Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.
Biro Hukum, Organisasi, Kerjasama dan Humas
(Peserta menggunakan laptop milik sendiri selama magang). Selama magang di Perpusnas Press, Spesialis Media Sosial bertugas sebagai ujung tombak amplifikasi literatur ilmiah melalui pengelolaan kampanye digital yang komprehensif. Tanggung jawab mereka mencakup riset audiens dan penyusunan kalender konten literasi, dilanjutkan dengan menerjemahkan naskah akademis yang padat menjadi copywriting serta skrip video pendek yang populer dan mudah dipahami publik. Selain merancang konsep, mereka juga memproduksi konten secara mandiri dari tahap pengambilan gambar (shooting) ulasan buku hingga penyuntingan video (editing) yang dilengkapi takarir dinamis. Dalam eksekusi hariannya, mereka berkolaborasi erat dengan tim DKV untuk merancang aset visual promosi, mengelola interaksi dan kampanye aktif bersama komunitas pembaca, serta menganalisis metrik performa media sosial secara rutin guna menyusun laporan strategis yang bertujuan mendongkrak visibilitas dan tingkat penyebaran buku terbitan instansi.
Pada bulan pertama, peserta akan mendalami fondasi pemasaran buku digital dan pengenalan ekosistem katalog Perpusnas Press yang meliputi monograf, prosiding, serta literatur rujukan. Peserta mempelajari karakteristik algoritma platform visual seperti Instagram (Bookstagram) dan TikTok (BookTok), serta teknik meriset audiens pembaca guna merumuskan strategi konten yang tepat untuk menyebarluaskan literatur ilmiah menjadi konsumsi publik yang lebih ringan dan relevan.
Memasuki bulan kedua, fokus pembelajaran bergeser pada teknik penulisan naskah (copywriting & scriptwriting) khusus untuk amplifikasi buku dan literatur. Peserta mempelajari cara membedah esensi naskah akademis yang padat menjadi naskah video pendek yang populer, menguasai pembuatan hook penahan atensi di tiga detik pertama, serta merumuskan gaya bahasa (tone of voice) yang menjaga kredibilitas Perpusnas Press sebagai instansi pemerintah namun tetap memikat bagi kalangan milenial dan Gen Z.
Pada bulan ketiga, materi mengupas aspek teknis produksi visual dengan fokus utama pada penonjolan objek fisik buku maupun representasi buku digital (book videography). Peserta dibekali pemahaman mengenai komposisi visual, pemilihan sudut pengambilan gambar untuk meminimalkan pantulan cahaya pada sampul buku, teknik pencahayaan yang dramatis namun informatif, serta pengaturan mikrofon eksternal agar suara narator saat mengulas buku terdengar sangat jernih tanpa gangguan suara latar.
Di bulan keempat, peserta mendalami seni penyuntingan video (post-production) untuk merangkai bahan mentah menjadi kampanye literasi digital yang dinamis. Materi mencakup pengaturan ritme (pacing) pemotongan klip agar penonton tidak bosan saat menyimak ulasan ilmiah, teknik penambahan takarir dinamis (dynamic captions) untuk memperjelas kutipan penting, serta desain suara (sound design) yang menggabungkan musik latar bernuansa literasi dengan efek suara transisi guna memperkuat penceritaan visual.
Selama masa praktik, peserta bertugas sebagai pengelola harian media sosial untuk berinteraksi langsung dengan pengikut, membalas komentar, dan mengelola pesan masuk (direct message) sesuai dengan pedoman komunikasi instansi. Sebagai puncak praktik bulan ini, peserta merancang dan mengeksekusi satu kampanye digital interaktif—seperti live streaming bincang tipis bersama editor/penulis buku atau kuis bedah buku berhadiah—guna mendongkrak tingkat interaksi organik.
Pada bulan keenam, program ditutup dengan pendalaman keahlian analisis data dan penyusunan pelaporan strategis. Peserta mempelajari cara membaca metrik pengukuran performa kampanye media sosial, seperti jangkauan (reach), tayangan (views), jumlah penyimpanan (saves/shares), hingga konversi klik (click-through rate) yang mengarah ke tautan unduh repositori buku Perpusnas Press, serta merumuskan data tersebut menjadi evaluasi taktis pemasaran.
alam sesi praktik, peserta langsung melakukan audit komprehensif terhadap performa media sosial Perpusnas Press yang sedang berjalan untuk memetakan kelemahan dan peluang interaksi audiens. Berdasarkan audit tersebut, peserta menyusun kalender konten bulanan yang terstruktur, mencakup pemilahan pilar konten seperti seri bedah buku ringkas, kutipan inspiratif dari naskah terbitan, serta infografis literasi yang siap diproduksi pada tahap selanjutnya.
Selama sesi praktik, peserta mempraktikkan langsung ilmu tersebut dengan menyusun draf naskah video pendek berdurasi 30–60 detik yang mempromosikan buku-buku unggulan terbitan Perpusnas, serta merancang teks narasi edukatif untuk format carousel. Peserta juga melakukan uji coba pembacaan naskah (voice-over test) untuk memastikan keluwesan kalimat, kemudahan pemahaman istilah teknis, dan ketepatan intonasi sebelum naskah memasuki tahap produksi visual.
Pada tahap praktik, peserta turun langsung memproduksi konten dengan melakukan pengambilan gambar mandiri di area fasilitas Perpustakaan Nasional maupun studio, mengkombinasikan format talking head (ulasan buku di depan kamera) dan B-roll (sorotan detail halaman, teks, atau estetika fisik buku). Peserta secara aktif mengatur tata cahaya dan melakukan perekaman audio, memastikan setiap elemen visual mampu merepresentasikan wibawa dan kekayaan isi buku terbitan Perpusnas Press secara profesional.
Sesi praktik diisi dengan kegiatan penyuntingan intensif menggunakan perangkat lunak (seperti CapCut Pro atau Premiere) untuk mengolah rekaman dari bulan sebelumnya menjadi video reels/shorts siap tayang. Peserta diwajibkan menghasilkan variasi format konten yang optimal untuk ragam platform, menyematkan elemen grafis gerak yang menonjolkan poin-poin utama dari buku, dan memastikan rasio resolusi memenuhi standar publikasi digital instansi.
Dalam sesi praktik akhir, peserta menyusun portofolio komprehensif yang menampilkan rekam jejak karya amplifikasi buku mereka dari tahap riset ide hingga metrik keberhasilan video yang terpublikasi. Peserta kemudian mempresentasikan laporan analisis performa diseminasi buku di media sosial selama masa magangnya kepada pimpinan dan mentor Perpusnas Press, disempurnakan dengan rekomendasi strategi jangka panjang untuk terus memperluas jangkauan literatur instansi di ranah digital.
Jl. Salemba Raya No.28A, RT.5/RW.6, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430

Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP)
Ilmu Komputer

Wisma Nusantara International (Pullman Jakarta Indonesia)
Bahasa Dan Kebudayaan Korea, Bahasa dan Kebudayaan Korea, Pendidikan Bahasa Korea, Bahasa Korea
Jaya Ripta Bhuwana
Hospitaliti dan Pariwisata, Hospitality dan Pariwisata
Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Okupasi Terapi, Terapi Okupasi
Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Fisioterapi, fisioterapi

PT Kapuas Cemerlang Maju
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga