Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Kantor DPD RI di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan
a. Menyiapkan bahan pelaksanaan dukungan kegiatan urusan protokol kegiatan Anggota dan Sekretariat Jenderal DPD RI di daerah
b. Menyiapkan bahan pelaksanaan dukungan kegiatan hubungan masyarakat;
c. Menyiapkan bahan pelaksanaan dukungan kegiatan pengumpulan dan pengolahan data aspirasi daerah;
d. Menyiapkan bahan pelaksanaan dukungan pemberitaan kegiatan Anggota dan Sekretariat Jenderal DPD RI di daerah;
e. Menyiapkan bahan pelaksanaan dukungan kegiatan pengelolaan informasi dan media visual kegiatan Anggota dan Sekretariat Jenderal DPD RI di daerah; dan
f. Mengidentifikasi, menelaah, menyusun, dan menyiapkan bahan dan data acara, upacara, dan keprotokolan;
g. Mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai bahan evaluasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas
h. Melaksanakan tugas kedinasan lain/kreativitas/unsur penunjang yang berkaitan dengan kinerja tambahan.
Melakukan orientasi pembinaan kepada magang dan memperkenalkan mengenai tugas dan fungsi kelembagaan DPD RI dan peran DPD RI di daerah serta bagaimana fungsi Kantor DPD RI di daerah dalam menyerap aspirasi, Pengenalan tugas dan kegiatan mengenai keprotokolan, humas, pengolahan asmasda, pemberitaan, bahan dan data acara/upacara kegiatan Anggota DPD RI ataupun kegiatan kesekretariatan Kantor DPD RI Provinsi Sulawesi Selatan
Selama pelaksanaan magang, peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami tugas dan kegiatan pada bidang keprotokolan, komunikasi publik, serta pengelolaan data dan informasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai proses kerja di lingkungan instansi serta meningkatkan kemampuan profesional dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.Pada bidang keprotokolan, peserta mempelajari tata cara penyelenggaraan acara resmi, mulai dari tahap perencanaan, penyusunan susunan acara (rundown), koordinasi dengan berbagai pihak, penataan ruang, penyambutan tamu, hingga pendampingan pelaksanaan kegiatan. Peserta juga memahami penerapan etika keprotokolan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar setiap kegiatan dapat berlangsung secara tertib, efektif, dan profesional.Pada bidang komunikasi publik, peserta terlibat dalam kegiatan penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyusunan materi publikasi, dokumentasi kegiatan, pengelolaan konten media sosial, penulisan berita atau siaran informasi, serta membantu penyampaian informasi mengenai program dan kegiatan instansi kepada publik. Melalui kegiatan ini, peserta memahami pentingnya komunikasi yang akurat, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat.Sementara itu, pada bidang data dan informasi, peserta mempelajari proses pengumpulan, pengelolaan, pengolahan, serta penyajian data yang mendukung pelaksanaan tugas organisasi. Kegiatan meliputi pengarsipan dokumen, penginputan data, penyusunan laporan, verifikasi informasi, serta pengelolaan basis data untuk memastikan informasi yang tersedia akurat, lengkap, dan mudah diakses sebagai bahan pengambilan keputusan.Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta magang memperoleh pengalaman praktis dalam memahami mekanisme kerja kelembagaan, meningkatkan kemampuan administrasi, komunikasi, koordinasi, serta pengelolaan informasi. Pengalaman ini menjadi bekal yang bermanfaat dalam mengembangkan kompetensi profesional dan kesiapan menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang administrasi pemerintahan dan pelayanan publik.
Selama pelaksanaan magang, peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami tugas dan kegiatan pada bidang keprotokolan, komunikasi publik, serta pengelolaan data dan informasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai proses kerja di lingkungan instansi serta meningkatkan kemampuan profesional dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.Pada bidang keprotokolan, peserta mempelajari tata cara penyelenggaraan acara resmi, mulai dari tahap perencanaan, penyusunan susunan acara (rundown), koordinasi dengan berbagai pihak, penataan ruang, penyambutan tamu, hingga pendampingan pelaksanaan kegiatan. Peserta juga memahami penerapan etika keprotokolan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar setiap kegiatan dapat berlangsung secara tertib, efektif, dan profesional.Pada bidang komunikasi publik, peserta terlibat dalam kegiatan penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyusunan materi publikasi, dokumentasi kegiatan, pengelolaan konten media sosial, penulisan berita atau siaran informasi, serta membantu penyampaian informasi mengenai program dan kegiatan instansi kepada publik. Melalui kegiatan ini, peserta memahami pentingnya komunikasi yang akurat, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat.Sementara itu, pada bidang data dan informasi, peserta mempelajari proses pengumpulan, pengelolaan, pengolahan, serta penyajian data yang mendukung pelaksanaan tugas organisasi. Kegiatan meliputi pengarsipan dokumen, penginputan data, penyusunan laporan, verifikasi informasi, serta pengelolaan basis data untuk memastikan informasi yang tersedia akurat, lengkap, dan mudah diakses sebagai bahan pengambilan keputusan.Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta magang memperoleh pengalaman praktis dalam memahami mekanisme kerja kelembagaan, meningkatkan kemampuan administrasi, komunikasi, koordinasi, serta pengelolaan informasi. Pengalaman ini menjadi bekal yang bermanfaat dalam mengembangkan kompetensi profesional dan kesiapan menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang administrasi pemerintahan dan pelayanan publik.
Selama pelaksanaan magang, peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami tugas dan kegiatan pada bidang keprotokolan, komunikasi publik, serta pengelolaan data dan informasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai proses kerja di lingkungan instansi serta meningkatkan kemampuan profesional dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.Pada bidang keprotokolan, peserta mempelajari tata cara penyelenggaraan acara resmi, mulai dari tahap perencanaan, penyusunan susunan acara (rundown), koordinasi dengan berbagai pihak, penataan ruang, penyambutan tamu, hingga pendampingan pelaksanaan kegiatan. Peserta juga memahami penerapan etika keprotokolan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar setiap kegiatan dapat berlangsung secara tertib, efektif, dan profesional.Pada bidang komunikasi publik, peserta terlibat dalam kegiatan penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyusunan materi publikasi, dokumentasi kegiatan, pengelolaan konten media sosial, penulisan berita atau siaran informasi, serta membantu penyampaian informasi mengenai program dan kegiatan instansi kepada publik. Melalui kegiatan ini, peserta memahami pentingnya komunikasi yang akurat, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat.Sementara itu, pada bidang data dan informasi, peserta mempelajari proses pengumpulan, pengelolaan, pengolahan, serta penyajian data yang mendukung pelaksanaan tugas organisasi. Kegiatan meliputi pengarsipan dokumen, penginputan data, penyusunan laporan, verifikasi informasi, serta pengelolaan basis data untuk memastikan informasi yang tersedia akurat, lengkap, dan mudah diakses sebagai bahan pengambilan keputusan.Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta magang memperoleh pengalaman praktis dalam memahami mekanisme kerja kelembagaan, meningkatkan kemampuan administrasi, komunikasi, koordinasi, serta pengelolaan informasi. Pengalaman ini menjadi bekal yang bermanfaat dalam mengembangkan kompetensi profesional dan kesiapan menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang administrasi pemerintahan dan pelayanan publik.
Selama pelaksanaan magang, peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami tugas dan kegiatan pada bidang keprotokolan, komunikasi publik, serta pengelolaan data dan informasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai proses kerja di lingkungan instansi serta meningkatkan kemampuan profesional dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.Pada bidang keprotokolan, peserta mempelajari tata cara penyelenggaraan acara resmi, mulai dari tahap perencanaan, penyusunan susunan acara (rundown), koordinasi dengan berbagai pihak, penataan ruang, penyambutan tamu, hingga pendampingan pelaksanaan kegiatan. Peserta juga memahami penerapan etika keprotokolan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar setiap kegiatan dapat berlangsung secara tertib, efektif, dan profesional.Pada bidang komunikasi publik, peserta terlibat dalam kegiatan penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyusunan materi publikasi, dokumentasi kegiatan, pengelolaan konten media sosial, penulisan berita atau siaran informasi, serta membantu penyampaian informasi mengenai program dan kegiatan instansi kepada publik. Melalui kegiatan ini, peserta memahami pentingnya komunikasi yang akurat, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat.Sementara itu, pada bidang data dan informasi, peserta mempelajari proses pengumpulan, pengelolaan, pengolahan, serta penyajian data yang mendukung pelaksanaan tugas organisasi. Kegiatan meliputi pengarsipan dokumen, penginputan data, penyusunan laporan, verifikasi informasi, serta pengelolaan basis data untuk memastikan informasi yang tersedia akurat, lengkap, dan mudah diakses sebagai bahan pengambilan keputusan.Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta magang memperoleh pengalaman praktis dalam memahami mekanisme kerja kelembagaan, meningkatkan kemampuan administrasi, komunikasi, koordinasi, serta pengelolaan informasi. Pengalaman ini menjadi bekal yang bermanfaat dalam mengembangkan kompetensi profesional dan kesiapan menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang administrasi pemerintahan dan pelayanan publik.
Evaluasi hasil kinerja magang merupakan proses penilaian terhadap pencapaian peserta selama melaksanakan kegiatan magang, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap kerja. Evaluasi dilakukan untuk mengukur sejauh mana peserta mampu memahami tugas yang diberikan, menyelesaikan pekerjaan sesuai prosedur, serta beradaptasi dengan lingkungan kerja dan budaya organisasi.Selama pelaksanaan magang, peserta menunjukkan perkembangan dalam memahami alur kerja, melaksanakan tugas administrasi, berkomunikasi dengan rekan kerja, serta mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan instansi. Pengalaman yang diperoleh memberikan pemahaman mengenai pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, ketelitian, kerja sama tim, serta kemampuan mengelola waktu dalam menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan efisien.Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan magang memberikan pengalaman kerja yang berharga dalam membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan peserta untuk memasuki dunia kerja. Pengalaman tersebut menjadi dasar bagi pengembangan diri secara berkelanjutan sehingga peserta mampu bekerja secara optimal, berkontribusi secara positif terhadap organisasi, dan terus meningkatkan kualitas kinerja sesuai dengan tuntutan profesi.
Jl. Sultan Alauddin No.102, Pa'baeng-Baeng, Kec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90223

Kota Makassar

Putra Prima Hotel
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Tata Boga, Industri Pariwisata, Perhotelan, Pendidikan Tata Boga

Nusantara Daya Jaya
Elektro Mekanika, Teknik Pendingin Dan Tata Udara

Rumah Sakit Mata Makassar
Refraksi Optisi

PT Bumi Anugerah Sakti
Pendidikan Tata Boga

Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar
Fisioterapi

Grand Shayla Indonesia
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Perhotelan