Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Badan Pembinaan Hukum Nasional
"Melakukan kegiatan yang meliputi pengumpulan, pengklasifikasian,persiapan dan pelaksanaan penyuluhan, pemantauan, pengendalian, pemanfaatan, evaluasi dan pelaporan dan penelaahan untuk menyimpulkan dan menyusun rekomendasi di bidang sistem dan teknologi informasi berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan program kerja yang telah disusun.
Penerimaan peserta di unit kerja dan pemahaman struktur organisasi, tata kerja, serta tugas dan fungsi Kemenkum dan BPHN, termasuk muatan MTSL (kedudukan, tusi, dan isu strategis lembaga), pembagian tim di unit, etika ASN, kebijakan keamanan informasi, tugas jabatan, serta penyiapan akun, hak akses, dan tools kerja.
Peserta berperan sebagai asisten PMO untuk proyek-proyek BPHN yang sedang berjalan: memelihara register proyek, memperbarui papan proyek, mengumpulkan status dari manajer proyek, dan menerbitkan laporan status mingguan kepada mentor. Keputusan proyek tetap berada pada manajer proyek dan pejabat terkait. Target bulan ini: menyiapkan register proyek, papan proyek, dan format laporan status mingguan, lalu menerbitkan laporan pertama.
Peserta berperan sebagai asisten PMO untuk proyek-proyek BPHN yang sedang berjalan: memelihara register proyek, memperbarui papan proyek, mengumpulkan status dari manajer proyek, dan menerbitkan laporan status mingguan kepada mentor. Keputusan proyek tetap berada pada manajer proyek dan pejabat terkait. Target bulan ini: memelihara register seluruh proyek yang berjalan dan menerbitkan laporan status mingguan tepat waktu.
Peserta berperan sebagai asisten PMO untuk proyek-proyek BPHN yang sedang berjalan: memelihara register proyek, memperbarui papan proyek, mengumpulkan status dari manajer proyek, dan menerbitkan laporan status mingguan kepada mentor. Keputusan proyek tetap berada pada manajer proyek dan pejabat terkait. Target bulan ini: menambahkan pemantauan jadwal dan ketergantungan antarproyek serta menandai proyek yang berisiko terlambat.
Peserta berperan sebagai asisten PMO untuk proyek-proyek BPHN yang sedang berjalan: memelihara register proyek, memperbarui papan proyek, mengumpulkan status dari manajer proyek, dan menerbitkan laporan status mingguan kepada mentor. Keputusan proyek tetap berada pada manajer proyek dan pejabat terkait. Target bulan ini: menyusun ringkasan kemajuan portofolio bulanan untuk mentor dan pimpinan.
Peserta berperan sebagai asisten PMO untuk proyek-proyek BPHN yang sedang berjalan: memelihara register proyek, memperbarui papan proyek, mengumpulkan status dari manajer proyek, dan menerbitkan laporan status mingguan kepada mentor. Keputusan proyek tetap berada pada manajer proyek dan pejabat terkait. Target bulan ini: menyerahkan register, papan proyek, dan arsip laporan status final kepada mentor.
Arsitektur, domain, dan indikator Pemerintahan Digital, serta dasar manajemen proyek (WBS, jadwal, RACI, risiko, issue, dan laporan status) sebagai bekal peran asisten PMO (Project Management Office).
Peserta mencatat isu dan risiko proyek, menerbitkan notulen rapat beserta daftar tindak lanjut (penanggung jawab dan tenggat), menagih penyelesaiannya, dan mengeskalasi isu yang tertahan kepada mentor atau pimpinan. Target bulan ini: menyiapkan issue log, register risiko, dan template notulen, lalu menerbitkan notulen pertama.
Peserta mencatat isu dan risiko proyek, menerbitkan notulen rapat beserta daftar tindak lanjut (penanggung jawab dan tenggat), menagih penyelesaiannya, dan mengeskalasi isu yang tertahan kepada mentor atau pimpinan. Target bulan ini: menerbitkan notulen dan daftar tindak lanjut setiap rapat serta menagih penyelesaiannya.
Peserta mencatat isu dan risiko proyek, menerbitkan notulen rapat beserta daftar tindak lanjut (penanggung jawab dan tenggat), menagih penyelesaiannya, dan mengeskalasi isu yang tertahan kepada mentor atau pimpinan. Target bulan ini: menilai tingkat risiko (kemungkinan dan dampak) dan mengeskalasi isu yang tertahan.
Peserta mencatat isu dan risiko proyek, menerbitkan notulen rapat beserta daftar tindak lanjut (penanggung jawab dan tenggat), menagih penyelesaiannya, dan mengeskalasi isu yang tertahan kepada mentor atau pimpinan. Target bulan ini: menganalisis isu yang berulang dan mengusulkan perbaikan proses kepada mentor.
Peserta mencatat isu dan risiko proyek, menerbitkan notulen rapat beserta daftar tindak lanjut (penanggung jawab dan tenggat), menagih penyelesaiannya, dan mengeskalasi isu yang tertahan kepada mentor atau pimpinan. Target bulan ini: menutup seluruh tindak lanjut atau menyerahkan yang tersisa beserta statusnya.
Cara memelihara register proyek, papan proyek, jadwal, dan laporan status mingguan untuk beberapa proyek sekaligus.
Peserta mendata aplikasi dan infrastruktur yang dikelola unit bersama pengelola (versi, pemilik, basis data, server, domain, status pemeliharaan) dan menyusun draf register aplikasi dan infrastruktur.
Peserta memverifikasi draf register bersama pengelola dan pemilik proses bisnis, menandai data yang tidak sesuai atau belum lengkap, lalu memfinalisasi register untuk disetujui mentor.
Peserta memutakhirkan register saat ada perubahan (aplikasi atau server baru, perubahan versi atau pemilik, penonaktifan) dan memeriksa ulang data yang sebelumnya ditandai tidak sesuai.
Peserta memutakhirkan register saat ada perubahan (aplikasi atau server baru, perubahan versi atau pemilik, penonaktifan) dan memeriksa ulang data yang sebelumnya ditandai tidak sesuai.
Peserta memutakhirkan register untuk terakhir kalinya, memastikan seluruh temuan data telah ditindaklanjuti, dan menyerahkan register final kepada mentor dan pengelola.
Pencatatan issue log dan register risiko, penyusunan notulen dan daftar tindak lanjut, serta jalur eskalasi.
Peserta menangani permintaan layanan atau perubahan aplikasi dengan memulai dari pengguna: menyusun rencana riset, mewawancarai atau mensurvei pengguna dan pemilik proses bisnis, mengamati cara kerja mereka, memetakan proses berjalan, lalu merangkum temuan menjadi persona, user journey, dan daftar kebutuhan.
Peserta menyusun atau mereview SRS, BPMN, dan ERD bersama tim analisis dan desain, serta mengubah kebutuhan menjadi alur pengguna, wireframe, dan prototipe interaktif untuk direview tim, pemilik proses bisnis, dan perwakilan pengguna. Setiap kebutuhan dilengkapi kriteria penerimaan yang terukur agar dapat diturunkan menjadi test case pada Materi 7.
Peserta merencanakan dan menjalankan usability testing atas prototipe atau aplikasi yang sudah berjalan (menyiapkan skenario tugas, mengamati pengguna, mencatat hambatan), lalu merangkum temuan dan rekomendasi perbaikan. Skenario tugas ditulis dengan format mirip test case (langkah, hasil yang diharapkan, kriteria berhasil) agar hasil pengamatan dapat dibandingkan antarpengguna.
Peserta merevisi SRS dan desain berdasarkan hasil pengujian, memeriksa aspek aksesibilitas dan konsistensi tampilan, serta menyerahkan spesifikasi desain kepada tim pengembangan dan mengawal penerapannya.
Peserta membantu penanganan tiket perbaikan dan perubahan aplikasi bersama tim pengembangan: memantau backlog dan hambatan, mengoordinasikan UAT dan deployment di staging, serta mencatat change log. Pembuatan test case (tahap serah terima): merapikan repositori test case (penamaan, versi, status), memastikan seluruh kebutuhan SRS tertelusur ke test case, dan menyerahkan dokumen test case beserta laporan UAT final kepada mentor dan tim pengembangan.
Klasifikasi aplikasi, siklus hidup aplikasi, dasar infrastruktur (server, jaringan, pusat data/cloud), serta format register aplikasi dan infrastruktur.
Peserta membantu penanganan tiket perbaikan dan perubahan aplikasi bersama tim pengembangan: memantau backlog dan hambatan, mengoordinasikan UAT dan deployment di staging, serta mencatat change log. Pembuatan test case (tahap awal): mempelajari fitur aplikasi, SRS, dan tiket yang berjalan, lalu menyusun test case skenario utama (positif) dan alur alternatif untuk 1-2 fitur memakai template test case; hasil direview mentor atau pengembang.
Peserta membantu penanganan tiket perbaikan dan perubahan aplikasi bersama tim pengembangan: memantau backlog dan hambatan, mengoordinasikan UAT dan deployment di staging, serta mencatat change log. Pembuatan test case (tahap pengembangan): menyusun test case lengkap per tiket atau fitur (positif, negatif, nilai batas, hak akses) dengan penelusuran ke ID kebutuhan SRS, serta menyiapkan data uji di lingkungan staging.
Peserta membantu penanganan tiket perbaikan dan perubahan aplikasi bersama tim pengembangan: memantau backlog dan hambatan, mengoordinasikan UAT dan deployment di staging, serta mencatat change log. Pembuatan test case (tahap eksekusi): menjalankan test case pada UAT di staging bersama pengguna, mencatat hasil aktual dan status (lulus, gagal, terblokir), menulis laporan defect (langkah, bukti tangkapan layar, tingkat keparahan), dan memverifikasi ulang perbaikan.
Peserta membantu penanganan tiket perbaikan dan perubahan aplikasi bersama tim pengembangan: memantau backlog dan hambatan, mengoordinasikan UAT dan deployment di staging, serta mencatat change log. Pembuatan test case (tahap pemeliharaan): memperbarui test case saat ada perubahan, menyusun regression test case untuk fitur terdampak, dan merangkum hasil UAT (jumlah test case, persentase lulus, defect terbuka) untuk dibahas dengan pemilik proses bisnis. Keputusan penerimaan tetap berada pada pemilik proses bisnis.
Peserta membantu penanganan tiket perbaikan dan perubahan aplikasi bersama tim pengembangan: memantau backlog dan hambatan, mengoordinasikan UAT dan deployment di staging, serta mencatat change log. Pembuatan test case (tahap serah terima): merapikan repositori test case (penamaan, versi, status), memastikan seluruh kebutuhan SRS tertelusur ke test case, dan menyerahkan dokumen test case beserta laporan UAT final kepada mentor dan tim pengembangan.
Elisitasi kebutuhan, BPMN, UML, ERD, format dokumen SRS dan SDD, serta siklus human-centered design: riset pengguna (wawancara, survei, observasi), persona dan user journey, wireframe dan prototipe, usability testing, heuristik usability, prinsip aksesibilitas (WCAG), dan serah terima desain ke pengembang. Termasuk penulisan kriteria penerimaan (acceptance criteria) yang terukur sebagai dasar penyusunan test case.
Peserta memverifikasi kualitas data (query, pembersihan, pengecekan konsistensi), menyusun atau memperbarui dashboard dan laporan data bersama tim data, serta mencatat dan menindaklanjuti isu data. Target bulan ini: menjalankan query dasar (pilih data, filter, gabung tabel) untuk memeriksa kualitas data dan mencatat temuan.
Peserta memverifikasi kualitas data (query, pembersihan, pengecekan konsistensi), menyusun atau memperbarui dashboard dan laporan data bersama tim data, serta mencatat dan menindaklanjuti isu data. Target bulan ini: membersihkan dan memeriksa konsistensi data (duplikat, data kosong, format) serta mencatat isu data.
Peserta memverifikasi kualitas data (query, pembersihan, pengecekan konsistensi), menyusun atau memperbarui dashboard dan laporan data bersama tim data, serta mencatat dan menindaklanjuti isu data. Target bulan ini: menyusun atau memperbarui satu dashboard atau laporan data bersama tim data.
Peserta memverifikasi kualitas data (query, pembersihan, pengecekan konsistensi), menyusun atau memperbarui dashboard dan laporan data bersama tim data, serta mencatat dan menindaklanjuti isu data. Target bulan ini: menjalankan pengecekan kualitas data berkala dan menindaklanjuti isu data sampai tuntas.
Peserta memverifikasi kualitas data (query, pembersihan, pengecekan konsistensi), menyusun atau memperbarui dashboard dan laporan data bersama tim data, serta mencatat dan menindaklanjuti isu data. Target bulan ini: mendokumentasikan metadata dan aturan pengecekan, lalu menyerahkan dashboard dan laporan final.
Alur kerja Git, API, pengujian dan UAT, secure coding, dan manajemen perubahan. Pembuatan test case: pengertian test scenario dan test case; komponen test case (ID, fitur, ID kebutuhan SRS, prasyarat, langkah, data uji, hasil yang diharapkan, hasil aktual, status, catatan); teknik perancangan dasar (skenario positif dan negatif, equivalence partitioning, boundary value, decision table sederhana, uji hak akses); penelusuran test case ke kebutuhan (traceability); pencatatan defect; serta penggunaan test case pada UAT dan regression test.
Peserta membantu tim keamanan informasi dan infrastruktur: vulnerability assessment dasar (non-destruktif, atas izin dan pendampingan), review hak akses, uji backup dan restore, pemantauan ketersediaan dan kapasitas, serta memantau tindak lanjut temuan sampai tuntas. Target bulan ini: mempelajari kebijakan keamanan, menyusun daftar aset yang dipantau, dan ikut review hak akses.
