Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT. Hulane Tech Manufacturing
1. Membaca dan menginterpretasikan dokumen teknis seperti Bill of Materials (BOM), Work Instruction (WI), dan Control Plan, serta memahami parameter operasional mesin dan karakteristik material dasar penyusun cetakan (mold base).
2. Melakukan prosedur pemasangan cetakan ke plat penjepit mesin secara aman, merakit utilitas pendukung seperti saluran pendingin dan hidrolik secara presisi tanpa kebocoran, menginput parameter ke panel kontrol, serta menjalankan Dry Cycle Run.
3. Mengeksekusi perawatan harian pada cetakan yang mencakup pembersihan rongga cetak, pelumasan komponen bergesekan (ejector pin), pengurasan saluran air, inspeksi visual terhadap goresan, hingga prosedur penyimpanan menggunakan cairan anti-karat.
4. Memantau parameter operasional kritis di layar mesin untuk diplot ke dalam Control Chart, merekam data cycle time aktual pekerja, dan menyusun laporan harian yang memuat durasi downtime serta catatan abnormalitas.
5. Mengaplikasikan penyesuaian setelan mesin (parameter tuning) dasar sebagai tindakan korektif cepat ketika mendeteksi indikasi awal produk cacat (seperti flash atau short shot) yang disebabkan oleh ketidakstabilan suhu atau tekanan.
6. Mengkarantina dan melabeli produk cacat agar tidak tercampur dengan produk normal, lalu melakukan investigasi akar permasalahan menggunakan Root Cause Analysis (RCA) untuk merumuskan usulan tindakan perbaikan (Kaizen).
1. Mempelajari prinsip dasar mekanikal dan karakteristik operasional dari proses Injection Molding (untuk material plastik/polimer) dan Stamping (untuk pembentukan pelat logam). 2. Mengkaji dokumen standar manufaktur perusahaan secara mendalam, termasuk pembacaan Bill of Materials (BOM), Work Instruction (WI), dan Control Plan yang mengatur alur produksi. 3. Mengenal secara teoretis parameter-parameter kritis mesin yang memengaruhi waktu siklus (cycle time) dan kualitas produk, seperti suhu, tekanan injeksi, dan cooling time pada Injection, serta tonnage dan langkah press pada Stamping. 4. Mempelajari standar lingkungan kerja (work environment) yang ideal, mencakup tata tertib pabrik, pengaturan zonasi (layout) antara area kerja operator dengan jalur material handling, dan protokol keselamatan mesin berat. 5. Mendapatkan pengenalan awal mengenai konsep efisiensi lini produksi, termasuk teori dasar dalam mengidentifikasi indikasi abnormalitas pada mesin serta titik-titik yang berpotensi menjadi hambatan (bottleneck) dalam proses manufaktur.
1. Mempelajari anatomi dan nomenklatur (penamaan) komponen dasar penyusun mold base secara detail, seperti plat jepit (clamping plate), rongga cetak (cavity), inti cetak (core), sistem ejektor (ejector pin), dan sistem saluran pendingin. 2. Mengenal spesifikasi dan karakteristik material pembentuk cetakan (mold material), serta memahami alasan pemilihan baja keras/spesifik berdasarkan siklus usia cetakan (mold life). 3. Mempelajari jenis-jenis bahan baku (raw material) polimer/plastik yang umum digunakan pada proses injeksi (seperti PP, ABS, PC) beserta sifat termal (titik leleh) dan penyusutannya (shrinkage rate). 4. Mengkaji konsep interaksi antara 4 pilar utama produksi: spesifikasi mesin (machine parameters), jenis material (raw material), desain cetakan (mold), dan konsep spesifikasi produk akhir (product concept / gambar teknik). 5. Meninjau dokumen teknis atau part drawing untuk memahami bagaimana konfigurasi sebuah cetakan (mold) secara teoretis dirancang untuk menghasilkan produk bebas cacat.
1. Mempraktikkan prosedur persiapan dan pemindahan cetakan (mold) secara aman dari area penyimpanan ke mesin produksi, termasuk pendampingan prosedur penggunaan hoist / crane (alat angkat). 2. Melaksanakan proses fisik pemasangan (mounting) mold ke platen (plat penjepit) mesin, meliputi proses penyejajaran (alignment), penguncian klem (clamping), dan pengaturan ketebalan cetakan (mold height / shut height). 3. Merakit dan menghubungkan sistem utilitas pendukung pada mold, seperti menginstal selang saluran pendingin (cooling water circuit), saluran hidrolik/pneumatik, dan kabel pemanas dengan benar dan bebas bocor. 4. Menginput parameter standar pengaturan mesin (Machine Setting Parameter) seperti kekuatan jepit (clamping force), posisi buka-tutup, dan suhu ke dalam panel kontrol (HMI) mesin berdasarkan dokumen Work Instruction. 5. Melakukan uji coba pergerakan mesin tanpa beban / tanpa material (Dry Cycle Run) dan mematuhi protokol keselamatan kerja (seperti prosedur Lockout/Tagout - LOTO dan penggunaan safety block) selama proses setup berlangsung.
