Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Ell Publication And Research Center For International Development Studies
Peserta magang bertugas mendukung pengelolaan dan pengembangan media sosial lembaga secara profesional di bawah supervisi mentor. Tugas meliputi penyusunan kalender editorial, penjadwalan dan publikasi konten, pengecekan materi sebelum tayang, pengelolaan aktivitas akun, pemantauan komentar, direct message, mention, dan interaksi audiens, serta pelaksanaan community engagement. Peserta juga melakukan social listening dan monitoring terhadap isu, tren, serta percakapan digital yang relevan dengan bidang kerja lembaga. Selain itu, peserta membantu mengumpulkan dan menganalisis data performa media sosial seperti reach, impressions, engagement, follower growth, video views, dan indikator lainnya untuk penyusunan laporan serta rekomendasi pengembangan strategi komunikasi digital. Peserta turut terlibat dalam pelaksanaan kampanye media sosial dan evaluasi efektivitas publikasi lembaga.
Peserta mempelajari fungsi media sosial sebagai kanal komunikasi lembaga think tank serta karakteristik berbagai platform digital yang digunakan oleh lembaga. Materi mencakup pengenalan karakter audiens, jenis konten, pola interaksi, tujuan penggunaan masing-masing kanal, serta prinsip dasar pengelolaan akun media sosial secara profesional. Peserta juga mempelajari struktur akun, pengelolaan akses, tata kelola publikasi, standar komunikasi, keamanan akun, serta alur koordinasi dan persetujuan sebelum konten dipublikasikan. Peserta melakukan observasi dan audit awal terhadap media sosial lembaga untuk mengidentifikasi pola publikasi, tingkat aktivitas, karakter audiens, performa konten, dan peluang pengembangan. Target Pembelajaran Peserta mampu memahami fungsi, karakter, audiens, serta tata kelola berbagai kanal media sosial lembaga. Output Social media audit, platform mapping, audience overview, dan laporan evaluasi awal media sosial.
Peserta mempelajari proses perencanaan aktivitas media sosial secara sistematis. Peserta mengidentifikasi agenda lembaga, publikasi riset, kegiatan, momentum penting, isu terkini, dan materi komunikasi yang dapat dimasukkan ke dalam kalender media sosial. Peserta kemudian menyusun editorial calendar yang memuat topik, format, kanal, target audiens, tanggal publikasi, status produksi, dan penanggung jawab. Peserta juga mempelajari penyusunan workflow media sosial mulai dari perencanaan, penerimaan materi, pengecekan, persetujuan, scheduling, publikasi, hingga dokumentasi. Pembelajaran diarahkan agar aktivitas media sosial dapat berjalan teratur, konsisten, dan mendukung agenda komunikasi lembaga. Target Pembelajaran Peserta mampu menyusun dan mengelola perencanaan media sosial serta memastikan proses publikasi berjalan sesuai jadwal. Output Editorial calendar, social media schedule, publication tracker, dan social media workflow.
Peserta mempraktikkan proses pengelolaan publikasi media sosial mulai dari menerima materi final hingga konten tayang pada kanal yang telah ditentukan. Peserta mempelajari scheduling, publishing, pengecekan caption, penyesuaian format, penggunaan hashtag atau keyword yang relevan, tagging, penempatan tautan, serta quality control sebelum publikasi. Peserta juga mempelajari cara menyesuaikan konten dengan karakter masing-masing platform tanpa mengubah substansi informasi. Setelah konten dipublikasikan, peserta melakukan pencatatan aktivitas, pengecekan tampilan, dan monitoring awal terhadap respons audiens. Peserta mulai membandingkan waktu publikasi, jenis format, serta pola respons audiens untuk mengetahui pendekatan yang lebih efektif. Target Pembelajaran Peserta mampu menjalankan proses publikasi media sosial secara mandiri, teratur, akurat, dan sesuai standar lembaga. Output Published content, publication log, scheduling report, dan content optimization notes.
Peserta mempelajari pengelolaan hubungan dengan audiens melalui media sosial. Aktivitas mencakup monitoring komentar, direct message, mention, tag, respons audiens, serta berbagai bentuk interaksi digital lainnya. Peserta dilatih memberikan respons yang profesional, relevan, dan sesuai dengan standar komunikasi lembaga serta memahami pertanyaan atau isu yang harus diteruskan kepada mentor atau unit terkait. Peserta juga melakukan social listening dengan memantau percakapan, isu, tren, hashtag, topik publik, dan aktivitas akun lain yang relevan dengan fokus lembaga. Hasil monitoring digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi audiens, peluang engagement, isu yang sedang berkembang, serta bahan pertimbangan dalam penyusunan aktivitas media sosial berikutnya. Target Pembelajaran Peserta mampu mengelola interaksi audiens, melakukan social listening, serta membangun engagement secara profesional. Output Community engagement report, interaction log, social listening report, issue monitoring, dan audience insight.
Peserta mempelajari cara membaca, mengolah, dan menginterpretasikan data performa media sosial untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi digital lembaga. Peserta menganalisis indikator seperti reach, impressions, engagement, engagement rate, follower growth, profile visit, link click, video views, watch time, audience retention, share, save, dan indikator lain sesuai karakter platform. Peserta membandingkan performa antarjenis konten, waktu publikasi, tema, dan periode tertentu untuk menemukan pola yang dapat digunakan dalam pengembangan strategi. Peserta juga belajar menyusun laporan berkala yang tidak hanya berisi angka, tetapi juga memberikan interpretasi, temuan utama, dan rekomendasi perbaikan. Target Pembelajaran Peserta mampu mengevaluasi performa media sosial menggunakan data serta menyusun rekomendasi peningkatan berdasarkan hasil analisis. Output Monthly social media report, performance dashboard, content performance analysis, audience growth analysis, dan rekomendasi optimalisasi.
Peserta mengintegrasikan seluruh kompetensi yang diperoleh selama program melalui proyek akhir berupa pelaksanaan kampanye media sosial dan digital engagement. Peserta menentukan tujuan kampanye, target audiens, pesan utama, platform, rangkaian publikasi, jadwal, bentuk engagement, serta indikator keberhasilan yang akan digunakan. Peserta bertanggung jawab membantu pengelolaan kampanye mulai dari scheduling, publishing, monitoring interaksi, social listening, dokumentasi aktivitas, hingga pengumpulan data performa. Setelah kampanye selesai, peserta melakukan evaluasi berdasarkan indikator yang telah ditentukan, membandingkan target dengan hasil aktual, mengidentifikasi kekuatan dan kekurangan pelaksanaan, serta menyusun rekomendasi pengembangan media sosial selanjutnya. Hasil kegiatan disusun dalam laporan akhir dan dipresentasikan kepada mentor. Target Pembelajaran Peserta mampu merencanakan, menjalankan, memonitor, dan mengevaluasi aktivitas media sosial secara terintegrasi. Output Digital campaign plan, publication schedule, campaign activity log, engagement report, analytics report, final evaluation, dan final presentation.
Gedung Batindo Sarana Nusantara Lantai 2 Jl. I Gusti Ngurah Rai No.13 1, RT.1/RW.11, Pd. Kopi, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13460

Kota Bandung
Ell Publication and Research Center for International Development Studies merupakan lembaga riset strategis yang berorientasi pada pengumpulan, pengolahan, analisis, dan diseminasi pengetahuan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di berbagai sektor, termasuk institusi politik, kebijakan publik, lembaga pemerintahan, sektor keamanan, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, dan institusi internasional. Ell Publication and Research Center for International Development Studies mengadopsi pendekatan diskursif yang memanfaatkan bahasa, retorika, narasi, dan simbol sebagai instrumen untuk membingkai, membentuk, serta memproduksi dan mengedarkan makna dalam konteks sosial-politik untuk mengkonstruksi wacana, relasi kekuasaan, dan dinamika interaksi sosial dan politik. Dengan demikian, Ell Publication and Research Center for International Development Studies mampu menghasilkan rekomendasi berbasis bukti yang memiliki kedalaman analitis, landasan multidisipliner yang kuat, serta metodologi adaptif yang selaras dengan perubahan lingkungan strategis, sehingga berkontribusi pada peningkatan daya saing nasional, penguatan keamanan, dan pemantapan ketahanan strategis negara maupun organisasi.

Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Refraksi Optisi

Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama
Farmasi

Pesona Mandiri Indah Selaras
Bisnis Perhotelan, Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Manajemen Perhotelan, Pengelolaan Perhotelan, Manajemen Kuliner
PT. Lotte Shopping Indonesia
Bahasa dan Kebudayaan Korea, Pendidikan Bahasa Korea, Bahasa Korea
Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pembangunan Perumahan
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Hospitaliti dan Pariwisata, Tata Boga, Industri Pariwisata, Seni Kuliner, Pendidikan Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Manajemen Pariwisata, Kepariwisataan, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner

Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama
Terapi Wicara