Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
Human Capital System Developer bertugas menganalisis kebutuhan, merancang, membangun, menguji, dan membantu implementasi aplikasi Human Capital yang mendukung proses pengelolaan SDM perusahaan. Pekerjaan dilaksanakan oleh tim magang yang terdiri atas kompetensi Teknik Informatika dan Manajemen, dengan pendampingan mentor bisnis dan teknis.
1. Mengidentifikasi proses bisnis, permasalahan, kebutuhan pengguna, dan peluang digitalisasi pada proses Human Capital.
2. Menerjemahkan kebutuhan menjadi requirement, user story, acceptance criteria, alur proses, rancangan data, dan rancangan aplikasi.
3. Mengembangkan fitur/modul HCM menggunakan standar arsitektur, teknologi, keamanan, pengelolaan kode, dan pengujian yang ditetapkan perusahaan.
4. Melaksanakan pengujian bertahap, demo sprint, perbaikan defect, User Acceptance Test (UAT), dan persiapan deployment.
5. Menyusun dokumentasi teknis dan pengguna, materi pelatihan, serta melakukan knowledge transfer dan serah terima hasil proyek.
6. Mengelola pekerjaan melalui backlog, sprint, milestone, pelaporan progres, pengendalian risiko, dan eskalasi hambatan.
Peserta memahami Requirement engineering, BRD/SRS ringkas, user story dan acceptance criteria. BPMN/UML, prototype/wireframe dan usability dasar. ERD/data dictionary, API, role/access, privasi dan keamanan data.
Peserta memahami Git/version control, branching dan code review, melakukan Coding standard, environment, database/API dasar, autentikasi dan otorisasi, serta melakukan Unit testing, konfigurasi dan penanganan error.
Peserta memahami Git/version control, branching dan code review, melakukan Coding standard, environment, database/API dasar, autentikasi dan otorisasi, serta melakukan Unit testing, konfigurasi dan penanganan error.
Peserta memahami Git/version control, branching dan code review, melakukan Coding standard, environment, database/API dasar, autentikasi dan otorisasi, serta melakukan Unit testing, konfigurasi dan penanganan error.
Peserta memahami Unit, integration, system, regression testing dan UAT, mengelola Severity defect, retest, hak akses, keamanan dan kualitas data, serta Change management.
Peserta memahami Release/deployment management, konfigurasi environment dan rollback.
Peserta menyusun proses To-Be dan skenario penggunaan, mendefinisikan kebutuhan fungsional/nonfungsional, aturan bisnis dan validasi, serta Membuat prototype, model data dan desain integrasi.
Peserta menyiapkan repository dan development environment sesuai prosedur TI, membangun kerangka aplikasi, model data dan pola integrasi, mengimplementasikan fitur/skenario prioritas pertama, serta melakukan unit test, code review dan demo sprint.
Peserta menyiapkan repository dan development environment sesuai prosedur TI, membangun kerangka aplikasi, model data dan pola integrasi, mengimplementasikan fitur/skenario prioritas pertama, serta melakukan unit test, code review dan demo sprint.
Peserta menyiapkan repository dan development environment sesuai prosedur TI, membangun kerangka aplikasi, model data dan pola integrasi, mengimplementasikan fitur/skenario prioritas pertama, serta melakukan unit test, code review dan demo sprint.
Peserta menulis test plan, skenario, test data yang aman dan bukti pengujian, melakukan pengujian teknis serta UAT dengan pengguna, menangani defect berdasarkan prioritas dan mengulang pengujian, serta menyusun user guide, FAQ, rencana cutover, backup/rollback dan checklist rilis.
Peserta melakukandeploy sesuai change/release approval ke environment tujuan, serta melakukan Smoke test dan verifikasi fungsi pascadeployment.
Jl. Cilaki No.73 Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115

Kota Bandung
Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero). Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal 20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).

Koperasi Karyawan PT. Len Industri (Persero)
Multimedia, Animasi, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Desain Grafis

PT Dirgantara Indonesian (Persero)
Teknik Mesin, Teknik Penerbangan

PT Dirgantara Indonesian (Persero)
Teknik Dirgantara, Teknik Aeronautika

PT Dirgantara Indonesian (Persero)
Teknik Dirgantara, Aeronautika

PT Dirgantara Indonesian (Persero)
Teknik Mesin, Teknik Penerbangan

Koperasi Karyawan PT. Len Industri (Persero)
Teknik Mekatronika, Teknik Mesin, Teknik Fisika, Teknik Elektro, Teknik Sipil