Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Puskesmas Trauma Center
Peserta magang bertanggung jawab penuh dalam mendukung pelaksanaan pelayanan fisioterapi dan pemulihan kapasitas fisik serta fungsi gerak pasien di wilayah kerja Puskesmas di bawah supervisi Fisioterapis senior/mentor. Tugas utama mencakup pemeriksaan (assessment) awal, perencanaan program terapi, pelaksanaan tindakan fisioterapi tingkat primer, pemantauan dan evaluasi hasil tindakan, edukasi kesehatan gerak, serta pendokumentasian seluruh rekam medik fisioterapi.
Fokus pada pengenalan SOP fasyankes, K3, etika profesi, serta keterampilan anamnesis dan pemeriksaan fisik fungsi gerak dasar pasien. • Materi Pembelajaran: Struktur pelayanan Puskesmas, instrumen assessment fisioterapi, pengukuran Range of Motion (ROM) dengan goniometer, dan uji kekuatan otot (Manual Muscle Testing / MMT). • Aktivitas Magang: • Menyusun rencana kerja pelayanan fisioterapi bulanan individu. • Melakukan assessment fisioterapi pada pasien rawat jalan dengan memeriksa riwayat dan keterbatasan fungsi gerak. • Membantu menegakkan diagnosa fisioterapi berdasarkan hasil pemeriksaan klinis. • Target Output: Dokumen draf rencana kerja bulanan, logbook pencatatan hasil assessment awal pasien, dan lembar diagnosa fisioterapi dasar.
Fokus pada penyusunan target terapi pasien, penentuan dosis modalitas, serta operasional alat fisioterapi fisik tingkat primer. • Materi Pembelajaran: Konsep dasar dosis modalitas, indikasi dan kontraindikasi penggunaan alat terapi (seperti Infrared Radiation / IRR, TENS, atau Hot/Cold Pack). • Aktivitas Magang: • Merancang program intervensi fisioterapi tertulis yang mencakup target jangka pendek dan panjang pasien. • Menyiapkan sarana, prasarana, dan alat modalitas yang akan digunakan dalam kondisi aman. • Melakukan tindakan fisioterapi menggunakan modalitas fisik atau mekanik dasar di bawah supervisi mentor. • Target Output: Dokumen rencana intervensi tertulis pasien, checklist kesiapan alat modalitas, dan logbook tindakan terapi fisik harian.
Fokus pada keterampilan memandu latihan peregangan, penguatan, keseimbangan, serta aplikasi teknik gerak manual untuk memulihkan fungsi sendi dan otot. • Materi Pembelajaran: Kinesiologi gerak, teknik passive/active exercise, latihan fungsional harian (Activities of Daily Living / ADL), dan dasar manipulasi jaringan lunak. • Aktivitas Magang: • Melakukan tindakan fisioterapi berupa terapi latihan gerak fungsional bagi pasien pasca-cedera atau penyakit kronis. • Memandu pasien melakukan latihan penguatan otot, mobilisasi sendi, dan latihan keseimbangan. • Menerapkan teknik manual dasar (seperti sirkular massage atau traksi ringan) sesuai kebutuhan klinis. • Target Output: Logbook pelaksanaan terapi latihan mandiri pasien dan lembar evaluasi kemampuan ADL awal-akhir.
Fokus pada peninjauan efektivitas terapi, pengukuran ulang kemajuan fisik pasien, serta kepatuhan administrasi rekam medis. • Materi Pembelajaran: Indikator keberhasilan fisioterapi, skala pengukuran nyeri (Visual Analogue Scale / VAS), dan metode pendokumentasian SOAP fisioterapi. • Aktivitas Magang: • Melakukan evaluasi berkala terhadap hasil tindakan fisioterapi yang telah diberikan kepada pasien. • Melaksanakan pemeriksaan kembali (re-assessment) untuk mengukur perubahan ROM, kekuatan otot, dan penurunan tingkat nyeri. • Mendokumentasikan seluruh proses pelayanan asuhan fisioterapi ke dalam lembar rekam medis pasien secara sistematis. • Target Output: Berkas evaluasi klinis pasien (re-assessment sheet), folder kompilasi dokumentasi SOAP, dan laporan grafik penurunan nyeri pasien.
Fokus pada pelayanan luar gedung, edukasi ergonomi kerja masyarakat, penanganan disabilitas, serta asuhan mandiri keluarga. • Materi Pembelajaran: Konsep fisioterapi komunitas, ergonomi gerak tubuh dalam aktivitas sehari-hari, dan edukasi program latihan mandiri (home program). • Aktivitas Magang: • Memberikan penyuluhan gerak dan fungsi secara kelompok (misalnya senam lansia, edukasi postur tubuh sehat di Posyandu). • Melakukan kunjungan rumah (home visit) fisioterapi pada pasien stroke atau disabilitas yang tidak mampu datang ke Puskesmas. • Melatih keluarga pasien mengenai teknik transfer, ambulasi, dan pendampingan latihan gerak di rumah. • Target Output: Satuan Acara Penyuluhan (SAP) kesehatan gerak komunitas, laporan perjalanan dinas home visit, dan lembar instruksi home program pasien
Fokus pada rekapitulasi data kunjungan, peninjauan kepatuhan standar pelayanan, penyusunan saran operasional bagi Puskesmas, dan sidang magang. • Materi Pembelajaran: Rekonsiliasi data pelaporan, metodologi evaluasi mutu layanan penunjang medis, dan teknik presentasi ilmiah kasus klinis. • Aktivitas Magang: • Melakukan rekapitulasi dan pengolahan data kasus gangguan fungsi gerak bulanan di Puskesmas (analisis tren kasus terbanyak). • Menyusun laporan evaluasi mutu pelaksanaan pelayanan fisioterapi selama satu semester terakhir. • Menyusun dokumen laporan magang komprehensif serta draf saran perbaikan alur pelayanan untuk diserahkan ke platform MagangHub Kemnaker. • Target Output: Dokumen laporan rekapitulasi kasus bulanan, draf rekomendasi perbaikan layanan (Policy Memo internal), dan buku laporan magang komprehensif akhir.
C3MQ+F3F, Gg. Ps. Sumber Mas, Simpang Tiga, Kec. Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75391

