Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Haneen Cargo Express
Perserta magang membantu riset pasar jasa logistik, identifikasi calon pelanggan perusahaan, analisis kompetitor, pembuatan materi promosi, pengelolaan media sosial, penyusunan proposal penawaran, serta pemantauan tindak lanjut calon pelanggan.
Peserta mempelajari prinsip pemasaran jasa, karakteristik layanan logistik, kebutuhan pelanggan, nilai layanan, serta perbedaan pemasaran jasa dengan pemasaran produk. Materi juga membahas peran kepercayaan, ketepatan informasi, dan kualitas komunikasi dalam membangun hubungan dengan calon pelanggan.
Peserta mempelajari tujuan riset pasar, cara mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, sumber data sekunder, serta prinsip perbandingan pesaing secara objektif. Materi menekankan penggunaan informasi yang dapat diverifikasi, pencatatan sumber, dan larangan menyimpulkan klaim yang tidak didukung bukti.
Peserta mempelajari etika komunikasi bisnis, teknik bertanya untuk memahami kebutuhan, penyampaian informasi layanan, dan penanganan pertanyaan secara profesional. Materi juga membahas batas kewenangan, perlindungan informasi pelanggan, serta pentingnya tidak memberikan harga atau janji layanan tanpa konfirmasi resmi.
Peserta mempelajari fungsi kanal digital, karakteristik konten informatif dan promosi, penentuan tujuan komunikasi, serta penyesuaian pesan dengan sasaran audiens. Materi menekankan bahwa setiap klaim tentang layanan harus berdasarkan informasi resmi dan konten eksternal mengikuti persetujuan perusahaan.
Peserta mempelajari identifikasi kebutuhan pasar, peluang kerja sama, manfaat kemitraan, serta prinsip penyusunan pendekatan bisnis yang saling menguntungkan. Materi menekankan perlunya validasi peluang, kesesuaian dengan kemampuan perusahaan, dan persetujuan pembimbing sebelum menghubungi pihak eksternal atas nama perusahaan.
Peserta mempelajari indikator sederhana untuk menilai aktivitas pemasaran, seperti jumlah prospek yang terdokumentasi, status tindak lanjut, konsistensi konten, dan respons yang tersedia. Materi menjelaskan keterbatasan setiap indikator dan pentingnya membaca data sesuai konteks, bukan menyimpulkan keberhasilan hanya dari satu angka.
Peserta mempelajari jenis layanan perusahaan berdasarkan informasi dan prosedur internal yang tersedia, alur permintaan layanan hingga tindak lanjut, serta kelompok pelanggan potensial. Peserta juga mengenali istilah dasar logistik agar dapat menjelaskan layanan secara tepat dan tidak menjanjikan hal di luar kewenangan.
Peserta mempelajari cara membagi pasar ke dalam segmen, memilih kelompok sasaran, dan merumuskan posisi layanan yang sesuai dengan keunggulan perusahaan. Peserta memahami bahwa penentuan target harus mempertimbangkan kapasitas layanan, kebutuhan calon pelanggan, dan arahan pembimbing.
Peserta mempelajari tahapan prospek mulai dari identifikasi, kontak awal, pemahaman kebutuhan, tindak lanjut, hingga penyerahan informasi kepada pihak yang berwenang. Peserta mengenali indikator sederhana seperti kelengkapan data prospek dan status tindak lanjut tanpa menganggap seluruh prospek pasti menjadi pelanggan.
Peserta mempelajari konsistensi identitas visual, hierarki informasi, keterbacaan, pemilihan bahasa, dan penggunaan aset visual secara bertanggung jawab. Peserta juga mengenali hak penggunaan gambar, logo, dan materi pihak lain agar konten yang dibuat tidak melanggar ketentuan atau menyesatkan calon pelanggan.
Peserta mempelajari cara merumuskan manfaat layanan berdasarkan kebutuhan calon pelanggan, menyusun struktur proposal sederhana, dan membedakan informasi yang telah terverifikasi dari asumsi. Peserta memahami bahwa rincian harga, waktu pengiriman, kapasitas, dan ketentuan kontrak harus dikonfirmasi oleh pihak perusahaan yang berwenang.
Peserta mempelajari struktur laporan kegiatan, cara menyajikan temuan secara ringkas, serta penyusunan rekomendasi yang berkaitan langsung dengan data. Peserta berlatih membedakan fakta, interpretasi, dan usulan, serta menyampaikan keterbatasan data agar laporan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan perusahaan.
Peserta menyusun ringkasan layanan perusahaan berdasarkan sumber resmi, kemudian mengelompokkan calon pelanggan menurut kebutuhan dan karakteristik usaha. Praktik dilakukan dengan menggunakan data publik atau data simulasi, mencatat sumber informasi, dan menyusun daftar prospek awal yang rapi untuk ditinjau oleh pembimbing.
Peserta mengumpulkan informasi pasar dari sumber publik yang relevan, mencatat jenis layanan, segmen yang dilayani, serta cara komunikasi pesaing. Hasil pengumpulan disusun dalam tabel sederhana dengan sumber dan tanggal akses agar mudah diperiksa dan tidak bergantung pada asumsi pribadi.
Peserta berlatih menyusun pesan perkenalan, menjawab pertanyaan umum, dan membuat tindak lanjut berdasarkan skenario yang disetujui pembimbing. Latihan menggunakan identitas dan kontak simulasi, dengan penekanan pada bahasa sopan, informasi akurat, pencatatan hasil komunikasi, dan eskalasi pertanyaan yang belum dapat dijawab.
Peserta membuat rancangan konten berupa poster, materi presentasi, caption, atau kalender konten sesuai arahan pembimbing. Setiap konten diperiksa dari sisi akurasi informasi, kejelasan ajakan, konsistensi identitas, tata bahasa, dan kesesuaian dengan sasaran, kemudian direvisi sebelum disetujui untuk dipublikasikan.
Peserta menyusun daftar calon mitra atau pelanggan potensial beserta alasan relevansi, kebutuhan yang mungkin sesuai, sumber informasi, dan rencana pendekatan awal. Hasil kerja dibahas bersama pembimbing untuk menilai kelayakan dan etika pendekatan, tanpa melakukan komitmen atau negosiasi mandiri di luar kewenangan.
Peserta mengerjakan proyek akhir terarah, misalnya pemetaan segmen pasar, pembuatan paket konten, pemutakhiran basis data prospek, atau rancangan pendekatan calon mitra. Proyek disusun berdasarkan kebutuhan dan persetujuan pembimbing, menggunakan data yang diizinkan, serta didokumentasikan dari perencanaan hingga evaluasi.
Peserta membuat bahan pengenalan perusahaan dan layanan, seperti profil singkat, lembar informasi layanan, atau presentasi sederhana. Peserta berlatih memilih informasi yang relevan, menggunakan bahasa yang profesional, memeriksa akurasi isi, serta meminta persetujuan pembimbing sebelum materi digunakan untuk komunikasi eksternal.
Peserta mengolah temuan riset menjadi ringkasan peluang pasar yang berisi segmen potensial, kebutuhan yang teridentifikasi, pertimbangan awal, dan pertanyaan yang perlu divalidasi. Peserta menyampaikan hasil secara terstruktur kepada pembimbing tanpa menyatakan estimasi sebagai fakta apabila belum memiliki data pendukung.
Peserta membuat lembar kerja prospek yang memuat informasi yang diperlukan, sumber data, kategori kebutuhan, status komunikasi, dan rencana tindak lanjut. Peserta menerapkan pemeriksaan duplikasi, pembaruan berkala, dan pengamanan data, serta hanya menggunakan data kontak yang diperoleh secara sah dan sesuai arahan perusahaan.
Peserta menyusun kalender konten sederhana yang mencantumkan tema, tujuan, format, jadwal usulan, dan status persetujuan. Peserta melakukan pemeriksaan mutu pada materi yang dibuat serta mendokumentasikan revisi dan hasil evaluasi agar proses produksi konten dapat dipantau dan diperbaiki secara berkelanjutan.
Peserta menyusun proposal pengenalan layanan atau presentasi bisnis berdasarkan templat dan data yang telah disetujui. Peserta kemudian berlatih mempresentasikan solusi dalam simulasi, menerima masukan, memperbaiki struktur penjelasan, dan mencatat pertanyaan yang perlu dijawab oleh pembimbing atau staf berwenang.
Peserta mempresentasikan hasil proyek, menjelaskan proses dan pertimbangan yang digunakan, serta menyampaikan temuan dan rekomendasi yang realistis. Peserta merapikan berkas kerja, menyerahkan hasil kepada pembimbing, menindaklanjuti masukan, dan melakukan refleksi atas perkembangan keterampilan komunikasi, riset, promosi, dan pengembangan bisnis.
VMJG+8CC, Jl. Cengkareng Golf Club, RT.001/RW.010, Pajang, Kec. Benda, Kota Tangerang, Banten 15126

Kota Tangerang
PT HANEEN CARGO EXPRESS adalah perusahaan jasa pengadaan barang dan jasa serta expedisi muatan barang / cargo via darat, laut, dan udara yang didirikan pada tahun 2023. Haneen Cargo adalah perusahaan yang berpegang teguh dengan komitmen, berdedikasi tinggi dan memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada customers. Walupun perusahaan ini tergolong baru, akan tetapi kami memliki SDM atau team yang memiliki pengalaman lebih dari 10 (sepuluh) tahun dalam pekerjaan pengiriman ini. Maka dari itu kami yakin dapat semaksimal mungkin menjawab kebutuhan pengiriman yang aman, tepat waktu, dan efisien serta delivery report yang rapih dan update. Usman Hadinata, Founder PT. Haneen Cargo Expres

Chosen Mitra Abadi
Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Desain Komunikasi Visual, Komunikasi Digital dan Media, Bisnis Digital
PT. Utama Pratama Medika ( Rs. Emc Tangerang )
Fisioterapi
PT. Utama Pratama Medika ( Rs. Emc Tangerang )
Terapi Wicara
PT. Utama Pratama Medika ( Rs. Emc Tangerang )
Teknik Kardiovaskuler, Teknik Kardiovaskular
Leke Bangun Indonesia
Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional, Bahasa Asing Terapan
Boga Inti
Perhotelan, Hospitality dan Pariwisata