Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Perum Jasa Tirta Ii
Mendukung kegiatan operasional Gardu Induk, meliputi pengenalan sistem dan peralatan kelistrikan, pemantauan parameter operasi, pencatatan data operasional, pemeriksaan kondisi peralatan secara visual, serta dokumentasi dan pelaporan kegiatan operasi guna mendukung keandalan sistem tenaga listrik, kontinuitas penyaluran energi listrik, dan penerapan keselamatan serta kesehatan kerja sesuai prosedur yang berlaku.
- Mempelajari proses konversi energi air menjadi energi listrik serta prinsip kerja PLTA. - Mengenali komponen utama, seperti turbin, generator, sistem governor, sistem eksitasi, transformator, dan sistem bantu. - Mempelajari diagram satu garis (single-line diagram), diagram sistem, SOP operasi, dan prosedur keselamatan kerja. - Mengidentifikasi jenis parameter operasi dan dokumen teknis yang digunakan dalam pemantauan pembangkit. Output: Ringkasan sistem PLTA, identifikasi komponen utama, dan daftar parameter operasi. Dukungan KPI: Kepatuhan terhadap SOP, kesiapan pelaksanaan tugas, dan ketertiban dokumentasi teknis.
- Mendampingi petugas dalam mengamati parameter operasi sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku. - Membantu mencatat data produksi energi, daya keluaran, debit air, jam operasi, serta parameter teknis lain yang tersedia. - Membantu merekap status operasi unit pembangkit dan mencatat kejadian atau perubahan kondisi yang dilaporkan petugas. - Memeriksa kelengkapan pencatatan dan kesesuaian data dengan sumber pencatatan yang digunakan. Output: Rekap parameter operasi, log data pembangkit, dan daftar kelengkapan pencatatan. Dukungan KPI: Akurasi data operasi, ketepatan waktu pencatatan, dan kelengkapan laporan harian atau berkala.
- Mengolah data produksi energi, daya keluaran, jam operasi, dan parameter pendukung sesuai ketersediaan data. - Membantu membandingkan realisasi produksi energi dengan target atau rencana operasi yang ditetapkan. - Membuat grafik tren produksi, jam operasi, atau parameter teknis untuk membantu pemantauan kinerja. - Mengidentifikasi variasi data dan mencatat hal-hal yang perlu dikonfirmasi kepada mentor atau petugas teknis. Output: Rekap analisis kinerja, grafik tren operasi, dan catatan hasil pemantauan. Dukungan KPI: Pemantauan realisasi produksi energi, kualitas analisis data, dan dukungan evaluasi kinerja pembangkit.
- Mempelajari jadwal pemeliharaan preventif dan korektif serta dokumen pendukungnya. - Membantu memeriksa kelengkapan checklist inspeksi dan catatan kondisi peralatan. - Mendampingi kegiatan inspeksi visual atau pemeliharaan yang diizinkan di bawah supervisi petugas berwenang. - Membantu memperbarui rekap jadwal pemeliharaan, status pekerjaan, dan temuan yang memerlukan tindak lanjut. Output: Rekap jadwal pemeliharaan, checklist inspeksi, dan daftar status tindak lanjut. Dukungan KPI: Ketepatan administrasi pemeliharaan, pemantauan penyelesaian pekerjaan, dan dukungan terhadap keandalan peralatan.
- Membantu mengompilasi catatan gangguan, penghentian unit, atau kejadian operasi berdasarkan data yang diizinkan. - Membantu merekap durasi gangguan atau penghentian unit serta status tindak lanjutnya. - Membandingkan data operasi dan pemeliharaan untuk membantu mengidentifikasi pola atau kendala yang perlu dievaluasi. - Menata dokumen teknis, histori pemeliharaan, dan laporan kejadian sesuai ketentuan pengarsipan unit kerja. Output: Rekap gangguan atau penghentian unit, daftar tindak lanjut, dan arsip teknis terstruktur. Dukungan KPI: Monitoring keandalan unit, ketertiban histori teknis, dan dukungan evaluasi penyebab gangguan.
- Mengompilasi data operasi, produksi energi, pemeliharaan, dan gangguan sesuai ruang lingkup penugasan. - Membantu menyusun laporan kinerja teknis berkala berdasarkan format yang digunakan unit kerja. - Mengidentifikasi kendala dalam pengumpulan data dan peluang perbaikan administrasi atau monitoring teknis. - Menyusun proyek akhir berupa analisis sederhana atas data operasi atau pemeliharaan untuk ditinjau mentor. Output: Laporan teknis, rekap data kinerja, dan usulan perbaikan yang disertai dasar data. Dukungan KPI: Ketepatan waktu pelaporan, kualitas data pendukung, dan penyelesaian tugas sesuai target.
Jl. Lurah Kawi No.1, Jatiluhur, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41152

