Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Morula Indonesia
1. Menangani pertanyaan dan kebutuhan pasien melalui berbagai kanal komunikasi, seperti telepon, WhatsApp, email, dan media sosial.
2. Memberikan informasi terkait layanan, jadwal, prosedur, serta promo yang berlaku sesuai dengan standar perusahaan.
3. Melakukan pencatatan, pembaruan, dan pengelolaan data pasien secara akurat pada sistem.
4. Membantu proses tindak lanjut (follow-up) pasien, termasuk penjadwalan konsultasi atau tindakan sesuai kebutuhan.
5. Menangani keluhan pasien secara profesional serta melakukan eskalasi kepada tim terkait apabila memerlukan penanganan lebih lanjut.
6. Memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pasien sesuai dengan standar layanan Contact Center.
7. Menjaga kerahasiaan data pasien dan informasi perusahaan sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
Penguasaan Product Knowledge: Menghafal daftar layanan/tindakan klinik, jadwal praktik dokter, estimasi harga dasar, serta asuransi yang bekerja sama.Standar Greeting & Etiket Telepon: Mempelajari skrip sapaan pembuka (opening), cara meminta izin untuk menahan telepon (hold), dan penutup (closing) yang hangat dan profesional.Observasi (Shadowing): Mendengarkan secara langsung (plug-in) agen senior saat menerima panggilan (inbound) maupun melakukan panggilan keluar (outbound).
Penerimaan Inbound Calls: Menjawab panggilan masuk dari pasien untuk memberikan informasi jadwal dokter, lokasi klinik, atau persyaratan sebelum kunjungan.Navigasi Sistem Antrean/HIS: Memasukkan data pendaftaran pasien baru atau pasien lama ke dalam sistem informasi klinik untuk mengunci jadwal (appointment booking).Penyaringan Panggilan (Call Routing): Mengidentifikasi apakah panggilan tersebut bersifat pertanyaan umum, gawat darurat, atau perlu disambungkan langsung ke dokter/perawat.
Panggilan Pengingat (Reminder Calls): Menghubungi pasien pada H-1 untuk mengingatkan dan mengonfirmasi kehadiran jadwal konsultasi atau tindakan medis.Panggilan Pasca-Kunjungan (Care Calls): Menghubungi pasien beberapa hari setelah tindakan medis (jika ada instruksi dari dokter) untuk menanyakan kondisi atau mengingatkan jadwal kontrol.Manajemen Perubahan Jadwal: Menghubungi pasien secara asertif dan meminta maaf jika ada pembatalan jadwal mendadak karena dokter berhalangan hadir, lalu menawarkan jadwal pengganti (reschedule).
Teknik De-eskalasi: Mempelajari teknik mendengarkan aktif (active listening) dan nada suara empatik untuk menenangkan pasien yang sedang marah (misal: antrean lama atau tagihan tidak sesuai).Pencatatan Tiket Keluhan (Ticketing System): Menuliskan kronologi keluhan pasien ke dalam sistem dengan bahasa yang terstruktur, jelas, dan tidak emosional agar bisa ditindaklanjuti oleh departemen terkait.Prosedur Eskalasi: Mengetahui batas wewenang. Kapan harus memberikan kompensasi maaf secara langsung, dan kapan harus menyambungkan telepon ke Manajer atau Supervisor.
Layanan Chat & Media Sosial: Menjawab pertanyaan pasien yang masuk melalui WhatsApp Business, Direct Message (DM) Instagram, atau Email perusahaan.Tata Bahasa Teks Profesional: Beradaptasi dari bahasa lisan ke tulisan baku yang tetap terasa ramah (hospitality text), tanpa menggunakan singkatan yang membingungkan dan meminimalkan typo (salah ketik).Evaluasi Kualitas (Self-QA): Mendengarkan ulang rekaman panggilannya sendiri dari minggu-minggu sebelumnya untuk mengevaluasi intonasi suara, kecepatan bicara, dan keramahan.
PIC Contact Center Harian: Menjalankan operasional penuh secara mandiri (menerima inbound, melakukan outbound, membalas teks) dengan kecepatan dan akurasi setara karyawan penuh waktu.Proyek Inisiatif (Pembuatan Template): Menyusun atau memperbarui 5 template balasan cepat (Quick Replies) WhatsApp atau Script telepon baru berdasarkan kasus/pertanyaan yang sering muncul dari pasien tapi belum ada di buku panduan.Serah Terima (Handover): Mengumpulkan catatan khusus pasien (patient notes) atau tiket komplain yang masih berstatus terbuka (open/pending) kepada agen utama.
The BIC, RT.9/RW.2, Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350

Kota Adm. Jakarta Pusat
PT Morula Indonesia adalah penyedia layanan fertilitas terbesar di Indonesia, beroperasi sejak 1997 di bawah Bundamedik Healthcare System (BMHS). Mereka fokus pada layanan bayi tabung (IVF), inseminasi (IUI), pemeriksaan genetika embrio, dan teknologi fertilitas lain seperti ICSI, IMSI, serta time-lapse incubator. Dengan jaringan lebih dari sepuluh klinik di kota besar, Morula menjadi salah satu pusat IVF dengan skala layanan dan infrastruktur medis paling luas di Indonesia. Secara reputasi, Morula dikenal memiliki tingkat keberhasilan IVF yang kompetitif secara global dan mengklaim telah membantu kelahiran lebih dari 10.000 bayi. Pada 2022 saja, mereka mencatat hampir 6.000 siklus IVF. Perusahaan ini juga menarik investasi strategis dari Jinxin Fertility Group pada 2024, menandai ekspansi dan penguatan posisinya sebagai pemain utama layanan fertilitas di Asia Tenggara.

Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP)
Ilmu Komputer
Jaya Ripta Bhuwana
Hospitaliti dan Pariwisata, Hospitality dan Pariwisata
Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Fisioterapi, fisioterapi
Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Okupasi Terapi, Terapi Okupasi

PT Kapuas Cemerlang Maju
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga

Perumda Pembangunan Sarana Jaya
Bisnis Perhotelan, Tata Boga, Perhotelan, Seni Kuliner, Manajemen Perhotelan, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner