Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Direktorat Kebijakan Sumber Daya Manusia Keamanan Siber dan Sandi, Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi (Sentul, Jawa Barat)
1. Membuat kajian analisis kerjasama nasional dan internasional khusus Sumber Daya Manusia Keamanan Siber; dan
2. Membantu administrasi surat menyurat serta pelaksanaan dan pengimplementasian kerja sama
Peserta mempelajari konsep dasar partnership, tujuan dan manfaat kerja sama organisasi, serta peran Partnership Officer dalam membangun dan mengelola hubungan dengan mitra. Materi mencakup pengenalan ekosistem SDM keamanan siber, kebutuhan dan tantangan pengembangan talenta keamanan siber, serta pemetaan jenis-jenis pemangku kepentingan yang relevan, baik dari pemerintah, institusi pendidikan, industri, organisasi profesi, maupun mitra internasional. Peserta juga diperkenalkan pada bentuk-bentuk kerja sama seperti MoU, MoA, joint program, capacity building, pertukaran pengetahuan, pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan talenta.
Peserta mempelajari metode melakukan kajian dan pemetaan calon mitra nasional yang memiliki relevansi dengan pengembangan SDM keamanan siber. Materi mencakup identifikasi kebutuhan organisasi, pengumpulan informasi mengenai calon mitra, analisis profil dan kapabilitas mitra, pemetaan kepentingan masing-masing pihak, serta identifikasi potensi program kerja sama. Peserta berlatih menyusun analisis sederhana mengenai peluang, manfaat, kebutuhan sumber daya, potensi risiko, serta bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan dengan mitra nasional. Hasil analisis kemudian dituangkan dalam bentuk matriks atau kajian yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
Peserta mempelajari karakteristik kerja sama internasional dan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membangun kemitraan dengan organisasi atau institusi luar negeri di bidang keamanan siber. Materi meliputi identifikasi calon mitra internasional, riset profil organisasi, pemetaan program dan kapabilitas, analisis kebutuhan serta kepentingan para pihak, dan identifikasi peluang kolaborasi dalam pengembangan SDM keamanan siber. Peserta juga diperkenalkan pada aspek perbedaan budaya, komunikasi profesional lintas negara, serta faktor regulasi dan kebijakan yang dapat memengaruhi pelaksanaan kerja sama internasional. Peserta kemudian berlatih menyusun kajian komparatif dan rekomendasi awal berdasarkan data dan informasi yang diperoleh.
Peserta mempelajari proses administrasi yang mendukung kegiatan partnership mulai dari tahap penjajakan hingga pelaksanaan kerja sama. Materi mencakup penyusunan dan pengelolaan surat resmi, surat permohonan kerja sama, surat undangan, surat tindak lanjut, notulensi rapat, daftar kontak mitra, serta dokumen pendukung lainnya. Peserta juga mempelajari pengelolaan database atau partnership tracker untuk memonitor status komunikasi, pembahasan, penyusunan dokumen, penandatanganan, hingga tindak lanjut kerja sama. Penekanan diberikan pada ketelitian administrasi, kerapian dokumentasi, pengelolaan arsip, serta kemampuan melakukan tracking terhadap setiap proses kerja sama agar tidak terjadi keterlambatan tindak lanjut.
Peserta mempelajari tahapan pelaksanaan kerja sama setelah kesepakatan antara para pihak terbentuk. Materi mencakup penyusunan rencana tindak lanjut, pemetaan aktivitas dan target kerja sama, koordinasi dengan stakeholder, monitoring pelaksanaan program, serta pencatatan perkembangan dan kendala yang muncul. Dalam konteks SDM keamanan siber, peserta dapat mempelajari bentuk implementasi seperti program pelatihan, pengembangan kompetensi, pertukaran pengetahuan, seminar, workshop, talent development, atau kegiatan kolaboratif lainnya. Peserta juga belajar menyusun laporan perkembangan, melakukan evaluasi sederhana terhadap pencapaian kerja sama, dan merumuskan rekomendasi tindak lanjut berdasarkan hasil monitoring.
Peserta menerapkan seluruh kompetensi yang telah diperoleh melalui project akhir berupa penyusunan kajian peluang kerja sama nasional atau internasional di bidang SDM keamanan siber. Peserta melakukan proses mulai dari identifikasi calon mitra, pengumpulan dan validasi informasi, analisis profil dan kepentingan mitra, pemetaan kebutuhan, analisis peluang dan risiko, hingga penyusunan rekomendasi bentuk kerja sama. Selain kajian, peserta juga mempraktikkan proses administrasi dan tindak lanjut kerja sama, termasuk penyusunan korespondensi, dokumentasi hasil pembahasan, serta monitoring rencana implementasi. Project akhir dipresentasikan kepada mentor atau tim terkait sebagai bahan evaluasi terhadap kemampuan analitis, administrasi, komunikasi, koordinasi, dan problem solving peserta.
Jl. Raya Muchtar No.70, Bojongsari Lama, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16516

Kab. Bogor

PT. Agung Automall
Hubungan Masyarakat, Ilmu Komunikasi, Pemasaran Digital, Manajemen Bisnis, Manajemen Pemasaran/Marketing

Abuba Steak Rc Cinere
Pendidikan Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Ilmu Teknologi Pangan

PT. Ebara Indonesia
Administrasi BIsnis, Manajemen, Ilmu Komunikasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen Pemasaran/Marketing, Manajemen Pemasaran

Mitra Sinergi Adhitama
Teknik Mesin Industri, Teknik Mesin, Teknik Industri Otomotif, Administrasi Bisnis Otomotif, Mesin Otomotif

Koperasi Jasa Daya Cipta Sejati
Teknik Mesin, Pendidkan Teknik Otomotif, Pemeliharaan Mesin Otomotif, Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, Teknik Otomotif, Pendidikan Teknik Mesin, Pendidikan Teknik Otomotif, Mesin Otomotif

PT.matahari Departement
Manajemen Retail, Manajemen, Bisnis Manajemen Retail, Ilmu Komunikasi, Administrasi Bisnis