Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Izun Sport Apparel
Peserta magang akan mempelajari dan terlibat langsung dalam kegiatan pengembangan bisnis perusahaan konveksi, mulai dari mencari peluang pasar, mengenali kebutuhan pelanggan, mengembangkan produk, menghitung harga penawaran, hingga menyusun strategi untuk meningkatkan penjualan perusahaan.
Bulan 1 – Memahami Bisnis Perusahaan
Mempelajari proses bisnis perusahaan konveksi, mulai dari penerimaan pesanan hingga produk selesai diproduksi.
Memahami jenis produk, pelanggan, harga, dan layanan yang ditawarkan perusahaan.
Mempelajari alur kerja antarbagian, seperti penjualan, produksi, pembelian bahan, dan pengiriman.
Mengidentifikasi keunggulan serta hal-hal yang masih bisa dikembangkan dari bisnis perusahaan.
Bulan 2 – Riset Pasar dan Peluang Bisnis
Mencari informasi mengenai tren produk pakaian dan kebutuhan pasar.
Mempelajari strategi dan harga yang ditawarkan oleh perusahaan pesaing.
Mengidentifikasi calon pelanggan potensial, seperti brand pakaian, perusahaan, sekolah, dan reseller.
Menyusun daftar calon pelanggan yang berpotensi bekerja sama dengan perusahaan.
Membuat laporan sederhana mengenai peluang pasar yang bisa dikembangkan.
Bulan 3 – Pengembangan Produk dan Merchandising
Mempelajari kebutuhan pelanggan terhadap jenis, bahan, model, dan kualitas produk pakaian.
Membantu menyiapkan konsep produk dan spesifikasi sesuai permintaan pelanggan.
Mempelajari perhitungan kebutuhan bahan dan perkiraan waktu produksi.
Berkoordinasi dengan bagian produksi untuk memahami kemampuan dan kapasitas perusahaan.
Membantu memastikan produk yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan kemampuan produksi perusahaan.
Bulan 4 – Strategi Penjualan dan Penawaran Harga
Membantu menyusun penawaran harga berdasarkan jenis produk, jumlah pesanan, dan biaya produksi.
Mempelajari cara menghitung biaya produksi dan keuntungan dari suatu pesanan.
Menyiapkan proposal penawaran produk untuk calon pelanggan.
Melakukan pendekatan dan tindak lanjut kepada calon pelanggan dengan arahan mentor.
Mempelajari cara berkomunikasi, melakukan presentasi, dan bernegosiasi dengan calon pelanggan.
Bulan 5 – Pengembangan Pelanggan dan Penjualan
Menindaklanjuti calon pelanggan yang telah dihubungi pada bulan sebelumnya.
Membantu membangun hubungan baik dengan pelanggan dan calon mitra bisnis.
Mencari peluang kerja sama baru untuk meningkatkan penjualan perusahaan.
Memantau perkembangan penawaran, tanggapan pelanggan, dan potensi pesanan.
Menyusun laporan perkembangan calon pelanggan serta memberikan usulan strategi peningkatan penjualan.
Bulan 6 – Penyusunan Strategi Pengembangan Bisnis
Menganalisis hasil riset pasar dan kegiatan penjualan selama masa magang.
Mengevaluasi peluang bisnis yang paling potensial untuk dikembangkan perusahaan.
Menyusun strategi untuk mendapatkan pelanggan baru dan meningkatkan penjualan.
Membuat rencana pengembangan bisnis berdasarkan data dan kondisi perusahaan.
Mempresentasikan hasil kerja, evaluasi, dan rekomendasi pengembangan bisnis kepada manajemen perusahaan.
Hasil yang Diharapkan
Setelah menyelesaikan program magang, peserta diharapkan memahami proses bisnis konveksi, mampu menganalisis peluang pasar, membantu mengembangkan produk, menyusun penawaran bisnis, serta memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan penjualan dan pertumbuhan perusahaan.
Teknik riset pasar dan pengumpulan data pelanggan Segmentasi dan pemilihan target pasar (STP: Segmentation, Targeting, Positioning). Analisis kompetitor: harga, kualitas, kapasitas, dan layanan. Identifikasi prospek B2B, seperti brand lokal, perusahaan, sekolah, komunitas, dan distributor. Analisis kebutuhan pelanggan, pola pemesanan, dan potensi repeat order. Penyusunan customer persona, pemetaan wilayah pasar, dan strategi penetrasi pasar.
