Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT. Hulane Tech Manufacturing
1. Melakukan administrasi manajemen aset IT (pencatatan, pelabelan, pembuatan Berita Acara Serah Terima) dan memverifikasi kesesuaian fisik perangkat dengan data di sistem.
2. Melaksanakan inventarisasi (physical check) secara langsung dan membantu penyusunan laporan rekonsiliasi untuk mendukung departemen akuntansi dalam mendata penyusutan aset (depreciation).
3. Mengoperasikan sistem Ticketing/Helpdesk untuk menerima keluhan (issue), khususnya pemantauan kendala pada sistem keamanan/CCTV (kamera mati, gambar buram) di kantor maupun outlet, hingga tiket ditutup sesuai SLA.
4. Melakukan setup, instalasi OS (seperti Windows), dan konfigurasi periferal pendukung (seperti email klien, pemetaan pencetak jaringan) pada PC/laptop baru agar siap digunakan oleh pengguna.
5. Memberikan dukungan teknis tingkat pertama (Tier 1 Troubleshooting) secara langsung untuk kendala perangkat keras dan lunak (misal: layar biru, aplikasi crash, koneksi offline).
6. Melakukan pemeliharaan preventif (preventive maintenance) berkala untuk mendeteksi gangguan jaringan (kabel LAN/Wi-Fi), printer/scanner, serta mencegah penyebaran malware pada perangkat operasional.
Rincian Aktivitas: 1. Mempelajari topologi jaringan dasar, arsitektur infrastruktur IT perusahaan (seperti server, router, switch, access point), serta spesifikasi perangkat keras (hardware) standar yang digunakan di kantor maupun outlet. 2. Memahami Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan bantuan IT (IT Helpdesk/Ticketing System), mulai dari cara menerima keluhan pengguna akhir (end-user), kategorisasi masalah, hingga standar waktu penyelesaian (Service Level Agreement / SLA). 3. Mengenal berbagai perangkat lunak (software) resmi perusahaan, sistem operasi, sistem kasir/POS (jika ada di outlet), serta kebijakan keamanan informasi dasar (IT security awareness). 4. Mempelajari prosedur administrasi manajemen aset IT (IT Asset Management), termasuk tata cara pencatatan perangkat baru, serah terima fasilitas laptop/PC ke karyawan, dan pelabelan inventaris. 5. Mengkaji format baku untuk penyusunan laporan operasional IT, seperti rekapitulasi status jaringan harian, jumlah tiket keluhan yang masuk/diselesaikan, serta jadwal pemeliharaan rutin (preventive maintenance). Indikator Keberhasilan: 1. Peserta magang mampu mengidentifikasi, membedakan, dan menjelaskan fungsi dari komponen utama infrastruktur jaringan dan perangkat keras operasional di kantor/outlet. 2. Peserta memahami alur birokrasi penanganan masalah (SOP Troubleshooting) dari pengguna melapor hingga masalah dinyatakan selesai. 3. Peserta mampu memahami standar pencatatan inventaris dan dapat menguraikan komponen data apa saja yang wajib ada dalam laporan infrastruktur IT mingguan.
Rincian Aktivitas: 1. Mempelajari prosedur standar pembaruan catatan aset IT (update asset records) ke dalam pangkalan data atau sistem inventaris perusahaan (mencakup pencatatan nomor seri/SN, MAC Address, spesifikasi perangkat, dan nama pengguna). 2. Memahami metode verifikasi informasi aset secara administratif, yakni mencocokkan data dari dokumen pengadaan (Purchase Order / DO) dengan spesifikasi fisik perangkat keras dan perangkat lunak yang diterima. 3. Mengkaji cara mengidentifikasi ketidaksesuaian aset (asset discrepancies), seperti melacak perangkat yang berpindah divisi tanpa dokumen serah terima, atau aset yang statusnya tidak sesuai (misal: tercatat aktif di sistem namun fisik rusak/hilang). 4. Mempelajari struktur dan tata cara penyusunan laporan rekonsiliasi inventaris IT, yaitu proses membandingkan dan menyamakan data tertulis di sistem akuntansi/aset dengan hasil pengecekan aktual di lapangan. 5. Mengenal pentingnya audit aset IT berkala guna mendukung departemen Finance/Accounting dalam penyusutan aset (depreciation) dan merencanakan jadwal peremajaan perangkat (hardware replacement). Indikator Keberhasilan: 1. Peserta magang mampu menjelaskan dengan runtut alur pencatatan dan pemutakhiran data aset IT sejak perangkat dibeli hingga diserahkan kepada pengguna (end-user). 2. Peserta memahami langkah-langkah analitis untuk mendeteksi dan menyelesaikan kasus ketidaksesuaian (selisih) data inventaris IT. 3. Peserta mampu menjabarkan komponen-komponen wajib yang harus ada di dalam sebuah draf laporan rekonsiliasi aset IT perusahaan.
Rincian Aktivitas: 1. Mengeksekusi proses inventarisasi aset IT secara langsung dengan melakukan pengecekan fisik (physical checks) terhadap kondisi, fungsi dasar, dan kesesuaian nomor seri perangkat keras (PC, laptop, printer, router, dll) di area kantor maupun outlet. 2. Melakukan pencetakan dan penempelan label identifikasi inventaris (asset labeling / barcode) pada perangkat IT baru maupun perangkat lama yang labelnya rusak atau pudar, sesuai dengan format tata nama perusahaan. 3. Menyiapkan, mengelola, dan mengarsipkan dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST) atau asset handover records dengan tertib setiap kali terjadi distribusi, peminjaman, mutasi, atau pengembalian perangkat keras oleh karyawan. 4. Melakukan sinkronisasi data antara hasil pengecekan fisik aktual di lapangan dengan data yang tercatat di dalam sistem inventaris/pangkalan data IT, serta mencatat anomali (kerusakan/kehilangan) yang ditemukan. 5. Memberikan dukungan administratif kepada tim IT senior dalam menyusun draf, merevisi, atau menyempurnakan dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait tata kelola manajemen aset IT. Indikator Keberhasilan: 1. Peserta magang mampu menyelesaikan tugas pengecekan fisik dan pelabelan aset secara menyeluruh (comprehensive), akurat, dan rapi tanpa ada perangkat operasional yang terlewat. 2. Peserta berhasil menjaga ketertiban administrasi serah terima perangkat IT, dibuktikan dengan kelengkapan dokumen pendukung (tanda tangan form serah terima) untuk setiap pergerakan unit perangkat masuk maupun keluar. 3. Peserta mampu memberikan masukan yang aplikatif dalam membantu penulisan atau revisi draf SOP tata kelola inventaris aset IT perusahaan.
Rincian Aktivitas: 1. Menerima, memverifikasi, dan menginput setiap laporan gangguan atau permintaan terkait sistem pemantauan (CCTV) dari pengguna kantor maupun outlet ke dalam IT Ticketing System. 2. Mengkategorikan tingkat urgensi (severity/priority level) dari masalah CCTV yang dilaporkan—misalnya kamera mati/ offline, gambar buram, sudut pandang berubah, atau perangkat DVR/NVR tidak merekam—sesuai dengan Service Level Agreement (SLA). 3. Mendokumentasikan secara detail setiap riwayat penanganan (troubleshooting log) dari teknisi internal atau vendor pihak ketiga pada kolom update tiket, agar riwayat perbaikan perangkat dapat ditelusuri di masa depan. 4. Melakukan tindak lanjut proaktif (follow-up) untuk proses penutupan tiket (ticket closure), yaitu dengan mengonfirmasi kembali kepada pihak pelapor atau divisi keamanan bahwa CCTV telah berfungsi dengan normal. 5. Mengekstrak dan menyusun rekapitulasi data tiket perbaikan CCTV bulanan, guna membantu supervisor IT menganalisis titik-titik kamera mana saja yang sering mengalami gangguan atau membutuhkan peremajaan perangkat. Indikator Keberhasilan: 1. Peserta magang mampu mengoperasikan fungsi-fungsi dasar pada sistem ticketing secara mandiri dan akurat, memastikan tidak ada keluhan (issue) CCTV yang terlewat dari pendataan. 2. Peserta dapat mendeskripsikan kendala teknis dari pelapor ke dalam bahasa tiket yang jelas dan terstruktur, sehingga teknisi lapangan dapat langsung memahami akar permasalahan. 3. Peserta berhasil memantau dan mengawal alur tiket CCTV dari status Open hingga Resolved/Closed tepat waktu sesuai batas SLA, tanpa membiarkan ada tiket menggantung tanpa kejelasan tindak lanjut.
Rincian Aktivitas: 1. Melakukan instalasi Sistem Operasi (seperti Windows) dan pemasangan aplikasi standar operasional kantor (Microsoft Office, Antivirus, peramban web, dll) pada perangkat PC atau laptop baru (atau setelah reset/format). 2. Mengeksekusi setup dan konfigurasi komputer secara spesifik sesuai dengan peran dan kebutuhan departemen pengguna, mencakup pembuatan akun (user profile), pengaturan klien email (seperti Outlook), dan pemetaan pencetak jaringan (network printer). 3. Melaksanakan jadwal pemeliharaan rutin (preventive maintenance) pada unit komputer dan periferalnya, baik secara fisik (membersihkan komponen CPU) maupun sistem (melakukan update/patching OS dan memindai malware). 