Pengumuman! Cek Eligibilitas Magang Nasional Batch 3 Tahun 2026 Sudah Dibuka. Segera cek status kelayakan Anda melalui akun Maganghub.

Mass Rapid Transit Jakarta Perseroda
1. Melaksanakan Proses Employee Performance Planning*
Aktivitas:
- Menyiapkan panduan penyusunan KPI kepada seluruh Divisi
- Melakukan pengecekan keselarasan KPI individu dengan target unit kerja dan perusahaan
- Menyusun rekapitulasi data KPI dan kontrak kinerja individu
- Melakukan persiapan sosialisasi KPI planning
2. Melaksanakan Proses Employee Performance Appraisal*
Aktivitas:
- Melakukan persiapan sosialisasi KPI Appraisal
- Menyiapkan panduan penilaian ke seluruh Divisi
- Monitoring kelengkapan data appraisal
- Melakukan pengecekan kelengkapan dan hasil appraisal sesuai kebijakan penilaian
- Menyusun rekapitulasi dan laporan hasil appraisal kpi karyawan
3. Melaksanakan Kalibrasi Penilaian*
Aktivitas:
- Mengolah data _raw score_ menjadi data final kalibrasi penilaian menggunakan perhitungan yang telah ditetapkan
- Mendokumentasikan hasil keputusan kalibrasi penilaian dan memastikan kelengkapan dokumen kalibrasi penilaian KPI
4. Melakukan proses siklus manajemen kinerja individu melalui sistem SuccessFactors
1. Pemahaman struktur organisasi HR dan ruang lingkup pekerjaan tim Performance Management. 2. Pengenalan kebijakan, prosedur operasional, dan administrasi yang berkaitan dengan pengelolaan kinerja karyawan. 3. Pengenalan dokumen dan data pendukung Performance Management, seperti komponen KPI, kontrak kinerja individu, formulir appraisal, dan laporan kinerja. 4. Penyusunan paparan sosialisasi performance planning KPI
1. Siklus manajemen kinerja karyawan (Performance Management Cycle) 2. Prinsip penyusunan KPI yang SMART 3. Pengenalan struktur data KPI individu 4. Pengenalan Kamus KPI 5. Pengelolaan dan rekapitulasi data KPI serta kontrak kinerja individu menggunakan excel
1. Praktik fitur penyusunan KPI pada SF (fitur : KPI Plan) 2. Manage KPI form pada SF (fitur : performance management) 3. Cara melakukan route form KPI individu 4. Melakukan data tarikan step KPI dan per item KPI di SF dan melakukan step changes melalui akun superadmin 5. Merapihkan data tarikan step KPI dan per item KPI dari SF dengan format excel dan membuat data progress step KPI karyawan
1. Konsep KPI cascading dan alignment 2. Teknik pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian data KPI individu 3. Analisis keselarasan KPI individu terhadap target unit kerja dan korporasi
1. Pengolahan dan rekapitulasi hasil penilaian KPI karyawan. 2. Teknik tarik data capaian KPI appraisal pada SF dan penggunaan spreadsheet excel untuk pengolahan dan analisis data appraisal. 3. Pemeriksaan konsistensi nilai dan perhitungan hasil penilaian. 4. Analisis distribusi hasil penilaian berdasarkan data yang tersedia. 6. Penyusunan paparan sosialisasi performance appraisal.
1. Pengenalan raw score, hasil penilaian awal, dan hasil akhir setelah kalibrasi. 2. Teknik pengolahan data raw score menjadi data final kalibrasi berdasarkan formula dan ketentuan perusahaan. 3. Validasi hasil perhitungan, bobot penilaian, distribusi nilai, dan konsistensi data. 4. Penggunaan spreadsheet excel untuk pengolahan data, formula, fungsi lookup, dan rekapitulasi hasil kalibrasi. 5. Pemeriksaan konsistensi hasil kalibrasi terhadap ketentuan prosedur yang telah ditetapkan.
Jl. M.H. Thamrin No.Kav.59, RT.9/RW.5, Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350

Kota Adm. Jakarta Pusat
PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) berdiri pada tanggal 17 Juni 2008, berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas dengan mayoritas saham dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (struktur kepemilikan: Pemprov DKI Jakarta 99.98%, PD Pasar Jaya 0.02%). PT MRT Jakarta memiliki ruang lingkup kegiatan di antaranya untuk pengusahaan dan pembangunan prasarana dan sarana MRT, pengoperasian dan perawatan (operation and maintenance/O&M) prasarana dan sarana MRT, serta pengembangan dan pengelolaan properti/bisnis di stasiun dan kawasan sekitarnya, serta Depo dan kawasan sekitarnya. Rencana pembangunan MRT di Jakarta sesungguhnya sudah dirintis sejak tahun 1985. Namun, saat itu proyek MRT belum dinyatakan sebagai proyek nasional. Pada tahun 2005, Presiden Republik Indonesia menegaskan bahwa proyek MRT Jakarta merupakan proyek nasional. Berangkat dari kejelasan tersebut, maka Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai bergerak dan saling berbagi tanggung jawab. Pencarian dana disambut oleh Pemerintah Jepang yang bersedia memberikan pinjaman. Proyek MRT Jakarta dimulai dengan pembangunan jalur MRT Fase I sepanjang ± 16 kilometer dari Terminal Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia yang memiliki 13 stasiun berikut 1 Depo. Untuk meminimalisir dampak pembangunan fisik Fase I, selain menggandeng konsultan manajemen lalu lintas, PT MRT Jakarta juga memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Pengoperasian Fase I dimulai pada tahun 2019. Pembangunan jalur MRT Fase I menjadi awal sejarah pengembangan jaringan terpadu dari sistem MRT yang merupakan bagian dari sistem transportasi massal DKI Jakarta. Pengembangan selanjutnya meneruskan jalur Sudirman menuju Ancol (disebut jalur Utara-Selatan) serta pengembangan jalur Timur-Barat.

Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP)
Ilmu Komputer
Jaya Ripta Bhuwana
Hospitaliti dan Pariwisata, Hospitality dan Pariwisata

PT Kapuas Cemerlang Maju
Tata Boga, Pendidikan Tata Boga
Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Fisioterapi, fisioterapi

Cozmo Menteng
Bisnis Perhotelan, Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Hospitaliti dan Pariwisata, Tata Boga, Perhotelan, Manajemen Bisnis Pariwisata, Seni Kuliner, Manajemen Perhotelan, Pendidikan Tata Boga, Hospitality dan Pariwisata, Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, Manajemen Pariwisata, Kepariwisataan, Pengelolaan Perhotelan, Manajemen Kuliner, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner

Perumda Pembangunan Sarana Jaya
Bisnis Perhotelan, Tata Boga, Perhotelan, Seni Kuliner, Manajemen Perhotelan, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner