Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Puskesmas Kepil 2
Berikut adalah rincian tugas dan fungsi utama petugas sanitarian di Puskesmas:
1. Pelayanan Konseling Kesehatan Lingkungan (Klinik Sanitasi)
Konseling Pasien: Menerima rujukan pasien dari poli umum/anak yang menderita penyakit berbasis lingkungan (seperti diare, ISPA, DBD, malaria, kecacingan, scabies/gatal-gatal, dan keracunan makanan).
Wawancara & Identifikasi: Menganalisis kondisi lingkungan rumah atau kebiasaan pasien yang berpotensi menjadi penyebab penyakit.
Tindak Lanjut Konseling: Memberikan saran perbaikan sanitasi diri dan lingkungan kepada pasien/keluarga.
2. Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) / Lapangan
Kunjungan Rumah: Melakukan verifikasi dan kunjungan lapangan ke rumah pasien penyakit berbasis lingkungan untuk melihat langsung kondisi sanitasi tempat tinggalnya.
Pengawasan Tempat Fasilitas Umum (TFU): Melakukan inspeksi sanitasi berkala di sekolah, pasar, tempat ibadah, puskesmas/klinik, dan fasilitas umum lainnya.
Pengawasan Tempat Pengolahan Pangan (TPP): Pemeriksaan sanitasi dan hygiene di rumah makan, warung makan, kantin sekolah, hingga jasa boga/katering.
Pengawasan Sarana Air Minum (SAM): Melakukan pendataan dan pengawasan terhadap sumber air bersih/air minum masyarakat (sumur, depot air minum isi ulang, PAMSIMAS, dll.).
3. Pemantauan dan Intervensi Kesehatan Lingkungan
Pengambilan & Pengujian Sampel: Mengambil sampel air, makanan, udara, atau tanah secara berkala untuk diuji di laboratorium (baik uji fisik, kimia, maupun mikrobiologi).
Pengendalian Vektor & Binatang Pembawa Penyakit:
Melakukan Survei Jentik Nyamuk (Pemeriksaan Jentik Berkala / PJB).
Pengendalian nyamuk penyebab DBD/Malaria (misalnya pemberantasan sarang nyamuk, pembagian abate, hingga fogging jika diperlukan).
Pengendalian tikus, lalat, dan kecoak di area puskesmas maupun wilayah kerja.
Pengelolaan Limbah Medis Puskesmas: Mengelola dan memantau pemisahan, penyimpanan sementara, serta pemusnahan limbah medis padat (spuit, kassa darah, dll.) dan limbah cair Puskesmas agar sesuai standar keselamatan kesehatan dan lingkungan.
4. Pemberdayaan Masyarakat & Program Nasional
STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat): Mendorong dan memicu masyarakat untuk menerapkan 5 Pilar STBM:
Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS / Open Defecation Free).
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMM-RT).
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.
Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.
Edukasi & Sosialisasi: Memberikan penyuluhan sanitasi dasar kepada masyarakat, kader kesehatan, dan anak sekolah.
5. Pencatatan, Pelaporan, & Tanggap Darurat
Pencatatan & Pelaporan: Menyusun laporan bulanan/tahunan program Kesehatan Lingkungan melalui sistem informasi kesehatan resmi (seperti e-Monev STBM, SIMPUS, dll.).
Kesiapsiagaan Bencana: Terlibat dalam penanganan kesehatan lingkungan saat terjadi bencana alam atau Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan/wabah penyakit.
Minggu 1-2: Orientasi & Keselamatan Kerja (K3) Pengenalan struktur organisasi, regulasi sanitasi (Permenkes), dan SOP instansi. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan keselamatan kerja peserta magang. Output: Laporan pemahaman SOP & regulasi dasar kesehatan lingkungan. Minggu 3-4: Penyehatan Air & Sanitasi Dasar (SAB & STBM) Pengawasan Sarana Air Bersih (SAB) & Pemeliharaan Kualitas Air. Pemeriksaan parameter fisik air (bau, rasa, warna, kekeruhan). Evaluasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) / pemicuan jamban sehat. Output: Form Inspeksi Sanitasi (IS) Sarana Air Minum/Bersih.
