Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Perumdam Tirta Tarum Karawang
1. Memahami sistem distribusi air dari reservoir hingga pelanggan.
2. Memahami prinsip pengelolaan kuantitas dan kualitas air selama distribusi.
3. Membantu pengumpulan dan analisis data debit, tekanan, kontinuitas, serta pemakaian air.
4. Memahami konsep kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW).
5. Mengenali potensi gangguan jaringan, kebocoran, dan risiko penurunan kualitas air.
6. Memahami pengambilan sampel dan pemantauan kualitas air sesuai SOP.
7. Mengidentifikasi aspek K3, lingkungan, dan konservasi sumber daya air.
Minggu 1–4 Kompetensi: Memahami sistem distribusi dan peran unit kerja. Materi pembelajaran: • Struktur organisasi dan fungsi Bagian Distribusi. • Siklus penyediaan air dari sumber air baku, pengolahan, reservoir, hingga pelanggan. • Komponen jaringan: pipa transmisi, pipa distribusi, katup, meter induk, pompa, dan reservoir. • Pengenalan peta jaringan, diagram alir, dan sistem informasi geografis (GIS). • Dasar debit, tekanan, volume, kontinuitas, dan kebutuhan air. • Pengenalan laporan operasional dan standar pelayanan perusahaan. • Induksi K3, APD, dan keselamatan inspeksi lapangan. Praktik terbimbing: Mengikuti orientasi jaringan, mengidentifikasi komponen distribusi, dan mempelajari laporan harian.
Minggu 5–8 Kompetensi: Memahami pola aliran dan pemantauan kinerja jaringan. Materi pembelajaran: • Prinsip debit, tekanan, dan volume air. • Pembacaan data meter induk dan meter zona jika tersedia. • Pemantauan tekanan pada titik jaringan yang ditentukan. • Analisis kebutuhan air berdasarkan waktu dan wilayah pelayanan. • Hubungan kapasitas reservoir dengan kebutuhan distribusi. • Pengenalan District Metered Area (DMA). • Identifikasi pola tekanan rendah dan gangguan kontinuitas. • Pencatatan dan validasi data lapangan. Praktik terbimbing: Mengumpulkan data debit dan tekanan yang diizinkan, memetakan titik pengamatan, serta membandingkan hasil dengan target operasional perusahaan.
Minggu 9–12 Kompetensi: Memahami perubahan kualitas air selama perjalanan dari instalasi pengolahan menuju pelanggan. Materi pembelajaran: • Parameter kualitas air yang relevan dengan distribusi. • Dasar pH, kekeruhan, suhu, dan residu desinfektan sesuai sistem yang digunakan. • Teknik pengambilan, pelabelan, penyimpanan, dan pengiriman sampel sesuai SOP. • Pemilihan titik pemantauan berdasarkan risiko dan karakteristik jaringan. • Pengaruh waktu tinggal air, stagnasi, dan kondisi jaringan terhadap kualitas air. • Risiko kontaminasi akibat kebocoran, tekanan negatif, atau pekerjaan perbaikan. • Pencatatan hasil pengujian dan pelaporan hasil di luar batas yang ditetapkan. Praktik terbimbing: Mengikuti pengambilan sampel dan merekap hasil pengujian bersama petugas berwenang.
Minggu 13–16 Kompetensi: Memahami kehilangan air dan cara mengevaluasi efisiensi jaringan. Materi pembelajaran: • Pengertian dan komponen NRW (Non-Revenue Water). • Perbedaan kehilangan air fisik dan kehilangan air komersial. • Neraca air dan dasar perhitungan persentase NRW. • Analisis selisih volume air masuk dan konsumsi resmi yang tercatat. • Pengenalan indikasi kebocoran dan metode deteksi oleh petugas terlatih. • Pengaruh akurasi meter, pencatatan, dan tekanan terhadap kinerja distribusi. • Pengenalan pengelolaan kebocoran dan prioritas perbaikan. • Evaluasi data berdasarkan wilayah atau DMA jika tersedia. Praktik terbimbing: Mengolah data volume air masuk dan pemakaian resmi, kemudian mengidentifikasi area yang perlu diteliti lebih lanjut.
Minggu 17–20 Kompetensi: Memahami pengelolaan risiko jaringan dan keberlanjutan pelayanan. Materi pembelajaran: • Inspeksi visual jaringan dan fasilitas pendukung. • Pengenalan pemeliharaan preventif dan korektif. • Alur pelaporan kebocoran, kerusakan, dan gangguan pelayanan. • Koordinasi penanganan gangguan dengan unit operasi dan pemeliharaan. • K3 pekerjaan galian, ruang terbatas, lalu lintas, dan peralatan bertekanan. • Pengendalian dampak pekerjaan terhadap jalan, drainase, tanah, dan badan air. • Konservasi sumber daya air dan efisiensi energi pemompaan. • Komunikasi layanan dan pencatatan keluhan pelanggan. • Risiko perubahan iklim terhadap ketersediaan dan distribusi air. Praktik terbimbing: Mengikuti inspeksi jaringan, mengisi checklist kondisi fasilitas, dan menyusun analisis risiko sederhana.
Minggu 21–24/26 Kompetensi: Mengintegrasikan analisis kuantitas, kualitas, efisiensi, dan risiko distribusi. Materi pembelajaran: • Review data operasional selama pemagangan. • Evaluasi debit, tekanan, kontinuitas, kualitas air, dan NRW. • Identifikasi masalah berdasarkan bukti dan data. • Penyusunan rekomendasi teknis yang realistis. • Penyajian hasil dalam bentuk tabel, grafik, dan peta sederhana. • Penyusunan laporan akhir dan presentasi. • Evaluasi kompetensi oleh pembimbing. Praktik terbimbing: Melakukan studi kasus pada satu wilayah distribusi berdasarkan data yang telah diizinkan.
PERUMDAM TIRTA TARUM KARAWANG JL. SUROTOKUNTO NO 205 ADIARSA TIMUR KARAWANG

Kab. Karawang
Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tarum Kabupaten Karawang (PERUMDAM TIRTA TARUM KARAWANG) VISI: Menjadi Perusahaan Air yang Terbaik, Sehat dan Mandiri MISI: 1. Memberikan pelayanan yang terbaik dalam hal kuantitas, kualitas, kontinuitas dan keterjangkauan ( 4K ). 2. Meningkatkan kinerja perusahaan. 3. Meningkatkan kemandirian perusahaan dengan optimalisasi sumber daya secara profesional, dengan prinsip-prinsip manajemen yang berwawasan global. 4. Berperan aktif dalam melestarikan sumber daya air yang berwawasan lingkungan 5. Meningkatkan kesejahteraan pegawai

Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery
Teknik Mesin Industri, Teknik Industri

Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery
Mesin Industri

Perumdam Tirta Tarum Karawang
Elektronika Instrumentasi, Elektro Mekanika, Elektronika, Elektronika Industri

PT. Gobel Dharma Sarana Karya
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga

Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery
Kepabeanan dan Cukai

Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery
Proses Manufaktur