Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Puskesmas Jemursari
Kurikulum berbasis kompetensi Kebidanan
MINGGU I : Orientasi SOTK, Sistem Informasi Klaster 2, & Pelayanan Dasar KIA • Pengenalan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Puskesmas. • Pemahaman regulasi dan Permenkes terbaru terkait standar pelayanan kebidanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. • Penerapan standar Keselamatan Pasien (Patient Safety) di unit pelayanan KIA. • Penerapan prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) serta pembuangan limbah medis tajam/infeksius. • Pemahaman konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) pada alur pelayanan Klaster 2 (Ibu dan Anak). • Pengenalan alur pelayanan harian pasien mulai dari pendaftaran, ruang pemeriksaan, hingga rujukan. • Pencatatan identitas, anamnesis, dan riwayat kesehatan pasien pada Buku KIA. • Pengisian lembar Rekam Medis (RM) fisik secara akurat dan rapi. • Pengoperasian sistem informasi puskesmas (SIMPUS / e-RM) untuk pendaftaran dan entri pemeriksaan pasien secara real-time. • Mempraktikkan entri data pelayanan ibu dan bayi ke dalam PWS-KIA. • Penataan dan pengelolaan arsip rekam medis pasien sesuai standar kerahasiaan medis. • Mempraktikkan teknik komunikasi terapeutik saat menyapa dan menganamnesis pasien. • Pemeriksaan tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu) pada pasien KIA. • Pengukuran antropometri dewasa meliputi Tinggi Badan, Berat Badan, dan Lingkar Lengan Atas (LILA). • Pengenalan kesiapan instrumen kebidanan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) harian.
MINGGU I : Pelayanan Dasar KIA dan Pencatatan • Penerapan standar Keselamatan Pasien (Patient Safety) di unit pelayanan KIA. • Penerapan prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) serta pembuangan limbah medis tajam/infeksius. • Penerapan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) pada alur pelayanan Klaster 2 (Ibu dan Anak), mulai dari pendaftaran, ruang pemeriksaan, hingga rujukan internal/eksternal. • Pencatatan identitas, anamnesis, dan riwayat kesehatan pasien pada Buku KIA. • Pengisian lembar Rekam Medis (RM) fisik secara akurat dan rapi. • Pengoperasian sistem informasi puskesmas (SIMPUS / e-RM) untuk pendaftaran dan entri pemeriksaan pasien secara real-time. • Entri data pelayanan ibu dan bayi ke dalam PWS-KIA. • Penataan dan pengelolaan arsip rekam medis pasien sesuai standar kerahasiaan medis. • Melakukan teknik komunikasi terapeutik saat menyapa dan menganamnesis pasien. • Pemeriksaan tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu) pada pasien KIA. • Pengukuran antropometri dewasa meliputi Tinggi Badan, Berat Badan, dan Lingkar Lengan Atas (LILA). • Pengenalan kesiapan instrumen kebidanan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) harian.
MINGGU I : Asuhan Neonatus dan Anak, Pelayanan Komunitas (UKM) • Pemeriksaan fisik dasar pada bayi baru lahir dan kunjungan neonatus (KN1–KN3). • Memantau kecukupan asupan ASI, pola buang air besar, dan pola buang air kecil pada bayi. • Melakukan skrining awal tanda kuning (ikterus) fisiologis maupun patologis pada bayi. • Mendampingi pelayanan pemeriksaan bayi muda dan anak sakit di poli KIA. • Mempraktikkan pengukuran antropometri anak (BB, PB/TB, LK) serta plotting pada grafik KMS/Z-score WHO. • Melakukan penilaian perkembangan anak menggunakan instrumen KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). • Mendampingi kegiatan pelayanan Posyandu ILP siklus hidup di wilayah kerja puskesmas. • Membantu kader posyandu dalam plotting hasil penimbangan dan pengukuran balita. • Mendampingi pelaksanaan pelayanan imunisasi rutin di Posyandu/sekolah (BIAS). • Membantu persiapan media edukasi untuk pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dan Kelas Ibu Balita. • Menjadi fasilitator pendamping dalam penyampaian materi kesehatan di Kelas Ibu Hamil. • Melakukan kegiatan kunjungan rumah (home visit) untuk pemantauan sasaran ibu hamil risiko tinggi. • Melakukan pelacakan (sweeping) sasaran bayi/balita yang terlambat atau belum lengkap status imunisasinya. • Membantu validasi data antropometri balita dalam upaya pencegahan stunting.
