Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT. Hulane Tech Manufacturing
1. Melaksanakan patroli keselamatan rutin untuk mengidentifikasi kondisi dan tindakan tidak aman (Unsafe Condition & Unsafe Act), serta memantau kepatuhan pekerja dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di berbagai zonasi pabrik.
2. Melakukan inspeksi fisik dan pendataan berkala terhadap kelayakan fasilitas K3 dasar, termasuk APAR, jalur evakuasi terbebas dari halangan, rambu K3, kelengkapan kotak P3K, dan fungsi eyewash station.
3. Memetakan potensi bahaya pada mesin atau proses kerja spesifik secara langsung di lapangan, serta terlibat dalam penyusunan draf Job Safety Analysis (JSA) atau peninjauan dokumen HIRADC menggunakan prinsip Hierarki Pengendalian.
4. Menyusun draf laporan harian dari temuan patroli di lapangan dan mencatat pelaporan insiden secara sistematis, baik untuk kejadian hampir celaka (Near-Miss) maupun cedera ringan (First Aid).
5. Mengikuti praktik investigasi insiden menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA) guna merumuskan rekomendasi tindakan pengendalian dan memantau status penyelesaian dokumen Tindakan Perbaikan dan Pencegahan (CAPA).
6. Berpartisipasi dan mendampingi jalannya Safety Briefing atau Toolbox Meeting, serta terlibat aktif sebagai tim bantuan atau observer dalam pelaksanaan simulasi tanggap darurat perusahaan (seperti fire drill atau penanganan bahan kimia).
1. Mempelajari konsep dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di lingkungan industri manufaktur. 2. Memahami secara komprehensif Kebijakan Keselamatan Perusahaan (Company Safety Policy) dan tata tertib area pabrik, termasuk zonasi tingkat risiko. 3. Mengenal jenis-jenis Alat Pelindung Diri (APD) standar yang diwajibkan di setiap area kerja (produksi, gudang, dll) beserta fungsi spesifik perlindungannya. 4. Mempelajari prosedur dasar tanggap darurat (Emergency Response Procedure), tata letak rute evakuasi, lokasi Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan lokasi titik kumpul (Assembly Point). 5. Mendapatkan pengenalan awal mengenai Sistem Manajemen K3 (SMK3) dan dasar-dasar standar ISO terkait keselamatan kerja (seperti kesadaran terhadap ISO 45001) yang diimplementasikan perusahaan.
1. Melakukan observasi lapangan dan inspeksi tingkat kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja di berbagai zonasi (seperti area produksi dan gudang). 2. Mendampingi atau berpartisipasi langsung dalam pelaksanaan Safety Briefing atau Toolbox Meeting harian/mingguan sebelum pergantian shift kerja dimulai. 3. Melaksanakan patroli keselamatan (Safety Patrol) rutin bersama pembimbing untuk mengidentifikasi tindakan tidak aman (Unsafe Act) dan kondisi tidak aman (Unsafe Condition) di area pabrik. 4. Melakukan pengecekan fisik dasar terhadap fasilitas keselamatan dan tanggap darurat, seperti memastikan jalur evakuasi tidak terhalang barang, rambu K3 terlihat jelas, dan segel/tekanan APAR dalam kondisi normal. 5. Mendokumentasikan dan menyusun draf laporan harian terkait temuan patroli K3 di lapangan untuk diserahkan kepada supervisor HSE.
1. Mempelajari jenis-jenis sumber potensi bahaya (hazard) di lingkungan pabrik manufaktur, yang meliputi bahaya mekanik (mesin berputar), fisik (kebisingan, suhu ekstrem), kimiawi (bahan berbahaya dan beracun), hingga ergonomi. 2. Memahami konsep dasar Hierarki Pengendalian Bahaya (Hierarchy of Control), mulai dari eliminasi, substitusi, rekayasa teknik (engineering control), kontrol administratif, hingga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai garis pertahanan terakhir. 3. Mengenal dasar pembuatan dan pembacaan dokumen penjaminan keselamatan kerja, seperti JSA (Job Safety Analysis) atau tahapan awal HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). 4. Mendalami spesifikasi teknis Alat Pelindung Diri (APD) untuk pekerjaan dengan risiko khusus (misalnya: standar safety harness untuk bekerja di ketinggian, jenis respirator untuk paparan bahan kimia, atau sarung tangan anti-cut). 5. Mempelajari alur pelaporan insiden tanpa cedera atau kondisi hampir celaka (Near-Miss) agar tercatat ke dalam sistem pangkalan data K3 perusahaan.
1. Melakukan pemetaan lapangan secara mandiri (di bawah pengawasan) untuk mengidentifikasi potensi bahaya (hazard identification) pada proses kerja atau mesin spesifik di area produksi. 2. Terlibat langsung dalam penyusunan draf awal Job Safety Analysis (JSA) atau peninjauan dokumen HIRADC untuk aktivitas pekerjaan yang memiliki risiko menengah hingga tinggi. 3. Melaksanakan inspeksi ketersediaan, kelayakan fungsi, dan tingkat kepatuhan penggunaan APD oleh pekerja secara berkala di berbagai zona pabrik. 4. Merumuskan rekomendasi tindakan pengendalian bahaya sederhana berdasarkan prinsip Hierarki Pengendalian (misalnya: mengusulkan penambahan pelindung mesin, pemasangan rambu peringatan, atau perbaikan batas garis aman/5R). 5. Melakukan simulasi investigasi awal dan pencatatan jika ditemukan kondisi tidak aman (Unsafe Condition) atau insiden hampir celaka (Near-Miss) ke dalam formulir pelaporan K3.
1. Mempelajari dokumen Emergency Response Plan (ERP) atau Prosedur Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat perusahaan secara komprehensif, meliputi skenario kebakaran, tumpahan bahan kimia, dan bencana alam. 2. Memahami struktur, pembagian tugas, dan tanggung jawab dari Tim Tanggap Darurat (Emergency Response Team/ERT) serta petugas Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di area pabrik. 3. Mempelajari alur dan klasifikasi pelaporan insiden K3, mulai dari Near-Miss (hampir celaka), First Aid Case (cedera ringan/P3K), Medical Treatment, hingga Lost Time Injury (LTI). 4. Mengenal metodologi dasar investigasi insiden (Incident Investigation), seperti pengenalan Root Cause Analysis (RCA) untuk mencari akar penyebab kecelakaan. 5. Mempelajari cara merumuskan rekomendasi Tindakan Perbaikan dan Pencegahan (Corrective and Preventive Action / CAPA) agar insiden serupa tidak terulang kembali.
1. Terlibat langsung sebagai observer atau tim bantuan dalam pelaksanaan simulasi tanggap darurat (seperti fire drill, simulasi tumpahan bahan kimia, atau evakuasi medis) di lingkungan pabrik. 2. Melakukan inspeksi fisik dan pendataan berkala terhadap fasilitas penunjang tanggap darurat (seperti mengecek kelengkapan obat di kotak P3K, akses hydrant, serta menguji coba eyewash station atau safety shower). 3. Melakukan simulasi pengisian formulir Laporan Insiden K3 (Incident Report) secara lengkap dan sistematis berdasarkan studi kasus Near-Miss atau temuan insiden ringan di lapangan. 4. Mengikuti sesi praktik investigasi atau emergency drill menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA) bersama pembimbing lapangan untuk menemukan akar masalah (root cause) dari sebuah kejadian. 5. Membantu melakukan pemantauan (monitoring) terhadap status penyelesaian Tindakan Perbaikan dan Pencegahan (Corrective and Preventive Action / CAPA) dari temuan patroli atau insiden bulan sebelumnya.
PT Hulane Tech Manufacturing., Sertajaya, Kec. Cikarang Tim., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530

Kab. Bekasi
From its inception in 1977, Hu Lane Associate Inc. (Hu Lane) engaged in manufacturing of various types of metal stamped terminals products, and by 2004, expanded to involve in manufacturing of wide range of connector products. Today, Hu Lane has grown to become one of the world-class leading automotive connector manufacturers, not only for the automotive industry, but also expanded to support the electronics, medical, solar, and other Hi-Tech sectors.

PT.fusoh Tube Parts Indonesia
Administrasi Bisnis Otomotif

PT.yili Indonesia Dairy
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Sastra Cina, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional

PT. Hulane Tech Manufacturing
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Sastra Cina, Sastra Tiongkok, Pengobatan Tradisional Tiongkok, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional, Bahasa dan Budaya Tiongkok

PT. Hulane Tech Manufacturing
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Sastra Cina, Sastra Tiongkok, Pengobatan Tradisional Tiongkok, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional, Bahasa dan Budaya Tiongkok
East Jakarta Medika
Teknik Instalasi Listrik, Teknik Listrik, Sistem Kelistrikan, Arsitektur Bangunan Gedung

PT. Gunze Indonesia
Bahasa Jepang