Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
1. Ikut membantu melaksanakan akuisisi pelanggan ritel dan seller potensial melalui kegiatan pemasaran, kunjungan, serta penawaran langsung atas produk dan layanan Pos Indonesia.
2. Menyusun dan melaksanakan kegiatan promosi produk dan layanan ritel melalui media sosial serta kanal pemasaran lainnya untuk meningkatkan jangkauan pasar dan penjualan.
3. Melakukan sosialisasi dan edukasi produk kepada petugas loket KCU, KCP, dan outlet lainnya guna meningkatkan pemahaman produk serta kemampuan penawaran kepada pelanggan.
4. Mendorong peningkatan penjualan melalui penerapan strategi cross-selling dan up-selling pada transaksi loket sesuai kebutuhan pelanggan dan potensi produk.
5. Melakukan monitoring dan evaluasi kinerja penjualan pada masing-masing outlet, mengidentifikasi potensi dan kendala penjualan, serta menyusun laporan dan rekomendasi tindak lanjut untuk meningkatkan pendapatan.
1. Teknik-teknik akuisisi pelanggan 2. Cara membuat promosi produk melalui media sosial dan kanal pemasaran lainnya 3. Cara melakukan monitoring dan evaluasi kinerja penjualan masing-masing outlet.
1. Teknik-teknik akuisisi pelanggan 2. Cara membuat promosi produk melalui media sosial dan kanal pemasaran lainnya 3. Cara melakukan monitoring dan evaluasi kinerja penjualan masing-masing outlet.
1. Teknik-teknik akuisisi pelanggan 2. Cara membuat promosi produk melalui media sosial dan kanal pemasaran lainnya 3. Cara melakukan monitoring dan evaluasi kinerja penjualan masing-masing outlet.
1. Teknik-teknik akuisisi pelanggan 2. Cara membuat promosi produk melalui media sosial dan kanal pemasaran lainnya 3. Cara melakukan monitoring dan evaluasi kinerja penjualan masing-masing outlet.
1. Teknik-teknik akuisisi pelanggan 2. Cara membuat promosi produk melalui media sosial dan kanal pemasaran lainnya 3. Cara melakukan monitoring dan evaluasi kinerja penjualan masing-masing outlet.
1. Teknik-teknik akuisisi pelanggan 2. Cara membuat promosi produk melalui media sosial dan kanal pemasaran lainnya 3. Cara melakukan monitoring dan evaluasi kinerja penjualan masing-masing outlet.
1. Ikut membantu melakukan akuisisi pelanggan ritel bersama tim penjualan. 2. Membuat promosi produk ritel yang disebarkan melalui media sosial atau kanal pemasaran lainnya. 3. Secara periodik membuat laporan monitoring dan evaluasi masing-masing outlet, menemukenali kendala-kendala dalam melakukan pemasaran, dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan penjualan bidang ritel.
1. Ikut membantu melakukan akuisisi pelanggan ritel bersama tim penjualan. 2. Membuat promosi produk ritel yang disebarkan melalui media sosial atau kanal pemasaran lainnya. 3. Secara periodik membuat laporan monitoring dan evaluasi masing-masing outlet, menemukenali kendala-kendala dalam melakukan pemasaran, dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan penjualan bidang ritel.
1. Ikut membantu melakukan akuisisi pelanggan ritel bersama tim penjualan. 2. Membuat promosi produk ritel yang disebarkan melalui media sosial atau kanal pemasaran lainnya. 3. Secara periodik membuat laporan monitoring dan evaluasi masing-masing outlet, menemukenali kendala-kendala dalam melakukan pemasaran, dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan penjualan bidang ritel.
1. Ikut membantu melakukan akuisisi pelanggan ritel bersama tim penjualan. 2. Membuat promosi produk ritel yang disebarkan melalui media sosial atau kanal pemasaran lainnya. 3. Secara periodik membuat laporan monitoring dan evaluasi masing-masing outlet, menemukenali kendala-kendala dalam melakukan pemasaran, dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan penjualan bidang ritel.
1. Ikut membantu melakukan akuisisi pelanggan ritel bersama tim penjualan. 2. Membuat promosi produk ritel yang disebarkan melalui media sosial atau kanal pemasaran lainnya. 3. Secara periodik membuat laporan monitoring dan evaluasi masing-masing outlet, menemukenali kendala-kendala dalam melakukan pemasaran, dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan penjualan bidang ritel.
1. Ikut membantu melakukan akuisisi pelanggan ritel bersama tim penjualan. 2. Membuat promosi produk ritel yang disebarkan melalui media sosial atau kanal pemasaran lainnya. 3. Secara periodik membuat laporan monitoring dan evaluasi masing-masing outlet, menemukenali kendala-kendala dalam melakukan pemasaran, dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan penjualan bidang ritel.
Jalan Merdeka Nomor 3 Kel. 19 Ilir Kec. Bukit Kecil Palembang 30132

Kota Bandung
Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero). Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal 20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).

Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang
Ilmu Keperawatan, Keperawatan

PT Pintu Ilmu
Perekam Medik dan Informasi Kesehatan

Bima Shabartum Gemilang
Teknik Industri, Teknik Kimia

Perusahaan Perseroan (Persero) Bank Negara Indonesia
Informatika, Pemasaran Digital, Manajemen Pemasaran/Marketing

Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang
Radiologi

BKKBN Sumatera Selatan
Psikologi, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komunikasi