Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Rapi Chem Indonesia
Peserta magang posisi Business Development akan terlibat langsung dalam strategi pertumbuhan bisnis perusahaan. Tugas harian meliputi riset tren pasar dan analisis kompetitor, pendataan prospek klien baru (lead generation), pembuatan dokumen proposal penawaran, penjadwalan serta pendampingan sesi pitching, dan pembaruan database kemitraan bisnis secara teratur.
Mempelajari cara menyampaikan informasi mengenai perusahaan dan layanan kepada calon client. Peserta memahami struktur presentasi sederhana, cara menjelaskan manfaat layanan, serta cara menyesuaikan penyampaian informasi dengan kebutuhan dan karakteristik client.
Memahami dasar membangun hubungan profesional dengan client maupun calon client. Peserta belajar menjaga komunikasi, memberikan respons yang sesuai, mencatat kebutuhan client, serta memahami pentingnya konsistensi dalam memberikan layanan dan komunikasi bisnis.
Mempelajari penyusunan laporan aktivitas Business Development, seperti jumlah prospect, hasil pendekatan, meeting, proposal, follow-up, dan perkembangan opportunity. Peserta belajar menyajikan data secara sistematis agar dapat digunakan untuk monitoring aktivitas tim.
Memahami konsep dasar bisnis outsourcing dan bagaimana perusahaan outsourcing menyediakan layanan tenaga kerja kepada perusahaan client. Peserta diperkenalkan pada jenis layanan outsourcing yang diberikan perusahaan, seperti penyediaan tenaga kerja security maupun non-security, serta memahami peran perusahaan outsourcing dalam memenuhi kebutuhan manpower client.
Mempelajari konsep prospecting dan berbagai sumber yang dapat digunakan untuk menemukan calon client, seperti database perusahaan, website, media sosial, networking, referral, maupun sumber informasi bisnis lainnya. Peserta melakukan latihan menemukan dan mencatat prospect yang relevan.
Mempelajari prinsip komunikasi profesional dalam lingkungan bisnis, baik melalui email, WhatsApp, telepon, maupun komunikasi langsung. Peserta belajar menggunakan bahasa yang sopan, jelas, dan sesuai dengan konteks komunikasi profesional.
Mempelajari dokumen yang umum digunakan dalam proses business development, seperti company profile, service presentation, dan proposal. Peserta belajar membantu menyiapkan, mengedit, dan menyesuaikan dokumen berdasarkan informasi dan kebutuhan calon client.
Mempelajari persiapan dan supporting activity untuk meeting dengan calon client atau client. Peserta belajar menyiapkan informasi dan dokumen yang dibutuhkan, mencatat hasil meeting, serta membantu mendokumentasikan action items dan tindak lanjut yang telah disepakati.
Mempelajari cara membaca dan memahami sales pipeline berdasarkan status setiap prospect. Peserta belajar mengidentifikasi jumlah prospect pada setiap tahapan, prospect yang membutuhkan follow-up, serta perkembangan opportunity berdasarkan data yang tersedia.
Mempelajari jenis layanan dan solusi manpower yang ditawarkan perusahaan kepada client serta manfaat penggunaan jasa outsourcing bagi perusahaan. Peserta memahami bagaimana layanan outsourcing dapat membantu client dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja, mendukung operasional, serta mengelola kebutuhan manpower sesuai dengan service yang disepakati.
Mempelajari proses mengubah informasi calon perusahaan menjadi lead yang dapat ditindaklanjuti. Peserta belajar melakukan pengecekan awal berdasarkan kesesuaian industri, kebutuhan layanan, lokasi, dan informasi lainnya untuk menentukan tingkat relevansi suatu lead.
Mempelajari cara memperkenalkan perusahaan dan layanan kepada calon client secara singkat dan profesional. Peserta berlatih menyusun introduction message dan melakukan komunikasi awal dengan prospect berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan sebelumnya.
Memahami fungsi quotation dalam proses B2B serta informasi dasar yang terdapat di dalamnya. Peserta diperkenalkan pada komponen penawaran dan proses administrasi penyampaian quotation kepada calon client sesuai arahan dan kebijakan perusahaan.
