelatihan, identifikasi target peserta, pemilihan media komunikasi, penyusunan pesan utama serta strategi penyampaian informasi kegiatan kepada aparatur dan pemerintah daerah secara efektif dan profesional.
Pengenalan tahapan dan prinsip manajemen penyelenggaraan program pelatihan mulai dari persiapan, koordinasi, pelaksanaan hingga penyelesaian kegiatan, termasuk pembagian tugas tim, pengelolaan waktu, kebutuhan sarana pendukung serta pengendalian pelaksanaan kegiatan.
Pengenalan konsep dan metode evaluasi program pelatihan untuk menilai kesesuaian pelaksanaan dengan tujuan pembelajaran, kualitas materi dan narasumber, efektivitas metode pembelajaran, tingkat kepuasan peserta serta pencapaian hasil yang diharapkan dari program pengembangan kompetensi aparatur.
Pengenalan sistem perencanaan pembangunan nasional dan daerah serta jenis dan keterkaitan dokumen perencanaan meliputi RPJPD, RPJMD, RKPD, Renstra dan Renja Perangkat Daerah sebagai dasar memahami kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur pemerintah daerah.
Pengenalan metode analisis kebutuhan pelatihan untuk mengidentifikasi kesenjangan kompetensi, kebutuhan organisasi, karakteristik peserta dan prioritas materi sebagai dasar perancangan program pengembangan kompetensi aparatur pemerintah daerah.
Pengenalan prinsip dan teknik penyusunan materi pembelajaran bagi aparatur, meliputi struktur materi, tujuan pembelajaran, penyederhanaan substansi teknis, penyusunan alur pembelajaran serta penyesuaian materi dengan karakteristik dan kebutuhan peserta pelatihan.
Pengenalan prinsip komunikasi dan publikasi program pelatihan, identifikasi target peserta, pemilihan media komunikasi, penyusunan pesan utama serta strategi penyampaian informasi kegiatan kepada aparatur dan pemerintah daerah secara efektif dan profesional.
Pengenalan tahapan dan prinsip manajemen penyelenggaraan program pelatihan mulai dari persiapan, koordinasi, pelaksanaan hingga penyelesaian kegiatan, termasuk pembagian tugas tim, pengelolaan waktu, kebutuhan sarana pendukung serta pengendalian pelaksanaan kegiatan.
Pengenalan konsep dan metode evaluasi program pelatihan untuk menilai kesesuaian pelaksanaan dengan tujuan pembelajaran, kualitas materi dan narasumber, efektivitas metode pembelajaran, tingkat kepuasan peserta serta pencapaian hasil yang diharapkan dari program pengembangan kompetensi aparatur.
Pengenalan fungsi dan ruang lingkup Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), hubungan perencanaan dan penganggaran, serta konsep dasar pengelolaan keuangan daerah sebagai bekal dalam mendukung penyusunan program dan materi pelatihan bagi aparatur pemerintah daerah.
Peserta melakukan praktik penyusunan konsep program pelatihan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan, meliputi penentuan tema, sasaran peserta, tujuan pembelajaran, kompetensi yang diharapkan serta ruang lingkup materi pelatihan.
Peserta melakukan praktik mengembangkan bahan presentasi pelatihan dari substansi teknis bidang perencanaan pembangunan, SIPD dan pengelolaan keuangan daerah menjadi materi yang sistematis, komunikatif, visual dan mudah dipahami oleh peserta.
Peserta melakukan praktik penyusunan media publikasi kegiatan berupa flyer, poster, brosur digital, banner dan media visual lainnya dengan memperhatikan identitas kegiatan, substansi informasi, tata letak, keterbacaan dan konsistensi visual.
Peserta melakukan praktik persiapan kegiatan meliputi koordinasi narasumber, moderator dan peserta, penyusunan rundown final, penyiapan materi dan bahan pembelajaran, daftar peserta, perangkat presentasi, media pembelajaran serta kebutuhan teknis dan administratif lainnya.
Peserta melakukan praktik pengumpulan, pengolahan dan analisis hasil evaluasi kegiatan melalui kuesioner, umpan balik peserta, hasil penugasan dan data pelaksanaan untuk mengidentifikasi tingkat keberhasilan, kekurangan serta aspek yang perlu ditingkatkan pada penyelenggaraan program pelatihan berikutnya.
Pengenalan fungsi dan ruang lingkup Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), hubungan perencanaan dan penganggaran, serta konsep dasar pengelolaan keuangan daerah sebagai bekal dalam mendukung penyusunan program dan materi pelatihan bagi aparatur pemerintah daerah.