eran merchandising dalam industri konveksi dan garmen. Analisis spesifikasi produk: bahan, ukuran, pola, aksesori, dan standar kualitas. Proses pengembangan sampel (sampling) dan persetujuan pelanggan. Penyusunan Bill of Materials (BOM) dan estimasi kebutuhan bahan. Perencanaan pesanan, MOQ (Minimum Order Quantity), lead time, dan kapasitas produksi. Koordinasi antara pelanggan, purchasing, produksi, dan quality control. Evaluasi kelayakan produk berdasarkan biaya, permintaan, dan margin.
Perhitungan HPP (Harga Pokok Produksi) dan struktur biaya produk. Penetapan harga jual, margin, dan analisis titik impas (break-even point). Strategi penawaran berdasarkan volume, spesifikasi, dan tingkat kesulitan pesanan. Teknik prospecting, pendekatan klien, dan penyusunan proposal B2B. Teknik presentasi produk, negosiasi harga, dan penanganan keberatan. Manajemen pipeline penjualan dan penggunaan CRM sederhana. Analisis profitabilitas pelanggan dan kelayakan menerima pesanan.
1. Strategi akuisisi pelanggan dan pengelolaan akun B2B. 2. Customer relationship management dan strategi mempertahankan pelanggan. 3. Strategi repeat order, cross-selling, dan up-selling. 4. Pengelolaan keluhan pelanggan dan evaluasi kepuasan. 5. Penyusunan forecast penjualan dan proyeksi permintaan. 6. Pengukuran kinerja komersial: conversion rate, nilai pesanan, margin, dan repeat order. 7. Perencanaan kolaborasi lintas divisi untuk memenuhi komitmen kepada pelanggan. Praktik: Menangani pipeline prospek nyata di bawah supervisi, melakukan follow-up, mempresentasikan penawaran, dan mengevaluasi hambatan konversi. Target akhir: Laporan perkembangan pipeline, evaluasi prospek, proyeksi penjualan, serta strategi mempertahankan atau mengembangkan pelanggan.
1. Penyusunan strategi bisnis berdasarkan data pasar dan performa penjualan. 2. Analisis profitabilitas produk, pelanggan, dan segmen pasar. 3. Penyusunan target, KPI, anggaran, dan proyeksi pendapatan. 4. Analisis risiko bisnis serta strategi mitigasinya. 5. Penyusunan rencana kerja 6–12 bulan untuk pengembangan bisnis. 6. Teknik presentasi eksekutif dan penyampaian rekomendasi kepada manajemen. 7. Evaluasi kompetensi, kepemimpinan, komunikasi, dan pemecahan masalah. Praktik: Menjalankan proyek akhir berdasarkan persoalan bisnis nyata yang telah disetujui perusahaan. Target akhir: Presentasi strategi pengembangan bisnis di hadapan direksi atau manajemen, disertai analisis data, proyeksi finansial, target terukur, dan rencana implementasi.
Model bisnis konveksi: maklon, pesanan khusus, seragam, dan produksi untuk brand. Rantai nilai industri garmen dari bahan baku hingga produk jadi. Pengenalan proses produksi, kapasitas mesin, tenaga kerja, dan lead time. Struktur biaya: kain, aksesori, tenaga kerja, overhead, dan biaya operasional. Segmentasi pelanggan dan sumber pendapatan perusahaan. Analisis SWOT dan pengenalan keunggulan kompetitif perusahaan.
G583+GX9, PERTIGAAN JALAN JANGGA, Rajasinga, Kec. Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45262

Kab. Indramayu

Izun Sport Apparel
Teknik Informatika, Desain Komunikasi Visual, Sistem Informasi, Desain Grafis, Teknik Komputer

Smart Teknologi Utama
Administrasi BIsnis, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional, Manajemen Pemasaran, Teknik Komputer, Administrasi Bisnis Internasional

Smart Teknologi Utama
Administrasi BIsnis, Manajemen, ILMU PEMERINTAHAN, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Teknik Komputer

Kantor Pertanahan Kabupaten Indramayu
Perencanaan Tata Ruang Wilayah dan Kota, Teknik Informatika, Planologi, Geografi, Teknik Geodesi Dan Geomatika, Pertanahan, Teknik Geodesi

Smart Teknologi Utama
Teknik Informatika, Keamanan Sistem Informasi, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Komputer

Smart Teknologi Utama
Manajemen, Teknik informatika, Desain Komunikasi Visual, Sistem Informasi, Manajemen Pemasaran, Teknik Komputer, Administrasi Bisnis Internasional