Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Ell Publication And Research Center For International Development Studies
Peserta magang mendukung pengembangan branding, komunikasi kreatif, dan materi publikasi lembaga di bawah supervisi mentor. Tugas meliputi membantu pengembangan identitas dan karakter komunikasi lembaga, menyusun konsep kreatif, membuat copywriting, mengembangkan materi visual, infografis, poster, presentasi, dan berbagai kebutuhan publikasi digital maupun kelembagaan. Peserta juga membantu mengemas hasil riset, data, kegiatan, dan gagasan lembaga menjadi materi komunikasi yang menarik, informatif, akurat, dan mudah dipahami publik. Selain itu, peserta terlibat dalam penyusunan content brief, creative campaign, dokumentasi kegiatan, pengembangan storytelling, serta menjaga konsistensi visual dan pesan komunikasi sesuai identitas lembaga.
Peserta mempelajari dasar-dasar branding dan komunikasi kelembagaan sebagai fondasi dalam membangun identitas, citra, dan reputasi lembaga think tank. Pembelajaran mencakup pemahaman mengenai visi, misi, nilai, karakter, positioning, keunggulan lembaga, target audiens, brand personality, tone of voice, serta pesan utama yang ingin disampaikan kepada publik. Peserta juga mempelajari perbedaan antara identitas lembaga dan persepsi publik serta memahami hubungan antara branding, reputasi, komunikasi, dan kepercayaan pemangku kepentingan. Dalam proses pembelajaran, peserta melakukan pemetaan terhadap identitas lembaga, kelompok audiens utama, kebutuhan informasi audiens, serta karakter komunikasi yang sesuai. Hasil pembelajaran digunakan sebagai dasar untuk menjaga konsistensi pesan dan identitas lembaga pada media sosial, website, publikasi, kegiatan, dan berbagai kanal komunikasi lainnya. Target Pembelajaran Peserta mampu memahami identitas dan positioning lembaga serta menentukan karakter, audiens, tone of voice, dan pesan utama komunikasi lembaga. Output Brand identity mapping, audience mapping, institutional positioning, dan draft key message lembaga.
Peserta mempelajari dan mempraktikkan proses penyusunan strategi konten berdasarkan tujuan komunikasi, positioning lembaga, karakter audiens, agenda organisasi, serta isu yang relevan dengan bidang kerja lembaga. Peserta akan mengidentifikasi jenis informasi yang dapat dikembangkan menjadi konten, menentukan content pillar, memilih format komunikasi yang sesuai, serta menyusun editorial calendar secara sistematis. Content pillar dapat mencakup research insight, policy insight, data dan fakta, edukasi publik, kegiatan lembaga, institutional profile, publikasi penelitian, opini, serta engagement content. Peserta juga dilatih melakukan creative ideation, menentukan angle komunikasi, menyusun key message, membuat content brief, menentukan target audiens, memilih kanal publikasi, dan merencanakan jadwal produksi serta publikasi. Pembelajaran diarahkan agar setiap konten yang dihasilkan memiliki tujuan komunikasi yang jelas dan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan publikasi rutin. Target Pembelajaran Peserta mampu merancang strategi konten yang terarah, konsisten, relevan dengan audiens, serta mendukung tujuan komunikasi lembaga. Output Content pillar, content strategy, content brief, bank ide konten, dan editorial calendar.
Peserta mempelajari proses produksi konten mulai dari pengembangan ide hingga menghasilkan materi komunikasi yang siap dipublikasikan. Materi mencakup teknik penulisan headline, caption, short copy, call to action, storytelling, institutional copy, dan narasi untuk kebutuhan komunikasi digital. Peserta juga mempelajari prinsip dasar komunikasi visual seperti layout, visual hierarchy, typography, penggunaan warna, pemilihan foto dan ilustrasi, konsistensi identitas visual, serta keterbacaan informasi. Dalam praktiknya, peserta akan memproduksi berbagai format konten seperti single post, carousel, poster, infografis, story, reels cover, materi kegiatan, dan konten edukatif. Peserta juga diperkenalkan dengan dasar fotografi, videografi, pengambilan footage, dan produksi video pendek untuk kebutuhan dokumentasi maupun komunikasi lembaga. Seluruh proses produksi dilakukan dengan memperhatikan akurasi informasi, karakter lembaga, target audiens, dan konsistensi identitas komunikasi. Target Pembelajaran Peserta mampu mengubah konsep dan perencanaan komunikasi menjadi materi tulisan, visual, dan audiovisual yang sesuai dengan identitas lembaga. Output Caption, copywriting, desain media sosial, infografis, materi publikasi, dokumentasi foto, dan short-form video.
Peserta mempelajari dan mempraktikkan pengelolaan media sosial lembaga secara terencana dan profesional. Aktivitas mencakup penyusunan jadwal publikasi, pengecekan kesiapan konten, penulisan caption, scheduling, publishing, dokumentasi konten, community engagement, serta koordinasi dengan tim terkait. Peserta juga belajar merespons komentar, pesan, mention, dan bentuk interaksi digital lainnya dengan tetap menjaga profesionalitas serta karakter komunikasi lembaga. Selain pengelolaan konten, peserta diperkenalkan dengan social media monitoring dan analytics untuk membaca indikator seperti reach, impressions, engagement, engagement rate, follower growth, profile visit, link click, video views, dan indikator relevan lainnya. Peserta kemudian melakukan analisis terhadap performa konten, mengidentifikasi pola komunikasi yang efektif, dan menyusun rekomendasi sederhana untuk pengembangan strategi komunikasi digital berikutnya. Target Pembelajaran Peserta mampu mengelola kanal komunikasi digital, membangun interaksi dengan audiens, serta menggunakan data performa sebagai dasar evaluasi komunikasi. Output Social media management report, engagement monitoring, content performance analysis, dan rekomendasi pengembangan konten.
Peserta mempelajari research communication sebagai proses menghubungkan hasil penelitian, kajian, data, dan pengetahuan lembaga dengan kebutuhan informasi masyarakat serta pemangku kepentingan. Peserta dilatih membaca dan mengidentifikasi masalah utama, temuan penting, data, kesimpulan, serta rekomendasi dari hasil penelitian atau kajian. Informasi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa yang lebih ringkas, komunikatif, dan mudah dipahami tanpa mengubah substansi, konteks, maupun ketepatan hasil penelitian. Peserta juga mempelajari teknik dasar data visualization dan penyusunan infografis untuk menyajikan data, tren, perbandingan, serta temuan penelitian secara visual. Hasil riset dapat dikembangkan menjadi research summary, policy insight, fact sheet, carousel, infografis, artikel populer, quote card, video pendek, dan berbagai format knowledge dissemination lainnya. Materi ini menjadi kompetensi utama yang membedakan komunikasi lembaga think tank dengan aktivitas pemasaran digital pada umumnya. Target Pembelajaran Peserta mampu menerjemahkan hasil penelitian dan pengetahuan lembaga menjadi komunikasi publik yang akurat, menarik, dan mudah dipahami oleh berbagai kelompok audiens. Output Research summary, research-based content, infografis penelitian, data visualization, policy insight, dan paket konten diseminasi pengetahuan.
Peserta mengintegrasikan seluruh kompetensi yang telah dipelajari selama program melalui proyek akhir berupa kampanye branding dan komunikasi lembaga. Peserta memulai dengan melakukan analisis situasi, menentukan tujuan komunikasi, memilih target audiens, menyusun key message, menentukan content pillar, memilih kanal komunikasi, menyusun timeline, serta menentukan indikator keberhasilan. Setelah perencanaan disetujui mentor, peserta melaksanakan proses produksi konten yang dapat mencakup copywriting, desain visual, infografis, foto, video, research-based content, serta materi komunikasi lainnya. Peserta kemudian melakukan publikasi, monitoring, dan evaluasi terhadap kampanye berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Pada tahap akhir, peserta menyusun laporan evaluasi dan portofolio yang mendokumentasikan proses pembelajaran, karya, pencapaian, tantangan, dan hasil proyek selama program magang. Peserta mempresentasikan proyek akhir di hadapan mentor sebagai bagian dari evaluasi kompetensi keseluruhan. Target Pembelajaran Peserta mampu merencanakan, melaksanakan, memonitor, dan mengevaluasi kampanye branding dan komunikasi lembaga secara mandiri dengan supervisi mentor. Output Campaign proposal, integrated branding campaign, paket konten, campaign performance report, final report, portfolio, dan final presentation.
Gedung Batindo Sarana Nusantara Lantai 2 Jl. I Gusti Ngurah Rai No.13 1, RT.1/RW.11, Pd. Kopi, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13460

