Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.
PT. Raudhatussyfaa Sehat Bersama
Tugas utama memberikan asuhan keperawatan, memantau kondisi pasien, serta menjembatani komunikasi antara pasien dengan Profesional Pemberi Asuhan (Dokter, Perawat, Tenaga Kesehatan lainnya).
Materi yang diberikan pada orientasi umum rumah sakit adalah:1. Budaya Organisasi2. Budaya Pelayanan Prima3. Pengetahuan Mengenai Produk Layanan4. Komunikasi Efektif5. Pengendalian dan Pencegahan Infeksi6. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit7. Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien8. Bantuan Hidup Dasar9. Rumah Sakit Syariah
Pelayanan keperawatan di Instalasi Rawat Inap;Praktek keperawatan di Instalasi Rawat Inap adalah diantaranya memberikan asuhan keperawatan langsung, memantau tanda vital dan perkembangan kondisi pasien secara berkala, melaksanakan instruksi dokter (seperti pemberian obat), serta mendokumentasikan setiap tindakan. Mereka juga berperan penting sebagai edukator bagi pasien dan keluarga. praktek pembelajaran meliputi:1. Penerimaan Pasien: Menyambut dan memfasilitasi pasien baru, menyiapkan tempat tidur, serta melakukan orientasi ruang rawat inap.2. Pengkajian & Pemantauan: Mengukur suhu tubuh, tekanan darah, denyut nadi, saturasi oksigen, serta mengamati keluhan dan perubahan fisik maupun psikologis pasien.3. Pemberian Obat & Tindakan Medis: Memberikan obat sesuai dosis, jadwal, dan rute yang diinstruksikan dokter. Melakukan prosedur seperti pemasangan infus, kateter, atau perawatan luka.4. Koordinasi Tim Medis: Menjadi penghubung antara pasien dan dokter spesialis. Melaporkan segera jika terjadi perburukan kondisi atau keadaan darurat.5. Edukasi & Dukungan Emosional: Menjelaskan rencana perawatan, penggunaan obat lanjutan, diet khusus, serta memberikan dukungan moral kepada pasien dan keluarga selama masa penyembuhan.6. Dokumentasi Rekam Medis: Mencatat semua tindakan, respons pasien, dan temuan klinis secara rinci ke dalam rekam medis untuk memastikan kesinambungan layanan.7. Pencegahan Infeksi: Menjaga kebersihan lingkungan perawatan dan menerapkan standar keselamatan untuk mencegah penyebaran infeksi nosokomial.8. Pengenalan operasional Sistem Informasi Rumah Sakit atau Rekam Medis Elektronik.
Pelayanan keperawatan di Instalasi Rawat Jalan;Praktek keperawatan di Instalasi Rawat Jalan atau Poliklinik dalam memberikan asuhan keperawatan awal, membantu pemeriksaan dokter, serta mengelola administrasi medis di poliklinik. praktek dalam melakukan triase, memantau tanda-tanda vital, menyiapkan alat medis, serta memberikan edukasi pengobatan kepada pasien agar alur pelayanan klinik berjalan lancar dan efisien. Pembelajaran praktek juga akan meliputi;1. Penyiapan Fasilitas: Memastikan ruang periksa, blangko rekam medis, dan instrumen medis di poliklinik steril serta siap digunakan.2. Pengkajian Awal: Menerima pasien, melakukan anamnesis, serta mengukur tanda-tanda vital (seperti tekanan darah, suhu, dan nadi) sebelum bertemu dokter.3. Asistensi Dokter: Mendampingi dokter spesialis selama pemeriksaan fisik atau tindakan medis ringan.4. Pelaksanaan Tindakan: Memberikan perawatan seperti mengganti perban, memberikan suntikan, atau memfasilitasi pemeriksaan penunjang.5. Pendidikan Kesehatan: Mengedukasi pasien dan keluarga mengenai jadwal kontrol, cara minum obat yang benar, dan perawatan lanjutan di rumah.6. Dokumentasi: Mencatat keluhan, hasil pemeriksaan, dan rencana perawatan ke dalam rekam medis elektronik atau fisik.7. Pengenalan operasional Sistem Informasi Rumah Sakit atau Rekam Medis Elektronik.
Pelayanan keperawatan di Instalasi Gawat Darurat;Praktek keperawatan di Instalasi Gawat Darurat diantaranya adalah pelaksanaan Triase untuk memilah pasien berdasarkan tingkat kegawatan, memberikan tindakan resusitasi, memantau kondisi kritis, serta melakukan kolaborasi medis dalam lingkungan yang serba cepat. Pembelajaran praktek keperawatan di IGD juga meliputi;1. Pelaksanaan Triase: Melakukan penilaian awal yang cepat untuk memprioritaskan pasien berdasarkan tingkat kegawatan (seperti metode Airway, Breathing, Circulation atau ABCDE).2. Tindakan Resusitasi dan Stabilisasi: Memberikan pertolongan pertama pada pasien dalam kondisi darurat atau mengancam nyawa, termasuk mempersiapkan alat dan membantu dokter selama prosedur tindakan.3. Pengkajian dan Perawatan Pasien: Mengumpulkan data kesehatan, mengidentifikasi kebutuhan pasien, dan melaksanakan asuhan keperawatan langsung sejak pasien tiba.4. Pemberian Obat dan Terapi: Memberikan obat-obatan, memasang infus, kateter, atau nasal kanul sesuai dengan instruksi medis.5. Administrasi dan Rekam Medis: Mengisi formulir pendaftaran serta mendokumentasikan setiap tindakan dan perubahan kondisi pasien dengan cermat.6. Persiapan Rujukan atau Rawat Inap: Mempersiapkan pasien yang akan dipindahkan ke ruang rawat inap, kamar operasi, atau dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.7. Pengenalan operasional Sistem Informasi Rumah Sakit atau Rekam Medis Elektronik.
Pelayanan keperawatan di Instalasi Intensive Care UnitPraktek keperawatan di ICU meliputi pemebelajaran dalam memantau tanda vital secara kontinu, mengelola peralatan medis canggih (seperti ventilator), merespons keadaan darurat medis dengan cepat, dan melaporkan perkembangan kondisi pasien kepada dokter serta keluarga. Praktek pembelajaran keperawatan di ICU secara spesifik diantaranya;1. Pemantauan Pasien: Melakukan observasi kondisi pasien, membaca dan menganalisis perubahan data dari monitor pasien (bedside monitor) secara rutin.2. Pengelolaan Peralatan Medis: Mempersiapkan, mengoperasikan, dan memelihara alat-alat penunjang kehidupan seperti ventilator (alat bantu napas), pompa infus, dan defibrilator.3. Tindakan Medis Khusus: Memberikan obat-obatan kritis, memasang infus, mengambil sampel darah, serta membantu dokter dalam prosedur invasif seperti intubasi.4. Perawatan Fisik: Memenuhi kebutuhan dasar pasien, memposisikan atau merubah posisi tubuh pasien (reposisi) untuk mencegah luka dekubitus, serta menjaga kebersihan.5. Koordinasi & Komunikasi: Memberikan pembaruan status klinis secara berkala kepada keluarga pasien serta berkolaborasi dengan tim dokter untuk menyusun rencana perawatan.6. Pengenalan operasional Sistem Informasi Rumah Sakit atau Rekam Medis Elektronik.
