Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Anugerah Tangkas Transportindo
QHSE (Quality, Health, Safety & Environment) adalah divisi yang bertanggung jawab memastikan operasional perusahaan berjalan dengan mutu yang terjaga, aman bagi pekerja, sehat, dan ramah lingkungan. Divisi ini membangun dan memelihara sistem manajemen mutu, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta lingkungan, serta memastikan perusahaan memenuhi regulasi dan persyaratan standar yang berlaku.
Dalam praktiknya, divisi QHSE mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko, melakukan inspeksi dan pengawasan area kerja, menyiapkan kesiapsiagaan darurat, menyelidiki insiden, mengelola limbah dan dampak lingkungan, mengendalikan mutu dan ketidaksesuaian, melaksanakan audit internal, serta menanamkan budaya keselamatan melalui pelatihan dan kampanye. Dengan peran tersebut, QHSE melindungi pekerja, aset, dan reputasi perusahaan sekaligus mendukung perbaikan berkelanjutan.
Pengenalan visi, misi, proses bisnis, struktur organisasi, serta peran divisi QHSE (Quality, Health, Safety, Environment) dan koordinasinya dengan departemen lain.
Pengertian hazard dan risk, jenis bahaya (fisik, kimia, biologi, ergonomi, psikososial), serta hierarki pengendalian risiko.
Rencana tanggap darurat, organisasi tim darurat, sarana pemadam (APAR, hidran), titik kumpul, dan prosedur evakuasi.
Prinsip sistem manajemen lingkungan, aspek dan dampak lingkungan, kepatuhan terhadap regulasi, serta perbaikan berkelanjutan.
Prinsip manajemen mutu, fokus pelanggan, pendekatan proses, risk-based thinking, dan persyaratan utama ISO 9001.
Prinsip dan tahapan audit internal berdasarkan ISO 19011, peran auditor, teknik wawancara dan pengumpulan bukti, serta klasifikasi temuan.
Pengenalan ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001, siklus PDCA, serta struktur dokumen sistem manajemen (kebijakan, manual, prosedur, instruksi kerja, formulir).
Praktik menyusun HIRADC: mengidentifikasi bahaya pada suatu aktivitas, menilai kemungkinan dan keparahan, serta menentukan pengendalian.
Praktik mendukung simulasi evakuasi dan kebakaran, simulasi P3K dasar, serta inspeksi rutin APAR dan kotak P3K.
Praktik mengidentifikasi aspek lingkungan pada aktivitas perusahaan, menilai signifikansi dampaknya, dan menyusun daftar aspek dampak.
Penggunaan 7 QC tools (check sheet, histogram, Pareto, diagram sebab-akibat, dan lainnya) untuk menganalisis data mutu.
Praktik menyusun checklist audit, membantu audit lapangan, mencatat temuan, menyusun laporan, dan memantau tindak lanjut bersama auditor.
Dasar hukum keselamatan kerja (UU No. 1 Tahun 1970), SMK3 (PP No. 50 Tahun 2012), regulasi lingkungan yang relevan, serta kewajiban perusahaan dan pekerja.
Pemilihan dan perawatan APD, serta pengantar izin kerja (work permit) dan pekerjaan berisiko tinggi seperti bekerja di ketinggian, pekerjaan panas, dan ruang terbatas.
Pengenalan faktor bahaya kesehatan di tempat kerja (kebisingan, pencahayaan, bahan kimia, ergonomi), pemeriksaan kesehatan pekerja, dan pencegahan penyakit akibat kerja.
Jenis dan klasifikasi limbah, penyimpanan sementara limbah B3, pelabelan dan simbol, pencatatan, serta ketentuan pengangkutan dan pengolahan oleh pihak berizin.
Praktik pemeriksaan mutu (incoming, in-process, final inspection), pengambilan sampel, pengisian formulir inspeksi, dan pencatatan hasil.
Penetapan sasaran dan KPI QHSE, pemantauan pencapaian, tinjauan manajemen, serta konsep perbaikan berkelanjutan.
Mengikuti safety induction, pengenalan area kerja, rambu keselamatan, aturan APD, dan jalur evakuasi, dengan pendampingan petugas QHSE.
Praktik melakukan safety walk dan inspeksi dengan checklist, mencatat temuan, serta memantau tindak lanjut perbaikan.
Praktik mengklasifikasi insiden (near miss, first aid, kecelakaan kerja), menganalisis akar masalah dengan 5 Whys dan fishbone, serta menyusun laporan insiden.
Praktik mengawasi area penyimpanan limbah, mengisi logbook limbah, serta memahami pemantauan parameter lingkungan seperti air, udara, dan kebisingan (dengan pendampingan petugas).
Praktik menyusun laporan ketidaksesuaian (NCR), menganalisis akar masalah, merumuskan tindakan koreksi dan pencegahan, serta memverifikasi efektivitasnya.
Praktik menyusun materi induksi dan pelatihan QHSE, merancang program kampanye budaya keselamatan, dan mengevaluasi kehadiran serta pemahaman peserta.
Praktik pengendalian dokumen: penomoran, revisi, distribusi, pengelolaan rekaman (record), dan pengarsipan dokumen serta formulir QHSE.
Praktik menyiapkan materi dan memfasilitasi toolbox meeting singkat, serta membuat poster dan materi kampanye keselamatan.
Praktik mencatat dan merekap data insiden, menghitung angka frekuensi dan keparahan kecelakaan, serta menyusun laporan K3 untuk manajemen.
Praktik mengumpulkan data konsumsi energi, air, dan kertas, serta menyusun usulan program efisiensi dan pengurangan limbah.
Praktik mencatat dan menindaklanjuti komplain pelanggan, merekap hasil survei kepuasan, dan menganalisis tren masalah.
Studi kasus menyeluruh: melakukan penilaian risiko dan inspeksi suatu area, menyusun temuan dan rencana tindakan perbaikan, serta mempresentasikan laporan sebagai evaluasi akhir.
Taman Palem Lestari, Ruko Galaxy, Blok R No.22, RT.7/RW.8, Cengkareng Bar., Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730

Kota Adm. Jakarta Barat

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta
Teknik Kardiovaskuler, Teknik Kardiovaskular

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta
Teknik Kardiovaskuler, Teknik Kardiovaskular
Niaga Duta Pradana
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta
Fisioterapi, fisioterapi

Kedoya Adyaraya Tbk
Fisioterapi

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta
Fisioterapi, fisioterapi