Kota Bandung
Ell Publication and Research Center for International Development Studies merupakan lembaga riset strategis yang berorientasi pada pengumpulan, pengolahan, analisis, dan diseminasi pengetahuan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di berbagai sektor, termasuk institusi politik, kebijakan publik, lembaga pemerintahan, sektor keamanan, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, dan institusi internasional. Ell Publication and Research Center for International Development Studies mengadopsi pendekatan diskursif yang memanfaatkan bahasa, retorika, narasi, dan simbol sebagai instrumen untuk membingkai, membentuk, serta memproduksi dan mengedarkan makna dalam konteks sosial-politik untuk mengkonstruksi wacana, relasi kekuasaan, dan dinamika interaksi sosial dan politik. Dengan demikian, Ell Publication and Research Center for International Development Studies mampu menghasilkan rekomendasi berbasis bukti yang memiliki kedalaman analitis, landasan multidisipliner yang kuat, serta metodologi adaptif yang selaras dengan perubahan lingkungan strategis, sehingga berkontribusi pada peningkatan daya saing nasional, penguatan keamanan, dan pemantapan ketahanan strategis negara maupun organisasi.

Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Refraksi Optisi

Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama
Farmasi

Pesona Mandiri Indah Selaras
Bisnis Perhotelan, Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Manajemen Perhotelan, Pengelolaan Perhotelan, Manajemen Kuliner
PT. Lotte Shopping Indonesia
Bahasa dan Kebudayaan Korea, Pendidikan Bahasa Korea, Bahasa Korea
Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pembangunan Perumahan
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Hospitaliti dan Pariwisata, Tata Boga, Industri Pariwisata, Seni Kuliner, Pendidikan Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Manajemen Pariwisata, Kepariwisataan, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner

Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama
Terapi Wicara