Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta
Mempelajari dan melaksanakan administrasi operasional pelatihan secara tertib, akurat, dan sistematis. Dalam peran ini, peserta magang akan bertugas mengelola data peserta diklat, dokumen persyaratan, daftar hadir, serta rekapitulasi kegiatan, termasuk melaksanakan administrasi pembelajaran melalui platform LMS sesuai dengan prosedur yang berlaku. Selain membantu persiapan dan koordinasi penyelenggaraan kegiatan pelatihan internal maupun eksternal, posisi ini juga mencakup pengelolaan dokumentasi, evaluasi, pengarsipan hasil kegiatan, hingga penyusunan laporan menggunakan aplikasi perkantoran. Selama program berjalan, peserta magang diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional, disiplin, teliti, komunikatif, serta dapat bekerja sama dengan baik di dalam tim.
Peserta magang mempelajari struktur organisasi, fungsi, tugas, dan alur kerja Unit Operasional Pelatihan, termasuk peran staf dalam mendukung penyelenggaraan program pelatihan internal dan eksternal. Materi mencakup pengenalan uraian jabatan, prosedur operasional, tata naskah dinas, pengelolaan dokumen, sistem pengarsipan, etika komunikasi, kedisiplinan, serta penerapan prinsip kerahasiaan dan keamanan data. Peserta mengikuti orientasi lingkungan kerja, mengamati proses administrasi pelatihan, dan mempelajari hubungan koordinasi antara staf operasional, penanggung jawab pelatihan, PIC program, serta unit kerja terkait. Dalam kegiatan praktik, peserta berlatih mengidentifikasi jenis dokumen, mengelompokkan arsip, membuat daftar inventaris dokumen, dan memetakan alur proses administrasi sederhana berdasarkan contoh yang telah disetujui pembimbing. Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan aplikasi perkantoran untuk mendukung pekerjaan administrasi. Seluruh kegiatan dilakukan melalui observasi dan praktik terbimbing dengan memperhatikan ketentuan organisasi. Pada akhir pembelajaran, peserta diharapkan memahami tanggung jawab dasar staf operasional pelatihan, mampu mengikuti prosedur kerja, menjaga ketertiban administrasi, serta menunjukkan sikap profesional, teliti, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam lingkungan kerja.
Peserta magang mempelajari proses administrasi peserta pelatihan, mulai dari penerimaan pengajuan, pengumpulan dokumen persyaratan, pencatatan data, pengelompokan peserta, hingga verifikasi kelengkapan administrasi. Materi meliputi pengelolaan daftar peserta, pemeriksaan kesesuaian identitas, pencatatan instansi asal, pengelompokan berdasarkan program atau kategori peminatan, serta penyusunan daftar periksa kelengkapan dokumen. Peserta juga diperkenalkan dengan administrasi pendukung, seperti penyusunan draf surat pemanggilan dan pengembalian peserta, pendataan dokumen kredensial sesuai kebutuhan program, serta rekapitulasi kebutuhan administrasi peserta. Dalam praktik kerja, peserta menggunakan aplikasi pengolah data untuk memasukkan, memperbarui, memeriksa, dan mengelompokkan informasi secara sistematis. Peserta berlatih mengidentifikasi data yang belum lengkap, mencatat hasil pemeriksaan, dan menyampaikan temuan kepada pembimbing untuk ditindaklanjuti oleh petugas berwenang. Seluruh proses dilakukan berdasarkan prosedur yang berlaku dengan menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi. Pada akhir pembelajaran, peserta diharapkan mampu menghasilkan basis data peserta yang rapi, daftar periksa dokumen yang terstruktur, serta rekapitulasi administrasi yang akurat. Kompetensi ini menjadi dasar untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran dan penyelenggaraan kegiatan pelatihan.
Peserta magang mempelajari pemanfaatan Learning Management System (LMS) untuk mendukung penyelenggaraan program orientasi dan kegiatan diklat berbasis elektronik. Materi mencakup pengenalan fungsi LMS, pengelolaan kelas pembelajaran, pengelompokan peserta berdasarkan program atau profesi, input data peserta, administrasi akun pengguna, pemantauan progres pembelajaran, serta rekapitulasi nilai dan capaian peserta. Peserta juga mempelajari cara memeriksa kesesuaian data peserta dengan daftar administrasi, menyusun panduan akses sederhana, mencatat kendala penggunaan sistem, dan menyampaikan permasalahan teknis kepada petugas yang berwenang. Pada sesi praktik, peserta melakukan simulasi pembuatan kelas, pendaftaran peserta, pemeriksaan status pembelajaran, dan penyusunan laporan capaian menggunakan lingkungan sistem yang telah diizinkan. Peserta memahami pentingnya ketepatan input data, perlindungan informasi pribadi, keamanan akun, dan pembatasan akses sesuai kewenangan. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap dengan supervisi pembimbing agar peserta memahami alur administrasi digital tanpa mengambil alih kewenangan pengelola sistem. Pada akhir pembelajaran, peserta diharapkan mampu membantu administrasi kelas LMS, memantau perkembangan pembelajaran, menyusun rekapitulasi progres peserta, serta mendokumentasikan kendala dan hasil kerja secara sistematis untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program pelatihan digital.
Peserta magang mempelajari tahapan persiapan penyelenggaraan kegiatan pelatihan internal dan eksternal, mulai dari perencanaan administrasi hingga kesiapan pelaksanaan kegiatan. Materi mencakup penyusunan draf jadwal dan rundown, pendataan pengajar, instruktur, serta fasilitator, pengumpulan informasi waktu dan kuota peserta, pemeriksaan kelengkapan bahan ajar, dan pendataan kebutuhan bahan maupun peralatan praktik. Peserta juga mempelajari administrasi rapat koordinasi, penyusunan draf undangan, pembuatan notulen, daftar periksa persiapan kegiatan, serta pengelolaan dokumen pendukung penyelenggaraan pelatihan. Dalam praktik kerja, peserta membantu menyiapkan dokumen persiapan, memperbarui jadwal berdasarkan informasi yang telah dikonfirmasi, menyusun daftar kebutuhan kegiatan, dan mendokumentasikan hasil koordinasi dengan PIC Program serta unit terkait. Peserta dilatih untuk berkomunikasi secara profesional, menyampaikan informasi secara tepat, dan mencatat perubahan rencana secara tertib. Seluruh kegiatan dilaksanakan di bawah arahan pembimbing, sedangkan persetujuan jadwal, penetapan pengajar, dan keputusan penyelenggaraan tetap berada pada pejabat atau petugas yang berwenang. Pada akhir pembelajaran, peserta diharapkan mampu menghasilkan draf dokumen persiapan yang lengkap, terstruktur, dan mudah ditelusuri serta memahami pentingnya koordinasi, ketepatan waktu, dan kesiapan administrasi dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan pelatihan.
Peserta magang mempelajari proses monitoring pelaksanaan pelatihan serta pengelolaan dokumentasi hasil kegiatan. Materi mencakup pencatatan kehadiran peserta, pengumpulan data hasil evaluasi, rekapitulasi nilai, dokumentasi capaian pembelajaran, pengelolaan dokumen hasil pelatihan, dan pengarsipan dokumen fisik maupun elektronik. Peserta juga diperkenalkan dengan alur administrasi penerbitan sertifikat, pemeriksaan kelengkapan data peserta, serta pemantauan status dokumen pendukung pengajuan Satuan Kredit Profesi (SKP) sesuai prosedur yang berlaku. Dalam praktik kerja, peserta membantu memeriksa kelengkapan daftar hadir, mengolah data evaluasi menggunakan aplikasi perkantoran, menyusun daftar dokumen yang belum lengkap, serta mengelompokkan arsip berdasarkan nama kegiatan dan periode pelaksanaan. Peserta berlatih membandingkan data dengan dokumen sumber, mencatat ketidaksesuaian, dan melaporkan hasil pemeriksaan kepada pembimbing untuk ditindaklanjuti. Peserta tidak menetapkan hasil evaluasi, menerbitkan sertifikat, atau mengambil keputusan administratif secara mandiri. Seluruh kegiatan memperhatikan ketelitian, integritas data, keamanan informasi, dan ketentuan pengarsipan. Pada akhir pembelajaran, peserta diharapkan mampu membantu menghasilkan rekapitulasi kehadiran dan evaluasi yang akurat, menyusun dokumentasi kegiatan secara sistematis, serta mendukung kelengkapan administrasi pelatihan untuk kebutuhan pelaporan, monitoring, dan evaluasi penyelenggaraan program.
Peserta magang mempelajari teknik pengolahan data dan penyusunan laporan untuk mendukung evaluasi serta pelaporan kegiatan Unit Operasional Pelatihan. Materi mencakup pengumpulan data realisasi peserta, pemeriksaan konsistensi informasi, pengelompokan instansi asal peserta berdasarkan kategori yang digunakan unit, rekapitulasi data bulanan, serta penyusunan draf laporan kegiatan. Peserta berlatih menggunakan aplikasi pengolah data untuk melakukan penyaringan, pengelompokan, perhitungan sederhana, dan penyajian informasi dalam tabel yang mudah dipahami. Peserta juga mempelajari cara mencocokkan data rekapitulasi dengan dokumen sumber, mencatat kekurangan informasi, serta menyusun ringkasan hasil kerja berdasarkan format yang ditetapkan pembimbing. Pada tahap akhir, peserta menyelesaikan proyek magang berupa produk administrasi atau laporan sederhana yang relevan dengan tugas operasional pelatihan. Hasil kerja disusun dalam portofolio yang mencakup proses pengerjaan, dokumen pendukung yang diizinkan, dan penjelasan hasil yang dicapai. Peserta mempresentasikan hasil kepada pembimbing untuk memperoleh umpan balik dan evaluasi. Pada akhir pembelajaran, peserta diharapkan mampu menghasilkan rekapitulasi dan draf laporan yang akurat, sistematis, serta dapat ditelusuri sumber datanya. Peserta juga diharapkan mampu mengidentifikasi peluang perbaikan sederhana dalam proses administrasi, menunjukkan kemampuan komunikasi profesional, dan menerapkan kompetensi yang diperoleh selama enam bulan magang.
Jl. Kota Bambu Selatan No.1, RT.1/RW.8, Kota Bambu Sel., Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11420

Kota Adm. Jakarta Barat

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta
Teknik Kardiovaskuler, Teknik Kardiovaskular

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta
Fisioterapi, fisioterapi

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta
Teknik Kardiovaskuler, Teknik Kardiovaskular
Niaga Duta Pradana
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga

Kedoya Adyaraya Tbk
Fisioterapi

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta
Fisioterapi, fisioterapi