Pengawasan Sanitasi Tempat-Tempat Umum (TTU) Inspeksi sanitasi pasar, sekolah, tempat ibadah, atau area publik. Penilaian pencahayaan, kelembapan, kebersihan fisik, dan sirkulasi udara. Output: Cheklist penilaian kelaikan sanitasi TTU. Hygiene Sanitasi Pangan (TPM / Pangan) Inspeksi Tempat Pengolahan Makanan (kantin, restoran, jasaboga). Pemeriksaan hygiene penjamah makanan (food handler) dan peralatan. Output: Laporan penilaian kelaikan hygiene sanitasi TPU/TPM.
Pengambilan & Pengujian Sampel Lingkungan Teknik pengambilan sampel air, makanan, dan udara secara benar (sampling technique). Penggunaan alat ukur Sanitarian Kit (pH meter, Lux meter, Sound Level meter, TDS meter, dll.). Output: Berita Acara Pengambilan Sampel & Rekapitulasi Hasil Ukur. Pengelolaan Limbah Padat & Bahan Berbahaya Beracun (B3) Pemisahan limbah medis/B3 dan limbah non-medis (domestik). Penyimpanan Sementara Limbah B3 (TPS B3) dan tata cara pengangkutan. Output: Alur pencatatan manifest limbah B3.
Pengelolaan Limbah Cair (IPAL) Pemantauan operasional Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pengukuran indikator kualitas effluent IPAL (pH, debit, suhu). Output: Logbook pemantauan harian operasional IPAL. Pengendalian Vektor & Binatang Pembawa Penyakit (P2V) Survey jentik nyamuk (Free Larva Index / ABJ), pemasangan trap tikus, dan kecoa. Pemetaan potensi perkembangbiakan vektor penyakit (DBD, Malaria, dll.). Output: Laporan Angka Bebas Jentik (ABJ) & pemetaan titik rawan vektor.
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) Identifikasi bahaya (hazard identification) dan penilaian risiko lingkungan di unit kerja. Penyusunan rekomendasi perbaikan sanitasi. Output: Matriks Manajemen Risiko Lingkungan. Edukasi & Promosi Kesehatan Lingkungan Penyusunan media edukasi (leaflet, poster, atau video singkat) terkait sanitasi. Penyuluhan langsung kepada penjamah makanan, masyarakat, atau staf internal. Output: Pelaksanaan 1x sesi penyuluhan/sosialisasi sanitasi.
Penyusunan Proyek Akhir / Laporan Kasus Sanitasi Penyusunan studi kasus atau proyek perbaikan sanitasi (Problem Solving Project) di fasilitas tempat magang. Output: Draft Laporan Akhir Magang. Presentasi Proyek, Evaluasi, & Penutupan Presentasi hasil magang di depan Pembimbing Lapangan / Mentor. Penilaian kompetensi dan pemberian sertifikat magang. Output: Laporan Final Magang & Lembar Penilaian Kinerja.
F2RM+PVP, Jalan Magelang - Sapuran, Paduroso, Randusari, Kec. Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56374

Kab. Wonosobo
Puskesmas Kepil 2 (UPTD Puskesmas Kepil II) adalah fasilitas kesehatan tingkat pertama milik pemerintah yang terletak di Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Informasi Lokasi dan Kontak • Alamat: Jl. Wonosobo-Magelang Km. 16 No. 26, Desa Randusari, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56374. • Nomor WhatsApp: 082242008000 • Akun Resmi: Instagram @puskesmas_kepil2 Jam Operasional • Rawat Jalan: • Senin – Kamis: 07.30 – 12.00 WIB • Jumat: 07.30 – 10.00 WIB • Sabtu: 07.30 – 11.00 WIB • IGD / Rawat Inap / Persalinan: 24 jam

Uptd Puskesmas Sukoharjo 1
Fisioterapi

Uptd Puskesmas Sapuran
Kesehatan Gigi dan Mulut

Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Selomerto 1 Kabupaten Wonosobo
Psikologi

Uptd Puskesmas Watumalang
Keperawatan Gigi, Terapi Gigi

Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Wadaslintang 1
Farmasi

Uptd Puskesmas Sapuran
Fisioterapi