Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Perumdam Tirta Tarum Karawang
1. Memahami model bisnis dan rantai nilai perusahaan penyedia air bersih atau air minum.
2. Mengidentifikasi peluang pengembangan usaha berbasis kebutuhan pelanggan dan kondisi lingkungan.
3. Memahami analisis kelayakan teknis, lingkungan, operasional, dan finansial suatu proyek.
4. Mengidentifikasi serta memetakan risiko usaha, lingkungan, operasional, dan kepatuhan.
5. Mengolah data untuk mendukung pengambilan keputusan.
6. Memahami indikator kinerja usaha dan risiko, seperti biaya produksi, kehilangan air, kontinuitas layanan, dan keluhan pelanggan.
7. Menyusun laporan analisis dan rekomendasi yang dapat ditinjau oleh pembimbing.
Kompetensi: Memahami struktur organisasi, proses bisnis, dan peran unit pengembangan usaha dan risiko. Materi pembelajaran: • Profil perusahaan dan layanan penyediaan air. • Struktur organisasi serta hubungan antardivisi. • Rantai nilai: sumber air baku, produksi, distribusi, pelanggan, dan penagihan. • Perbedaan layanan air bersih dan air minum. • Pengenalan rencana bisnis, rencana kerja, dan anggaran perusahaan. • Pengenalan indikator kinerja perusahaan. • Etika kerja, kerahasiaan data, dan pengendalian dokumen. Praktik terbimbing: Membuat peta proses bisnis dan mengidentifikasi hubungan antara aspek teknis lingkungan dengan kinerja usaha.
Kompetensi: Mengidentifikasi peluang usaha dan kebutuhan layanan air berdasarkan data yang tersedia. Materi pembelajaran: • Analisis cakupan pelayanan dan potensi pelanggan. • Pemetaan kebutuhan air untuk rumah tangga, komersial, dan industri. • Identifikasi wilayah yang berpotensi dikembangkan. • Analisis kebutuhan infrastruktur dan kapasitas layanan. • Studi pasar serta pemetaan pemangku kepentingan. • Pengembangan layanan baru dan peningkatan kualitas layanan. • Pengaruh ketersediaan air baku dan kondisi lingkungan terhadap peluang usaha. Praktik terbimbing: Menyusun matriks peluang pengembangan usaha berdasarkan kebutuhan pelanggan, kondisi infrastruktur, ketersediaan air, dan kendala lingkungan.
Kompetensi: Memahami penyusunan studi kelayakan proyek pengembangan layanan air. Materi pembelajaran: • Identifikasi masalah dan tujuan proyek. • Studi kelayakan teknis dan kapasitas infrastruktur. • Estimasi kebutuhan investasi dan biaya operasional. • Proyeksi kebutuhan layanan dan potensi pendapatan. • Pengantar arus kas, periode pengembalian, NPV, dan IRR. • Identifikasi kebutuhan lahan, perizinan, dan kajian lingkungan. • Analisis alternatif solusi serta asumsi proyek. Praktik terbimbing: Menyusun kajian awal proyek, misalnya perluasan jaringan pelayanan atau peningkatan kapasitas pengolahan, menggunakan data dan asumsi yang disetujui pembimbing.
Kompetensi: Mengidentifikasi, menilai, dan menyusun mitigasi risiko pada proyek dan kegiatan usaha. Materi pembelajaran: • Konsep risiko inheren dan risiko residual. • Identifikasi risiko strategis, finansial, operasional, teknis, lingkungan, dan kepatuhan. • Penyusunan risk register. • Penilaian kemungkinan dan dampak risiko. • Matriks risiko dan penentuan prioritas penanganan. • Penyusunan rencana mitigasi, pemilik risiko, dan indikator pemantauan. • Risiko perubahan kualitas air baku, kekeringan, banjir, pencemaran, gangguan energi, dan kerusakan infrastruktur. • Pengantar business continuity dan pengelolaan insiden. Praktik terbimbing: Menyusun risk register untuk satu proyek pengembangan usaha air dan mempresentasikan rekomendasi mitigasinya.
Kompetensi: Mengevaluasi kinerja usaha dengan mempertimbangkan aspek teknis, lingkungan, dan tata kelola. Materi pembelajaran: • Analisis biaya produksi dan biaya pelayanan air. • Pengantar NRW (non-revenue water atau air tidak berekening). • Analisis konsumsi energi dan efisiensi sumber daya. • Pengaruh kehilangan air terhadap kinerja usaha. • Pemantauan indikator layanan dan keluhan pelanggan. • Pengenalan kewajiban perizinan serta dokumen lingkungan sesuai kegiatan perusahaan. • Risiko ketidakpatuhan dan pengendalian dokumen. • ESG dan keberlanjutan dalam konteks perusahaan air. • Penyajian data menggunakan spreadsheet dan grafik. Praktik terbimbing: Menganalisis data historis yang telah diizinkan untuk mengidentifikasi tren kinerja dan risiko serta menyusun rekomendasi perbaikan.
Kompetensi: Mengintegrasikan analisis peluang usaha, kelayakan, risiko, dan dampak lingkungan. Materi pembelajaran: • Review hasil pembelajaran bulan 1–5. • Penyusunan ringkasan eksekutif. • Integrasi aspek teknis, finansial, risiko, dan lingkungan. • Penentuan prioritas rekomendasi. • Penyusunan rencana implementasi dan indikator pemantauan. • Presentasi hasil kepada pembimbing. • Evaluasi kompetensi akhir. Praktik terbimbing: Menyusun satu proposal pengembangan usaha atau kajian risiko yang menggunakan data terverifikasi, asumsi eksplisit, dan rekomendasi realistis.
PERUMDAM TIRTA TARUM KARAWANG JL. SUROTOKUNTO NO 205 ADIARSA TIMUR KARAWANG

Kab. Karawang
Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tarum Kabupaten Karawang (PERUMDAM TIRTA TARUM KARAWANG) VISI: Menjadi Perusahaan Air yang Terbaik, Sehat dan Mandiri MISI: 1. Memberikan pelayanan yang terbaik dalam hal kuantitas, kualitas, kontinuitas dan keterjangkauan ( 4K ). 2. Meningkatkan kinerja perusahaan. 3. Meningkatkan kemandirian perusahaan dengan optimalisasi sumber daya secara profesional, dengan prinsip-prinsip manajemen yang berwawasan global. 4. Berperan aktif dalam melestarikan sumber daya air yang berwawasan lingkungan 5. Meningkatkan kesejahteraan pegawai

Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery
Teknik Mesin Industri, Teknik Industri

Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery
Mesin Industri

Perumdam Tirta Tarum Karawang
Elektronika Instrumentasi, Elektro Mekanika, Elektronika, Elektronika Industri

PT. Gobel Dharma Sarana Karya
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga

Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery
Kepabeanan dan Cukai

Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery
Proses Manufaktur