Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Guntur Abadi Perkasa
Credit Risk Analyst Intern bertugas membantu proses identifikasi, pengumpulan, pemeriksaan, dan analisis data keuangan untuk menilai risiko kredit pelanggan, pemberi kerja, vendor, maupun mitra usaha perusahaan konstruksi. Peserta magang mempelajari laporan keuangan, arus kas, riwayat pembayaran, kewajiban usaha, serta kemampuan pihak terkait dalam memenuhi komitmen pembayaran. Peserta juga membantu melakukan perhitungan rasio keuangan, menyusun matriks penilaian risiko, mengidentifikasi potensi keterlambatan pembayaran, dan mendokumentasikan hasil analisis menggunakan perangkat pengolah data. Selain itu, peserta mendukung penyusunan laporan serta rekomendasi mitigasi risiko berdasarkan data yang tersedia, dengan tetap mengikuti prosedur perusahaan, menjaga kerahasiaan informasi, dan memperoleh supervisi dari pembimbing.
Peserta mempelajari konsep dasar risiko kredit, tujuan analisis kelayakan pembayaran, prinsip manajemen keuangan, dasar-dasar akuntansi, serta hubungan antara kondisi keuangan perusahaan dan kemampuan memenuhi kewajiban. Materi mencakup pengenalan laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan arus kas, piutang usaha, utang usaha, dan rasio keuangan dasar. Peserta juga mempelajari karakteristik transaksi pada industri konstruksi, termasuk termin pembayaran proyek, uang muka, retensi, keterlambatan pembayaran, dan risiko konsentrasi pelanggan. Selain itu, peserta diperkenalkan pada prinsip tata kelola, kerahasiaan data, objektivitas analisis, dokumentasi, dan pengendalian risiko.
Peserta mempraktikkan pengumpulan, pemeriksaan, pengelompokan, dan pengarsipan dokumen yang diperlukan untuk analisis risiko kredit. Dokumen dapat meliputi laporan keuangan, rekening koran yang diizinkan untuk diakses, daftar piutang, daftar utang, kontrak kerja, invoice, faktur, termin pembayaran, dan riwayat transaksi pelanggan atau mitra. Peserta belajar menggunakan Microsoft Excel atau perangkat sejenis untuk menginput data, membersihkan data, memeriksa kelengkapan dokumen, serta mengidentifikasi perbedaan informasi. Seluruh kegiatan dilakukan berdasarkan kewenangan, prosedur perusahaan, dan pengawasan pembimbing.
Peserta menerapkan pengetahuan akuntansi untuk menganalisis kondisi keuangan pelanggan atau mitra usaha berdasarkan data yang telah diverifikasi pada bulan kedua. Praktik meliputi analisis laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan arus kas, serta perhitungan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Peserta juga mempelajari analisis umur piutang, kewajiban jangka pendek, pola penerimaan kas, serta kemampuan memenuhi kewajiban sesuai jadwal pembayaran. Dalam konteks konstruksi, peserta mengkaji dampak keterlambatan pembayaran termin, retensi proyek, dan ketergantungan pada satu pemberi kerja terhadap arus kas. Hasil analisis wajib disertai sumber data dan penjelasan yang dapat ditelusuri.
Peserta menggunakan hasil verifikasi dokumen dan analisis keuangan untuk menilai tingkat risiko kredit secara sistematis. Pembelajaran mencakup identifikasi faktor risiko internal dan eksternal, analisis riwayat pembayaran, evaluasi kewajiban berjalan, konsentrasi pelanggan, serta potensi keterlambatan penerimaan kas. Peserta diperkenalkan pada prinsip penilaian karakter, kapasitas pembayaran, kondisi keuangan, dan faktor pendukung lainnya. Peserta kemudian menyusun matriks penilaian risiko dengan kriteria dan bobot yang ditetapkan perusahaan. Jika tersedia data yang memadai, peserta juga dapat melakukan simulasi skenario keterlambatan pembayaran atau penurunan penerimaan proyek. Penilaian akhir tetap menjadi kewenangan pejabat perusahaan yang berwenang.
Peserta mempelajari dan mempraktikkan penyusunan usulan mitigasi berdasarkan profil risiko yang dihasilkan pada bulan keempat. Kegiatan meliputi penyusunan daftar pemantauan piutang, pengelompokan umur tagihan, identifikasi indikator peringatan dini, pemantauan jadwal pembayaran, dan analisis penyebab keterlambatan. Peserta juga belajar merancang tindakan pengendalian yang proporsional, seperti peningkatan frekuensi pemantauan, permintaan dokumen pendukung tambahan, evaluasi batas transaksi, dan eskalasi kepada atasan. Untuk transaksi konstruksi, mitigasi dapat mempertimbangkan jadwal termin, retensi, progres pekerjaan, dan ketergantungan penerimaan kas pada pembayaran pemberi kerja. Seluruh usulan harus sesuai kebijakan perusahaan dan tidak menjadi keputusan kredit mandiri peserta magang.
Peserta mengintegrasikan seluruh hasil pembelajaran dari bulan pertama hingga bulan kelima menjadi laporan analisis risiko kredit yang lengkap. Laporan mencakup identitas objek analisis, ringkasan data dan dokumen, hasil verifikasi, analisis rasio keuangan, kemampuan pembayaran, klasifikasi risiko, faktor penyebab risiko, serta usulan mitigasi dan pemantauan. Peserta berlatih menyampaikan temuan secara tertulis dan lisan menggunakan tabel, grafik, dan indikator yang relevan. Selanjutnya, peserta menyelesaikan studi kasus berdasarkan data yang diizinkan perusahaan, mempresentasikan hasil analisis kepada pembimbing, menerima umpan balik, dan memperbaiki laporan. Evaluasi akhir mengukur ketepatan perhitungan, konsistensi analisis, kualitas dokumentasi, etika kerja, dan kemampuan menjelaskan rekomendasi.
Wisma Keiai, Jl. Jenderal Sudirman No.kav. 3 Lt dasar, RT.10/RW.11, Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10250

Kota Adm. Jakarta Pusat
PT. Guntur Abadi Perkasa adalah perusahaan konsultan profesional yang berspesialisasi dalam manajemen proyek dan tata kelola strategis di sektor konstruksi, operasional perusahaan tidak berfokus pada pengerjaan fisik bangunan, melainkan pada penyediaan jasa penasihat teknis, manajemen konstruksi (MK), serta pengawasan jalannya proyek secara komprehensif. Layanan terintegrasi yang ditawarkan mencakup studi kelayakan, manajemen risiko, administrasi kontrak, pengendalian Rencana Anggaran Biaya (quantity surveying), hingga audit kepatuhan mutu dan Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3). Melalui pendekatan manajerial yang sistematis dan terstruktur, tim konsultan ahli PT. Guntur Abadi Perkasa bertugas mengawal setiap fase pembangunan dari hulu ke hilir.

Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP)
Ilmu Komputer

PT Kapuas Cemerlang Maju
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga

Wisma Nusantara International (Pullman Jakarta Indonesia)
Bahasa Dan Kebudayaan Korea, Bahasa dan Kebudayaan Korea, Pendidikan Bahasa Korea, Bahasa Korea
Jaya Ripta Bhuwana
Hospitaliti dan Pariwisata, Hospitality dan Pariwisata

PT Halim Bangun Sarana Indah
Teknik Mesin, Teknik Industri, Pembuatan Peralatan dan Perkakas Produksi, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Pengelolaan Perhotelan
Lippo Karawaci
Manajemen Perhotelan, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata