Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Teknologi Kode Indonesia
1. Menyusun kalender konten media sosial berdasarkan content pillar, target audiens, dan tujuan pemasaran perusahaan.
2. Melakukan riset topik, tren industri, kompetitor, dan kebutuhan audiens untuk mengembangkan ide konten.
3. Membuat content brief, caption, copywriting, dan CTA untuk publikasi LinkedIn dan Instagram.
4. Mengoordinasikan proses produksi konten dengan tim desain atau pihak terkait sesuai brief dan timeline.
5. Melakukan quality control terhadap konten sebelum publikasi untuk memastikan kesesuaian informasi dan brand guideline.
6. Mengelola penjadwalan, publikasi, dan adaptasi konten sesuai karakteristik LinkedIn dan Instagram.
7. Melakukan monitoring aktivitas media sosial, termasuk komentar, mention, dan interaksi audiens.
8. Mengumpulkan dan menganalisis data performa konten berdasarkan metrik media sosial yang relevan.
9. Menyusun laporan performa dan rekomendasi optimasi konten berdasarkan hasil analisis data.
10. Mendukung pelaksanaan kampanye pemasaran digital serta mengelola dokumentasi dan pengarsipan aset konten secara terstruktur.
Peserta memahami lingkungan perusahaan, tata tertib, nilai, budaya kerja, dan tujuan program internship. Peserta menjelaskan struktur organisasi, peran Social Media Specialist, dan alur koordinasi dalam divisi Branding & Marketing.
Peserta mempelajari metode riset topik, tren industri, kebutuhan audience, kompetitor, dan sumber informasi terpercaya. • Peserta menghasilkan ide konten berdasarkan objective, audience, content pillar, dan relevansi terhadap bisnis. • Peserta mencantumkan sumber informasi pada setiap ide yang menggunakan data atau fakta eksternal.
Peserta menyusun dan menjalankan kalender konten LinkedIn dengan supervisi mentor. • Peserta membuat konten edukasi, insight, case study, partnership, company update, dan thought leadership sesuai kebutuhan. • Peserta menjadwalkan publikasi setelah mentor menyetujui naskah dan aset.
Peserta mempelajari fungsi reach, impression, engagement, engagement rate, click, CTR, follower growth, dan profile visit. • Peserta membedakan vanity metrics dengan metrics yang relevan terhadap objective konten. • Peserta menjelaskan hubungan antara objective, KPI, dan metrik yang digunakan untuk mengukur keberhasilan.
Peserta mempelajari struktur campaign social media yang terdiri dari objective, audience, key message, content pillar, channel, CTA, timeline, dan KPI. • Peserta menyusun campaign plan sederhana untuk salah satu produk, layanan, event, atau aktivitas perusahaan. • Peserta memastikan pesan campaign tetap konsisten pada LinkedIn dan Instagram.
Peserta mengelola siklus konten LinkedIn dan Instagram secara mandiri mulai dari research, ideation, planning, brief, production, QC, scheduling, publishing, monitoring, dan reporting. • Peserta menyelesaikan pekerjaan sesuai timeline tanpa ketergantungan pada arahan teknis mentor untuk aktivitas rutin. • Peserta meminta persetujuan mentor pada konten yang mengandung klaim khusus, data sensitif, atau penyebutan pihak eksternal.
Peserta mempelajari profil perusahaan, produk, layanan, positioning, dan value proposition TLab. Peserta menjelaskan karakteristik target audience B2B, BUMN, pemerintah, dan enterprise yang menjadi sasaran komunikasi TLab.
Peserta menyusun content calendar bulanan untuk LinkedIn dan Instagram berdasarkan target publikasi yang ditetapkan. • Peserta menentukan topik, format, objective, audience, CTA, tanggal publikasi, dan status produksi pada setiap konten. • Peserta menyesuaikan distribusi konten dengan prioritas komunikasi perusahaan.
Peserta menyusun dan menjalankan kalender konten Instagram dengan format carousel, static post, Reels, dan Story. • Peserta menyesuaikan copy, visual direction, dan CTA dengan karakter audience Instagram. • Peserta memastikan setiap aset Instagram melewati proses QC sebelum publikasi.
Peserta mengumpulkan data performa konten LinkedIn dan Instagram pada periode yang ditentukan. • Peserta membandingkan performa konten berdasarkan format, topik, objective, CTA, dan waktu publikasi. • Peserta mengidentifikasi konten dengan performa terbaik dan terendah berdasarkan data.
Peserta menyiapkan content calendar dan kebutuhan aset berdasarkan campaign plan yang telah disetujui. • Peserta mengkoordinasikan proses produksi, QC, scheduling, dan publikasi seluruh aset campaign. • Peserta memantau pelaksanaan campaign dan mencatat perubahan atau kendala yang terjadi.
Peserta menyusun content plan untuk periode berikutnya berdasarkan hasil performa enam bulan. • Peserta menentukan prioritas content pillar, format, frekuensi, audience, CTA, dan KPI. • Peserta menjelaskan alasan setiap prioritas berdasarkan data dan pembelajaran selama internship.
Peserta mempelajari fungsi social media dalam membangun awareness, credibility, engagement, dan business opportunity. Peserta membedakan karakteristik LinkedIn dan Instagram berdasarkan audience, format, tujuan, dan pola komunikasi.
Peserta mempelajari struktur content brief, hook, body copy, CTA, dan prinsip copywriting untuk social media. • Peserta menyusun content brief yang menjelaskan tujuan, pesan utama, struktur konten, referensi, dan konsep visual. • Peserta menulis caption LinkedIn dan Instagram dengan struktur yang sesuai dengan karakter masing-masing kanal.
