Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Rumah Atsiri Indonesia
Program Magang Kitchen/Cook Intern dirancang bagi mahasiswa atau lulusan D3/S1 Tata Boga, Kuliner, Perhotelan, atau bidang lain yang relevan. Selama program, peserta akan mempelajari operasional dapur profesional, mulai dari penerapan keamanan pangan dan K3, persiapan bahan baku, teknik pengolahan serta penyajian makanan sesuai standar, hingga pengelolaan kebersihan dan efisiensi operasional kitchen. Melalui pembelajaran terstruktur, praktik langsung, dan pendampingan mentor, peserta juga akan mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam tim, menjaga konsistensi kualitas produk, serta memahami standar operasional dapur sebagai bekal berkarier di industri hospitality.
Peserta mempelajari profil perusahaan, budaya kerja, struktur organisasi Food & Beverage, standar operasional dapur, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), personal hygiene, sanitasi dapur, keamanan pangan, penggunaan peralatan dapur, serta alur kerja Kitchen dan Banquet di Atsiri Resto maupun Pool Resto.
Peserta mempelajari proses persiapan bahan baku meliputi penerimaan, penyimpanan, penanganan bahan makanan, teknik pemotongan (knife skills), penimbangan bahan, mise en place, serta dasar-dasar teknik memasak sesuai standar resep untuk menghasilkan produk yang konsisten dan berkualitas.
Peserta mempraktikkan proses memasak berbagai menu sesuai recipe standard, mengelola waktu produksi, menjaga kualitas rasa, tekstur, dan kematangan makanan, serta memahami koordinasi antarstasiun dapur agar pesanan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai standar pelayanan restoran.
Peserta mempelajari teknik penyajian makanan (food plating), estetika penyajian, konsistensi tampilan hidangan, serta proses produksi makanan dalam skala banquet, termasuk pengaturan alur kerja saat melayani event dan memastikan kualitas produk tetap terjaga hingga disajikan kepada tamu.
Peserta dilatih untuk bekerja secara kolaboratif dengan tim Kitchen dan Food & Beverage Service, memahami komunikasi operasional, menjaga kebersihan area kerja, melakukan pengelolaan peralatan dapur, mengendalikan food waste, serta menerapkan efisiensi penggunaan bahan baku dalam operasional sehari-hari.
Peserta melaksanakan operasional dapur secara lebih mandiri dengan tetap berada di bawah supervisi Sous Chef, menyusun laporan harian, melakukan evaluasi hasil produksi berdasarkan kualitas makanan, ketepatan waktu penyajian, kepatuhan terhadap SOP, serta menerima umpan balik untuk penyusunan rencana pengembangan kompetensi sebagai cook profesional.
Peserta mempelajari profil perusahaan, budaya kerja, struktur organisasi Food & Beverage, standar operasional dapur, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), personal hygiene, sanitasi dapur, keamanan pangan, penggunaan peralatan dapur, serta alur kerja Kitchen dan Banquet di Atsiri Resto maupun Pool Resto.
Peserta mempelajari proses persiapan bahan baku meliputi penerimaan, penyimpanan, penanganan bahan makanan, teknik pemotongan (knife skills), penimbangan bahan, mise en place, serta dasar-dasar teknik memasak sesuai standar resep untuk menghasilkan produk yang konsisten dan berkualitas.
Peserta mempraktikkan proses memasak berbagai menu sesuai recipe standard, mengelola waktu produksi, menjaga kualitas rasa, tekstur, dan kematangan makanan, serta memahami koordinasi antarstasiun dapur agar pesanan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai standar pelayanan restoran.
Peserta mempelajari teknik penyajian makanan (food plating), estetika penyajian, konsistensi tampilan hidangan, serta proses produksi makanan dalam skala banquet, termasuk pengaturan alur kerja saat melayani event dan memastikan kualitas produk tetap terjaga hingga disajikan kepada tamu.
Peserta dilatih untuk bekerja secara kolaboratif dengan tim Kitchen dan Food & Beverage Service, memahami komunikasi operasional, menjaga kebersihan area kerja, melakukan pengelolaan peralatan dapur, mengendalikan food waste, serta menerapkan efisiensi penggunaan bahan baku dalam operasional sehari-hari.
Peserta melaksanakan operasional dapur secara lebih mandiri dengan tetap berada di bawah supervisi Sous Chef, menyusun laporan harian, melakukan evaluasi hasil produksi berdasarkan kualitas makanan, ketepatan waktu penyajian, kepatuhan terhadap SOP, serta menerima umpan balik untuk penyusunan rencana pengembangan kompetensi sebagai cook profesional.
Peserta mempelajari profil perusahaan, budaya kerja, struktur organisasi Food & Beverage, standar operasional dapur, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), personal hygiene, sanitasi dapur, keamanan pangan, penggunaan peralatan dapur, serta alur kerja Kitchen dan Banquet di Atsiri Resto maupun Pool Resto.
Peserta mempelajari profil perusahaan, budaya kerja, struktur organisasi Food & Beverage, standar operasional dapur, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), personal hygiene, sanitasi dapur, keamanan pangan, penggunaan peralatan dapur, serta alur kerja Kitchen dan Banquet di Atsiri Resto maupun Pool Resto.
Peserta mempelajari proses persiapan bahan baku meliputi penerimaan, penyimpanan, penanganan bahan makanan, teknik pemotongan (knife skills), penimbangan bahan, mise en place, serta dasar-dasar teknik memasak sesuai standar resep untuk menghasilkan produk yang konsisten dan berkualitas.
Peserta mempraktikkan proses memasak berbagai menu sesuai recipe standard, mengelola waktu produksi, menjaga kualitas rasa, tekstur, dan kematangan makanan, serta memahami koordinasi antarstasiun dapur agar pesanan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai standar pelayanan restoran.
Peserta mempelajari teknik penyajian makanan (food plating), estetika penyajian, konsistensi tampilan hidangan, serta proses produksi makanan dalam skala banquet, termasuk pengaturan alur kerja saat melayani event dan memastikan kualitas produk tetap terjaga hingga disajikan kepada tamu.
Peserta mempelajari teknik penyajian makanan (food plating), estetika penyajian, konsistensi tampilan hidangan, serta proses produksi makanan dalam skala banquet, termasuk pengaturan alur kerja saat melayani event dan memastikan kualitas produk tetap terjaga hingga disajikan kepada tamu.
Peserta dilatih untuk bekerja secara kolaboratif dengan tim Kitchen dan Food & Beverage Service, memahami komunikasi operasional, menjaga kebersihan area kerja, melakukan pengelolaan peralatan dapur, mengendalikan food waste, serta menerapkan efisiensi penggunaan bahan baku dalam operasional sehari-hari.
Peserta dilatih untuk bekerja secara kolaboratif dengan tim Kitchen dan Food & Beverage Service, memahami komunikasi operasional, menjaga kebersihan area kerja, melakukan pengelolaan peralatan dapur, mengendalikan food waste, serta menerapkan efisiensi penggunaan bahan baku dalam operasional sehari-hari.
Peserta melaksanakan operasional dapur secara lebih mandiri dengan tetap berada di bawah supervisi Sous Chef, menyusun laporan harian, melakukan evaluasi hasil produksi berdasarkan kualitas makanan, ketepatan waktu penyajian, kepatuhan terhadap SOP, serta menerima umpan balik untuk penyusunan rencana pengembangan kompetensi sebagai cook profesional.
84V2+XRV, Jl. Raya Solo - Tawangmangu Jl. Watusambang, Watusambang, Plumbon, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57792

