Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo
Membantu asesmen fungsi gerak dan mobilitas, pengukuran rentang gerak, kekuatan otot, nyeri dan keseimbangan, latihan terapeutik dan mobilisasi sesuai rencana pelayanan, edukasi latihan, pemantauan respons pasien, persiapan alat, serta dokumentasi di bawah supervisi fisioterapis. Tindakan harus sesuai kompetensi dan kewenangan klinis.
Pengenalan struktur organisasi RSUD, tugas dan fungsi Instalasi Rehabilitasi Medik, alur rujukan pasien, tata tertib, standar operasional prosedur, serta koordinasi pelayanan fisioterapi dengan unit terkait.
Pembelajaran anamnesis, pemeriksaan fungsi gerak, pengukuran nyeri, lingkup gerak sendi, kekuatan otot, keseimbangan, aktivitas fungsional, serta penyusunan masalah fisioterapi sesuai kompetensi.
Pembelajaran gangguan gerak akibat kelainan otot, sendi, tulang, dan jaringan lunak, termasuk nyeri punggung, osteoartritis, cedera jaringan lunak, serta kondisi pascaoperasi ortopedi.
Pembelajaran gangguan gerak dan fungsi pada pasien stroke, gangguan saraf, penurunan keseimbangan, kelemahan otot, serta perubahan fungsi akibat proses penuaan.
Pembelajaran prinsip fisioterapi pada gangguan sistem pernapasan dan kardiovaskular, pemantauan tanda vital, saturasi oksigen, respons aktivitas, tanda intoleransi latihan, serta indikasi penghentian terapi.
Pelaksanaan pemeriksaan, identifikasi masalah gerak dan fungsi, penyusunan usulan program terapi, pelaksanaan latihan terbimbing, serta evaluasi respons pasien berdasarkan kasus terpilih.
Pembelajaran etika profesi fisioterapis, hak pasien, persetujuan tindakan, kerahasiaan informasi, identifikasi pasien, pencegahan risiko jatuh, serta komunikasi terapeutik dan kolaborasi antarprofesi.
Praktik terbimbing pemeriksaan rentang gerak sendi menggunakan goniometer, pengukuran kekuatan otot, penilaian nyeri, pemeriksaan postur, pola berjalan, dan penilaian kemampuan aktivitas sehari-hari.
Praktik terbimbing pemeriksaan nyeri, rentang gerak sendi, kekuatan otot, postur, keterbatasan aktivitas, dan fungsi ekstremitas berdasarkan kondisi pasien serta arahan fisioterapis pembimbing
Praktik terbimbing pemeriksaan kekuatan otot, tonus, koordinasi, keseimbangan, kemampuan transfer, mobilitas, dan aktivitas fungsional pasien neurologi dengan memperhatikan keselamatan
Praktik terbimbing pemantauan frekuensi napas, saturasi oksigen, pola pernapasan, toleransi aktivitas, serta observasi kebutuhan rehabilitasi respirasi sesuai kondisi pasien.
Pengumpulan data perkembangan fungsi pasien, evaluasi ketepatan dokumentasi, kepatuhan keselamatan pasien, pemeliharaan alat, dan penyusunan rekomendasi perbaikan mutu pelayanan.
Pembelajaran kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri, disinfeksi peralatan fisioterapi, pencegahan infeksi silang, keselamatan penggunaan alat, ergonomi kerja, dan penanganan kejadian darurat.
n pasif, peregangan, latihan penguatan otot dasar, latihan keseimbangan, latihan koordinasi, serta pemantauan respons pasien terhadap latihan.
Pelaksanaan terbimbing latihan mobilitas sendi, penguatan otot, peregangan, stabilisasi, latihan postur, dan latihan fungsional sesuai rencana terapi dan toleransi pasien.
Penerapan latihan perubahan posisi, duduk, berdiri, transfer, keseimbangan, koordinasi, dan latihan berjalan menggunakan alat bantu sesuai kondisi serta rencana terapi pasien.
Pengenalan dan praktik terbimbing latihan pernapasan, edukasi pengaturan napas, mobilisasi dini, latihan aktivitas bertahap, dan pemantauan respons kardiorespirasi sesuai rencana pelayanan.
Penilaian keterampilan pemeriksaan fisioterapi, pengukuran fungsi, komunikasi terapeutik, latihan terapeutik, keselamatan pasien, dokumentasi, serta presentasi studi kasus menggunakan data yang telah dianonimkan.
keluhan, pemeriksaan tanda vital, pengamatan postur dan pola gerak, pengenalan instrumen asesmen, serta dokumentasi pelayanan dengan supervisi fisioterapis.
Pencatatan hasil pemeriksaan, perencanaan program latihan di bawah arahan pembimbing, dokumentasi respons terapi, pemantauan perubahan fungsi, dan evaluasi hasil intervensi menggunakan format pelayanan rumah sakit.
Observasi indikasi, kontraindikasi, pemeriksaan keselamatan, persiapan alat, dan pemantauan respons pasien pada penggunaan modalitas fisioterapi yang tersedia di rumah sakit. Pengoperasian alat hanya dilakukan jika memenuhi persyaratan kompetensi, kewenangan, dan supervisi.
Praktik pengkajian risiko jatuh, observasi kemampuan fungsional lansia, latihan keseimbangan, penguatan otot, edukasi penggunaan alat bantu, serta penyusunan program latihan sederhana di bawah supervisi.
Praktik koordinasi pelayanan dengan dokter, perawat, dan tenaga rehabilitasi lainnya, edukasi latihan rumah, penggunaan alat bantu, pencegahan komplikasi imobilisasi, serta pendokumentasian hasil pelayanan.
Penyelesaian logbook, rekapitulasi capaian kompetensi, penyusunan laporan akhir, refleksi pembelajaran, penilaian sikap profesional, presentasi hasil magang, dan pemberian umpan balik oleh mentor.
Jl. Jenderal Sudirman No.60, Rw. I, Doplang, Kec. Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54114
Kab. Purworejo

Rumah Sakit Umum Daerah R. A. A Tjokronegoro Kabupaten Purworejo
Keperawatan Anestesiologi

Rumah Sakit Umum Daerah R. A. A Tjokronegoro Kabupaten Purworejo
Okupasi Terapi, Terapi Okupasi

Rumah Sakit Umum Daerah R. A. A Tjokronegoro Kabupaten Purworejo
Teknologi Bank Darah

Rumah Sakit Umum Daerah R. A. A Tjokronegoro Kabupaten Purworejo
Teknik Listrik

Rumah Sakit Umum Daerah R. A. A Tjokronegoro Kabupaten Purworejo
Teknologi Elektromedis, Teknik Elektromedis