Kota Samarinda
Puskesmas Trauma Center meliputi 70 rukun tetangga (RT) yang terdiri dari 20 RT di kelurahan Sengkotek, 30 RT di kelurahan Simpang Tiga dan 20 RT di kelurahan Tani Aman, dengan jumlah Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) dalam bentuk pos pelayanan terpadu sejumlah 31 posyandu , 3 Posyandu Lansia dan 3 Posbindu. Puskesmas Trauma Center memiliki luas wilayah sebesar 12,96 Km2 dan letak geografis berada pada koordinat 117°05’15.7”BT dan 0°33’59.0”. Puskesmas Trauma Center berada pada ketinggian 10,20 mdpl dengan curah hujan mencapai 148mm/thn yang termasuk dalam topografi rendah dengan suhu rata-rata mencapai 21-33o C. Jarak orbitasi puskesmas dari pusat pemerintahan kecamatan kurang lebih sejauh 5 km, sedangkan dari pusat pemerintah kota sejauh 22 km dan dari pemerintah provinsi sejauh 18 km. Dengan luas tanah sebesar 3627 m2, luas gedung 600 m2 dengan satu gedung puskesmas pembantu di kelurahan Sengkotek.

Uptd Puskesmas Palaran
Kebidanan

Uptd Puskesmas Palaran
Gizi dan Dietetika

Uptd Puskesmas Palaran
Farmasi

PT. Matahari Putra Prima,Tbk ( Hypermart Bigmall )
Teknik Industri, Manajemen Bisnis, Agribisnis

Rumah Sakit Umum Daerah Ia Moeis Kota Samarinda
Keperawatan, Ilmu Keperawatan, Keperawatan

Mahakam Bina Medikatama
Kebidanan, Pendidikan Bidan