Peserta mempelajari prinsip adaptasi satu topik menjadi beberapa format dan kanal. • Peserta mengubah satu materi utama menjadi versi LinkedIn dan Instagram tanpa menghilangkan pesan inti. • Peserta menjelaskan perbedaan angle, hook, format, dan CTA pada setiap versi konten.
Peserta mengubah data performa menjadi insight yang menjelaskan pola perilaku audience. • Peserta menyusun hipotesis berdasarkan temuan performa konten. • Peserta memberikan rekomendasi tindakan yang dapat diterapkan pada content plan berikutnya.
Peserta menyusun konten sebelum, selama, dan setelah event atau partnership perusahaan. • Peserta mengolah informasi event menjadi konten yang relevan bagi audience social media. • Peserta memastikan penyebutan pihak eksternal, data, dan klaim pada konten telah memperoleh persetujuan yang diperlukan.
Peserta menyusun laporan performa LinkedIn dan Instagram selama enam bulan. • Peserta membandingkan perkembangan audience, engagement, reach, impression, click, dan performa konten. • Peserta merumuskan tiga sampai lima rekomendasi yang dapat diterapkan oleh tim pada periode berikutnya.
Peserta mempelajari brand guideline, tone of voice, content pillar, dan prinsip komunikasi TLab. Peserta mengelompokkan topik konten ke dalam pilar edukasi, insight, event, partnership, culture, dan case study. Peserta mengidentifikasi contoh konten yang sesuai dan tidak sesuai dengan karakter komunikasi brand.
Peserta menerjemahkan content brief menjadi kebutuhan produksi desain atau video. • Peserta memeriksa kesesuaian copy, visual, data, sumber, CTA, dan brand guideline sebelum konten dipublikasikan. • Peserta mencatat hasil revisi dan memastikan aset final memenuhi checklist QC.
Peserta menjadwalkan konten menggunakan tools yang tersedia sesuai kalender editorial. • Peserta memeriksa caption, mention, hashtag, link, visual, dan waktu tayang sebelum publikasi. • Peserta mengarsipkan aset dan mencatat URL publikasi secara konsisten.
Peserta menyusun hipotesis untuk menguji perbedaan hook, format, CTA, atau waktu publikasi. • Peserta menetapkan indikator keberhasilan sebelum eksperimen dijalankan. • Peserta membandingkan hasil eksperimen dan menyusun keputusan untuk melanjutkan, mengubah, atau menghentikan pendekatan.
Peserta menyusun laporan performa LinkedIn dan Instagram secara bulanan. • Peserta membandingkan hasil aktual dengan KPI dan periode sebelumnya. • Peserta menyusun kesimpulan, key learning, dan rekomendasi content plan berdasarkan hasil analisis.
Peserta menyusun portofolio yang berisi contoh konten, content calendar, content brief, laporan performa, dan hasil campaign. • Peserta menyusun dokumen handover yang mencantumkan kalender konten, lokasi aset, template, proses kerja, dan status pekerjaan. • Peserta memastikan seluruh aset dan dokumentasi tersimpan pada folder yang telah ditentukan.
Peserta mengumpulkan data performa konten LinkedIn dan Instagram dalam periode yang ditentukan. Peserta mengidentifikasi pola performa berdasarkan topik, format, frekuensi, engagement, reach, impression, dan click. Peserta menyusun laporan audit baseline dan menyampaikan minimal lima temuan utama kepada mentor.
Peserta menyusun rekap jumlah ide, brief, aset, dan konten yang berhasil dipublikasikan. Peserta menjelaskan kendala produksi dan mengusulkan perbaikan proses kepada mentor.
Peserta memantau komentar, mention, dan pesan masuk pada LinkedIn dan Instagram. • Peserta mengidentifikasi interaksi yang dapat dijawab secara umum dan meneruskan pertanyaan yang membutuhkan tanggapan resmi kepada mentor. • Peserta mencatat pola pertanyaan dan respons audience sebagai bahan evaluasi konten.
Peserta mempresentasikan hasil analisis performa dan eksperimen kepada mentor. • Peserta menjelaskan alasan di balik setiap rekomendasi berdasarkan data yang tersedia
Peserta mempresentasikan hasil campaign dan laporan performa kepada mentor. • Peserta menjelaskan keputusan konten berdasarkan objective dan data performa campaign.
Peserta mempresentasikan hasil kerja dan pembelajaran selama enam bulan kepada mentor dan pimpinan Branding & Marketing. • Peserta menjelaskan pencapaian, kendala, insight, dan rekomendasi pengembangan social media. • Peserta menerima evaluasi akhir berdasarkan kualitas eksekusi, ketepatan waktu, kemampuan analisis, kualitas komunikasi, dan kemandirian kerja.
Peserta mempresentasikan hasil pemahaman brand, audience, content pillar, dan audit social media kepada mentor. Peserta memperbaiki hasil kerja berdasarkan umpan balik mentor sebelum melanjutkan ke tahap produksi konten.
Jl. Tj. No.126, Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162

Kota Yogyakarta
Perusahaan Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perusahaan teknologi yang menciptakan solusi inovatif komprehensif, mengedepankan nilai transparansi, mengutamakan riset teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia dengan tenaga profesional yang terbuka untuk berkolaborasi.

Rs Bethesda Yogyakarta
Okupasi Terapi, Terapi Okupasi

Sinar Mandiri Semesta
Instalasi dan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Teknik Listrik, Elektronika

Unit Bisnis Yogyakarta
Farmasi

Sinar Mandiri Semesta
Bisnis Perhotelan, Tata Hidang, Pengelolaan Perhotelan

Rs Bethesda Yogyakarta
Keperawatan, Kesehatan Gigi dan Mulut, Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi, Keperawatan

Rs Bethesda Yogyakarta
Fisioterapi, fisioterapi