4. Memberikan dukungan teknis tingkat pertama (Tier 1 Troubleshooting) secara langsung di meja karyawan untuk mengatasi kendala perangkat keras dasar (misal: kabel LAN longgar, monitor no display) dan perangkat lunak aplikasi lambat/ crash). 5. Melakukan instalasi, penempatan, dan pengujian periferal pendukung kerja lainnya seperti telepon IP (IP Phone), scanner, dan proyektor ruang rapat agar siap digunakan oleh karyawan tanpa hambatan. Indikator Keberhasilan: 1. Peserta magang mampu menyelesaikan proses instalasi awal (deployment) perangkat komputer baru hingga status "siap pakai" secara cepat, akurat, dan sesuai dengan standar profil keamanan perusahaan. 2. Peserta berhasil memberikan penanganan masalah teknis dasar (troubleshooting) kepada pengguna dengan sikap yang ramah, solutif, dan efisien sehingga karyawan dapat segera kembali bekerja (minimal downtime). 3. Peserta mampu menjalankan prosedur pemeliharaan (maintenance) secara terstruktur, yang dibuktikan dengan beroperasinya perangkat pengguna secara optimal dan minimnya laporan kerusakan sistem akibat virus/penumpukan cache.
Rincian Aktivitas: 1. Melakukan diagnosis dan penanganan masalah teknis (troubleshooting) lanjutan pada PC/laptop pengguna, seperti mengatasi layar biru (blue screen), aplikasi sistem yang crash, atau gagal booting (hardware failure). 2. Mendeteksi dan memperbaiki gangguan konektivitas jaringan, baik jaringan kabel (LAN) maupun nirkabel (Wi-Fi), mencakup pengecekan fisik kabel crimping, switch/router, hingga penyesuaian IP address. 3. Menangani kendala operasional pada perangkat pencetak (printer) dan pemindai (scanner) di berbagai departemen, seperti kertas tersangkut (paper jam), error driver/spooler, hingga penggantian tonner/tinta. 4. Melaksanakan proses pengecekan fisik dan pemeliharaan (preventive maintenance) berkala yang lebih menyeluruh pada perangkat IT vital kantor maupun outlet untuk meminimalkan risiko kerusakan mendadak (downtime). 5. Membuat log penyelesaian masalah dan memberikan edukasi singkat (tips dasar) kepada pengguna akhir tentang cara menjaga perangkat agar terhindar dari malware atau kerusakan ringan akibat kelalaian pemakaian. Indikator Keberhasilan: 1. Peserta magang mampu mengidentifikasi akar masalah (diagnostik) secara analitis dan mengaplikasikan solusi troubleshooting yang paling efektif dan aman untuk PC, jaringan, dan printer. 2. Peserta berhasil menyelesaikan keluhan teknis dari pengguna dengan cepat dan responsif sesuai target SLA, sehingga produktivitas operasional kantor atau outlet tidak terhambat terlalu lama. 3. Peserta menunjukkan inisiatif dan kedisiplinan tinggi dalam menjalankan rutinitas maintenance berkala, yang dibuktikan dengan menurunnya angka gangguan berulang (recurring issues) pada perangkat yang ditangani.
PT Hulane Tech Manufacturing., Sertajaya, Kec. Cikarang Tim., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530

Kab. Bekasi
From its inception in 1977, Hu Lane Associate Inc. (Hu Lane) engaged in manufacturing of various types of metal stamped terminals products, and by 2004, expanded to involve in manufacturing of wide range of connector products. Today, Hu Lane has grown to become one of the world-class leading automotive connector manufacturers, not only for the automotive industry, but also expanded to support the electronics, medical, solar, and other Hi-Tech sectors.

PT.fusoh Tube Parts Indonesia
Administrasi Bisnis Otomotif

PT.yili Indonesia Dairy
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Sastra Cina, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional

PT. Hulane Tech Manufacturing
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Sastra Cina, Sastra Tiongkok, Pengobatan Tradisional Tiongkok, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional, Bahasa dan Budaya Tiongkok

PT. Gunze Indonesia
Bahasa Jepang

PT Musashi Auto Parts Indonesia
Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional

PT. Hulane Tech Manufacturing
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Sastra Cina, Sastra Tiongkok, Pengobatan Tradisional Tiongkok, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional, Bahasa dan Budaya Tiongkok