Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
Melakukan Proses dan monitoring kiriman Outgoing dan Incoming
Peserta magang mempelajari tahapan penerimaan kiriman dari loket atau unit kerja terkait, pemeriksaan kondisi fisik dan kelengkapan data kiriman, serta identifikasi ketidaksesuaian yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Peserta magang memahami metode penyortiran kiriman berdasarkan tujuan, jenis layanan, wilayah distribusi, dan jalur pengiriman untuk memastikan kiriman diteruskan ke unit tujuan secara tepat.
Peserta magang mempelajari proses pemindaian barcode, pencatatan data kiriman, pembaruan status pada sistem operasional, serta pentingnya ketepatan data untuk mendukung pelacakan dan pengendalian kiriman.
Peserta magang mempelajari tata cara pengelompokan kiriman ke dalam kantong atau wadah distribusi, pelabelan, penyusunan dokumen pendukung, serta pemeriksaan kesesuaian antara isi, label, dan tujuan pengiriman.
Peserta magang mempelajari identifikasi kiriman yang terlambat diproses, salah sortir, rusak, atau mengalami ketidaksesuaian data, serta prosedur pelaporan, pencatatan, dan tindak lanjut sesuai ketentuan perusahaan.
Peserta magang mempelajari pemantauan volume kiriman, ketepatan pemrosesan, ketepatan penyortiran, kepatuhan terhadap jadwal operasional, serta evaluasi kendala untuk mendukung peningkatan kualitas layanan.
Pemahaman dan praktik teknik sortir kiriman berdasarkan kode pos, jenis layanan (Kilat Khusus, Express, Q9, Sameday, dsb.), serta daerah tujuan (destination sorting).
Identifikasi dan penanganan awal terhadap kiriman bermasalah (miss-routing, label rusak, kiriman tertukar, atau berat tidak sesuai).
Peserta magang mengenal sistem dan aplikasi operasional yang digunakan dalam pengelolaan kiriman, termasuk proses input dan verifikasi data, pemantauan status kiriman, serta pencatatan aktivitas processing sesuai kewenangan yang diberikan.
Peserta magang memahami prosedur serah terima kiriman antarunit atau kepada petugas distribusi, pemeriksaan dokumen serah terima, pencatatan jumlah kiriman, serta pengendalian agar kiriman diteruskan sesuai jadwal dan tujuan.
Peserta magang memahami penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan area processing, penanganan kiriman secara hati-hati, pencegahan kehilangan atau kerusakan, serta perlindungan informasi pelanggan.
Peserta magang mempelajari penyusunan rekapitulasi kegiatan processing, pencatatan hasil serah terima, pemeriksaan kelengkapan administrasi, dan penyusunan laporan kegiatan. Pada akhir program, peserta dievaluasi berdasarkan pemahaman alur processing, ketelitian, kedisiplinan, kepatuhan terhadap SOP, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.
Praktik penimbangan, pengukuran dimensi, pemindaian ulang (barcoding), dan pemutakhiran status lacak lacak (tracking & tracing) pada sistem operasional processing.
Pelaksanaan proses pengantongan (bagging), pembuatan label kantong, dan penyegelan kantong pos sesuai standar keamanan dan Prosedur Operasional Standar (SOP).
Monitoring volume kiriman harian, evaluasi ketepatan waktu pemrosesan (processing time), dan pemantauan ketepatan penyortiran (sorting accuracy).
Praktik penyusunan rekapitulasi harian/bulanan kegiatan processing, berita acara serah terima kiriman, serta pemeriksaan kelengkapan administrasi operasional.
Penataan dan pengelompokan kiriman sesuai jadwal keberangkatan armada angkutan pos (dispatch schedule).
Penyusunan manifest penyerahan kiriman (dispatch list) dan serah terima kantong ke armada pengangkut (outbound).
Evaluasi akhir program magang bersama mentor mencakup pemahaman alur processing, ketelitian, kedisiplinan, kepatuhan terhadap SOP, serta tanggung jawab operasional.
Jl. Hang Tuah No.3, Tembilahan Kota, Kec. Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau 29212

Kota Bandung
Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero). Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal 20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).

Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Tembilahan
Pendidikan Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Ilmu Informatika, Pendidikan Teknik Informatika & Komputer

Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Tembilahan
Kesehatan Lingkungan

Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Tembilahan
Ilmu Keperawatan, Keperawatan

Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Tembilahan
Kesehatan Lingkungan

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
Manajemen Pemasaran/Marketing, Manajemen Pemasaran

Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Tembilahan
Desain Komunikasi Visual, Hubungan Masyarakat Dan Komunikasi Digital