Kab. Karanganyar
FROM CITRONELLA FACTORY TO RUMAH ATSIRI INDONESIA On our walk in Plumbon Village, Tawangmangu, Solo – Central Java, one day, we came across an abandoned factory complex: something we found out later on as a Citronella distillery facility from 1963. Intrigued by the remaining facility and the unusual façade of the factory, we decided to dig deeper into its history. The distillery factory—intended to be the biggest in Asia that day—was called 'Citronella factory', a silent witness of the economic cooperation between Indonesia and Bulgaria (as Bulgaria had expertise in rose essential oil and supplies around 80% rose essential oil in the world). Plumbon village was selected as the site location due to its natural potentials that fit the planting of essential oil's ingredients; like citronella. The factory went through a series of ownership exchange, until PT. Rumah Atsiri Indonesia decided to officially take over the establishment in 2015; and revived it into an edu-recreation complex that also includes MICE facilities, research & development and marketplace for essential oils. We believe that the complex and its surrounding village was a reminder of Indonesia's abundance and potentials to play an essential role in the global economy. We feel responsible to preserve and revive the knowledge, skills, and innovation related to essential oils in Indonesia. In Rumah Atsiri Indonesia, we do this through various means of education, research, development and training projects, as well as cross-industry collaboration and marketplace design.

Kebun Bumi Lestari
Akuntansi

Hardo Soloplast
Perdagangan Internasional, Bisnis Internasional, Manajemen Pemasaran

Hardo Soloplast
Teknik Mekatronika, Teknik Mesin, Teknik Elektronika

Rs Pku Muhammadiyah Karanganyar
Refraksi Optisi

Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar
Geografi, Pertanahan, Teknik Geodesi, Teknik Geomatika

Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar
Geografi, Pertanahan, Teknik Geodesi