Kab. Purwakarta
Sejarah perusahaan kami bermula dari proyek nasional Pemerintah Republik Indonesia untuk pembangunan bendungan Ir. H. Djuanda tahun 1957 dan selesai tahun 1967. Pembangunan Bendungan Ir. H. Djuanda merupakan bagian dari tahap Pengembangan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Citarum, dan berfungsi sebagai pendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan air irigasi pertanian di sebagai wilayah Jawa Barat, penyediaan air baku untuk PDAM dan Industri Pembangkit Listrik. Selain itu, Bendungan/Waduk PLTA Ir. H. Djuanda juga berfungsi sebagai pengendali banjir di sebagian wilayah Karawang dan daerah subur sekitarnya, serta sebagai salah satu tujuan wisata dan olahraga air di wilayah Jawa Barat. Dengan selesainya pembangunan tersebut, maka berdasarkan PP No. 8 tanggal 24 Juli 1967, Pemerintah Republik Indonesia membentuk Badan Pengelola dan Pembina Danau Jatiluhur dengan nama Perusahaan Negara Jatiluhur yang selanjutnya disebut PN Jatiluhur, berkedudukan di Jatiluhur. Badan ini bertugas menyelenggarakan Eksploitasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Bendungan/Waduk dan PLTA Ir. H. Djuanda serta merintis pengembangan proyek-proyek selanjutnya. Dengan bertambah luasnya ruang lingkup tugas Perusahaan serta sejalan dengan usainya sebagian besar pembangunan Proyek Nasional Serba Guna Jatiluhur yang meliputi Waduk, Bendungan Utama, Stasiun PLTA serta sarana-sarana Sistem Pengairan dan Irigasi, menjadi dasar pertimbangan Pemerintah untuk membentuk Perum Otorita Jatiluhur (POJ) yang didirikan berdasarkan PP No. 20 tanggal 23 Mei 1970 yang kemudian disesuaikan dengan PP No. 35 Tahun 1980, PP No. 42 Tahun 1990 serta PP No. 13 Tahun 1998. POJ diberi mandat oleh Pemerintah untuk mengelola sumber-sumber pendapatan Otorita, dan harus diusahakan pemasukannya semaksimal mungkin untuk dipergunakan bagi biaya rehabilitasi, perbaikan berat dan pembangunan jaringan. Riwayat Perubahan Nama Turut melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, terutama di bidang pengusahaan dan pengelolaan Sumber Daya Air serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan, untuk menghasilkan barang dan jasa berdasarkan prinsip pengelolaan Perusahaan yang sehat, maka berdasarkan PP No. 94 tanggal 13 Oktober 1999, Pemerintah mengubah dan menyesuaikan nama Perum Otorita Jatiluhur menjadi Perum Jasa Tirta II yang kemudian disesuaikan kembali ruang lingkup tugas dan kegiatan usahanya dengan PP No. 7 Tahun 2010 yang kemudian disesuaikan kembali ruang lingkup tugas dan kegiatan usahanya dengan PP No. 25 Tahun 2022 guna turut melaksanakan dan menunjang Kebijakan dan Program Pemerintah di Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional pada umumnya Terutama di Bidang Pengusahaan dan Pengelolaan Sumber Daya Air, serta Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Perusahaan untuk menghasilkan Barang dan Jasa berdasarkan Prinsip Pengelolaan Perusahaan yang Sehat. Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut, diharapkan Perum Jasa Tirta II bertransformasi menjadi lebih dinamis, responsif, dan mampu meningkatkan perannya sebagai perusahaan yang terkemuka di bidang pengelolaan Sumber Daya Air. Sesuai dengan tujuan didirikannya Perum JasaTirta II, manajemen tetap berkomitmen terhadap misi yang diemban Perum Jasa Tirta II yaitu menyelenggarakan pengelolaan Sumber Daya Air dengan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan inovatif melalui penyediaan air baku. Pembangkitan dan penyaluran tenaga listrik kepada PT PLN (Persero) dan/atau selain PT PLN (Persero). Pengembangan kepariwisataan dan pemanfaatan lahan yang bertujuan memberikan kontribusi dalam menunjang ketahanan pangan nasional dan keuntungan bagi Negara dan turut melaksanakan kebijakan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, terutama di bidang pengusahaan dan pengelolaan Sumber Daya Air serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan yang sehat.

Velasto Indonesia
Teknik Mesin Industri, Teknik Mesin, Teknik Industri Otomotif, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Elektro Industri

Velasto Indonesia
Teknik Mekatronika, Teknik Mesin, Teknik Industri Otomotif, Teknik Industri, Mekatronika, Rekayasa Perancangan Mekanik, Elektro Mekanika, Teknik Mekanika, Mekanik Industri Dan Desain, Teknik Elektro, Teknik Elektro Industri

PT. Indo Bharat Rayon - Purwakarta
Teknik Mekatronika, Teknik Otomasi Industri, Pendidikan Teknik Elektro, Teknik Listrik, Teknik Elektro Industri

Sulzer Indonesia
Teknik Mesin, Teknik Metalurgi dan Material

Perum Jasa Tirta Ii
Teknik Mesin