Pelayanan keperawatan di Instalasi Bedah Sentral/Ruang Operasi;Praktek pembelajaran keperawatan dalam mengelola keselamatan dan kelancaran prosedur operasi. Mereka menjalankan peran spesifik sebelum, selama, dan sesudah pembedahan, yang dibagi menjadi empat posisi utama: Perawat Sirkuler (manajemen non-steril), Perawat Instrumen (menyiapkan alat steril), Perawat Asisten, dan Perawat Anestesi. Praktek empat posisi keperawatan di Instalasi Bedah Sentral diantaranya meliputi'1. Perawat Sirkuler: Mengelola administrasi, memposisikan pasien, membuka set steril, memantau tanda-tanda vital, serta menjadi penghubung antara area steril dan non-steril.2. Perawat Instrumen: Menyiapkan kebutuhan alat instrumen bedah, mempertahankan prinsip kesterilan kamar operasi, dan memberikan alat kepada dokter bedah selama operasi berlangsung.3. Perawat Asisten: Membantu dokter bedah dalam memegang retraktor, menghentikan perdarahan (hemostasis), dan mengelola jahitan sesuai instruksi.4. Perawat Anestesi: Membantu dokter spesialis anestesi dalam menyiapkan obat bius, memantau fungsi vital, dan menjaga jalan napas pasien selama dan setelah operasi.
Orientasi Khusus Keperawatan meliputi pengenalan pelayanan keperawatan pasien di;1. Pelayanan keperawatan di Instalasi Rawat Inap; 2. Pelayanan keperawatan di Instalasi Rawat Jalan3. Pelayanan keperawatan di Instalasi Gawat Darurat4. Pelayanan keperawatan di Instalasi Intensive Care Unit5. Pelayanan keperawatan di Instalasi Bedah Sentral/Ruang Operasi6. Pelayanan keperawatan di Instalasi Hemodialisa
Pelayanan keperawatan di Instalasi Hemodialisa;Praktek pemebelajaran keperawatan di Instalasi Hemodialisa dalam memberikan asuhan keperawatan langsung kepada pasien gagal ginjal. Tanggung jawab utamanya meliputi: mempersiapkan mesin dialisis dan akses vaskular, memantau tanda vital pasien selama proses cuci darah, memberikan edukasi kesehatan, serta berkolaborasi dengan tim medis untuk perawatan komprehensif. Berikut praktek pembelajaran keperawatan di Intaslasi Hemodialisa meliputi;1. Persiapan Sebelum Tindakan: Mempersiapkan mesin dialisis dan memastikan sistem pemurnian air (water treatment) berfungsi optimal.Memeriksa kelengkapan alat, obat-obatan, dan bahan medis habis pakai.Mengkaji kondisi pasien, meliputi berat badan, keluhan saat ini, dan tanda-tanda vital sebelum prosedur.2. Pelaksanaan Selama Tindakan:Melakukan punksi akses vaskular (fistula/AV shunt) dengan teknik steril dan menghubungkan pasien ke mesin.Memantau parameter mesin dialisis (tekanan aliran darah, kecepatan ultrafiltrasi, dan antikoagulan) secara berkala.Mengobservasi kondisi umum dan respons pasien terhadap tindakan untuk mencegah komplikasi seperti hipotensi atau kram otot.3. Evaluasi dan Perawatan Pasca Tindakan:Mengakhiri proses dialisis (terminasi) dengan aman sesuai prosedur.Memastikan akses vaskular dirawat dan perdarahan telah berhenti.Mencatat hasil tindakan ke dalam rekam medis pasien.4. Edukasi dan Layanan Holistik:Memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga mengenai diet, manajemen cairan, dan kepatuhan jadwal terapi.Menerapkan standar pencegahan infeksi yang ketat selama seluruh proses berlangsung.
Jl. Tuparev No.117, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153
Kab. Cirebon
PT. Raudhatussyfaa Sehat Bersama (RS Permata Cirebon) bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan. Dengan Kualifikasi Rumah Sakit Tipe B dan Terakreditasi KARS, RS Permata Cirebon memiliki SDM Kesehatan yang lengkap dengan berbagai kompetensi, keunggulan pelayanan yang ditunjang dengan peralatan medis yang canggih.

PT Sinarya Bersaudara
Okupasi Terapi

PT Sinarya Bersaudara
Terapi Wicara dan Bahasa, Terapi Wicara

Rumah Sakit Daerah Sidawangi
Terapi Wicara

Rumah Sakit Daerah Sidawangi
Fisioterapi

Rumah Sakit Daerah Sidawangi
Gizi dan Dietetika, Gizi

Rumah Sakit Daerah Sidawangi
Okupasi Terapi