Peserta melakukan praktik penyusunan konsep program pelatihan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan, meliputi penentuan tema, sasaran peserta, tujuan pembelajaran, kompetensi yang diharapkan serta ruang lingkup materi pelatihan.
Peserta melakukan praktik mengembangkan bahan presentasi pelatihan dari substansi teknis bidang perencanaan pembangunan, SIPD dan pengelolaan keuangan daerah menjadi materi yang sistematis, komunikatif, visual dan mudah dipahami oleh peserta.
Peserta melakukan praktik penyusunan media publikasi kegiatan berupa flyer, poster, brosur digital, banner dan media visual lainnya dengan memperhatikan identitas kegiatan, substansi informasi, tata letak, keterbacaan dan konsistensi visual.
Peserta melakukan praktik persiapan kegiatan meliputi koordinasi narasumber, moderator dan peserta, penyusunan rundown final, penyiapan materi dan bahan pembelajaran, daftar peserta, perangkat presentasi, media pembelajaran serta kebutuhan teknis dan administratif lainnya.
Peserta melakukan praktik pengumpulan, pengolahan dan analisis hasil evaluasi kegiatan melalui kuesioner, umpan balik peserta, hasil penugasan dan data pelaksanaan untuk mengidentifikasi tingkat keberhasilan, kekurangan serta aspek yang perlu ditingkatkan pada penyelenggaraan program pelatihan berikutnya.
Pengenalan konsep pengembangan kompetensi ASN, pembelajaran orang dewasa, tujuan pelatihan, karakteristik peserta dari lingkungan pemerintahan daerah, serta prinsip penyusunan program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan aparatur.
Peserta melakukan praktik penyusunan struktur kurikulum, pembagian materi, metode pembelajaran, alokasi waktu, agenda dan rundown kegiatan pelatihan dengan menyesuaikan karakteristik peserta serta tujuan pengembangan kompetensi yang ingin dicapai.
Peserta melakukan praktik penyusunan infografis, diagram, matriks, visualisasi data dan media pembelajaran lainnya untuk mendukung penyampaian materi pelatihan serta membantu peserta memahami konsep, proses dan informasi teknis secara lebih efektif.
Peserta melakukan praktik penyusunan judul, deskripsi program, informasi kegiatan, caption, undangan digital dan konten publikasi lainnya dengan mengubah substansi teknis pelatihan menjadi informasi yang ringkas, komunikatif, menarik dan mudah dipahami calon peserta.
Peserta terlibat dalam pendampingan pelaksanaan program pelatihan secara luring maupun daring, meliputi registrasi peserta, dukungan terhadap narasumber dan moderator, distribusi materi, pengelolaan sesi pembelajaran, fasilitasi kebutuhan peserta serta koordinasi teknis selama kegiatan di bawah supervisi mentor.
Peserta melakukan praktik penyusunan laporan pelaksanaan program pelatihan yang memuat profil kegiatan, peserta dan narasumber, proses pelaksanaan, hasil evaluasi, dokumentasi, kendala serta rekomendasi perbaikan dan pengembangan program pelatihan selanjutnya.
Pengenalan konsep pengembangan kompetensi ASN, pembelajaran orang dewasa, tujuan pelatihan, karakteristik peserta dari lingkungan pemerintahan daerah, serta prinsip penyusunan program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan aparatur.
Peserta melakukan praktik penyusunan struktur kurikulum, pembagian materi, metode pembelajaran, alokasi waktu, agenda dan rundown kegiatan pelatihan dengan menyesuaikan karakteristik peserta serta tujuan pengembangan kompetensi yang ingin dicapai.
Peserta melakukan praktik penyusunan infografis, diagram, matriks, visualisasi data dan media pembelajaran lainnya untuk mendukung penyampaian materi pelatihan serta membantu peserta memahami konsep, proses dan informasi teknis secara lebih efektif.
Peserta melakukan praktik penyusunan judul, deskripsi program, informasi kegiatan, caption, undangan digital dan konten publikasi lainnya dengan mengubah substansi teknis pelatihan menjadi informasi yang ringkas, komunikatif, menarik dan mudah dipahami calon peserta.
Peserta terlibat dalam pendampingan pelaksanaan program pelatihan secara luring maupun daring, meliputi registrasi peserta, dukungan terhadap narasumber dan moderator, distribusi materi, pengelolaan sesi pembelajaran, fasilitasi kebutuhan peserta serta koordinasi teknis selama kegiatan di bawah supervisi mentor.
Peserta melakukan praktik penyusunan laporan pelaksanaan program pelatihan yang memuat profil kegiatan, peserta dan narasumber, proses pelaksanaan, hasil evaluasi, dokumentasi, kendala serta rekomendasi perbaikan dan pengembangan program pelatihan selanjutnya.
Peserta melakukan praktik identifikasi kebutuhan dan tema pelatihan pemerintah daerah berdasarkan kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur, perkembangan kebijakan, serta kebutuhan teknis dalam bidang perencanaan pembangunan, SIPD dan pengelolaan keuangan daerah.
Peserta melakukan praktik penyusunan TOR/KAK kegiatan pelatihan yang memuat latar belakang, maksud dan tujuan, sasaran peserta, materi, metode pelaksanaan, narasumber, jadwal kegiatan, kebutuhan pendukung serta keluaran yang diharapkan dari pelaksanaan pelatihan.
Peserta melakukan praktik penyusunan studi kasus, lembar kerja, contoh dokumen dan bahan latihan yang relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah sebagai sarana penerapan materi dan peningkatan pemahaman peserta pelatihan.
Peserta melakukan praktik pengelolaan informasi kegiatan mulai dari penyampaian informasi pendaftaran, konfirmasi peserta, distribusi jadwal dan materi, penyampaian perubahan informasi serta komunikasi administratif dengan peserta sebelum dan selama pelaksanaan kegiatan.
Peserta melakukan praktik pengelolaan dokumentasi dan administrasi kegiatan meliputi daftar hadir, dokumentasi foto dan kegiatan, pengumpulan bahan narasumber, pengarsipan dokumen, rekapitulasi peserta serta penyusunan bahan dokumentasi sebagai bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan program pelatihan.
Peserta melaksanakan proyek akhir berupa perancangan satu program pelatihan SDM aparatur secara terintegrasi mulai dari identifikasi kebutuhan, penentuan tema dan sasaran, penyusunan tujuan pembelajaran, kurikulum, TOR/KAK, agenda dan rundown, pengembangan materi dan media pembelajaran, strategi publikasi, rencana pelaksanaan hingga instrumen evaluasi di bawah supervisi mentor.
Peserta melakukan praktik identifikasi kebutuhan dan tema pelatihan pemerintah daerah berdasarkan kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur, perkembangan kebijakan, serta kebutuhan teknis dalam bidang perencanaan pembangunan, SIPD dan pengelolaan keuangan daerah.
Peserta melakukan praktik penyusunan TOR/KAK kegiatan pelatihan yang memuat latar belakang, maksud dan tujuan, sasaran peserta, materi, metode pelaksanaan, narasumber, jadwal kegiatan, kebutuhan pendukung serta keluaran yang diharapkan dari pelaksanaan pelatihan.
Peserta melakukan praktik penyusunan studi kasus, lembar kerja, contoh dokumen dan bahan latihan yang relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah sebagai sarana penerapan materi dan peningkatan pemahaman peserta pelatihan.
Peserta melakukan praktik pengelolaan informasi kegiatan mulai dari penyampaian informasi pendaftaran, konfirmasi peserta, distribusi jadwal dan materi, penyampaian perubahan informasi serta komunikasi administratif dengan peserta sebelum dan selama pelaksanaan kegiatan.
Peserta melakukan praktik pengelolaan dokumentasi dan administrasi kegiatan meliputi daftar hadir, dokumentasi foto dan kegiatan, pengumpulan bahan narasumber, pengarsipan dokumen, rekapitulasi peserta serta penyusunan bahan dokumentasi sebagai bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan program pelatihan.
Peserta melaksanakan proyek akhir berupa perancangan satu program pelatihan SDM aparatur secara terintegrasi mulai dari identifikasi kebutuhan, penentuan tema dan sasaran, penyusunan tujuan pembelajaran, kurikulum, TOR/KAK, agenda dan rundown, pengembangan materi dan media pembelajaran, strategi publikasi, rencana pelaksanaan hingga instrumen evaluasi di bawah supervisi mentor.
Redterracota Ai Jl. Citra Grand No.27, Sambiroto, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50276

Kota Semarang
CV Corona Cemerlang merupakan perusahaan yang memulai kiprahnya dengan membantu berbagai daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah. Berbagai aktivitas tersebut antara lain pendampingan; penyusunan dan pelatihan dokumen perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan daerah.

Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang
Fisika
Leke Bangun Indonesia
Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional

Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang
Teknik Kardiovaskuler

Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang
Refraksi Optisi

Mitra Kuliner Ciptanusa
Pendidikan Teknik Elektro

Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang
Terapi Wicara