1. Melaksanakan prosedur perawatan preventif harian pada mold, baik saat masih berada di atas mesin maupun setelah diturunkan, meliputi pembersihan material (resin/potongan logam), debu, dan sisa gas produksi di area cavity dan core. 2. Mempraktikkan teknik pelumasanyang presisi pada komponen mekanis yang saling bergesekan, seperti ejector pin. Pengolesan grease harus dengan takaran yang tepat agar pelumas tidak meluber dan mencemari produk jadi. 3. Melakukan perawatan saluran air dengan cara menguras, menyemprotkan udara bertekanan, atau menggunakan pembersih karat guna mencegah penyumbatan kerak atau lumut yang dapat merusak efisiensi pendinginan cetakan. 4. Menginspeksi secara visual dan meraba kondisi fisik permukaan mold untuk mendeteksi tanda-tanda keausan dini, goresan (scratch), penyok, atau retak rambut akibat kelelahan material (fatigue) paska siklus produksi tinggi. 5. Melakukan prosedur persiapan penyimpanan cetakan (Mold Storage Procedure), yang mencakup penyemprotan cairan anti-karat (anti-rust spray) secara merata ke seluruh permukaan cetak, serta mendokumentasikan riwayat perawatan ke dalam lembar Checklist Form Mold Maintenance.
1. Melakukan pemantauan (monitoring) berkala terhadap parameter kritis operasional di layar panel mesin (seperti suhu silinder, tekanan injeksi, cooling time, atau kekuatan press/tonnage) dan mencocokkannya dengan standar Control Plan yang berlaku. 2. Memasukkan dan memplot data hasil inspeksi ke dalam Peta Control Chart di lantai produksi untuk mendeteksi tren variasi proses yang berpotensi menyimpang dari batas kendali (Out of Control). 3. Merekam dan memperbarui data aktual cycle time pada setiap stasiun kerja untuk memastikan kestabilan proses, sekaligus mengevaluasi apakah kapasitas output mesin berjalan sinkron dan seimbang dengan alokasi manpower di area tersebut. 4. Mengaplikasikan langkah penyesuaian (parameter tuning) dasar di bawah pengawasan mentor sebagai tindakan korektif responsif (troubleshooting) ketika ditemukan indikasi cacat produk awal (misalnya flash atau short shot akibat suhu/tekanan yang tidak stabil). 5. Menyusun laporan harian pengendalian proses yang mencatat segala bentuk abnormalitas (abnormality report), durasi downtime, dan langkah penanggulangan sementara yang telah diambil untuk eskalasi ke supervisor.
1. Melakukan identifikasi dan klasifikasi jenis cacat pada produk NG (misalnya flash, short shot, warpage pada plastik injeksi, atau burr dan crack pada pelat logam) yang dihasilkan dari lini produksi. 2. Mengeksekusi prosedur karantina dengan mengisolasi produk NG ke area khusus (seperti boks merah) dan memastikan pemasangan label penolakan untuk mencegah risiko tercampurnya barang cacat dengan barang OK (Zero Mixed-Up). 3. Terlibat dalam investigasi akar masalah (Root Cause Analysis / RCA) penyebab munculnya produk NG menggunakan metode dasar seperti 5 Whys atau Fishbone Diagram, dengan meninjau faktor mesin, mold, material, dan operator. 4. Berkoordinasi dengan tim QA/QC serta Leader Produksi untuk memproses disposisi akhir atas lot barang NG, baik itu untuk pengerjaan ulang (Rework), diklaim, atau dihancurkan (Scrap). 5. Menyusun draf laporan penanganan produk NG dan merumuskan usulan tindakan perbaikan teknis (Corrective Action / Kaizen) sederhana agar kelainan serupa tidak terulang di kemudian hari.
PT Hulane Tech Manufacturing., Sertajaya, Kec. Cikarang Tim., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530

Kab. Bekasi
From its inception in 1977, Hu Lane Associate Inc. (Hu Lane) engaged in manufacturing of various types of metal stamped terminals products, and by 2004, expanded to involve in manufacturing of wide range of connector products. Today, Hu Lane has grown to become one of the world-class leading automotive connector manufacturers, not only for the automotive industry, but also expanded to support the electronics, medical, solar, and other Hi-Tech sectors.

PT.fusoh Tube Parts Indonesia
Administrasi Bisnis Otomotif

PT.yili Indonesia Dairy
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Sastra Cina, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional

PT. Hulane Tech Manufacturing
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Sastra Cina, Sastra Tiongkok, Pengobatan Tradisional Tiongkok, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional, Bahasa dan Budaya Tiongkok

PT. Hulane Tech Manufacturing
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Sastra Cina, Sastra Tiongkok, Pengobatan Tradisional Tiongkok, Bahasa Mandarin Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional, Bahasa dan Budaya Tiongkok
East Jakarta Medika
Teknik Instalasi Listrik, Teknik Listrik, Sistem Kelistrikan, Arsitektur Bangunan Gedung

PT. Gunze Indonesia
Bahasa Jepang