Asuhan Neonatus dan Anak, Pelayanan Komunitas (UKM) Pelayanan Dasar KIA dan Pencatatan Pelayanan ANC Terpadu, Skrining KSPR, Catin, Kespro, & KB Pemeriksaan Penunjang (Lab Darah/Urin), Management Imunisasi, & Nifas
Asuhan Neonatus dan Anak, Pelayanan Komunitas (UKM) Pelayanan Dasar KIA dan Pencatatan Pelayanan ANC Terpadu, Skrining KSPR, Catin, Kespro, & KB Pemeriksaan Penunjang (Lab Darah/Urin), Management Imunisasi, & Nifas
Asuhan Neonatus dan Anak, Pelayanan Komunitas (UKM) Pelayanan Dasar KIA dan Pencatatan Pelayanan ANC Terpadu, Skrining KSPR, Catin, Kespro, & KB Pemeriksaan Penunjang (Lab Darah/Urin), Management Imunisasi, & Nifas
MINGGU II : Pelayanan ANC Terpadu, Skrining KSPR, Catin, Kespro, & KB • Melakukan anamnesis mendalam mengenai riwayat obstetri, riwayat haid, dan keluhan kehamilan. • Pengukuran Tinggi Fundus Uteri (TFU) menggunakan pita meter. • Mempraktikkan palpasi abdomen metode Leopold I untuk menentukan usia kehamilan dan bagian janin di fundus. • Mempraktikkan palpasi abdomen metode Leopold II untuk menentukan letak punggung janin. • Mempraktikkan palpasi abdomen metode Leopold III untuk menentukan bagian terbawah janin. • Mempraktikkan palpasi abdomen metode Leopold IV untuk menilai sejauh mana bagian terbawah janin masuk PAP. • Melakukan auskultasi Denyut Jantung Janin (DJJ) menggunakan doppler. • Membantu menyiapkan prosedur USG kehamilan oleh dokter • Mempelajari jenis, indikasi, dan dosis suplemen esensial ibu hamil seperti Tablet Tambah Darah (TTD), Kalsium, dan Asam Folat. • Mempelajari tata cara penulisan resep obat dan suplemen yang rasional serta aman bagi ibu hamil. • Memberikan edukasi dan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) mengenai gizi seimbang dan pencegahan anemia pada ibu hamil. • Melakukan penapisan faktor risiko kehamilan menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). • Memfasilitasi alur rujukan internal ke poli gigi, poli gizi, atau konsultasi dokter umum untuk ibu hamil risiko tinggi. • Melakukan konseling kesehatan reproduksi dan persiapan kehamilan bagi pasangan Calon Pengantin (Catin). • Melakukan penapisan status imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada Catin dan ibu hamil. • Mempelajari penggunaan Lembar Balik Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK) ber-KB. • Melakukan konseling pilihan metode kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS). • Membantu pelayanan pemberian kontrasepsi suntik 1 bulanan dan 3 bulanan di bawah pengawasan. • Membantu pelayanan kontrasepsi oral (pil KB) beserta penjelasan aturan minumnya. • Mempelajari prosedur penapisan dan konseling awal untuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (IUD dan Implan).
MINGGU II : Pelayanan ANC Terpadu, Skrining KSPR, Catin, Kespro, & KB • Melakukan anamnesis mendalam mengenai riwayat obstetri, riwayat haid, dan keluhan kehamilan. • Pengukuran Tinggi Fundus Uteri (TFU) menggunakan pita meter. • Melakukan palpasi abdomen metode Leopold I untuk menentukan usia kehamilan dan bagian janin di fundus. • Melakukan palpasi abdomen metode Leopold II untuk menentukan letak punggung janin. • Melakukan palpasi abdomen metode Leopold III untuk menentukan bagian terbawah janin. • Melakukan palpasi abdomen metode Leopold IV untuk menilai sejauh mana bagian terbawah janin masuk PAP. • Melakukan auskultasi Denyut Jantung Janin (DJJ) menggunakan doppler. • Membantu menyiapkan prosedur USG kehamilan oleh dokter. • Memberikan suplemen esensial ibu hamil seperti Tablet Tambah Darah (TTD), Kalsium, dan Asam Folat sesuai dengan jenis, indikasi, dan dosis. • Memberikan resep obat dan suplemen yang rasional serta aman bagi ibu hamil. • Memberikan edukasi dan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) mengenai gizi seimbang dan pencegahan anemia pada ibu hamil. • Melakukan penapisan faktor risiko kehamilan menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). • Memfasilitasi alur rujukan internal ke poli gigi, poli gizi, atau konsultasi dokter umum untuk ibu hamil risiko tinggi. • Melakukan konseling kesehatan reproduksi dan persiapan kehamilan bagi pasangan Calon Pengantin (Catin). • Melakukan penapisan status imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada Catin dan ibu hamil. • Mempelajari penggunaan Lembar Balik Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK) ber-KB. • Melakukan konseling pilihan metode kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS). • Membantu pelayanan pemberian kontrasepsi suntik 1 bulanan dan 3 bulanan di bawah pengawasan. • Membantu pelayanan kontrasepsi oral (pil KB) beserta penjelasan aturan minumnya. • Mempelajari prosedur penapisan dan konseling awal untuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (IUD dan Implan).
MINGGU II : Pelayanan Dasar KIA dan Pencatatan • Penerapan standar Keselamatan Pasien (Patient Safety) di unit pelayanan KIA. • Penerapan prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) serta pembuangan limbah medis tajam/infeksius. • Penerapan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) pada alur pelayanan Klaster 2 (Ibu dan Anak), mulai dari pendaftaran, ruang pemeriksaan, hingga rujukan internal/eksternal. • Pencatatan identitas, anamnesis, dan riwayat kesehatan pasien pada Buku KIA. • Pengisian lembar Rekam Medis (RM) fisik secara akurat dan rapi. • Pengoperasian sistem informasi puskesmas (SIMPUS / e-RM) untuk pendaftaran dan entri pemeriksaan pasien secara real-time. • Entri data pelayanan ibu dan bayi ke dalam PWS-KIA. • Penataan dan pengelolaan arsip rekam medis pasien sesuai standar kerahasiaan medis. • Melakukan teknik komunikasi terapeutik saat menyapa dan menganamnesis pasien. • Pemeriksaan tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu) pada pasien KIA. • Pengukuran antropometri dewasa meliputi Tinggi Badan, Berat Badan, dan Lingkar Lengan Atas (LILA). • Pengenalan kesiapan instrumen kebidanan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) harian
MINGGU III : Pemeriksaan Penunjang (Lab Darah/Urin), Management Imunisasi, & Nifas • Mempraktikkan teknik pengambilan darah kapiler (tusuk jari) yang benar dan aman. • Mempelajari alur dan persiapan pemeriksaan Triple Elimination (HIV, Sifilis, HBsAg) bagi ibu hamil. • Melakukan penyiapan sampel urin sewaktu untuk pemeriksaan penunjang. • Mempraktikkan pemeriksaan reduksi urin untuk skrining diabetes gestasional. • Mempraktikkan pemeriksaan uji kehamilan (test pack / HCG test). • Mempraktikkan pencatatan dan pembacaan hasil pemeriksaan penunjang ke dalam rekam medis. • Mempelajari prinsip pemantauan rantai dingin (cold chain) dan suhu penyimpanan vaksin. • Mempelajari cara membaca kondisi Vaccine Vial Monitor (VVM) sebelum penggunaan vaksin. • Melakukan penapisan (screening) kondisi kesehatan dan kontraindikasi sebelum penyuntikan vaksin. • Melakukan penyiapan dosis dan pelarutan vaksin secara aseptis. • Membantu prosedur penyuntikan imunisasi aman (safety injection) intra-kutan (BCG). • Membantu prosedur penyuntikan imunisasi aman sub-kutan (Campak/MR). • Membantu prosedur penyuntikan imunisasi aman intra-muskular (DPT-HB-Hib, PCV, Td). • Mempraktikkan pemberian imunisasi tetes oral (Polio Oral / Rotavirus) di bawah pengawasan. • Mempraktikkan pencatatan pemberian imunisasi pada Buku KIA. • Memberikan edukasi penanganan awal Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan kepada orang tua. • Pemeriksaan tanda-tanda vital pada ibu nifas (KF1–KF4). • Pemeriksaan involusi uterus melalui pemantauan Tinggi Fundus Uteri dan kontraksi rahim. • Evaluasi karakter, warna, dan jumlah pengeluaran cairan lokia. • Pemeriksaan kondisi perineum dan pemantauan penyembuhan luka jahitan. • Memberikan konseling manajemen laktasi, perawatan payudara, dan teknik menyusui yang benar.
MINGGU III : Pemeriksaan Penunjang (Lab Darah/Urin), Management Imunisasi, & Nifas • Pengambilan darah kapiler (tusuk jari) yang benar dan aman di bawah pengawasan. • Melakukan persiapan alur pemeriksaan Triple Elimination (HIV, Sifilis, HBsAg) bagi ibu hamil. • Melakukan persiapan pemeriksaan urin sewaktu untuk pemeriksaan penunjang. • Melakukan pemeriksaan reduksi urin untuk skrining diabetes gestasional. • Melakukan pemeriksaan uji kehamilan (test pack / HCG test). • Pencatatan dan pembacaan hasil pemeriksaan penunjang ke dalam rekam medis. • Penerapan prinsip pemantauan rantai dingin (cold chain) dan suhu penyimpanan vaksin. • Membaca kondisi Vaccine Vial Monitor (VVM) sebelum penggunaan vaksin. • Melakukan penapisan (screening) kondisi kesehatan dan kontraindikasi sebelum penyuntikan vaksin. • Melakukan penyiapan dosis dan pelarutan vaksin secara aseptis. • Membantu prosedur penyuntikan imunisasi aman (safety injection) intra-kutan (BCG). • Membantu prosedur penyuntikan imunisasi aman sub-kutan (Campak/MR). • Membantu prosedur penyuntikan imunisasi aman intra-muskular (DPT-HB-Hib, PCV, Td). • Mempraktikkan pemberian imunisasi tetes oral (Polio Oral / Rotavirus) di bawah pengawasan. • Mempraktikkan pencatatan pemberian imunisasi pada Buku KIA. • Memberikan edukasi penanganan awal Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan kepada orang tua. • Pemeriksaan tanda-tanda vital pada ibu nifas (KF1–KF4). • Pemeriksaan involusi uterus melalui pemantauan Tinggi Fundus Uteri dan kontraksi rahim. • Evaluasi karakter, warna, dan jumlah pengeluaran cairan lokia. • Pemeriksaan kondisi perineum dan pemantauan penyembuhan luka jahitan. • Memberikan konseling manajemen laktasi, perawatan payudara, dan teknik menyusui yang benar.
MINGGU III : Pelayanan ANC Terpadu, Skrining KSPR, Catin, Kespro, & KB • Melakukan anamnesis mendalam mengenai riwayat obstetri, riwayat haid, dan keluhan kehamilan. • Pengukuran Tinggi Fundus Uteri (TFU) menggunakan pita meter. • Melakukan palpasi abdomen metode Leopold I untuk menentukan usia kehamilan dan bagian janin di fundus. • Melakukan palpasi abdomen metode Leopold II untuk menentukan letak punggung janin. • Melakukan palpasi abdomen metode Leopold III untuk menentukan bagian terbawah janin. • Melakukan palpasi abdomen metode Leopold IV untuk menilai sejauh mana bagian terbawah janin masuk PAP. • Melakukan auskultasi Denyut Jantung Janin (DJJ) menggunakan doppler. • Membantu menyiapkan prosedur USG kehamilan oleh dokter. • Memberikan suplemen esensial ibu hamil seperti Tablet Tambah Darah (TTD), Kalsium, dan Asam Folat sesuai dengan jenis, indikasi, dan dosis. • Memberikan resep obat dan suplemen yang rasional serta aman bagi ibu hamil. • Memberikan edukasi dan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) mengenai gizi seimbang dan pencegahan anemia pada ibu hamil. • Melakukan penapisan faktor risiko kehamilan menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). • Memfasilitasi alur rujukan internal ke poli gigi, poli gizi, atau konsultasi dokter umum untuk ibu hamil risiko tinggi. • Melakukan konseling kesehatan reproduksi dan persiapan kehamilan bagi pasangan Calon Pengantin (Catin). • Melakukan penapisan status imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada Catin dan ibu hamil. • Mempelajari penggunaan Lembar Balik Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK) ber-KB. • Melakukan konseling pilihan metode kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS). • Membantu pelayanan pemberian kontrasepsi suntik 1 bulanan dan 3 bulanan di bawah pengawasan. • Membantu pelayanan kontrasepsi oral (pil KB) beserta penjelasan aturan minumnya. • Mempelajari prosedur penapisan dan konseling awal untuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (IUD dan Implan).
MINGGU IV : Asuhan Neonatus dan Anak, Pelayanan Komunitas (UKM) • Pemeriksaan fisik dasar pada bayi baru lahir dan kunjungan neonatus (KN1–KN3). • Memantau kecukupan asupan ASI, pola buang air besar, dan pola buang air kecil pada bayi. • Melakukan skrining awal tanda kuning (ikterus) fisiologis maupun patologis pada bayi. • Mendampingi pelayanan pemeriksaan bayi muda dan anak sakit di poli KIA. • Mempraktikkan pengukuran antropometri anak (BB, PB/TB, LK) serta plotting pada grafik KMS/Z-score WHO. • Melakukan penilaian perkembangan anak menggunakan instrumen KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). • Mendampingi kegiatan pelayanan Posyandu ILP siklus hidup di wilayah kerja puskesmas. • Membantu kader posyandu dalam plotting hasil penimbangan dan pengukuran balita. • Mendampingi pelaksanaan pelayanan imunisasi rutin di Posyandu/sekolah (BIAS). • Membantu persiapan media edukasi untuk pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dan Kelas Ibu Balita. • Menjadi fasilitator pendamping dalam penyampaian materi kesehatan di Kelas Ibu Hamil. • Melakukan kegiatan kunjungan rumah (home visit) untuk pemantauan sasaran ibu hamil risiko tinggi. • Melakukan pelacakan (sweeping) sasaran bayi/balita yang terlambat atau belum lengkap status imunisasinya. • Membantu validasi data antropometri balita dalam upaya pencegahan stunting.
MINGGU IV : Asuhan Neonatus dan Anak, Pelayanan Komunitas (UKM) • Pemeriksaan fisik dasar pada bayi baru lahir dan kunjungan neonatus (KN1–KN3). • Memantau kecukupan asupan ASI, pola buang air besar, dan pola buang air kecil pada bayi. • Melakukan skrining awal tanda kuning (ikterus) fisiologis maupun patologis pada bayi. • Mendampingi pelayanan pemeriksaan bayi muda dan anak sakit di poli KIA. • Mempraktikkan pengukuran antropometri anak (BB, PB/TB, LK) serta plotting pada grafik KMS/Z-score WHO. • Melakukan penilaian perkembangan anak menggunakan instrumen KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). • Mendampingi kegiatan pelayanan Posyandu ILP siklus hidup di wilayah kerja puskesmas. • Membantu kader posyandu dalam plotting hasil penimbangan dan pengukuran balita. • Mendampingi pelaksanaan pelayanan imunisasi rutin di Posyandu/sekolah (BIAS). • Membantu persiapan media edukasi untuk pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dan Kelas Ibu Balita. • Menjadi fasilitator pendamping dalam penyampaian materi kesehatan di Kelas Ibu Hamil. • Melakukan kegiatan kunjungan rumah (home visit) untuk pemantauan sasaran ibu hamil risiko tinggi. • Melakukan pelacakan (sweeping) sasaran bayi/balita yang terlambat atau belum lengkap status imunisasinya. • Membantu validasi data antropometri balita dalam upaya pencegahan stunting
MINGGU IV : Pemeriksaan Penunjang (Lab Darah/Urin), Management Imunisasi, & Nifas • Pengambilan darah kapiler (tusuk jari) yang benar dan aman di bawah pengawasan. • Melakukan persiapan alur pemeriksaan Triple Elimination (HIV, Sifilis, HBsAg) bagi ibu hamil. • Melakukan persiapan pemeriksaan urin sewaktu untuk pemeriksaan penunjang. • Melakukan pemeriksaan reduksi urin untuk skrining diabetes gestasional. • Melakukan pemeriksaan uji kehamilan (test pack / HCG test). • Pencatatan dan pembacaan hasil pemeriksaan penunjang ke dalam rekam medis. • Penerapan prinsip pemantauan rantai dingin (cold chain) dan suhu penyimpanan vaksin. • Membaca kondisi Vaccine Vial Monitor (VVM) sebelum penggunaan vaksin. • Melakukan penapisan (screening) kondisi kesehatan dan kontraindikasi sebelum penyuntikan vaksin. • Melakukan penyiapan dosis dan pelarutan vaksin secara aseptis. • Membantu prosedur penyuntikan imunisasi aman (safety injection) intra-kutan (BCG). • Membantu prosedur penyuntikan imunisasi aman sub-kutan (Campak/MR). • Membantu prosedur penyuntikan imunisasi aman intra-muskular (DPT-HB-Hib, PCV, Td). • Mempraktikkan pemberian imunisasi tetes oral (Polio Oral / Rotavirus) di bawah pengawasan. • Mempraktikkan pencatatan pemberian imunisasi pada Buku KIA. • Memberikan edukasi penanganan awal Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan kepada orang tua. • Pemeriksaan tanda-tanda vital pada ibu nifas (KF1–KF4). • Pemeriksaan involusi uterus melalui pemantauan Tinggi Fundus Uteri dan kontraksi rahim. • Evaluasi karakter, warna, dan jumlah pengeluaran cairan lokia. • Pemeriksaan kondisi perineum dan pemantauan penyembuhan luka jahitan. • Memberikan konseling manajemen laktasi, perawatan payudara, dan teknik menyusui yang benar.
Jl. Jemursari Sel. IV No.5, Jemur Wonosari, Kec. Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur 60237

Kota Surabaya
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Kota Surabaya yang ada dikelurahan Jemur Wonosari

PT. Menara Bumi Sejahtera (Fairfield By Marriott Surabaya)
Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Administrasi Bisnis

Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Mohamad Soewandhie
Teknokimia Nuklir, Fisika, Teknik Nuklir

Puskesmas Bulak Banteng
Kesehatan Gigi dan Mulut, Keperawatan Gigi

Puskesmas Tanjungsari
Psikologi

Ramasari Surya Persada
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin, Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional

Puskesmas Keputih
Keperawatan Gigi