Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Kimia Farma Tbk
Peserta magang akan mempelajari pengelolaan portofolio produk farmasi kategori Anti-Infective serta strategi pemasarannya. Peserta akan mendukung kegiatan riset pasar, analisis penjualan, pemantauan kondisi pasar, dan evaluasi efektivitas program pemasaran. Selain itu, peserta akan terlibat dalam persiapan kegiatan ilmiah, pengembangan materi promosi, program engagement tenaga kesehatan, dokumentasi kegiatan, administrasi pemasaran, serta koordinasi lintas fungsi. Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman mengenai proses pemasaran produk farmasi kategori Anti-Infective dan mampu mendukung pelaksanaan kegiatan pemasaran berdasarkan hasil analisis dan kebutuhan bisnis.
Peserta mempelajari karakteristik industri farmasi, pengenalan portofolio produk kategori Anti-Infective, informasi dasar produk, serta peran tim marketing dalam pengelolaan dan pemasaran produk. Pembelajaran juga mencakup pemahaman proses kerja dan koordinasi yang diperlukan dalam mendukung aktivitas pemasaran.
Peserta mempelajari konsep dasar strategi pemasaran dan metode riset pasar untuk memahami kondisi serta kebutuhan pasar. Materi mencakup pengumpulan informasi, identifikasi tren pasar, pengenalan kompetitor, dan pengolahan temuan awal sebagai bahan pendukung perencanaan pemasaran produk Anti-Infective.
Peserta mempelajari cara mengolah dan menginterpretasikan data penjualan, memantau perkembangan kinerja produk, serta mengidentifikasi pola dan perubahan penjualan. Peserta juga belajar menyusun ringkasan temuan dan mengidentifikasi peluang pasar berdasarkan data yang tersedia, dengan arahan mentor.
Peserta mempelajari proses perencanaan kegiatan ilmiah dan program engagement tenaga kesehatan, termasuk penentuan kebutuhan kegiatan, persiapan materi pendukung, koordinasi dengan pihak terkait, dan dokumentasi pelaksanaan. Pembelajaran menekankan pentingnya ketepatan informasi serta kepatuhan terhadap prosedur dan ketentuan perusahaan.
Peserta mempelajari proses pengembangan materi promosi yang sesuai dengan tujuan komunikasi dan karakteristik produk. Peserta juga mempelajari pengumpulan data pelaksanaan program, pemantauan indikator kegiatan, serta penyusunan evaluasi awal untuk memahami kesesuaian hasil kegiatan dengan sasaran pemasaran.
Peserta mempelajari tata kelola administrasi marketing, pengarsipan dokumen, pencatatan aktivitas, serta koordinasi lintas fungsi. Sebagai hasil akhir, peserta menyusun laporan yang mencakup kegiatan yang telah dilaksanakan, hasil analisis yang relevan, kendala yang ditemui, dan pembelajaran yang diperoleh selama program magang.
Jl. Veteran III No.9, RT.2/RW.3, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110

Kota Adm. Jakarta Pusat
Kimia Farma adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1817. Nama perusahaan ini pada awalnya adalah NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co. Berdasarkan kebijaksanaan nasionalisasi atas eks perusahaan Belanda di masa awal kemerdekaan, pada tahun 1958, Pemerintah Republik Indonesia melakukan peleburan sejumlah perusahaan farmasi menjadi PNF (Perusahaan Negara Farmasi) Bhinneka Kimia Farma. Kemudian pada tanggal 16 Agustus 1971, bentuk badan hukum PNF diubah menjadi Perseroan Terbatas, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT Kimia Farma (Persero). Pada tanggal 4 Juli 2001, PT Kimia Farma (Persero) kembali mengubah statusnya menjadi perusahaan publik, PT Kimia Farma (Persero) Tbk, dalam penulisan berikutnya disebut Perseroan. Bersamaan dengan perubahan tersebut, Perseroan telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang kedua bursa telah merger dan kini bernama Bursa Efek Indonesia). Berbekal pengalaman selama puluhan tahun, Perseroan telah berkembang menjadi perusahaan dengan pelayanan kesehatan terintegrasi di Indonesia. Perseroan kian diperhitungkan kiprahnya dalam pengembangan dan pembangunan bangsa, khususnya pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia. Berdasarkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya Nomor AHU-0017895.AH.01.02 Tahun 2020 tanggal 28 Februari 2020 dan Surat Nomor AHU-AH.01.03-0115053 tanggal 28 Februari serta tertuang dalam Akta risalah RUPSLB Nomor 18 tanggal 18 September 2019, terjadi perubahan nama perusahaan yang semula PT Kimia Farma (Persero) Tbk menjadi PT Kimia Farma Tbk, efektif per tanggal 28 Februari 2020

Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP)
Ilmu Komputer

Wisma Nusantara International (Pullman Jakarta Indonesia)
Bahasa Dan Kebudayaan Korea, Bahasa dan Kebudayaan Korea, Pendidikan Bahasa Korea, Bahasa Korea
Jaya Ripta Bhuwana
Hospitaliti dan Pariwisata, Hospitality dan Pariwisata
Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Okupasi Terapi, Terapi Okupasi
Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Fisioterapi, fisioterapi

PT Kapuas Cemerlang Maju
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga