Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Agrinesia Raya
Pendidikan: Lulusan baru (fresh graduate) dari jurusan Teknik Industri, Management Industry, Statistika dan Teknik Mesin.
Pemahaman Teori: Memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep Lean Manufacturing / Lean Production, khususnya Value Stream Mapping (VSM), waste identification (7+1 wastes), dan continuous improvement (Kaizen).
Kemampuan Analitis: Mampu membaca, menganalisis data flow, dan memetakan proses kerja dari hulu ke hilir (end-to-end process).
Soft Skills: Kemampuan komunikasi yang baik (karena akan banyak berinteraksi dengan operator lapangan hingga supervisor),kemampuan komputer (excel, word, power point. power BI) proaktif, detail, memahami AI dan implementasinya dan mampu bekerja dalam tim.
Durasi: Bersedia berkomitmen untuk magang full-time selama 6 bulan (menyesuaikan timeline proyek).
Data Collection (Gemba Walk): Melakukan observasi langsung ke lapangan (production floor, warehouse, logistics) untuk mengambil data riil terkait cycle time, lead time, changeover time, uptime, dan jumlah inventory.
Process Mapping: Membantu memetakan kondisi proses saat ini (Current State Map) menggunakan software pendukung (Microsoft Visio, Lucidchart, atau Excel).
Waste Analysis: Mengidentifikasi aktivitas Non-Value Added (NVA) dan Necessary but Non-Value Added (NNVA) di sepanjang aliran proses produksi di PT Agrinesia Raya.
Documentation: Menyusun laporan performa line produksi berdasarkan metrik VSM (misalnya: Process Lead Time vs. Value Added Time).
Fokus: Adaptasi dan pemetaan awal. - Induction mengenai profil PT Agrinesia Raya dan standar keamanan pangan/K3 di pabrik - Melakukan Gemba Walk awal untuk memahami aliran material dan informasi - Mulai menggambarkan draf kasar Current State Map berdasarkan flow yang ada saat ini
Fokus: Validasi data lapangan. - Mengukur waktu secara presisi (stopwatch time study) pada setiap stasiun kerja - Memasukkan data operasional (takt time, pitch, scrap rate) ke dalam VSM - Mengidentifikasi bottleneck dan 8 pemborosan (wastes) di area produksi atau supply chain
Fokus: Perancangan solusi. - Brainstorming bersama Project Leader untuk memotong lead time yang tidak efisien - Membuat visualisasi Future State Map yang mengintegrasikan konsep seperti supermarket system, FIFO lane, atau kanban jika relevan - Menyusun rencana aksi (Kaizen Blitz / Action Plan) untuk menjembatani gap antara kondisi sekarang dan masa depan
Fokus: Uji coba solusi di lapangan. Menjalankan pilot project untuk 1–2 improvement point prioritas dari Action Plan (misalnya penataan ulang stasiun kerja, penerapan kanban/FIFO lane percobaan) Mendampingi tim produksi dalam penerapan perubahan proses secara langsung Mencatat kendala implementasi dan melakukan penyesuaian cepat (quick-fix adjustment)
Fokus: Mengukur dampak dan menyempurnakan solusi. Mengumpulkan data pasca-implementasi (lead time, scrap rate, produktivitas) untuk dibandingkan dengan baseline Mengevaluasi efektivitas improvement yang sudah dijalankan dan melakukan revisi bila diperlukan Menyusun draf SOP baru berdasarkan hasil implementasi yang sudah tervalidasi
Fokus: Dokumentasi dan presentasi. Finalisasi seluruh dokumen VSM (current state & future state) dan SOP baru Menyusun laporan akhir proyek magang secara lengkap Presentasi hasil proyek magang di depan manajemen PT Agrinesia Raya
- Induction mengenai profil PT Agrinesia Raya, GMP, Food Safety, dan K3. - Gemba Walk untuk memahami proses end-to-end. - Mempelajari SOP dan alur material/informasi. - Menyusun draft awal Current State Map.
- Melakukan time study pada setiap proses menggunakan stopwatch. - Mengumpulkan data produksi (cycle time, changeover time, takt time, lead time, scrap rate, OEE bila tersedia). - Memvalidasi Current State Map dengan kondisi aktual. - Mengidentifikasi bottleneck dan potensi pemborosan (8 Wastes).
- Melakukan analisis akar masalah menggunakan tools seperti Fishbone Diagram atau 5 Why's. - Menghitung dampak bottleneck terhadap produktivitas. - Menentukan prioritas area improvement berdasarkan data. - Berdiskusi dengan tim operasional untuk menyusun alternatif solusi.
Mendesain Future State Value Stream Map. - Mengintegrasikan konsep Lean yang relevan seperti FIFO, Kanban, Supermarket System, Line Balancing, atau Visual Management. - Menyusun roadmap implementasi dan target improvement. - Mempersiapkan Action Plan (Kaizen Plan).
- Mengevaluasi hasil implementasi berdasarkan KPI yang telah ditentukan. - Menyusun dokumentasi final, termasuk VSM, SOP atau Work Instruction apabila terdapat perubahan proses. - Menyusun lesson learned dan peluang improvement lanjutan. - Melakukan presentasi hasil proyek kepada manajemen PT Agrinesia Raya beserta rekomendasi keberlanjutan.
FVP4+MC Leuwinutug, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Kab. Bogor
Agrinesia merupakan perusahaan cake & pastry yang saat ini sedang berkembang dengan cepat dan memiliki ambisi untuk menjadi leader pada kategori tersebut. Selain itu Agrinesia berikrar untuk menjadi pelestari makanan nusantara yang menyediakan produk pilihan yang baik dan unik di setiap daerah. Agrinesia berdiri sejak tahun 2011 dengan mengeluarkan produk oleh - oleh khas Bogor yang diberi nama Lapis Bogor Sangkuriang, pencetus pertama kue lapis menggunakan bahan dasar talas. Lapis Bogor Sangkuriang saat ini telah menjadi produsen lapis talas terbesar dan menjadi pilihan nomor satu oleh-oleh di Bogor. Di tahun 2016, Agrinesia mengeluarkan produk oleh – oleh khas Surabaya dengan Brand Lapis Kukus Pahlawan. Melalui rasa yang bervariasi dan kualitas kue yang selalu terjaga, di tahun 2017 dan 2018 Lapis Kukus Pahlawan dianugerahi 1st Winner The Best Oleh-Oleh di Culinary Award Jawa Post. Dan di tahun 2019 mendapatkan titel sebagai The Favourite Bakery & Pastry Shop of The Year. Di tahun yang sama, Lapis Kukus Botani juga lahir dan menjadi kue lapis kebanggaan kota Jakarta dan sekitarnya. Tahun 2017, Agrinesia meluncurkan produk inovatif yang menjadi salah satu oleh-oleh paling dicari di Jogja, yaitu Bakpia Kukus Tugu Jogja. Bolu Susu Lembang yang diluncurkan di tahun yang sama menjadi pionir bolu susu di Bandung, saat ini telah menjadi salah satu pilihan favorit oleh-oleh ataupun camilan wisatawan atau orang Bandung asli. Tahun 2018, Bolu Malang Singosari lahir di Malang dan pada tahun 2019 berhasil mendapatkan award sebagai The Favorite Signature Food.

Yayasan Rs. Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa
Kedokteran

PT. Karya Bhakti Pratiwi
Okupasi Terapi
PT.citra Abadi Sejati
Teknik Industri

Sentul Damai Resort
Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata

Rumah Sakit Paru Dr. Goenawan Partowidigdo Cisarua Bogor
Kedokteran Gigi, Kedokteran

Rumah Sakit Paru Dr. Goenawan Partowidigdo Cisarua Bogor
Okupasi Terapi, Terapi Okupasi