Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
Melakukan skrining dan pengkajian status gizi pasien rawat inap; menyusun dan menyesuaikan rencana diet/terapi gizi sesuai kondisi klinis pasien di bawah supervisi ahli gizi/dietisien senior; berkoordinasi dengan dokter dan perawat terkait kebutuhan nutrisi pasien; melakukan pemantauan asupan makan dan evaluasi status gizi berkala; membantu proses penyelenggaraan makanan (perencanaan menu, pengawasan distribusi) sesuai standar PGRS; memberikan edukasi gizi kepada pasien dan keluarga; melakukan pencatatan dan pelaporan asuhan gizi.
"- minggu 1 : Orientasi RS, pengenalan K3, pencegahan infeksi (PPI), dan struktur organisasi Instalasi Gizi.- Minggu 2–3: Penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran bahan makanan kering dan segar. Analisis kesesuaian spesifikasi bahan.- Minggu 4–5: Pengawasan proses persiapan dan pengolahan makanan (makanan biasa, makanan lunak, dan makanan saring/blenderized)."
"- minggu 6 :Manajemen Formula dan Makanan Khusus (Ruang Milk Kitchen / Formula Room).- Minggu 7: Distribusi dan penyajian makanan di bangsal (uji cita rasa, ketepatan porsi, ketepatan jam distribusi, dan suhu makanan).- Minggu 8: Evaluasi Higiene Sanitasi Makanan & Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) pada satu menu"
"1. Minggu 9–10 (Ruang Rawat Inap Dewasa - Penyakit Dalam/Bedah Dasar): - Melakukan skrining gizi menggunakan instrumen yang berlaku di RS (misal: MST atau MUST). - Melakukan asesmen gizi (Antropometri, Biokimia, Klinis/Fisik, Riwayat Makan).2. Minggu 11–12 (Penerapan PAGT/NCP): - Menentukan diagnosis gizi (domain Intake, Klinis, Perilaku) tingkat dasar. - Merencanakan intervensi diet standar (Diet Lambung, Diet Diabetes Melitus tanpa komplikasi, Diet Rendah Garam, dll.). - Melakukan pencatatan pada rekam medis (format ADIME atau SOAP)."
"1. Minggu 13–14 (Monitoring & Evaluasi): Memantau daya terima makanan pasien dan perkembangan fisik/klinis terkait gizi. Melakukan edukasi gizi bedside kepada pasien dan keluarga.2. Minggu 15–16 (Ruang Rawat Anak / Pediatri Dasar): - Skrining gizi anak (misal: PYMS atau SGNA). - Plotting grafik pertumbuhan (WHO 2005 / CDC 2000). - Edukasi pemberian makan pada anak (MP-ASI atau diet anak sakit).3. Minggu 17–18 (Pendalaman & Mandiri Terbimbing): - Mengelola asuhan gizi mandiri untuk 3-5 pasien per hari di bawah supervisi CI (Clinical Instructor)."
"1. Minggu 19–20 (Konseling Gizi Individu): - Terlibat aktif dalam konseling gizi di Poliklinik Gizi (Kasus Obesitas, Hipertensi, Dyslipidemia, DM Tipe 2). - Menggunakan alat bantu (food model, leaflet, lembar balik) secara tepat.2. Minggu 21–22 (Penyuluhan Gizi Kelompok): - Merancang dan melaksanakan penyuluhan gizi kelompok (misal di ruang tunggu Poliklinik atau ruang hemodialisis). - Membuat media edukasi kreatif (Leaflet baru, infografis, atau video edukasi singkat untuk RS)."
"1. Pelepasan supervisi melekat (mandiri penuh dengan pemantauan acak)2. Logbook & Portofolio ADIME: Minimal menangani 50 kasus mandiri diit dasar terdokumentasi dengan baik di RME selama masa orientasi.3. Direct Observation of Procedural Skills (DOPS): Penilaian langsung saat melakukan konseling gizi dan saat melakukan asesmen antropometri/fisik-klinis gizi ke pasien4. Pelaporan Gudang"
Jl. Surodinawan No.170, Mergelo, Surodinawan, Kec. Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur 61328

Kota Mojokerto
RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto adalah Rumah Sakit Umum Daerah milik Pemerintah Kota Mojokerto yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), berdiri sejak 1948 dan kini merupakan Rumah Sakit Kelas B dengan status Rumah Sakit Pendidikan (SK HK.01.07/MENKES/1935/2024) serta telah meraih Akreditasi KARS–STARKES Paripurna Bintang 5. Berlokasi di Jl. Raya Surodinawan No.170, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, rumah sakit ini memiliki kapasitas 209 tempat tidur pada 91 kamar rawat inap di atas lahan seluas 4,9 Ha, serta melayani masyarakat melalui 27 klinik rawat jalan spesialis dan berbagai instalasi unggulan seperti IGD, ICU/ICCU/NICU/PICU, Instalasi Bedah Sentral, Cath Lab, Hemodialisis, ESWL, Kemoterapi, dsb. Per Juni 2026, RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo didukung oleh 787 tenaga kerja, terdiri dari 730 pegawai tetap (410 PNS, 50 PPPK penuh dan paruh waktu, 195 tenaga BLUD, dan 75 tenaga penunjang keamanan/cleaning service/parkir) serta 57 tenaga di luar pegawai tetap berupa dokter konsultan, dokter tamu, dan tenaga outsourcing dari PT. KUB dan PT. Swabina. Tenaga kesehatan profesional mendominasi komposisi pegawai, dengan 239 perawat, 47 dokter spesialis/gigi spesialis, 43 bidan, 32 tenaga teknis kefarmasian, dan 26 pranata laboratorium kesehatan, ditunjang pula oleh 46 dokter spesialis, 40 dokter pendidik klinis, dan 62 Clinical Instructor yang menjadikan RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo sebagai rumah sakit pendidikan satelit bagi program studi kedokteran dan kesehatan lain di wilayah Kota Mojokerto dan sekitarnya.

Ayola Sunrise Hotel
Tata Boga, Manajemen Kuliner

Ayola Sunrise Hotel
Tata Boga

Rumah Sakit Islam Hasanah Muhammadiyah Mojokerto
Elektromedik, Teknologi Elektro Medis

Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
Kesehatan Gigi, Keperawatan Gigi

Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
Teknologi Bank Darah, Analis Kesehatan, Teknologi Laboratorium Medik, Teknologi Laboratorium Medis

Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto
Elektromedik, Teknik Elektro Medik, Teknologi Rekayasa Elektromedis, Teknik Elektromedik