Peserta membantu tim keamanan informasi dan infrastruktur: vulnerability assessment dasar (non-destruktif, atas izin dan pendampingan), review hak akses, uji backup dan restore, pemantauan ketersediaan dan kapasitas, serta memantau tindak lanjut temuan sampai tuntas. Target bulan ini: melakukan vulnerability assessment dasar atas izin dan pendampingan serta mencatat temuan.
Peserta membantu tim keamanan informasi dan infrastruktur: vulnerability assessment dasar (non-destruktif, atas izin dan pendampingan), review hak akses, uji backup dan restore, pemantauan ketersediaan dan kapasitas, serta memantau tindak lanjut temuan sampai tuntas. Target bulan ini: menjalankan uji backup dan restore serta memantau ketersediaan dan kapasitas.
Keamanan Informasi dan Pemantauan Infrastruktur Peserta membantu tim keamanan informasi dan infrastruktur: vulnerability assessment dasar (non-destruktif, atas izin dan pendampingan), review hak akses, uji backup dan restore, pemantauan ketersediaan dan kapasitas, serta memantau tindak lanjut temuan sampai tuntas. Target bulan ini: memantau tindak lanjut temuan dan melakukan review hak akses ulang.
Peserta membantu tim keamanan informasi dan infrastruktur: vulnerability assessment dasar (non-destruktif, atas izin dan pendampingan), review hak akses, uji backup dan restore, pemantauan ketersediaan dan kapasitas, serta memantau tindak lanjut temuan sampai tuntas. Target bulan ini: memastikan temuan tertutup atau terdokumentasi, lalu menyerahkan laporan akhir.
Satu Data Indonesia, kualitas data, metadata, SQL, ETL, dan visualisasi data.
Peserta mengelola persuratan dan pengarsipan dokumen proyek, mengisi logbook harian, menyusun laporan bulanan dan laporan magang, serta mengikuti simulasi uji kompetensi menjelang akhir magang. Target bulan ini: membuat struktur arsip dokumen proyek dan mulai mengisi logbook harian.
Peserta mengelola persuratan dan pengarsipan dokumen proyek, mengisi logbook harian, menyusun laporan bulanan dan laporan magang, serta mengikuti simulasi uji kompetensi menjelang akhir magang. Target bulan ini: menyusun laporan bulanan pertama dan mengelola persuratan dinas.
Peserta mengelola persuratan dan pengarsipan dokumen proyek, mengisi logbook harian, menyusun laporan bulanan dan laporan magang, serta mengikuti simulasi uji kompetensi menjelang akhir magang. Target bulan ini: merapikan arsip dokumen proyek dan menyusun kerangka laporan magang.
Peserta mengelola persuratan dan pengarsipan dokumen proyek, mengisi logbook harian, menyusun laporan bulanan dan laporan magang, serta mengikuti simulasi uji kompetensi menjelang akhir magang. Target bulan ini: menyusun draf laporan magang dan menyiapkan bahan simulasi uji kompetensi.
Peserta mengelola persuratan dan pengarsipan dokumen proyek, mengisi logbook harian, menyusun laporan bulanan dan laporan magang, serta mengikuti simulasi uji kompetensi menjelang akhir magang. Target bulan ini: menyelesaikan laporan magang dan mengikuti simulasi uji kompetensi.
SMKI/ISO 27001, standar keamanan Pemerintahan Digital, manajemen risiko, hardening, manajemen akses, backup dan DRP, serta monitoring ketersediaan dan kapasitas. Termasuk dasar vulnerability assessment (non-destruktif, hanya atas izin dan dengan pendampingan) serta etika pengujian keamanan.
Persuratan dinas, pengarsipan dokumen proyek, penyusunan laporan bulanan, pengisian logbook, dan penyusunan laporan magang.
Memahami penerapan kode etik, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi profesional, serta kewajiban menjaga keamanan dan kerahasiaan data pegawai dalam pelaksanaan tugas.
Jl. Mayjen Sutoyo No.10 4, RT.4/RW.14, Cililitan, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13640

Kota Adm. Jakarta Timur

Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Refraksi Optisi

Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama
Farmasi

Pesona Mandiri Indah Selaras
Bisnis Perhotelan, Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Manajemen Perhotelan, Pengelolaan Perhotelan, Manajemen Kuliner
PT. Lotte Shopping Indonesia
Bahasa dan Kebudayaan Korea, Pendidikan Bahasa Korea, Bahasa Korea
Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pembangunan Perumahan
Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Hospitaliti dan Pariwisata, Tata Boga, Industri Pariwisata, Seni Kuliner, Pendidikan Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Manajemen Pariwisata, Kepariwisataan, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner

Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama
Terapi Wicara