Mempelajari cara menerima dan mendokumentasikan feedback dari client terkait layanan yang diberikan. Peserta belajar mengidentifikasi informasi yang perlu diteruskan kepada internal team dan melakukan follow-up sesuai dengan arahan yang diberikan.
Mempelajari permasalahan yang umum terjadi dalam aktivitas B2B, seperti prospect tidak merespons, contact person sulit dihubungi, proposal belum mendapatkan respons, atau kebutuhan client berubah. Peserta belajar mengidentifikasi permasalahan dan menentukan langkah tindak lanjut yang sesuai dengan arahan tim.
Mempelajari karakteristik pasar B2B dalam industri outsourcing dan jenis perusahaan yang berpotensi menjadi client. Peserta belajar mengenali kebutuhan manpower dari berbagai sektor industri, memahami karakteristik perusahaan target, serta mengidentifikasi kondisi yang dapat menjadi peluang penggunaan jasa outsourcing.
Mempelajari cara mencari dan mengelola informasi contact person pada perusahaan target. Peserta belajar mencatat nama, jabatan, kontak, perusahaan, serta informasi komunikasi lainnya secara terstruktur dengan tetap memperhatikan ketepatan dan kerahasiaan data.
Mempelajari dasar komunikasi melalui telepon untuk melakukan pendekatan kepada calon client. Peserta belajar menyiapkan opening conversation, menyampaikan tujuan komunikasi, merespons pertanyaan dasar, serta mencatat hasil pembicaraan untuk kebutuhan follow-up.
Mempelajari cara menggali informasi mengenai kebutuhan calon client melalui komunikasi atau diskusi awal. Peserta belajar menyusun pertanyaan yang relevan, mencatat kebutuhan manpower atau layanan, serta mengidentifikasi informasi yang perlu ditindaklanjuti oleh tim Business Development.
Mempelajari pentingnya follow-up setelah komunikasi, meeting, atau penyampaian proposal. Peserta belajar membuat follow-up schedule, mencatat respons client, memperbarui status opportunity, serta meneruskan informasi penting kepada Business Development team.
Mempelajari berbagai aktivitas administrasi yang mendukung proses Business Development, seperti pengelolaan database client, dokumentasi komunikasi, filing proposal, pencatatan meeting, follow-up records, dan pembaruan informasi prospect secara berkala.
Peserta melakukan simulasi sederhana seluruh proses Business Development, mulai dari menentukan target perusahaan, melakukan company research, menyusun prospect database, mencari contact person, melakukan initial approach, mencatat kebutuhan client, menyiapkan proposal support, melakukan follow-up, hingga menyusun laporan hasil aktivitas. Project ini digunakan untuk mengevaluasi pemahaman peserta terhadap proses Business Development B2B selama program magang.
Mempelajari cara mengidentifikasi dan mengumpulkan informasi mengenai calon client, termasuk profil perusahaan, lokasi/site operasional, jenis kegiatan usaha, serta potensi kebutuhan tenaga kerja. Peserta belajar menghubungkan informasi perusahaan dengan jenis layanan outsourcing yang dapat ditawarkan dan menyusun daftar target client berdasarkan kebutuhan tersebut.
Mempelajari pengelolaan database prospect dan sales pipeline. Peserta belajar memperbarui status prospect, mencatat hasil komunikasi, membuat jadwal follow-up, serta memastikan informasi setiap prospect terdokumentasi dengan baik.
Jl. Veteran No.15, Bugul Lor, Kec. Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur 67129

Kota Surabaya
PT Rapi Chem Indonesia adalah perusahaan penyedia layanan jasa kebersihan (cleaning service) terintegrasi dengan Shelter Indonesia,

Berdikari Meubel Nusantara
Teknik Arsitektur, Teknik Sipil, Desain Interior, Desain Produk
Mysejati
Manajemen Keuangan dan Perbankan, Manajemen, Manajemen Pemasaran/Marketing
Mysejati
Manajemen, Administrasi, Administrasi Bisnis, Akuntansi, Administrasi Perkantoran

Satria Wicaksana Sejati
Manajemen, Administrasi, Administrasi Bisnis, Akuntansi, Administrasi Perkantoran
PT. Indra Eramulti Logam Industri
Teknik Elektro

Rapi Chem Indonesia
Manajemen, Psikologi, Ilmu Komunikasi, Statistika, Hukum