Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
Melakukan monitoring dan pengawasan operasional penerimaan, pemrosesan, dan antaran kiriman. Memantau status kiriman serta pencapaian SLA/SWP. Memeriksa administrasi operasional dan kepatuhan SOP oleh Mandor dan Pengantar. Serta menyusun laporan kinerja operasional secara berkala. Mengidentifikasi penyimpangan operasional serta melaporkan permasalahan kepada atasan untuk ditindaklanjuti. Melakukan rekonsiliasi dan pemeriksaan administrasi transaksi COD, setoran COD, serta penyelesaian selisih sesuai kewenangan dan prosedur perusahaan. Mengumpulkan, mengolah, dan menyusun laporan harian, mingguan, dan bulanan terkait kinerja operasional. Melakukan monitoring kegiatan operasional penerimaan, pemrosesan, pendistribusian, dan antaran kiriman.
Peserta magang mempelajari struktur organisasi, fungsi unit kerja, serta alur operasional penerimaan, pemrosesan, pendistribusian, dan antaran kiriman.
Peserta mempelajari administrasi R7, dokumen serah terima kiriman, laporan antaran, serta pengarsipan dokumen operasional secara tertib dan akurat.
Peserta mempelajari proses pemantauan kiriman mulai dari penerimaan hingga penyerahan kepada penerima, termasuk identifikasi kiriman terlambat, gagal antar, salah salur, dan restan.
Peserta mempelajari pelaksanaan pengawasan terhadap kepatuhan petugas dalam menjalankan SOP, ketentuan administrasi, serta prosedur serah terima kiriman.
Peserta mempelajari administrasi transaksi COD, pencatatan setoran, pemeriksaan kesesuaian data, serta pengendalian administrasi biaya operasional sesuai kewenangan dan ketentuan perusahaan.
Peserta mempelajari penyusunan laporan harian, mingguan, dan bulanan yang memuat hasil monitoring, pencapaian kinerja, kendala operasional, serta tindak lanjut perbaikan.
Peserta memahami standar operasional prosedur, ketentuan kerja, serta tanggung jawab setiap petugas dalam pelaksanaan kegiatan operasional.
Peserta memahami penggunaan aplikasi operasional perusahaan untuk memantau status kiriman, mengakses data, dan mendukung kegiatan pengendalian operasional.
Peserta memahami indikator kinerja operasional, termasuk Service Level Agreement (SLA), Service Window Performance (SWP), serta faktor yang memengaruhi pencapaian target antaran.
Peserta memahami identifikasi, pencatatan, analisis penyebab, pelaporan, dan tindak lanjut atas kiriman bermasalah sesuai prosedur perusahaan.
Peserta memahami cara mengumpulkan, memeriksa, mengolah, dan menganalisis data operasional untuk mengidentifikasi kendala serta mengevaluasi pencapaian target kinerja.
Peserta memahami keterkaitan monitoring kiriman, pemeriksaan administrasi, pengawasan SOP, evaluasi kinerja, dan pelaporan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas operasional kurir dan logistik.
1. Mempelajari alur kerja dan SOP operasional kurir dan logistik. 2. Mengamati proses penerimaan, pemrosesan, dan antaran kiriman.
1. Membantu pemeriksaan R7 dan dokumen serah terima kiriman. 2. Melakukan input dan pengecekan data operasional dengan pendampingan mentor.
1. Melakukan monitoring status kiriman melalui aplikasi operasional. 2. Membantu pendataan kiriman terlambat, gagal antar, salah salur, dan restan.
1. Membantu pemeriksaan kepatuhan SOP petugas operasional. 2. Mencatat kendala dan tindak lanjut permasalahan operasional.
1. Membantu pemeriksaan administrasi COD dan kesesuaian data setoran. 2. Mengolah data pencapaian SLA/SWP dan kinerja antaran.
1. Menyusun laporan monitoring dan evaluasi operasional secara berkala. 2. Membantu rekapitulasi hasil pengawasan serta menyusun usulan perbaikan operasional.
Jl Bank Banten No 1 Pandeglang, Kec. Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten 42213

Kota Bandung
Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero). Selama 17 tahun berstatus Perusahaan Umum. Pada tanggal 20 Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
Teknik Informatika, Logistik

Telkomsel Banten
Manajemen, Teknik Industri, Bisnis Manajemen Retail, Ekonomi, Manajemen Pemasaran/Marketing, Teknik Telekomunikasi

Banten West Java Tourism Development
Arsitektur Bangunan Gedung

PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pos Indonesia
Pemasaran Digital, Manajemen Pemasaran/Marketing
Balai Penataan Ruang Laut Serang
Ilmu Kelautan, Kartografi dan Penginderaan Jauh, Geografi, Sains Informasi Geografi, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Geodesi Dan Geomatika, Manajemen Sumberdaya Perairan, Oseanografi
Balai Penataan Ruang Laut Serang
Ilmu Kelautan, Kartografi dan Penginderaan Jauh, Geografi, Sains Informasi Geografi, Teknik Geodesi Dan Geomatika, Manajemen Sumberdaya Perairan, Oseanografi, Perencanaan Wilayah Dan Kota